Latest Post

 

INFONEWS-Penguatan sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut diwujudkan KAI Divre II Sumbar melalui audiensi bersama Kodaeral II Padang, Kamis (27/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kodaeral II Padangllll tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen.

Kedatangan jajaran KAI Divre II Sumbar disambut langsung oleh Dankodaeral II Laksda TNI Sarimpunan Tanjung, didampingi Aster Dankodaeral II Kolonel (Mar) Wartono dan Kadister Kodaeral II Letkol (Mar) Arifin.

Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan hubungan kelembagaan antara KAI Divre II Sumbar dan Kodaeral II Padang. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah hal strategis terkait penguatan sinergi, khususnya dalam mendukung aspek keamanan, kelancaran operasional, serta terciptanya koordinasi yang efektif dalam pelaksanaan tugas masing-masing.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa sinergi dengan TNI, termasuk Kodaeral II Padang, merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional perkeretaapian sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sebagai pengguna jasa kereta api.

“Kolaborasi dan koordinasi dengan Kodaeral II Padang merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan dan mendukung kelancaran operasional KAI Divre II Sumbar. Kami berharap komunikasi dan sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga bersama-sama dapat memberikan kontribusi positif bagi keamanan, kelancaran operasional, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Lutfi.

Senada dengan hal tersebut, Dankodaeral II Padang Laksda TNI Sarimpunan Tanjung menyambut baik audiensi yang dilakukan KAI Divre II Sumbar. Menurutnya, sinergitas dan komunikasi antarlembaga merupakan hal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas, khususnya dalam menjaga keamanan dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik audiensi ini sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi antara Kodaeral II Padang dengan KAI Divre II Sumbar. Kodaeral II siap mendukung dan memperkuat sinergi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sehingga dapat bersama-sama memberikan kontribusi bagi keamanan, kelancaran operasional, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sarimpunan.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol penguatan hubungan kelembagaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cinderamata antara KAI Divre II Sumbar dan Kodaeral II Padang.

Melalui audiensi ini, KAI Divre II Sumbar berharap sinergitas dan kolaborasi dengan Kodaeral II Padang semakin solid dan berkelanjutan. Koordinasi yang semakin baik diharapkan dapat mendukung terciptanya operasional kereta api yang aman dan lancar serta memperkuat kualitas pelayanan KAI kepada masyarakat.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menerima kunjungan Tim Penilai Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026 di Stasiun Padang, Kamis (27/8). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penilaian terhadap fasilitas dan layanan publik yang mendukung pengembangan ekosistem pariwisata ramah muslim di Sumatera Barat.

Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) merupakan salah satu instrumen penilaian yang digagas oleh Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Bank Indonesia dan NHI Poltekpar Bandung. Penilaian IMTI dilakukan untuk melihat kesiapan serta komitmen daerah dalam mengembangkan destinasi dan fasilitas pariwisata yang memenuhi kebutuhan wisatawan muslim.

Kunjungan Tim Penilai IMTI di Stasiun Padang diterima langsung oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya. Turut hadir Manager Operasi dan Angkutan Fasilitas Penumpang, Acep S. Manan, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab, Kepala Stasiun Padang Jefri Alkori, beserta jajaran.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat dr. Lila Yanwar, MARS, beserta jajaran, Ketua BPJPH Sumatera Barat Dr. Ikrar Abdi, S.Ag., M.A., Deputy Direktur BEKS Bank Indonesia Dwi Putra Indrawan, serta Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Wahendra.

Sementara itu, Tim Penilai IMTI dipimpin oleh Dr. Sumaryadi, MM bersama Christian Helmy Rumayar, Zafira Khairani, dan Ditra Bulan Ramadinia.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Penilai IMTI meninjau sejumlah fasilitas dan layanan yang tersedia di Stasiun Padang, termasuk fasilitas bagi penyandang disabilitas serta sarana pendukung kebutuhan wisatawan muslim.

Tim penilai memberikan apresiasi terhadap kesiapan fasilitas pelayanan di Stasiun Padang, khususnya dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa.

“Pelayanan disabilitas di Stasiun Padang sangat ramah dan memudahkan pengguna. Selain itu, fasilitas untuk mendukung pariwisata ramah muslim juga telah disiapkan dengan baik, seperti ketersediaan musala hingga masjid, toilet terpisah, kelengkapan fasilitas disabilitas, digitalisasi dan fasilitas lainnya,” ujar Sumaryadi.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang inklusif, aman, nyaman, serta mampu mendukung kebutuhan masyarakat dan wisatawan yang menggunakan kereta api sebagai bagian dari perjalanan wisata di Sumatera Barat.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya dari sisi keselamatan dan kenyamanan perjalanan, tetapi juga melalui penyediaan fasilitas yang ramah bagi seluruh pelanggan, termasuk penyandang disabilitas maupun wisatawan muslim. Kunjungan Tim Penilai IMTI ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan di Stasiun Padang,” ujar Lutfi.

Menurutnya, keberadaan transportasi publik yang mampu memberikan kemudahan bagi wisatawan merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkualitas. Stasiun sebagai salah satu pintu masuk dan keluar wisatawan memiliki peran strategis dalam memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan.

“KAI siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi wisata ramah muslim unggulan di Indonesia. Kami berharap layanan transportasi kereta api dapat semakin memberikan nilai tambah bagi perkembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” tambah Lutfi.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat dr. Lila Yanwar, MARS, menyampaikan bahwa transportasi merupakan bagian penting dalam mendukung pengembangan pariwisata ramah muslim, khususnya dalam memberikan kemudahan akses, keamanan, kenyamanan, dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan.

“Pariwisata ramah muslim tidak hanya tentang destinasi, tetapi juga bagaimana wisatawan mendapatkan kemudahan dan kenyamanan selama perjalanan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, KAI, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk memperkuat ekosistem pariwisata Sumatera Barat yang berkualitas, inklusif, dan ramah bagi wisatawan muslim,” ujar Lila.

Melalui kunjungan Tim Penilai IMTI 2026 tersebut, KAI Divre II Sumbar berharap dapat semakin memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengembangan pariwisata Sumatera Barat, sekaligus memastikan Stasiun Padang menjadi ruang pelayanan publik yang inklusif dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan dari berbagai latar belakang.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api pada momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang berlangsung pada 25 Agustus 2026.

Pada momentum tersebut, KAI Divre II Sumbar melayani sebanyak 8.181 pelanggan pada berbagai perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat. Jumlah tersebut mencapai sekitar 105 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia dalam satu hari sebanyak 7.792 tempat duduk.

Tingginya mobilitas masyarakat tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai salah satu pilihan transportasi untuk melakukan perjalanan, baik untuk bersilaturahmi, berwisata, maupun memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat selama momentum libur.

Dari keseluruhan layanan, KA Pariaman Ekspres menjadi kereta api dengan volume pelanggan tertinggi, yakni mencapai 5.296 pelanggan. Jumlah tersebut setara dengan 125 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 4.240 tempat duduk.

Capaian volume pelanggan yang melampaui 100 persen tersebut tidak menunjukkan adanya kelebihan penumpang terhadap kapasitas kereta dalam satu perjalanan. Angka tersebut merupakan perbandingan antara akumulasi jumlah pelanggan dengan total kapasitas tempat duduk yang tersedia dari seluruh perjalanan KA Pariaman Ekspres dalam satu hari. Pelanggan yang dilayani tersebar pada sejumlah perjalanan dengan waktu keberangkatan yang berbeda.

Tingginya volume pelanggan pada KA Pariaman Ekspres sekaligus menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api relasi Pauh Lima–Naras, khususnya untuk mendukung mobilitas masyarakat menuju kawasan Pariaman dan sekitarnya.

Sementara itu, KA Lembah Anai melayani sebanyak 1.417 pelanggan, sedangkan KA Minangkabau Ekspres melayani sebanyak 1.468 pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan tingginya volume pelanggan pada momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H menjadi indikator positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api.

“Antusiasme masyarakat menggunakan KA Pariaman Ekspres maupun layanan kereta api lainnya menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan. Capaian ini tentunya menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” ujar Reza.

Stasiun Padang Jadi Titik Keberangkatan Tertinggi

Peningkatan mobilitas masyarakat selama momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H juga terlihat dari sebaran pelanggan di sejumlah stasiun di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar. Tingginya volume pelanggan menunjukkan bahwa kebutuhan perjalanan masyarakat semakin beragam, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan antarkota dan antarwilayah.

Dari sisi keberangkatan, Stasiun Padang menjadi stasiun dengan volume pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 2.330 pelanggan. Selanjutnya, Stasiun Pariaman sebanyak 1.334 pelanggan, Stasiun BIM sebanyak 721 pelanggan, Stasiun Air Tawar sebanyak 678 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 445 pelanggan.

Sementara dari sisi kedatangan, Stasiun Padang juga menjadi stasiun tujuan dengan volume pelanggan tertinggi, yaitu sebanyak 2.242 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Pariaman sebanyak 1.441 pelanggan, Stasiun Air Tawar sebanyak 995 pelanggan, Stasiun BIM sebanyak 664 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 423 pelanggan.

Sebaran tersebut menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tidak hanya terpusat pada satu jenis perjalanan. Pada segmen perjalanan harian, kereta api menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung aktivitas rutin seperti bekerja, bersekolah, maupun kegiatan ekonomi dan sosial antarkawasan. Sementara itu, pada segmen perjalanan antarkota, kereta api dimanfaatkan untuk menghubungkan masyarakat dari Padang, Pariaman, kawasan sekitar Lubuk Alung, hingga Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Perbedaan karakteristik tersebut juga mencerminkan bahwa kebutuhan perjalanan harian dan perjalanan antarkota memiliki pola yang berbeda. Pelanggan perjalanan harian cenderung membutuhkan layanan yang tepat waktu, mudah diakses, serta memiliki frekuensi perjalanan yang mendukung aktivitas rutin. Sementara pelanggan perjalanan antarkota membutuhkan konektivitas antarwilayah, kenyamanan perjalanan, serta kemudahan dalam mencapai pusat kegiatan, kawasan wisata, maupun simpul transportasi lainnya.

KAI Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan

Untuk mendukung peningkatan mobilitas masyarakat, KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh aspek operasional berjalan secara optimal. Kesiapan dilakukan melalui pemeriksaan sarana dan prasarana, penguatan pengawasan perjalanan kereta api, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan, baik di stasiun maupun selama perjalanan.

Aspek keselamatan juga menjadi prioritas utama KAI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Petugas secara rutin melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana, pemantauan perjalanan kereta api, serta pengawasan di sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap perjalanan kereta api.

Selain itu, KAI terus mengingatkan masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang, untuk senantiasa mengutamakan keselamatan.

KAI mengimbau masyarakat yang melintasi perlintasan sebidang untuk berhenti, melihat, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas, serta memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api. Masyarakat juga diminta tidak berjalan, bermain, maupun melakukan aktivitas lainnya di jalur rel karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri sekaligus mengganggu perjalanan kereta api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan perkeretaapian. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari disiplin mematuhi aturan di perlintasan dan tidak beraktivitas di jalur rel, sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat sampai tujuan,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-Sebagai anggota DPRD Kota Padang, Alfi Beben One terus mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi di Kota Padang, terutama di daerah pemilihannya Kota Padang IV, yaitu Pauh dan Lubuk Kilangan.

Hal itu dia lakukan dengan penganggaran dana pokok-pokok pikiran atau pokir anggota dewan dengan menggelar ajang bergengsi.

Salah satunya, ajang Wali Kota Padang Cup Badminton Open 2026 di Hall Badminton One Group, Jalan Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran dan dihadiri Ketua KONI Kota Padang, Erianto, Anggota DPRD Kota Padang, Alfi Beben One, sekaligus Pembina Persatuan Bulutangkis (PB) One, Anggota DPRD Kota Padang, Donal Ardi, Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Buhari, serta Camat Lubuk Kilangan, Nurul Widya Siska Usman, bersama Lurah se-Kecamatan Lubuk Kilangan.

Pada kesempatan itu, Alfi Beben One mengatakan Wali Kota Padang Cup Badminton Open 2026 ini digelar sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi.

Ia berharap seluruh peserta mengeluarkan bakat yang dimiliki dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

Sementara itu, Wali Kota Padanh Fadly Amran mengapresiasi dukungan anggota DPRD Kota Padang, Alfi Beben One, bersama KONI Kota Padang dan seluruh pihak yang ikut mendorong pembinaan olahraga bulutangkis di Kota Padang.

Menurutnya, pembinaan olahraga sejak dini merupakan investasi jangka panjang yang harus terus diperkuat. (*)

 

INFONEWS-Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan jalan santai se-Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Minggu, 23 Agustus 2026.

Kegiatan dipusatkan di Lapangan RW 05 dan dirangkaikan dengan Lomba Marandang Antar-RT, Jalan Santai, Operasi Pasar Murah, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan itu dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy, Camat Padang Timur Aidil, unsur Forkopimca Padang Timur dan tamu undangan lainnya.

Lomba Marandang diikuti 54 RT se-Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah dan memperebutkan Piala Wali Kota Padang. Sementara itu, jalan santai turut dimeriahkan dengan berbagai hadiah menarik, antara lain kulkas dan televisi.

Fadly Amran mengapresiasi kreativitas dan partisipasi masyarakat dalam menggelar berbagai kegiatan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy yang telah memberikan dukungan melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir) untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Pokir harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat," ujarnya.

Fadly Amran mengajak masyarakat memperkuat semangat gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Saat ini Kota Padang menempati peringkat ke-8 sebagai kota terbersih di Indonesia.

“Kita menargetkan Padang bisa menjadi kota nomor satu terbersih di Indonesia. Agar target ini tercapai, salah satu syaratnya adalah pemilahan sampah. Untuk itu saya mengajak masyarakat Kota Padang untuk aktif memilah sampah, minimal sampah sisa makanan dan non makanan," cakapnya.

Pemerintah Kota Padang akan terus memperkuat pengelolaan sampah melalui pengembangan Bank Sampah. Pemerintah Kota Padang juga akan memberikan penghargaan bagi masyarakat yang berperan aktif menjaga kebersihan serta sanksi bagi pihak yang melanggar aturan terkait kebersihan.

“Kami juga berharap dukungan dan partisipasi masyarakat Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah terhadap berbagai program pembangunan di Kota Padang. Saat ini, Pemerintah Kota Padang tengah melakukan revitalisasi Pasar Raya Padang, pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta drainase, termasuk upaya penanganan dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 2025 lalu," tukuknya. (*)

 


INFONEWS
-Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat Albert Hendra Lukman mendukung sepenuhnya kegiatan donor darah dan pengobatan gratis yang dilaksanakan dalam  kegiatan Kota Tua Festival mulai dari 18 hingga 22 Agustus 2026, bertempat di Gedung Olah Raga HTT Padang.


Kegiatan Festival Kota Tua yang dilaksanakan dan yang diselengarakan oleh HTT dan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata ini menyajikan berbagai kegiatan, seperti bazar UMKM, hiburan multi etnis dan lainnya. Termasuk juga kegiatan donor darah dan pengobatan gratis.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, Albert Hendra Lukman menyampaikan bahwa seperti biasanya setiap tahunnya akan ada yang namanya dilaksanakan kegiatan bhakti sosial.

Tahun ini kegiatan bhakti sosial itu diadakan dalam bentuk kegiatan donor darah dan kemudian pengobatan gratis yang dilaksanakan di GOR HTT Padang .

Dan kemudian kebetulan di tanggal 18 sampai 24 Agustus 2026 ini, juga ada kegiatan Reses Perorangan Kegiatan Masa Sidang Ketiga 2025 -2026.Saya sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat,dalam melakukan kegiatan reses turun ke masyarakat.

Sehingga kemudian kegiatan reses saya ini adalah bagaimana saya mendukung kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Festival Kota Tua ini.

"Jadi setiap yang mendonor, setelah mereka mendonor, mereka akan diminta masukkan tanggapan terhadap soal kondisi provinsi, soal kondisi Kota Padang.Kemudian juga mereka nanti akan diberikan paket oleh HTT dan kemudian juga bantuan transport dari saya, " kata Albert pada Jumat (21/8/2026) malam di lokasi donor darah GOR HTT Padang. 

Tadi kita sudah menyampaikan, setelah memulai kegiatan donor darah, kita menyampaikan.Saya sebagai anggota DPRD, ya, hari ini artinya bahwa dalam masa reses, saya akan menjemput aspirasi masyarakat.

"Saya mencoba melakukan reses ini sekaligus bentuk kegiatan nya donor darah ini. Sehingga nanti pada saat ibu-bapak selesai donor darah, ada yang mau menyampaikan tentang soal aspirasi, dipersilahkan," ujarnya.

Dan untuk target donor darah ini tentu kita sesuaikan dengan kondisi atau kemampuan PMI dalam mengambil donor ini.Jadi rata-rata satu hari ini sekitar 160 sampai 170 pendonor. Kegiatan selama 5 hari, dari 18 sampai tanggal 22 Agustus 2026.

Lebih lanjut Albert menyampaikan, harapan kita dengan pendonor ini.Ya pastilah kan seperti kita ketahui terkaitan donor darah ini kan sangat penting.Karena kita tahu bahwa darah ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sakit.

Ya kemudian kita juga mengetahui dari informasi-informasi bahwa PMI Kota Padang itu kan kekurangan stok darah.

"Ya tentu artinya dengan kaitan donor darah ini mungkin kita bisa membantulah tugas-tugas PMI
untuk bagaimana yang namanya stok darah
untuk warga Kota Padang bisa tercukupi," pungkasnya. (bim)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus mendorong peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi kesehatan bertajuk “Kenali Kanker Paru dan Bahaya Merokok” yang digelar secara hybrid, Jumat (21/8), di Ruang Rapat Buya Hamka, Divre II Sumbar.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, jajaran manajemen, serta para pekerja Divre II Sumbar, dengan menghadirkan Dokter Spesialis Paru RS Universitas Andalas, dr. Sabrina Ermayanti, Sp.P(K), Onk sebagai narasumber.

Kepala Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa kesehatan pekerja merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran operasional serta produktivitas perusahaan.

“Menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab setiap individu dan menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas serta keselamatan dalam bekerja. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pekerja semakin memahami risiko kesehatan akibat kebiasaan merokok dan memiliki kesadaran yang lebih kuat untuk menerapkan pola hidup sehat,” ujar Lutfi.

Dalam kegiatan tersebut, dr. Sabrina Ermayanti memberikan edukasi mengenai kanker paru, mulai dari faktor risiko, gejala yang perlu diwaspadai, dampak kebiasaan merokok terhadap kesehatan paru dan organ tubuh lainnya, hingga langkah-langkah pencegahan serta pentingnya deteksi dini.

Ia juga memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya mengenali kondisi kesehatan sejak dini dan tidak mengabaikan gejala yang berpotensi berkaitan dengan gangguan paru. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pekerja sehingga mampu mengambil langkah preventif dalam menjaga kesehatan diri.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kondisi kesehatan pekerja memiliki keterkaitan erat dengan kualitas kinerja, terutama dalam mendukung operasional perkeretaapian yang membutuhkan kesiapan fisik, konsentrasi, dan kedisiplinan.

“Pekerja yang sehat tentu akan lebih siap menjalankan tugas secara optimal. Dalam operasional perkeretaapian, kesehatan bukan hanya berkaitan dengan produktivitas, tetapi juga berhubungan dengan keselamatan. Karena itu, menjaga kesehatan, termasuk menghindari kebiasaan merokok dan melakukan deteksi dini terhadap penyakit, merupakan investasi penting bagi pekerja maupun perusahaan,” ujar Reza.

Menurutnya, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pekerja tidak hanya memahami risiko penyakit, tetapi juga terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya.

“Ketika pekerja memiliki kondisi kesehatan yang baik, diharapkan konsentrasi, stamina, produktivitas, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan juga dapat terjaga. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI untuk membangun lingkungan kerja yang sehat sekaligus mendukung terciptanya layanan perjalanan kereta api yang aman dan selamat,” tambah Reza.

Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk berkonsultasi dan menyampaikan pertanyaan seputar kesehatan paru, risiko merokok, serta berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit paru. Untuk meningkatkan antusiasme peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan kuis edukatif.

Melalui kegiatan “Kenali Kanker Paru dan Bahaya Merokok”, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan kerja. Upaya tersebut menjadi bagian dari perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung terciptanya sumber daya manusia yang sehat, produktif, memiliki kesadaran keselamatan yang tinggi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.