Latest Post

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat berkolaborasi dengan Komunitas Pecinta Kereta Api menggelar sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Padang dan Stasiun Tabing serta di atas KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras dan KA Lembah Anai relasi Kayutanam-Padang, Selasa (18/8).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen, perwakilan frontliner, serta komunitas pecinta kereta api dan transportasi, di antaranya Komunitas Sumatrain, Indonesian Railway Preservation Society (IRPS), KPKD2SB, RFD2SB, dan Transport for Padang.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan kesadaran pelanggan sekaligus membangun lingkungan transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk pelecehan seksual, baik di area stasiun maupun selama perjalanan kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, edukasi disampaikan secara langsung kepada pelanggan melalui pengeras suara, pembentangan spanduk dan poster imbauan, pembagian souvenir, serta penandatanganan petisi sebagai bentuk dukungan bersama dalam mengecam dan mencegah segala bentuk tindakan pelecehan seksual di lingkungan transportasi publik.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya mengatakan, upaya menciptakan transportasi publik yang aman membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya petugas KAI, tetapi juga pelanggan dan komunitas.

“Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual ini merupakan bukti nyata keterlibatan bersama dalam menciptakan ruang transportasi publik yang aman dan inklusif. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menghormati, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual,” ujar Lutfi.

Sementara itu, Kepala Humasda KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa edukasi mengenai pencegahan pelecehan seksual perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk komunitas pelanggan dan pecinta kereta api.

“Transportasi publik merupakan ruang bersama yang harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa pun. Karena itu, pencegahan pelecehan seksual bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan keberanian seluruh pengguna jasa. Melalui kolaborasi dengan komunitas, kami ingin pesan ini semakin luas tersampaikan dan mendorong pelanggan untuk berani bertindak serta melaporkan apabila menemukan indikasi pelecehan seksual,” ujar Reza.

Wakil Ketua Railfans Sumatrain, Gilang Fernando, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan bersama KAI Divre II Sumbar. Menurutnya, komunitas pecinta kereta api tidak hanya berperan dalam mendukung perkembangan perkeretaapian, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan transportasi yang aman.

“Kami mewakili dari komunitas Sumatrain dan komunitas lainnya sangat mendukung kegiatan ini. Sebagai pengguna sekaligus bagian dari komunitas yang dekat dengan dunia perkeretaapian, kami ingin turut mengedukasi masyarakat bahwa pelecehan seksual tidak boleh dianggap sebagai hal biasa. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menjaga, menghormati, dan berani melapor apabila melihat atau mengalami tindakan pelecehan seksual,” ujar Nando.

KAI mengimbau seluruh pelanggan agar aktif menjaga keamanan bersama dan segera melapor apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan pelecehan seksual. Laporan dapat disampaikan kepada petugas stasiun, kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), maupun melalui layanan KAI 121 dan kanal media sosial resmi KAI.

KAI juga menegaskan bahwa pelanggan yang terbukti melakukan tindakan pelecehan seksual akan mendapatkan sanksi tegas, termasuk blacklist dari layanan KAI. Penerapan sanksi tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pengguna jasa sekaligus menciptakan efek jera bagi pelaku.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, KAI Divre II Sumbar berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan pelecehan seksual semakin meningkat. Dengan kolaborasi antara KAI, komunitas, petugas, dan pelanggan, transportasi kereta api di Sumatera Barat diharapkan senantiasa menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan berbagai kegiatan bernuansa kemerdekaan di lingkungan kerja, stasiun, maupun di dalam perjalanan kereta api. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan peringatan kemerdekaan yang penuh makna sekaligus mengajak pelanggan dan insan KAI untuk bersama-sama menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang diikuti oleh manajemen dan seluruh jajaran KAI Divre II Sumbar di lapangan Kantor KAI Divre II Sumbar. Upacara tersebut menjadi momentum bagi seluruh insan KAI untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan kontribusi terbaik melalui kerja, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Dalam upacara tersebut, Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya membacakan sambutan Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan transportasi publik. Oleh karena itu, perkeretaapian harus terus bertumbuh menjadi moda transportasi yang semakin efisien dan produktif serta mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Semarak peringatan HUT ke-81 RI juga dirasakan langsung oleh pelanggan. KAI Divre II Sumbar menghadirkan berbagai aktivitas interaktif di Stasiun Padang, antara lain mini games seperti lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan joget balon, kegiatan sapa pelanggan dengan membagikan cokelat, bendera kecil Merah Putih, serta souvenir, hingga permainan spin wheel dengan berbagai hadiah menarik.

Tidak hanya di stasiun, nuansa kemerdekaan juga dihadirkan dalam perjalanan kereta api. KAI Divre II Sumbar menghias area stasiun dengan ornamen kemerdekaan, memasang bendera Merah Putih pada lokomotif, serta mengenakan pakaian adat tradisional dalam pelaksanaan upacara sebagai representasi keberagaman budaya Indonesia.

Pada momen yang telah ditentukan, pelanggan kereta api juga diajak untuk berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak, baik di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Para pelanggan menyambut kegiatan tersebut dengan antusias, berdiri tegap dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memiliki nilai kebangsaan.

“Kami ingin mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama merayakan kemerdekaan Indonesia di stasiun maupun di atas kereta api. Harapannya, momen ini dapat menjadi pengalaman perjalanan yang berkesan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Reza.

Menurut Reza, kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI semakin terasa dengan keterlibatan petugas KAI yang mengenakan pakaian adat khas dari berbagai daerah di Indonesia ataupun bernuansa kemerdekaan. Hal tersebut menjadi representasi keberagaman budaya sekaligus memperkuat pesan persatuan dalam bingkai kebhinekaan.

“Di stasiun maupun di atas kereta api, petugas juga membagikan bendera kecil Merah Putih kepada pelanggan. Kami ingin menghadirkan suasana kemerdekaan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat selama menggunakan layanan kereta api,” kata Reza.

Reza menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Semangat berdaulat diwujudkan melalui penyelenggaraan transportasi publik yang kuat, aman, andal, dan berkelanjutan. Semangat adil diwujudkan melalui penyediaan akses transportasi yang semakin luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sementara semangat makmur tercermin dari peran konektivitas kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat serta menggerakkan aktivitas ekonomi.

“Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan, tetapi juga bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Melalui semangat kemerdekaan, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal serta menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat Indonesia dalam merayakan berbagai momen bersejarah bangsa,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menyiapkan sebanyak 31.168 tempat duduk untuk melayani mobilitas masyarakat selama periode libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kapasitas tersebut disediakan untuk perjalanan kereta api pada 14 hingga 17 Agustus 2026, dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Berdasarkan data sementara pada Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 21.803 tempat duduk telah terjual. Jumlah tersebut setara dengan tingkat keterisian atau okupansi sebesar 70 persen dari total kapasitas yang disediakan. Dengan demikian, masih tersedia sebanyak 9.365 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat hingga periode layanan 17 Agustus 2026.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa pemesanan tiket masih terus mengalami peningkatan seiring tingginya mobilitas masyarakat selama momentum libur panjang.

“Hingga 16 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, KAI Divre II Sumbar mencatat sebanyak 21.803 tempat duduk telah terjual atau tingkat okupansinya mencapai 70 persen. Pemesanan tiket masih terus berlangsung dan masyarakat masih memiliki kesempatan untuk memanfaatkan sebanyak 9.365 tempat duduk yang tersedia hingga 17 Agustus mendatang,” ujar Reza.

Reza menjelaskan, dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Sumatera Barat, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yaitu KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (BIM), KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima–Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang.

KA Pariaman Ekspres melayani sebanyak 10 perjalanan setiap hari pada lintas Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras dengan tarif tiket Rp5.000. Layanan ini menjadi salah satu pilihan masyarakat dan wisatawan untuk melakukan perjalanan antarkawasan sekaligus mengakses sejumlah destinasi wisata di Kota Pariaman, termasuk kawasan Pantai Gandoriah.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan setiap hari pada rute Pulau Aie–BIM dengan tarif tiket Rp10.000. Selain mendukung konektivitas masyarakat menuju dan dari Bandara Internasional Minangkabau, layanan ini juga memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk melalui layanan perjalanan rombongan edukatif bagi pelajar.

Adapun KA Lembah Anai melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam–Padang. Layanan ini menawarkan alternatif perjalanan bagi masyarakat sekaligus memberikan pengalaman menikmati perjalanan kereta api dengan pemandangan alam Sumatera Barat yang asri dan menyejukkan.

“Pengoperasian ketiga layanan kereta api lokal tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas antardaerah di Sumatera Barat. Selain mendukung mobilitas masyarakat, layanan kereta api juga turut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat di daerah yang dilalui,” kata Reza.

Menurutnya, dengan tarif yang terjangkau, jadwal perjalanan yang teratur, serta fasilitas yang memadai, kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati berbagai destinasi alam dan budaya Minangkabau dengan aman, nyaman, dan efisien.

KAI mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api lokal untuk melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Sistem penjualan tiket kereta api lokal dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih awal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi KAI, khususnya aplikasi Access by KAI. Hal ini penting untuk menghindari potensi penipuan maupun praktik penjualan tiket oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Reza.

KAI Divre II Sumbar juga mengingatkan pelanggan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan, memastikan data perjalanan sesuai dengan tiket yang dimiliki, serta tiba di stasiun lebih awal agar seluruh proses perjalanan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.

“Selama momentum libur panjang ini, KAI Divre II Sumbar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Kami terus menjaga aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan, sekaligus melakukan penyesuaian pola operasi sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat,” tutup Reza.(*)

INFONEWS - Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menyematkan penghargaan berupa PIN Emas dan piagam ke dua orang tokoh masyarakat Kota Padang yang dianggap berorestasi di bidangnya masing-masing. 

Penghargaan itu diberikan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Padang dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota (HJK) ke-357 tahun, Jumat, 7 Agustus 2926.

Pada kesempatan itu, Muharlion menyematkan PIN Emas dan memberikan piagam ke Zulhardi Z. Latif, S.H., M.M., yang akrab disapa Buya, di bidang Sosial dan Aiptu. Dafit Rico Dermawan atau David Wewe di bidang Kemasyarakatan.

"Ini adalah bentuk apresiasi Pemko Padang kepada warganya yang memiliki kepedulian di segala bidang, dan berprestasi di bidang itu," katanya.

Dikatakan Muharlion, DPRD Kota Padang akan terus mendorong Pemko Padang memberikan apresiasi semacam ini.

"Kita ingin Pemko Padang betul-betul memperhatikan ini, siapa -siapa saja tokoh masyarakat yang layak. Tentu berdasarkan kategori tertentu," cakapnya.

Muharlion mengatakan, bahwa selain banyaknya pencapaian positif yang diraih Pemko Padang saat ini, cukup banyak tantangan yang dihadapi oleh Kota Padang. Tantangan itu menjadi agenda bersama.

“Tantangan itu harus menjadi agenda bersama agar dapat terselesaikan dengan baik, untuk mencapai itu perlu kolaborasi, mari kita berkolaborasi untuk pembangunan Kota Padang,” katanya. (*) 



 



INFONEWS-Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Padang ke-357, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar kegiatan Sapa Pelanggan di Stasiun Padang pada Jumat (7/8). Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi KAI kepada pelanggan sekaligus bentuk kedekatan perusahaan dengan masyarakat yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan.

Kegiatan melibatkan Tim Angkutan Penumpang dan Tim Humas serta jajaran Frontliner KAI Divre II Sumbar yang secara langsung menyapa, berinteraksi, dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pelanggan. Dalam suasana yang penuh kehangatan, KAI juga membagikan cokelat kepada pelanggan yang berada di Stasiun Padang maupun kepada pelanggan yang sedang melakukan perjalanan menggunakan KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima- Naras.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas loyalitas pelanggan sekaligus upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.

“Melalui kegiatan Sapa Pelanggan ini, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan. Momentum Hari Jadi Kota Padang ke-357 kami manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan antara KAI dengan pelanggan dan masyarakat. Kami berharap kehadiran KAI tidak hanya memberikan layanan transportasi yang andal, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang hangat, ramah, dan menyenangkan,” ujar Reza.

Selain sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan KAI Divre II Sumbar dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Kehadiran insan KAI yang berinteraksi langsung dengan pelanggan diharapkan mampu menciptakan suasana perjalanan yang lebih akrab serta memperkuat hubungan emosional antara KAI dan masyarakat.

KAI Divre II Sumbar meyakini bahwa pelayanan terbaik tidak hanya diwujudkan melalui aspek operasional, tetapi juga melalui interaksi yang humanis dan kepedulian terhadap pelanggan. Oleh karena itu, berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan pengalaman pelanggan akan terus dihadirkan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan prima.

Melalui momentum ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat terus memperkuat kedekatan dengan pelanggan dan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari semangat bersama dalam merayakan Hari Jadi Kota Padang ke-357.

KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan layanan transportasi yang aman, selamat, nyaman, tepat waktu, serta mengutamakan pelayanan yang ramah dan berkualitas, sehingga kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian di Sumatera Barat.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik melalui optimalisasi layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Sebagai badan publik, KAI Divre II Sumatera Barat memastikan setiap masyarakat memperoleh hak atas informasi publik secara mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di lingkungan KAI Divre II Sumatera Barat, PPID Pelaksana Daerah dipimpin oleh Kepala Humas Divre II Sumatera Barat dengan dukungan satu orang staf humas dan satu orang petugas pelayanan informasi. PPID mengemban visi menjadi pengelola informasi yang informatif dan profesional, dengan misi menyelenggarakan pelayanan informasi perusahaan yang akurat, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat selaku PPID Pelaksana Daerah, Reza Shahab menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu wujud penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) sekaligus bentuk tanggung jawab perusahaan dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen menghadirkan pelayanan informasi publik yang transparan, profesional, dan akuntabel. Berbagai kanal layanan kami sediakan agar masyarakat dapat mengakses informasi dengan mudah, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Kami juga terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk menghadirkan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, sehingga setiap masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi publik,” ujar Reza.

Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan KAI melalui website dan aplikasi mobile PPID merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan informasi yang semakin efektif, efisien, mudah diakses, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat.

Untuk memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi publik, KAI Divre II Sumatera Barat menyediakan berbagai kanal layanan permohonan informasi. Masyarakat dapat mengajukan permohonan secara langsung melalui Ruang Layanan Informasi Publik di Kantor KAI Divre II Sumatera Barat, Jalan Stasiun Nomor 1, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat. Selain itu, permohonan informasi juga dapat disampaikan melalui surat, email di humasdivreiisumbar@gmail.com, layanan telepon maupun WhatsApp di 0852-7900-2602, website ppid.kai.id/divre2, serta aplikasi mobile PPID KAI yang tersedia di Google Play Store.

Layanan tatap muka dibuka pada hari kerja, yaitu Senin hingga Kamis pukul 08.00–17.00 WIB dan Jumat pukul 08.00–16.30 WIB. Seluruh kanal tersebut dihadirkan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses informasi publik secara praktis, efektif, dan efisien.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan, KAI Divre II Sumatera Barat juga menyediakan tiga fasilitas utama, yaitu Ruang Informasi, Ruang Pelayanan Informasi, dan Ruang Pelayanan Disabilitas yang berlokasi di Kantor KAI Divre II Sumatera Barat.

Ruang Informasi berfungsi sebagai area tunggu yang dilengkapi media informasi digital mengenai prosedur pelayanan informasi publik dan berbagai informasi perusahaan. Sementara itu, Ruang Pelayanan Informasi digunakan untuk proses konsultasi, penyampaian permohonan informasi, hingga penyelesaian administrasi pelayanan.

Khusus bagi penyandang disabilitas, tersedia Ruang Pelayanan Disabilitas yang dilengkapi pendampingan petugas serta fasilitas pendukung, termasuk panduan berhuruf Braille. Penyediaan fasilitas ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh informasi.

Selain itu, ruang pelayanan informasi juga dilengkapi berbagai sarana pendukung, antara lain formulir permohonan informasi, formulir pemberitahuan tertulis, formulir uji konsekuensi, formulir keberatan, formulir penolakan informasi, formulir registrasi permohonan informasi, formulir registrasi keberatan, company profile, bahan bacaan, dokumentasi kegiatan, serta media audiovisual yang memuat informasi mengenai tata cara pelayanan informasi publik, profil perusahaan, layanan, dan produk KAI.

Proses permohonan informasi publik dilaksanakan secara sederhana, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemohon cukup menyampaikan identitas, surat permohonan yang berisikan jenis informasi yang dibutuhkan, serta tujuan penggunaan informasi, baik secara langsung maupun melalui media elektronik. Selanjutnya, petugas PPID akan melakukan registrasi permohonan, memberikan tanda bukti penerimaan beserta nomor registrasi, kemudian memproses permohonan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, informasi publik akan diberikan paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja sejak permohonan diterima dan dapat diperpanjang paling lama 7 (tujuh) hari kerja apabila diperlukan, dengan pemberitahuan tertulis kepada pemohon.

Reza juga menegaskan bahwa seluruh layanan permohonan informasi publik di KAI Divre II Sumatera Barat diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun (Gratis).

“Kami berharap keberadaan layanan PPID tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara KAI dan masyarakat. Melalui pelayanan informasi yang terbuka, akuntabel, dan mudah diakses, kami ingin terus membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan,” tutup Reza.

Melalui optimalisasi layanan PPID, KAI Divre II Sumatera Barat akan terus menghadirkan pelayanan informasi publik yang profesional, transparan, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta mewujudkan pelayanan yang semakin berkualitas, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya.(*)

 

INFONEWS-Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keselamatan operasional kereta api serta mengantisipasi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi cuaca ekstrem, Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya, bersama seluruh jajaran manajemen melaksanakan pemeriksaan lintas pada petak jalan Stasiun Padang–Teluk Bayur-Stasiun Bukit Putus, Rabu (5/8).
Kegiatan pemeriksaan lintas ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan KAI untuk memastikan seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi andal, aman, dan siap mendukung operasional, khususnya di tengah meningkatnya intensitas curah hujan yang berpotensi memengaruhi kondisi jalur kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, manajemen melakukan inspeksi langsung terhadap berbagai aspek prasarana perkeretaapian, meliputi kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset perusahaan, kondisi perlintasan sebidang, hingga sistem drainase pada titik-titik yang berpotensi terdampak genangan maupun banjir. Pemeriksaan ini bertujuan mengidentifikasi potensi risiko sedini mungkin sehingga langkah mitigasi dapat segera dilakukan sebelum berdampak terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

Selain melakukan pemeriksaan jalur, rombongan juga memantau kesiapan operasional di sejumlah stasiun guna memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung pelayanan berada dalam kondisi optimal sehingga perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan aman, selamat, nyaman, dan andal.

Pada kesempatan tersebut, jajaran manajemen juga berinteraksi dengan masyarakat yang berada di sekitar jalur rel serta melaksanakan sosialisasi keselamatan. Masyarakat diimbau agar tidak beraktivitas di jalur kereta api maupun area yang dapat mengganggu operasional karena berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun perjalanan kereta api.

Sebelum kegiatan dimulai, Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, memimpin safety briefing di Stasiun Padang. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa budaya keselamatan (safety culture) harus menjadi prioritas utama bagi seluruh insan KAI.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan, disiplin dalam menjalankan prosedur, proaktif mengidentifikasi potensi bahaya, serta segera menindaklanjuti setiap temuan di lapangan melalui pengisian Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR), khususnya pada wilayah yang memiliki potensi gangguan akibat kondisi alam maupun cuaca ekstrem.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa pemeriksaan lintas merupakan program rutin yang dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya preventif dalam menjaga keselamatan operasional kereta api.

“Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, kami memastikan setiap aspek prasarana berada dalam kondisi siap operasi sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” ujar Reza.

Selain pemeriksaan prasarana, KAI Divre II Sumbar juga terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, khususnya di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan keselamatan guna mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan.

Reza mengungkapkan bahwa setiap harinya KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 28 perjalanan kereta api penumpang serta 24 perjalanan kereta api barang yang mengangkut klinker dan semen. Dengan tingginya frekuensi perjalanan tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan sebidang.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi atau palang pintu mulai menutup, serta mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Reza.

Ia menambahkan bahwa tindakan menerobos palang pintu, mengabaikan Semboyan 35 (isyarat suara atau klakson lokomotif), maupun melanggar rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang merupakan pelanggaran terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, pelanggaran tersebut juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, termasuk tuntutan ganti rugi apabila menyebabkan kecelakaan atau mengganggu operasional perjalanan kereta api.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan safety talk sebagai forum evaluasi hasil pemeriksaan lintas sekaligus memastikan seluruh temuan di lapangan segera ditindaklanjuti sesuai standar keselamatan yang berlaku.

“KAI Divre II Sumbar akan terus mengedepankan upaya preventif melalui pemeriksaan prasarana secara berkala, penguatan budaya keselamatan, serta edukasi kepada masyarakat. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan maupun pengguna jalan,” tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.