Akses Jembatan Kembar Padang Panjang Ditarget Buka 3 Hari
![]() |
| Tim gabungan mengevakuasi warga yang terjebak longsor di di kawasan Jembatan Kembar, Kota Padang Panjang, Jumat (28/11). |
Dengan napas tersengal dan pakaian berlumur lumpur, Wako Hendri menyampaikan bahwa jalan utama dari Lembah Anai putus total. Ia pun menegaskan bahwa Kota Padang Panjang sudah berada dalam status tanggap darurat bencana menyusul cuaca ekstrem dan potensi longsor di berbagai titik.
“Kita sudah dalam status tanggap darurat bencana. Langkah awal yang kita lakukan adalah mengevakuasi masyarakat yang berpotensi terdampak ke tempat aman,” ujar Wako Hendri.
Ia menambahkan, percepatan pembersihan material longsor menjadi prioritas agar bantuan dari berbagai pihak bisa segera masuk ke Padang Panjang.
Wako Hendri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari TNI/Polri, Basarnas, Satpol PP dan Damkar, tim medis, serta para relawan yang telah bekerja keras mengevakuasi warga dan membersihkan puing-puing longsor ini.
Di lokasi, Dandim 0307/Tanah Datar Agus Priyo Pujo Sumedi, menyampaikan bahwa pembersihan material longsor di Jembatan Kembar menggunakan empat alat berat yang terus bekerja.
“Sampai saat ini tidak ada kendala berarti dalam pembersihan material. Dengan kondisi medan dan fasilitas yang ada, kita upayakan dua sampai tiga hari ke depan akses jalan sudah kembali terbuka,” jelas Agus.
Dandim mengimbau masyarakat untuk mempercayakan proses evakuasi kepada tim di lapangan dan tidak mendekati area terdampak.
Hingga sore kemarin, tim gabungan terus melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya tidak lagi aman untuk ditempati, termasuk warga di seberang jalan yang dibawa ke lokasi pengungsian menggunakan ambulans. (mas)














