Articles by "Padang"

Tampilkan postingan dengan label Padang. Tampilkan semua postingan

 

INFONEWS-Sebagai anggota DPRD Kota Padang, Alfi Beben One terus mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi di Kota Padang, terutama di daerah pemilihannya Kota Padang IV, yaitu Pauh dan Lubuk Kilangan.

Hal itu dia lakukan dengan penganggaran dana pokok-pokok pikiran atau pokir anggota dewan dengan menggelar ajang bergengsi.

Salah satunya, ajang Wali Kota Padang Cup Badminton Open 2026 di Hall Badminton One Group, Jalan Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran dan dihadiri Ketua KONI Kota Padang, Erianto, Anggota DPRD Kota Padang, Alfi Beben One, sekaligus Pembina Persatuan Bulutangkis (PB) One, Anggota DPRD Kota Padang, Donal Ardi, Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Buhari, serta Camat Lubuk Kilangan, Nurul Widya Siska Usman, bersama Lurah se-Kecamatan Lubuk Kilangan.

Pada kesempatan itu, Alfi Beben One mengatakan Wali Kota Padang Cup Badminton Open 2026 ini digelar sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi.

Ia berharap seluruh peserta mengeluarkan bakat yang dimiliki dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

Sementara itu, Wali Kota Padanh Fadly Amran mengapresiasi dukungan anggota DPRD Kota Padang, Alfi Beben One, bersama KONI Kota Padang dan seluruh pihak yang ikut mendorong pembinaan olahraga bulutangkis di Kota Padang.

Menurutnya, pembinaan olahraga sejak dini merupakan investasi jangka panjang yang harus terus diperkuat. (*)

 

INFONEWS-Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan jalan santai se-Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Minggu, 23 Agustus 2026.

Kegiatan dipusatkan di Lapangan RW 05 dan dirangkaikan dengan Lomba Marandang Antar-RT, Jalan Santai, Operasi Pasar Murah, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan itu dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy, Camat Padang Timur Aidil, unsur Forkopimca Padang Timur dan tamu undangan lainnya.

Lomba Marandang diikuti 54 RT se-Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah dan memperebutkan Piala Wali Kota Padang. Sementara itu, jalan santai turut dimeriahkan dengan berbagai hadiah menarik, antara lain kulkas dan televisi.

Fadly Amran mengapresiasi kreativitas dan partisipasi masyarakat dalam menggelar berbagai kegiatan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy yang telah memberikan dukungan melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir) untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Pokir harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat," ujarnya.

Fadly Amran mengajak masyarakat memperkuat semangat gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Saat ini Kota Padang menempati peringkat ke-8 sebagai kota terbersih di Indonesia.

“Kita menargetkan Padang bisa menjadi kota nomor satu terbersih di Indonesia. Agar target ini tercapai, salah satu syaratnya adalah pemilahan sampah. Untuk itu saya mengajak masyarakat Kota Padang untuk aktif memilah sampah, minimal sampah sisa makanan dan non makanan," cakapnya.

Pemerintah Kota Padang akan terus memperkuat pengelolaan sampah melalui pengembangan Bank Sampah. Pemerintah Kota Padang juga akan memberikan penghargaan bagi masyarakat yang berperan aktif menjaga kebersihan serta sanksi bagi pihak yang melanggar aturan terkait kebersihan.

“Kami juga berharap dukungan dan partisipasi masyarakat Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah terhadap berbagai program pembangunan di Kota Padang. Saat ini, Pemerintah Kota Padang tengah melakukan revitalisasi Pasar Raya Padang, pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta drainase, termasuk upaya penanganan dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 2025 lalu," tukuknya. (*)

 


INFONEWS
-Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat Albert Hendra Lukman mendukung sepenuhnya kegiatan donor darah dan pengobatan gratis yang dilaksanakan dalam  kegiatan Kota Tua Festival mulai dari 18 hingga 22 Agustus 2026, bertempat di Gedung Olah Raga HTT Padang.


Kegiatan Festival Kota Tua yang dilaksanakan dan yang diselengarakan oleh HTT dan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata ini menyajikan berbagai kegiatan, seperti bazar UMKM, hiburan multi etnis dan lainnya. Termasuk juga kegiatan donor darah dan pengobatan gratis.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, Albert Hendra Lukman menyampaikan bahwa seperti biasanya setiap tahunnya akan ada yang namanya dilaksanakan kegiatan bhakti sosial.

Tahun ini kegiatan bhakti sosial itu diadakan dalam bentuk kegiatan donor darah dan kemudian pengobatan gratis yang dilaksanakan di GOR HTT Padang .

Dan kemudian kebetulan di tanggal 18 sampai 24 Agustus 2026 ini, juga ada kegiatan Reses Perorangan Kegiatan Masa Sidang Ketiga 2025 -2026.Saya sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat,dalam melakukan kegiatan reses turun ke masyarakat.

Sehingga kemudian kegiatan reses saya ini adalah bagaimana saya mendukung kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Festival Kota Tua ini.

"Jadi setiap yang mendonor, setelah mereka mendonor, mereka akan diminta masukkan tanggapan terhadap soal kondisi provinsi, soal kondisi Kota Padang.Kemudian juga mereka nanti akan diberikan paket oleh HTT dan kemudian juga bantuan transport dari saya, " kata Albert pada Jumat (21/8/2026) malam di lokasi donor darah GOR HTT Padang. 

Tadi kita sudah menyampaikan, setelah memulai kegiatan donor darah, kita menyampaikan.Saya sebagai anggota DPRD, ya, hari ini artinya bahwa dalam masa reses, saya akan menjemput aspirasi masyarakat.

"Saya mencoba melakukan reses ini sekaligus bentuk kegiatan nya donor darah ini. Sehingga nanti pada saat ibu-bapak selesai donor darah, ada yang mau menyampaikan tentang soal aspirasi, dipersilahkan," ujarnya.

Dan untuk target donor darah ini tentu kita sesuaikan dengan kondisi atau kemampuan PMI dalam mengambil donor ini.Jadi rata-rata satu hari ini sekitar 160 sampai 170 pendonor. Kegiatan selama 5 hari, dari 18 sampai tanggal 22 Agustus 2026.

Lebih lanjut Albert menyampaikan, harapan kita dengan pendonor ini.Ya pastilah kan seperti kita ketahui terkaitan donor darah ini kan sangat penting.Karena kita tahu bahwa darah ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sakit.

Ya kemudian kita juga mengetahui dari informasi-informasi bahwa PMI Kota Padang itu kan kekurangan stok darah.

"Ya tentu artinya dengan kaitan donor darah ini mungkin kita bisa membantulah tugas-tugas PMI
untuk bagaimana yang namanya stok darah
untuk warga Kota Padang bisa tercukupi," pungkasnya. (bim)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus mendorong peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi kesehatan bertajuk “Kenali Kanker Paru dan Bahaya Merokok” yang digelar secara hybrid, Jumat (21/8), di Ruang Rapat Buya Hamka, Divre II Sumbar.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, jajaran manajemen, serta para pekerja Divre II Sumbar, dengan menghadirkan Dokter Spesialis Paru RS Universitas Andalas, dr. Sabrina Ermayanti, Sp.P(K), Onk sebagai narasumber.

Kepala Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa kesehatan pekerja merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran operasional serta produktivitas perusahaan.

“Menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab setiap individu dan menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas serta keselamatan dalam bekerja. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pekerja semakin memahami risiko kesehatan akibat kebiasaan merokok dan memiliki kesadaran yang lebih kuat untuk menerapkan pola hidup sehat,” ujar Lutfi.

Dalam kegiatan tersebut, dr. Sabrina Ermayanti memberikan edukasi mengenai kanker paru, mulai dari faktor risiko, gejala yang perlu diwaspadai, dampak kebiasaan merokok terhadap kesehatan paru dan organ tubuh lainnya, hingga langkah-langkah pencegahan serta pentingnya deteksi dini.

Ia juga memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya mengenali kondisi kesehatan sejak dini dan tidak mengabaikan gejala yang berpotensi berkaitan dengan gangguan paru. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pekerja sehingga mampu mengambil langkah preventif dalam menjaga kesehatan diri.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kondisi kesehatan pekerja memiliki keterkaitan erat dengan kualitas kinerja, terutama dalam mendukung operasional perkeretaapian yang membutuhkan kesiapan fisik, konsentrasi, dan kedisiplinan.

“Pekerja yang sehat tentu akan lebih siap menjalankan tugas secara optimal. Dalam operasional perkeretaapian, kesehatan bukan hanya berkaitan dengan produktivitas, tetapi juga berhubungan dengan keselamatan. Karena itu, menjaga kesehatan, termasuk menghindari kebiasaan merokok dan melakukan deteksi dini terhadap penyakit, merupakan investasi penting bagi pekerja maupun perusahaan,” ujar Reza.

Menurutnya, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pekerja tidak hanya memahami risiko penyakit, tetapi juga terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya.

“Ketika pekerja memiliki kondisi kesehatan yang baik, diharapkan konsentrasi, stamina, produktivitas, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan juga dapat terjaga. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI untuk membangun lingkungan kerja yang sehat sekaligus mendukung terciptanya layanan perjalanan kereta api yang aman dan selamat,” tambah Reza.

Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk berkonsultasi dan menyampaikan pertanyaan seputar kesehatan paru, risiko merokok, serta berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit paru. Untuk meningkatkan antusiasme peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan kuis edukatif.

Melalui kegiatan “Kenali Kanker Paru dan Bahaya Merokok”, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan kerja. Upaya tersebut menjadi bagian dari perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung terciptanya sumber daya manusia yang sehat, produktif, memiliki kesadaran keselamatan yang tinggi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Masih dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat upaya preventif untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api serta pengguna jalan. Pada Rabu (19/8), KAI Divre II Sumbar melalui unit Pengamanan bersama Babin Polsuska Aiptu Robi Kentoro melaksanakan sosialisasi keamanan dan keselamatan di perlintasan sebidang.

Kegiatan diawali dengan safety briefing kepada seluruh peserta sebagai bentuk kesiapan sebelum pelaksanaan sosialisasi. Selanjutnya, petugas memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang, dengan menyampaikan pentingnya disiplin berlalu lintas, mendahulukan perjalanan kereta api, serta meningkatkan kewaspadaan sebelum dan saat melintasi jalur kereta api.

Sosialisasi dilaksanakan di dua titik perlintasan sebidang terdaftar dan dijaga, yaitu perlintasan Km 2+4/5 petak jalan Bukit Putus–Pauhlima dan perlintasan Km 4+0 petak jalan Bukit Putus–Pauhlima. Edukasi dilakukan menggunakan pengeras suara, pembentangan spanduk keselamatan, serta pembagian stiker dan suvenir yang memuat pesan-pesan keselamatan kepada pengguna jalan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam membangun budaya keselamatan melalui edukasi dan pencegahan secara berkelanjutan.

“Kami terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan di perlintasan sebidang. Palang pintu merupakan salah satu alat pendukung keselamatan, sebagaimana rambu peringatan lainnya seperti rambu berhenti, tengok kanan dan kiri, papan imbauan hati-hati saat melintasi perlintasan, imbauan mendahulukan kereta api, semboyan 40 atau klakson masinis, serta berbagai rambu keselamatan lainnya. Namun, seluruh perangkat tersebut akan jauh lebih efektif apabila didukung dengan kedisiplinan dan kepatuhan pengguna jalan,” ujar Reza.

Reza menjelaskan, perlintasan sebidang merupakan titik perpotongan antara jalur kereta api dan jalan raya yang membutuhkan perhatian serta kewaspadaan tinggi dari seluruh pengguna jalan. Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan jumlah kendaraan, risiko di perlintasan sebidang juga perlu diminimalkan melalui kepatuhan terhadap aturan dan kesadaran bersama.

“Setiap pengguna jalan harus memahami bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm bagi pengendara sepeda motor, serta memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya preventif selama 2026, KAI Divre II Sumbar telah melakukan berbagai langkah penguatan keselamatan. Di antaranya, penutupan 30 titik perlintasan sebidang, pelaksanaan sosialisasi keselamatan di 50 titik perlintasan baik yang dijaga maupun tidak dijaga, serta pemasangan 17 banner keselamatan pada titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan.

Selain itu, edukasi keselamatan juga dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah. KAI Divre II Sumbar juga memberikan dukungan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) berupa bantuan sarana olahraga, sarana ibadah, dan sarana kebersihan di 24 lokasi di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar sepanjang 2026.

Reza menegaskan, pelanggaran di perlintasan sebidang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api serta memiliki konsekuensi hukum. Ketentuan mengenai keselamatan dan kewajiban pengguna jalan diatur antara lain dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kunci keselamatan adalah disiplin dan kesadaran. Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhenti, tengok kiri dan kanan, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintasi jalur kereta api. Jangan menerobos atau mengambil risiko hanya karena ingin lebih cepat,” tegas Reza.

KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan melalui edukasi berkelanjutan, penguatan pengamanan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

KAI juga mengapresiasi peran serta masyarakat dan berbagai instansi yang selama ini mendukung upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian. Masyarakat yang menemukan potensi bahaya, gangguan, atau aktivitas mencurigakan di jalur kereta api dapat segera melaporkannya melalui stasiun terdekat maupun Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, serta media sosial KAI121.

Melalui kolaborasi dan kepedulian seluruh pihak, KAI berharap tercipta budaya tertib dan selamat di setiap perlintasan sebidang, sehingga keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat dapat terus terjaga secara berkelanjutan.(*)

 

INFONEWS-Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan insan KAI dari lintas unit kerja. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba tarik lokomotif yang dilaksanakan di Balai Yasa Padang, Selasa (18/8).

Berbeda dari lomba tarik tambang pada umumnya, kali ini insan KAI Divre II Sumbar ditantang untuk menarik lokomotif jenis BB 203 dengan bobot sekitar 42 ton sejauh 10 meter hingga garis finish.

Sebanyak enam tim mengikuti perlombaan tersebut. Setiap tim terdiri dari 12 orang yang secara bersama-sama menarik lokomotif menggunakan tali yang telah dipasang pada lokomotif. Perlombaan menggunakan sistem adu cepat, di mana tim yang mampu menarik lokomotif dari garis start hingga garis finish dalam waktu tercepat ditetapkan sebagai pemenang.

Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya mengatakan lomba tarik lokomotif menjadi salah satu cara kreatif untuk membangun kebersamaan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi insan KAI.

“Kegiatan ini memang kita kemas dalam suasana yang santai dan menyenangkan, tetapi di balik itu ada pesan yang ingin kita bangun, yaitu kebersamaan, kekompakan, komunikasi, dan kolaborasi. Menarik lokomotif dengan bobot 42 ton tentu bukan pekerjaan yang mudah. Kalau hanya mengandalkan kekuatan satu atau dua orang, tentu tidak akan bergerak,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, kondisi tersebut menjadi gambaran sederhana mengenai pentingnya kolaborasi dalam menjalankan operasional perkeretaapian.

“Begitu juga dalam pekerjaan kita sehari-hari. Tidak ada satu unit yang bisa bekerja sendiri. Ada yang mengurusi sarana, prasarana, operasi, pelayanan, keamanan, komersial, hingga kehumasan. Semuanya mempunyai peran masing-masing dan harus saling mendukung. Kalau komunikasi dan koordinasi berjalan baik, pekerjaan yang berat akan menjadi lebih ringan,” katanya.

Lutfi menilai kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi pegawai untuk saling mengenal lebih dekat, khususnya insan KAI dari berbagai unit kerja.

“Kita ingin seluruh insan KAI di Divre II Sumbar tidak hanya bekerja sebagai satu organisasi, tetapi juga merasa sebagai satu keluarga besar. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi teman-teman untuk berinteraksi di luar rutinitas pekerjaan, saling mengenal, dan membangun chemistry yang lebih baik,” ungkap Lutfi.

Ia menambahkan bahwa suasana kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan kerja.

“Kita ingin suasana kerja di KAI Divre II Sumbar semakin positif. Pegawai bekerja dengan penuh semangat, tetapi tetap bisa menikmati kebersamaan. Karena ketika hubungan antarkaryawan semakin baik, komunikasi juga semakin mudah dan pada akhirnya akan mendukung pekerjaan serta pelayanan kepada pelanggan,” jelasnya.

Menurut Lutfi, pemilihan lokomotif sebagai objek perlombaan juga memiliki makna tersendiri. Lokomotif merupakan salah satu bagian penting dalam perjalanan kereta api, sehingga kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pegawai untuk lebih dekat dengan lingkungan kerja dan sarana perkeretaapian.

“Hari ini lokomotif bukan kita minta untuk menarik kereta, tetapi justru kita yang menarik lokomotif. Ini tentu menjadi pengalaman yang cukup unik dan mudah-mudahan menjadi cerita yang menyenangkan bagi seluruh peserta. Tetapi yang paling penting, kita bisa mengambil pelajaran bahwa lokomotif seberat apa pun bisa kita gerakkan kalau dilakukan secara bersama-sama,” tutur Lutfi.

Ia juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan sportivitas.

“Saya mengapresiasi seluruh peserta yang sudah ikut meramaikan kegiatan ini. Tidak ada yang perlu terlalu serius mengejar kemenangan. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menikmati prosesnya, menjaga sportivitas, dan membangun kebersamaan. Menang itu bonus, kebersamaan adalah tujuan utamanya,” kata Lutfi.

Salah seorang peserta, Ari Sanjaya, mengaku antusias mengikuti lomba tarik lokomotif karena memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan perlombaan pada umumnya.

“Yang paling berat saat awal menarik, karena lokomotif masih dalam posisi diam. Di situ sangat dibutuhkan kekompakan tim, mulai dari tenaga, tumpuan kaki, sampai aba-aba agar tarikan bisa dilakukan secara bersamaan. Setelah lokomotif mulai bergerak, tarikan terasa lebih ringan,” ungkap Ari.

Dalam perlombaan tersebut, Tim Kolaboratif berhasil menjadi pemenang. Tim ini diperkuat oleh Gema Fauzani Aprimarza, Najiburrahman, Syafrizon, Yoga Syafriadi, Ari Sanjaya, Nofrizal Hasan, Yusuf Hendryan, Rivo Dinata, Ade Nofendri Yamalta, Azwirman, Feri Gunawan, dan Rahadi Fareza.

Selain lomba tarik lokomotif, KAI Divre II Sumbar juga menggelar berbagai perlombaan tradisional lainnya, di antaranya balap kelereng, balap karung, estafet tepung, dan gantung keranjang. Berbagai perlombaan tersebut berlangsung meriah dengan dukungan para peserta dan suporter dari berbagai unit kerja.

Kepala KAI Divre II Sumbar mengatakan rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan semangat positif bagi seluruh insan KAI.

“Kita ingin semangat kemerdekaan ini tidak hanya kita rayakan dengan perlombaan, tetapi juga kita implementasikan dalam pekerjaan. Semangat untuk terus bergerak maju, tidak mudah menyerah, saling membantu, dan memberikan yang terbaik harus terus kita bawa dalam menjalankan tugas,” ujar Lutfi.

“Saya berharap setelah kegiatan ini selesai, semangat kebersamaan teman-teman juga semakin kuat. Kita kembali ke unit masing-masing dengan energi baru, komunikasi yang lebih baik, dan kolaborasi yang semakin solid. Karena pada akhirnya, yang kita kerjakan adalah satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Humasda KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan rangkaian perlombaan menjadi sarana memperkuat engagement dan membangun suasana kerja yang positif di lingkungan perusahaan.

“Lomba tarik lokomotif ini memiliki pesan yang sangat kuat. Untuk menggerakkan sesuatu yang berat, kita membutuhkan kekuatan bersama, komunikasi, dan koordinasi. Nilai tersebut juga menjadi bagian penting dalam pekerjaan kita sehari-hari,” ujar Reza.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi insan KAI untuk sejenak melepas rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat silaturahmi antarkaryawan.

KAI Divre II Sumbar berharap rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat semakin memperkuat soliditas, kolaborasi, komunikasi, dan semangat kekeluargaan seluruh insan perusahaan.

“Kalau lokomotif 42 ton saja bisa kita gerakkan bersama, tentu tantangan pekerjaan juga harus kita hadapi bersama. Mari terus bergerak maju, saling menguatkan, dan memberikan yang terbaik untuk KAI serta masyarakat,” tutup Lutfi.(*)

 

INFONEWS-Sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH., mengikuti mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kuranji, Senin dini hari (17/8/2026).

Kegiatan itu dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran. Selain Mastilizal Aye, hadir juga Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Ferry Adianto, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Perwakilan Kejaksaan Negeri Padang dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Mastilizal Aye menegaskan ketika diwawancarai awak media, Selasa, 18 Agustus 2026 mengharapkan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci bukan sekedar sereminial belaka mengingat jasa-jasa pahlawan dan pejuang kemerdekaan.

"Bagi saya ini sekaligus ziarah, karena di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kuranji ini juga dimakamkan ayah saya. Tapi ingin mendorong semua pihak, terutama Pemko Padang untuk memperhatikan anak-anak pahlawan dan penjuang kemerdekaan yang sedang mengalami kesusahan," kata politisi Partai Gerindra ini.

Dikatakannya, perhatian itu sebenarnya bukan saja bagi Pemko, tetapi semua pihak, termasuk para pengusaha dan anggota dewan itu sendiri.

"Kita merasa miris, masih ada anak kurang mampu yang tidak melanjutkan pendidikannya karena ketiadaan biaya. Ini masalah kita bersama yang harus kita pikirkan," cakapnya.

Semua pihak, kata pria yang akrab disapa Aye ini, juga harus mengisi kemerdekaan ini sesuai yang diperjuangkan para pahlawan dan para pejuang kemerdekaan.

"Jangan ada lagi pungli dan parkir liar, misalnya. Jangan ada lagi lalai dalam pelayanan. Kita harus bekerja maksimal sesuai profesi kita masing-masing untuk membangun Indonesia," cakap alumnus SMA Negeri 5 Padang ini

Bagi Aye, kemerdekaan itu harus di nikmati oleh semua anak bangsa, jangan ada lagi masyarakat miskin tidak bisa berobat, jangan ada lagi anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah, jangan ada lagi orang tua tinggal digubuk yang tidak layak, jangan ada lagi atlet berprestasi yg tidak dihargai dan berhenti berprestasi karena tidak ada biaya.

"Jangan ada lagi warga yg tidak nyaman hidup di negri ini, karena dipalak ketika parkir, dipakuk katika bayar makanan, dijamret karena sedang berkendaraan, jangan ada lagi guru tidak nyaman ketika mau kesekolah, jangan ada lagi inrimidasi kepada kepala sekolah dan guru-guru oleh kepala dinas. Karena sesungguhnya kemerdekaan itu, ketenangan katika beraktifitas," kata anak buah Prabowo ini. (*)

 

INFONEWS - Pada setiap tanggal 17 Agustus negara ini merayakan Hari Ulang Tahun Repulik Indonesia (HUT-RI). Tahun 2026 ini, usia NKRI sudah memasuki 81 tahun. Namun apakah rakyat sudah merasakan kemerdekaan itu?

Bagi Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., kemerdekaan itu harus di nikmati oleh semua anak bangsa.

Menurut pria yang akrab disapa Aye ini, jangan ada lagi masyarakat miskin tidak bisa berobat, jangan ada lagi anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah.

"Jangan ada lagi orang tua tinggal digubuk yang tidak layak, jangan ada lagi atlet berprestasi yg tidak dihargai dan berhenti berprestasi karena tidak ada biaya," tegas alumnus SMA Negeri 5 Padang ini melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Selasa, 18 Agustus 2026.

Ditegaskan Aye, jangan ada lagi warga yang tidak nyaman hidup di negri ini, karena dipalak ketika parkir, dipakuk katika bayar makanan, dijamret karena sedang berkendaraan.

Dikatakan politisi Partai Gerindra ini, jangan ada lagi guru tidak nyaman ketika mau kesekolah, jangan ada lagi inrimidasi kepada kepala sekolah dan guru-guru oleh kepala dinas.

"Karena sesungguhnya kemerdekaan itu, ketenangan katika beraktifitas," kata anak buah Prabowo ini. (*)

 

INFONEWS - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung pada 14 hingga 17 Agustus 2026. Dalam periode tersebut, KAI Divre II Sumbar melayani sebanyak 27.432 pelanggan pada berbagai perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat.

Dari total tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan volume pelanggan tertinggi, yakni mencapai 19.702 pelanggan. Jumlah tersebut setara dengan 116,17 persen dibandingkan total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama periode tersebut sebanyak 16.960 tempat duduk.

Capaian volume di atas 100 persen tersebut mencerminkan tingginya perputaran pelanggan pada KA Pariaman Ekspres, mengingat kapasitas tempat duduk merupakan akumulasi kapasitas yang tersedia dalam seluruh perjalanan selama periode 14–17 Agustus 2026, sementara pelanggan dapat menggunakan layanan pada perjalanan yang berbeda. Tingginya volume pelanggan ini sekaligus menunjukkan bahwa KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan selama momentum libur panjang.

Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 4.666 pelanggan, sedangkan KA Minangkabau Ekspres melayani 3.064 pelanggan. Secara keseluruhan, tingginya volume pelanggan menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun memenuhi berbagai kebutuhan perjalanan selama masa liburan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan tingginya volume pelanggan selama momentum kemerdekaan menjadi indikator positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

“Antusiasme masyarakat menggunakan KA Pariaman Ekspres maupun layanan kereta api lainnya selama momentum kemerdekaan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian. Capaian ini tentunya menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” ujar Reza.

Selama periode 14–17 Agustus 2026, Stasiun Padang tercatat sebagai stasiun keberangkatan dengan volume pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 7.307 pelanggan. Selanjutnya, Stasiun Pariaman sebanyak 4.665 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.722 pelanggan, Stasiun Naras 1.602 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung 1.432 pelanggan.

Dari sisi kedatangan, Stasiun Padang juga menjadi stasiun tujuan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yaitu 7.536 pelanggan, disusul Stasiun Pariaman sebanyak 5.001 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.245 pelanggan, Stasiun Naras 1.745 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 1.357 pelanggan.

Untuk mendukung tingginya mobilitas masyarakat tersebut, KAI Divre II Sumbar memastikan kesiapan seluruh aspek operasional melalui pemeriksaan sarana dan prasarana, penguatan pengawasan perjalanan kereta api, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan di stasiun maupun selama perjalanan.

KAI Divre II Sumbar juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama selama momentum libur panjang. Petugas secara rutin melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana, pemantauan perjalanan kereta api, serta sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang.

KAI mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang dengan berhenti, melihat, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas, serta memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api. Masyarakat juga diminta untuk tidak berjalan, bermain, maupun melakukan aktivitas lainnya di jalur rel karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan perjalanan kereta api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan perkeretaapian. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari disiplin mematuhi aturan di perlintasan dan tidak beraktivitas di jalur rel, sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat sampai tujuan,” tutup Reza.(*)

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat berkolaborasi dengan Komunitas Pecinta Kereta Api menggelar sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Padang dan Stasiun Tabing serta di atas KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras dan KA Lembah Anai relasi Kayutanam-Padang, Selasa (18/8).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen, perwakilan frontliner, serta komunitas pecinta kereta api dan transportasi, di antaranya Komunitas Sumatrain, Indonesian Railway Preservation Society (IRPS), KPKD2SB, RFD2SB, dan Transport for Padang.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan kesadaran pelanggan sekaligus membangun lingkungan transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk pelecehan seksual, baik di area stasiun maupun selama perjalanan kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, edukasi disampaikan secara langsung kepada pelanggan melalui pengeras suara, pembentangan spanduk dan poster imbauan, pembagian souvenir, serta penandatanganan petisi sebagai bentuk dukungan bersama dalam mengecam dan mencegah segala bentuk tindakan pelecehan seksual di lingkungan transportasi publik.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya mengatakan, upaya menciptakan transportasi publik yang aman membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya petugas KAI, tetapi juga pelanggan dan komunitas.

“Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual ini merupakan bukti nyata keterlibatan bersama dalam menciptakan ruang transportasi publik yang aman dan inklusif. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menghormati, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual,” ujar Lutfi.

Sementara itu, Kepala Humasda KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa edukasi mengenai pencegahan pelecehan seksual perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk komunitas pelanggan dan pecinta kereta api.

“Transportasi publik merupakan ruang bersama yang harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa pun. Karena itu, pencegahan pelecehan seksual bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan keberanian seluruh pengguna jasa. Melalui kolaborasi dengan komunitas, kami ingin pesan ini semakin luas tersampaikan dan mendorong pelanggan untuk berani bertindak serta melaporkan apabila menemukan indikasi pelecehan seksual,” ujar Reza.

Wakil Ketua Railfans Sumatrain, Gilang Fernando, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan bersama KAI Divre II Sumbar. Menurutnya, komunitas pecinta kereta api tidak hanya berperan dalam mendukung perkembangan perkeretaapian, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan transportasi yang aman.

“Kami mewakili dari komunitas Sumatrain dan komunitas lainnya sangat mendukung kegiatan ini. Sebagai pengguna sekaligus bagian dari komunitas yang dekat dengan dunia perkeretaapian, kami ingin turut mengedukasi masyarakat bahwa pelecehan seksual tidak boleh dianggap sebagai hal biasa. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menjaga, menghormati, dan berani melapor apabila melihat atau mengalami tindakan pelecehan seksual,” ujar Nando.

KAI mengimbau seluruh pelanggan agar aktif menjaga keamanan bersama dan segera melapor apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan pelecehan seksual. Laporan dapat disampaikan kepada petugas stasiun, kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), maupun melalui layanan KAI 121 dan kanal media sosial resmi KAI.

KAI juga menegaskan bahwa pelanggan yang terbukti melakukan tindakan pelecehan seksual akan mendapatkan sanksi tegas, termasuk blacklist dari layanan KAI. Penerapan sanksi tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pengguna jasa sekaligus menciptakan efek jera bagi pelaku.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, KAI Divre II Sumbar berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan pelecehan seksual semakin meningkat. Dengan kolaborasi antara KAI, komunitas, petugas, dan pelanggan, transportasi kereta api di Sumatera Barat diharapkan senantiasa menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Buya Iskandar membuktikan dirinya memberikan support bagi atlet penyandang disabilitas yang akan berlaga pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026.

Hal itu tampak di acara audiensi Wali Kota Padang Fadly Amran dengan orang tua atlet penyandang disabilitas yang akan berlaga pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (17/8/2026).

Pada kesempatan itu mewakili rombongan, Buya Iskandar menyampaikan kontingen Sumbar dijadwalkan membawa 27 atlet ke Pesonas, dengan 10 atlet diantaranya berasal dari Kota Padang yang merupakan peraih medali emas dalam ajang Pekan Special Olympics Daerah (PeSODa) Sumbar 2024.

Ia menjelaskan, Pesonas merupakan ajang kompetisi bagi penyandang disabilitas intelektual yang diselenggarakan oleh Special Olympics Indonesia (SOIna).

“Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pesonas terdiri dari atletik, bulutangkis, tenis meja, sepak bola, renang, bola basket, serta bocce, futsal, senam ritmik, bola tangan, hingga bola voli, dan tari daerah," katanya.

Kejuaraan ini sekaligus menjadi momentum strategis untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia menuju Special Olympics World Games di Santiago, Chile, pada 2027.

Kompetisi ini juga dirangkai dengan Kongres Nasional Keluarga dan Pemuda SOIna, pelatihan kepemimpinan atlet, serta jaringan dukungan keluarga, seni budaya, dan gerakan revolusi inklusi," cakapnya. (*)

 

INFONEWSKetua DPRD Kota Padang Muharlion mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi norma dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Imbauan tersebut disampaikan Muharlion usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Balaikota Padang, kawasan Aia Pacah, Senin (17/8/2026).

Muharlion mengatakan, semangat kemerdekaan hendaknya diwujudkan melalui berbagai kegiatan hiburan dan pesta rakyat yang tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, serta nilai-nilai yang berlaku di tengah masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan hiburan malam, khususnya pertunjukan orgen tunggal. Muharlion meminta agar waktu pelaksanaannya dibatasi dan tidak berlangsung hingga dini hari atau waktu subuh.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga etika dan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam setiap kegiatan perayaan kemerdekaan.

“Silakan masyarakat memeriahkan HUT Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan hiburan, tetapi tetap menjaga ketertiban dan norma yang berlaku,” ujar Muharlion.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi pertunjukan yang mengandung unsur vulgar maupun kegiatan yang dapat mencederai moral dan nilai-nilai masyarakat.

Menurutnya, perayaan HUT RI seharusnya menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menghadirkan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Muharlion berharap seluruh masyarakat Kota Padang dapat bersama-sama menjaga suasana perayaan kemerdekaan agar tetap aman, tertib, dan sesuai dengan nilai budaya serta adat yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.

“Mari kita rayakan kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, aman, tertib, dan bermanfaat bagi lingkungan masing-masing,” pungkasnya.(*)

 

INFONEWS-Sebagai Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion terus memperhatikan daerah pemilihannya (Dapil) Padang I, yaitu Koto Tangah. Misalnya melalui kegiatan olahraga.

"Alhamdulillah, pada hari ini kita melaksanakan turnamen Bola Voli Antar Kelurahan se-Kecamatan Koto Tangah melalui realisasi pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD," katanya pada acara pembukaan di Lapangan Bola Voli Jalan Heller RW 08, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (17/8/2026).

Politisi PKS ini, menegaskan dukungan terhadap pembinaan olahraga yang bermuara pada peningkatan prestasi, terutama dalam menghadapi Porprov Sumbar XVI 2026.

DPRD Kota Padang, kata mantan Ketua DPD PKS Kota Padang ini, berkomitmen mendukung penguatan pembinaan atlet dan kebutuhan olahraga agar target mempertahankan gelar juara umum dapat diwujudkan.

Acara dibuka oleh Wali Kota Padang Fadly Amran. Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi dukungan KONI Kota Padang, termasuk melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD, yang dinilai penting untuk memastikan pembinaan olahraga berjalan berkelanjutan.

Fadly Amran menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Padang serius dalam memajukan olahraga, termasuk menyiapkan anggaran sekitar Rp38 miliar untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Porprov Sumbar) XVI pada Oktober 2026.

Hadir pada kesempatan itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Muslim M. Yatim, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Buhari, serta Ketua KONI Kota Padang, Erianto, dan Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama, bersama Lurah se-Kecamatan Koto Tangah. (*)

 

INFONEWS-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan berbagai kegiatan bernuansa kemerdekaan di lingkungan kerja, stasiun, maupun di dalam perjalanan kereta api. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan peringatan kemerdekaan yang penuh makna sekaligus mengajak pelanggan dan insan KAI untuk bersama-sama menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang diikuti oleh manajemen dan seluruh jajaran KAI Divre II Sumbar di lapangan Kantor KAI Divre II Sumbar. Upacara tersebut menjadi momentum bagi seluruh insan KAI untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan kontribusi terbaik melalui kerja, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Dalam upacara tersebut, Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya membacakan sambutan Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan transportasi publik. Oleh karena itu, perkeretaapian harus terus bertumbuh menjadi moda transportasi yang semakin efisien dan produktif serta mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Semarak peringatan HUT ke-81 RI juga dirasakan langsung oleh pelanggan. KAI Divre II Sumbar menghadirkan berbagai aktivitas interaktif di Stasiun Padang, antara lain mini games seperti lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan joget balon, kegiatan sapa pelanggan dengan membagikan cokelat, bendera kecil Merah Putih, serta souvenir, hingga permainan spin wheel dengan berbagai hadiah menarik.

Tidak hanya di stasiun, nuansa kemerdekaan juga dihadirkan dalam perjalanan kereta api. KAI Divre II Sumbar menghias area stasiun dengan ornamen kemerdekaan, memasang bendera Merah Putih pada lokomotif, serta mengenakan pakaian adat tradisional dalam pelaksanaan upacara sebagai representasi keberagaman budaya Indonesia.

Pada momen yang telah ditentukan, pelanggan kereta api juga diajak untuk berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak, baik di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Para pelanggan menyambut kegiatan tersebut dengan antusias, berdiri tegap dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memiliki nilai kebangsaan.

“Kami ingin mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama merayakan kemerdekaan Indonesia di stasiun maupun di atas kereta api. Harapannya, momen ini dapat menjadi pengalaman perjalanan yang berkesan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Reza.

Menurut Reza, kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI semakin terasa dengan keterlibatan petugas KAI yang mengenakan pakaian adat khas dari berbagai daerah di Indonesia ataupun bernuansa kemerdekaan. Hal tersebut menjadi representasi keberagaman budaya sekaligus memperkuat pesan persatuan dalam bingkai kebhinekaan.

“Di stasiun maupun di atas kereta api, petugas juga membagikan bendera kecil Merah Putih kepada pelanggan. Kami ingin menghadirkan suasana kemerdekaan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat selama menggunakan layanan kereta api,” kata Reza.

Reza menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Semangat berdaulat diwujudkan melalui penyelenggaraan transportasi publik yang kuat, aman, andal, dan berkelanjutan. Semangat adil diwujudkan melalui penyediaan akses transportasi yang semakin luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sementara semangat makmur tercermin dari peran konektivitas kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat serta menggerakkan aktivitas ekonomi.

“Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan, tetapi juga bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Melalui semangat kemerdekaan, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal serta menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat Indonesia dalam merayakan berbagai momen bersejarah bangsa,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWSKetua DPRD Kota Padang Muharlion turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia melalui kegiatan malamang bersama warga RW 15, Kelurahan Lubuk Buaya, Kota Padang, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan malamang tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan silaturahmi. Tradisi khas Minangkabau itu menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya di tengah momentum perayaan kemerdekaan.

Kegiatan mengangkat tema “Mencintai Tradisi, Melestarikan Budaya, Bersatu dalam Kebersamaan dan Silaturahmi.”

Muharlion mengapresiasi antusiasme warga RW 15 yang terus menjaga tradisi malamang sekaligus menjadikannya sebagai wadah untuk mempererat hubungan antarwarga.

Menurutnya, kegiatan budaya seperti malamang memiliki nilai penting karena tidak hanya mempertahankan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Tradisi seperti malamang harus terus kita jaga dan lestarikan. Selain menjadi bagian dari budaya Minangkabau, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat,” ujar Muharlion.

Ia menilai momentum HUT ke-81 RI sangat tepat untuk menghidupkan kembali berbagai tradisi lokal yang mengandung nilai gotong royong, persatuan, dan kebersamaan.

Muharlion berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan oleh masyarakat, khususnya dengan melibatkan generasi muda. Dengan demikian, generasi penerus tidak hanya mengenal budaya Minangkabau, tetapi juga memiliki rasa bangga untuk menjaga dan melestarikannya.

“Kemerdekaan bukan hanya kita rayakan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menjaga jati diri dan budaya daerah. Semangat persatuan dan kebersamaan inilah yang perlu terus kita tumbuhkan,” katanya.

Kegiatan malamang bersama warga RW 15 tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran Ketua DPRD Kota Padang menjadi bagian dari semangat bersama masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 RI sekaligus merawat tradisi dan memperkuat tali silaturahmi.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menyiapkan sebanyak 31.168 tempat duduk untuk melayani mobilitas masyarakat selama periode libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kapasitas tersebut disediakan untuk perjalanan kereta api pada 14 hingga 17 Agustus 2026, dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Berdasarkan data sementara pada Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 21.803 tempat duduk telah terjual. Jumlah tersebut setara dengan tingkat keterisian atau okupansi sebesar 70 persen dari total kapasitas yang disediakan. Dengan demikian, masih tersedia sebanyak 9.365 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat hingga periode layanan 17 Agustus 2026.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa pemesanan tiket masih terus mengalami peningkatan seiring tingginya mobilitas masyarakat selama momentum libur panjang.

“Hingga 16 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, KAI Divre II Sumbar mencatat sebanyak 21.803 tempat duduk telah terjual atau tingkat okupansinya mencapai 70 persen. Pemesanan tiket masih terus berlangsung dan masyarakat masih memiliki kesempatan untuk memanfaatkan sebanyak 9.365 tempat duduk yang tersedia hingga 17 Agustus mendatang,” ujar Reza.

Reza menjelaskan, dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Sumatera Barat, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yaitu KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (BIM), KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima–Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang.

KA Pariaman Ekspres melayani sebanyak 10 perjalanan setiap hari pada lintas Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras dengan tarif tiket Rp5.000. Layanan ini menjadi salah satu pilihan masyarakat dan wisatawan untuk melakukan perjalanan antarkawasan sekaligus mengakses sejumlah destinasi wisata di Kota Pariaman, termasuk kawasan Pantai Gandoriah.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan setiap hari pada rute Pulau Aie–BIM dengan tarif tiket Rp10.000. Selain mendukung konektivitas masyarakat menuju dan dari Bandara Internasional Minangkabau, layanan ini juga memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk melalui layanan perjalanan rombongan edukatif bagi pelajar.

Adapun KA Lembah Anai melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam–Padang. Layanan ini menawarkan alternatif perjalanan bagi masyarakat sekaligus memberikan pengalaman menikmati perjalanan kereta api dengan pemandangan alam Sumatera Barat yang asri dan menyejukkan.

“Pengoperasian ketiga layanan kereta api lokal tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas antardaerah di Sumatera Barat. Selain mendukung mobilitas masyarakat, layanan kereta api juga turut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat di daerah yang dilalui,” kata Reza.

Menurutnya, dengan tarif yang terjangkau, jadwal perjalanan yang teratur, serta fasilitas yang memadai, kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati berbagai destinasi alam dan budaya Minangkabau dengan aman, nyaman, dan efisien.

KAI mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api lokal untuk melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Sistem penjualan tiket kereta api lokal dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih awal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi KAI, khususnya aplikasi Access by KAI. Hal ini penting untuk menghindari potensi penipuan maupun praktik penjualan tiket oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Reza.

KAI Divre II Sumbar juga mengingatkan pelanggan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan, memastikan data perjalanan sesuai dengan tiket yang dimiliki, serta tiba di stasiun lebih awal agar seluruh proses perjalanan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.

“Selama momentum libur panjang ini, KAI Divre II Sumbar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Kami terus menjaga aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan, sekaligus melakukan penyesuaian pola operasi sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, mengajak warga Kota Padang mengibarkan Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ajakan tersebut, menjadi bagian dari semangat menyambut peringatan kemerdekaan yang jatuh pada 17 Agustus 2026.

Pengibaran Merah Putih diharapkan, tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi simbol kecintaan masyarakat terhadap tanah air serta penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Muharlion mengajak masyarakat, mengibarkan Bendera Merah Putih di berbagai tempat, mulai dari rumah, kantor, sekolah hingga lingkungan tempat tinggal"Mari tunjukkan cinta tanah air dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, sekolah, dan lingkungan,” ujarnya, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan kesempatan penting untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Semangat kemerdekaan hendaknya diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong, serta menjaga kerukunan di tengah kehidupan masyarakat.

Bendera Merah Putih memiliki makna, yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia. Merah melambangkan keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian.Keduanya, menjadi simbol perjuangan dan cita-cita bangsa yang harus terus dijaga oleh setiap generasi.

Muharlion menekankan, pentingnya menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk membangkitkan semangat persatuan. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan, para pendahulu harus diisi dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan, persatuan menjadi kekuatan utama dalam membangun Kota Padang dan Indonesia.

Perbedaan latar belakang, suku, budaya maupun pilihan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah belah.

Sebaliknya, masyarakat perlu memperkuat, rasa saling menghormati dan menjaga semangat kebersamaan. Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya terlihat dari semarak pemasangan bendera dan berbagai kegiatan perayaan, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan mengibarkan Merah Putih juga diharapkan, dapat menggugah kesadaran generasi muda untuk mengenal dan menghargai sejarah perjuangan bangsa.

Anak-anak dan generasi muda merupakan, penerus cita-cita kemerdekaan sehingga perlu ditanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.
Semangat tersebut tergambar dalam pesan yang diusung Muharlion: “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”(*)

 

INFONEWS -DPRD Kota Padang menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026). Agenda tersebut mencakup penyampaian Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2027 beserta Nota Keuangan yang menjadi perhatian serius jajaran legislatif daerah.
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan bahwa berbagai arah kebijakan pembangunan nasional yang dipaparkan oleh pemerintah pusat diharapkan mampu membawa angin segar dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan Kota Padang.

​Dalam pidatonya, Presiden menekankan fokus pembangunan pada penguatan layanan dasar masyarakat, mulai dari sektor kesehatan hingga infrastruktur fisik. Menanggapi hal tersebut, Muharlion mencatat beberapa poin prioritas, termasuk rencana pembangunan fasilitas kesehatan seperti puskesmas baru di daerah.

​"Pidato tadi tentu banyak menyinggung bagaimana membangun bangsa ini ke depan. Ada berbagai program nasional yang disampaikan, termasuk pembangunan beberapa unit puskesmas dan infrastruktur lainnya," ujar Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion.

​Muharlion menegaskan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah agar alokasi pembangunan dari APBN tidak hanya menjadi angka di tingkat nasional, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat di tingkat tapak.

​Selain isu infrastruktur dan kesehatan, kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) dalam RAPBN 2027 menjadi sorotan utama DPRD Kota Padang. TKD dinilai sebagai instrumen vital yang menentukan kapasitas dan fleksibilitas keuangan pemerintah daerah dalam membiayai program prioritas.

​Legislatif Kota Padang berharap pemerintah pusat memberikan relaksasi anggaran serta peningkatan alokasi TKD pada tahun 2027 mendatang. Kebijakan ini dinilai sangat krusial agar daerah memiliki ketahanan finansial yang cukup dalam menggerakkan roda roda pembangunan dan pelayanan publik.

​"Kita berharap ada efisiensi ke depan dan relaksasi terhadap penambahan TKD bagi daerah. Harapan kita, pada tahun 2027 terdapat penambahan TKD dibandingkan dengan tahun 2026," tambah Muharlion.

​Terkait kepastian besaran dana transfer untuk Kota Padang, pihak DPRD masih menunggu hasil final pembahasan antara Pemerintah Pusat dan DPR RI. Hasil dari penetapan alokasi tersebut nantinya akan dijadikan acuan utama dalam merancang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang.

​"Memang untuk Kota Padang belum disampaikan secara khusus. Namun, kami berharap setelah pembahasan bersama DPR RI, pada September sudah ada kepastian mengenai besaran dana transfer ke daerah untuk Kota Padang. Angka kepastian transfer ke daerah inilah yang nantinya menjadi acuan bagi kami dalam menyusun RAPBD 2027," tegas Muharlion menutup pernyataannya.(*)

 

INFONEWS- Pencairan bantuan tunai bagi warga terdampak bencana di Kelurahan Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, sempat diwarnai kekisruhan. Peristiwa yang terjadi di Kantor Lurah Gunung Sariak pada Senin malam, 10 Agustus 2026, itu bahkan viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.

Hal itu juga mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion. Ia meminta pemerintah tidak terlambat melakukan pendataan warga yang terdampak bencana.

“Jika pendataan terlambat, kejadian seperti di Kelurahan Gunuang Sariak akan terus terjadi,” tegas Muharlion.

Menurutnya, Pemko Padang juga harus menyampaikan secara terbuka kriteria warga yang berhak menerima bantuan bencana.

Penjelasan tersebut, katanya, perlu disampaikan melalui berbagai kanal, baik media massa maupun pamflet dan pengumuman di tingkat kelurahan.

“Hal ini bertujuan agar tidak ada komplain dari warga yang tidak menerima bantuan. Sosialisasi harus dilakukan dari tingkat kelurahan hingga RT/RW. Standarisasi penerima bantuan harus diberikan, kalau perlu ada kajian uji publiknya sehingga tidak ada permasalahan di kemudian hari tentang persoalan data ini,” paparnya.

Muharlion menilai, transparansi kriteria penerima menjadi penting agar masyarakat memahami siapa yang masuk sebagai penerima bantuan dan siapa yang belum memenuhi persyaratan. Dengan demikian, perbedaan data tidak berkembang menjadi persoalan di tengah masyarakat.

Tak hanya soal pendataan, Muharlion juga mendesak Pemko Padang segera memastikan pencairan bantuan tahap kedua bagi warga yang terdampak banjir namun belum menerima bantuan.

“Pemerintah harus mengumumkan kapan bantuan tahap II bagi warga. Jadi warga tidak menunggu kapan pencairan harus diberikan. Pemerintah harus menyegerakan bantuan tahap II ini,” tutupnya. (*)

 

INFONEWS - Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mendorong pemerintah mempercepat langkah penanganan banjir yang masih menjadi salah satu persoalan utama di Kota Padang.Menurutnya, berbagai rencana yang telah disusun harus segera diterapkan agar persoalan banjir tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Hal itu disampaikan Muharlion usai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Padang dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 di Gedung DPRD Kota Padang, Jumat (7/8/2026).

Muharlion mengatakan, pemerintah perlu memanfaatkan dukungan anggaran yang tersedia untuk menyelesaikan sejumlah persoalan program prioritas di Kota Padang, termasuk kebutuhan infrastruktur yang berkaitan dengan penanganan bencana.

“Dari dana TKD yang sudah ada, itu sudah di alokasikan untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Mudah-mudahan ke depan bisa diselesaikan sehingga masalah-masalah yang masih ada dapat kita tuntaskan,” ujar Muharlion.

Ia menyebut DPRD bersama pemerintah daerah juga perlu kembali melihat kondisi di lapangan untuk memastikan kebutuhan pembangunan telah terpenuhi.Jika masih ditemukan kekurangan, menurutnya, penyesuaian kebijakan dan anggaran dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

“Kita juga akan kembali melihat apa yang ada di lapangan. Kita perlu memastikan apakah masih ada kekurangan atau tidak. Kalau memang masih kurang, tentu bisa dilakukan perubahan,” katanya.

Muharlion menilai persoalan banjir harus menjadi salah satu agenda utama dalam pembangunan Kota Padang. Ia menyebut pemerintah sebenarnya telah memiliki master plan sebagai acuan pengendalian banjir, sehingga tahapan berikutnya adalah memastikan rencana tersebut benar-benar diterapkan.

“Persoalan banjir hari ini menjadi persoalan yang sangat mendasar. Master plan kita sudah ada, tinggal bagaimana mengaplikasikan dan menjalankannya supaya hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu katanya, penanganan banjir tidak dapat hanya mengandalkan Pemerintah Kota Padang semata. Dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat juga diperlukan, terutama untuk program yang membutuhkan pembiayaan besar serta penanganan kawasan yang berada di luar kewenangan pemerintah kota.

“Kita tentu meminta dukungan provinsi dan pusat. Tetapi Kota Padang juga harus mampu menyelesaikan persoalan yang menjadi kewenangan kita sendiri. Jangan sampai semuanya hanya menunggu bantuan dari pihak lain,” tegasnya.

Muharlion mengatakan, pengalaman bencana sebelumnya harus menjadi pembelajaran bagi pemerintah dan masyarakat.Ia menilai penguatan budaya sadar bencana tidak cukup dilakukan melalui pembangunan fisik. Pemerintah juga perlu memperkuat penataan ruang berbasis risiko, jalur dan tempat evakuasi, sistem peringatan dini, serta edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Mitigasi bencana tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Kita juga harus memastikan penataan ruang berbasis risiko, jalur evakuasi, sistem peringatan dini, serta kesiapan masyarakat melalui edukasi dan simulasi berjalan secara berkelanjutan,” katanya.

“Penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu bersama-sama mencari solusi yang berkelanjutan agar persoalan banjir dapat dikendalikan,” ungkap Muharlion.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.