Latest Post

 

INFONEWS- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Regional II Sumatera Barat, Muh Tri Setyawan, di Stasiun Padang, Jumat (13/03). Kegiatan ini menandai resmi dimulainya Posko Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre II Sumbar sebagai bentuk kesiapan KAI dalam melayani masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Periode Angkutan Lebaran 2026 di Divre II Sumbar berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.

Kepala Divisi Regional II Sumatera Barat, Muh Tri Setyawan menyampaikan bahwa KAI Divre II Sumbar telah mempersiapkan berbagai aspek operasional guna mendukung kelancaran perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran.


“Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan kesiapan yang matang serta sinergi seluruh jajaran, kami bertekad menghadirkan pengalaman perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan,” ujar Tri.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keandalan operasional, KAI Divre II Sumbar telah melaksanakan berbagai langkah persiapan, di antaranya Ramp Check Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan inspeksi keselamatan, pembentukan posko terpadu Angkutan Lebaran, serta inspeksi manajemen menggunakan drasin guna memastikan kondisi jalur dan prasarana tetap andal dan aman dilalui.

Selain itu, penguatan pengamanan juga dilakukan melalui penempatan petugas tambahan di sejumlah titik yang dinilai rawan. Berbagai kegiatan aksi keselamatan, safety talk, inspeksi rutin, serta walkthrough juga dilaksanakan secara berkala untuk memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar keselamatan.

Selama periode Angkutan Lebaran, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 616 perjalanan kereta api lokal atau rata-rata 28 perjalanan kereta api per hari, dengan rincian:
- 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Paulima – Naras (PP)
- ⁠12 perjalanan KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie – Bandara Internasional Minangkabau (PP)
- ⁠6 perjalanan KA Lembah Anai relasi Padang – Kayu Tanam (PP)

Secara keseluruhan, KAI Divre II Sumbar menyediakan 171.424 tempat duduk selama masa Angkutan Lebaran atau rata-rata 7.792 tempat duduk per hari. Dimana jumlah ini meningkat sebanyak 9 persen dibandingkan dengan tahun lalu yakni 156.640 tempat duduk.

KAI Divre II Sumbar memproyeksikan akan terjadi peningkatan volume penumpang pada masa Angkutan Lebaran tahun ini. Hal tersebut dipengaruhi oleh adanya perubahan pola operasi pada layanan kereta api relasi Kayu Tanam yang sebelumnya melayani rute Kayu Tanam–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi Kayu Tanam–Padang. Dengan perubahan tersebut, kapasitas tempat duduk yang tersedia menjadi lebih banyak sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api selama periode Angkutan Lebaran. KAI memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang pada 18 Maret 2026.

Dari sisi sarana, KAI Divre II Sumbar juga telah memastikan kesiapan operasional dengan dukungan 13 lokomotif, 26 kereta, 2 kereta penolong, serta 3 Trainset KRD yang siap dioperasikan selama masa Angkutan Lebaran. Pemeriksaan kelaikan sarana dilakukan bersama Kementerian Perhubungan melalui kegiatan ramp check guna memastikan seluruh sarana dalam kondisi prima sebelum dioperasikan.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan seperti longsor, banjir, maupun gangguan keamanan, KAI juga menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), petugas tambahan seperti Petugas Penjaga Jalur (PPJ) dan personel pengamanan di sejumlah titik yang memerlukan perhatian khusus.

Selain fokus pada aspek keselamatan dan operasional, KAI Divre II Sumbar juga meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, termasuk menjaga kebersihan area stasiun, ruang tunggu, toilet, serta fasilitas di dalam kereta. Pada momen tertentu selama periode Angkutan Lebaran, KAI juga menghadirkan layanan tambahan berupa pembagian takjil kepada pelanggan.

Dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran ini, KAI Divre II Sumbar juga terus berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai pihak, di antaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Basarnas, BMKG, serta komunitas pecinta kereta api, guna memastikan kelancaran operasional serta keamanan perjalanan kereta api.

KAI Divre II Sumbar juga mengimbau masyarakat yang akan menggunakan transportasi kereta api selama masa mudik Lebaran untuk membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, datang lebih awal ke stasiun, tidak membawa barang secara berlebihan, serta selalu menjaga barang bawaan masing-masing.

“Seluruh pelanggan juga kami harapkan dapat mematuhi aturan dan arahan petugas demi menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan selama perjalanan menggunakan kereta api,” tambah Tri.

Untuk diketahui, pemesanan tiket KA Lokal dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, serta pembelian go show di stasiun mulai 3 jam sebelum keberangkatan selama tiket masih tersedia.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Semoga seluruh perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tutup Tri.(*)

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye 
INFONEWS-Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, menilai aktivitas penambangan pasir yang dilakukan warga secara tradisional tidak selalu berdampak buruk. Bahkan menurutnya, kegiatan itu dapat membantu mengurangi sedimen di sungai sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Saya rasa kegiatan tambang pasir yang dilakukan warga tidak akan memberikan dampak buruk. Malah membantu perekonomian masyarakat sekaligus mengurangi sedimen di sungai,” katanya merespon kondisi aliran sungai di kawasan Siteba, Kota Padang. 

Sungai yang merupakan bagian dari aliran Batang Kuranji ini berhulu dari perbukitan di Kecamatan Pauh, tepatnya di Kelurahan Kapalo Koto, lalu mengalir melewati kawasan Siteba sebelum bermuara di pesisir Padang Utara. Ia juga memastikan aktivitas penambangan tersebut tidak dilakukan di area yang berisiko merusak jembatan.

“Masyarakat menambang pasir di tikungan sungai yang memiliki sedimen tinggi dan tidak berdekatan dengan jembatan. Jadi tidak akan berdampak pada struktur dan pondasi jembatan,” ujarnya.

Fenomena ini memperlihatkan ironi penanganan pascabencana di Kota Padang. Ketika ancaman banjir akibat pendangkalan sungai semakin nyata, langkah normalisasi yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah justru belum terlihat.

Sementara itu, warga yang berupaya mengurangi sedimen dengan cara sederhana justru berhadapan dengan persoalan izin dan potensi penertiban.

Di tengah situasi tersebut, satu pertanyaan besar muncul dari masyarakat: sampai kapan normalisasi sungai hanya menjadi janji, sementara ancaman banjir terus mengintai. (*)

 

INFONEWS-Dalam rangka meningkatkan kesiapan sumber daya manusia serta mendukung keselamatan operasional selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Manajemen Kelelahan dan Refreshing serta Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Rabu (11/3).

Kegiatan ini diikuti oleh para pekerja di lingkungan Divre II Sumbar yang terlibat langsung dalam operasional perkeretaapian, dengan tujuan meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan kelelahan kerja serta kemampuan dasar dalam melakukan penanganan awal pada kondisi darurat.

Assistant Manager Kesehatan Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesiapan fisik dan mental pekerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api, terlebih pada periode Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

Materi mengenai manajemen kelelahan disampaikan oleh Dokter Fungsional 3 Divre II Sumbar yang menjelaskan pentingnya pengelolaan waktu istirahat, menjaga kebugaran tubuh, serta melakukan refreshing guna menjaga stamina, konsentrasi, dan fokus pekerja selama menjalankan tugas.

Sementara itu, pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) disampaikan oleh Dokter Umum Klinik Mediska Padang. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penanganan awal apabila terjadi kecelakaan atau kondisi darurat di lingkungan kerja.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung teknik dasar pertolongan pertama yang dipandu oleh narasumber. Melalui praktik tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik penanganan awal sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan serta kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi situasi darurat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memastikan seluruh aspek operasional kereta api berjalan dengan selamat, aman, dan andal selama masa Angkutan Lebaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pekerja memiliki kondisi fisik dan mental yang prima serta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan keadaan darurat. Hal ini penting untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Reza.

KAI Divre II Sumbar berharap melalui kegiatan ini para pekerja semakin siap dalam menghadapi peningkatan aktivitas operasional pada masa Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H, sehingga operasional kereta api dapat berjalan dengan selamat, aman, dan lancar.(*)

 

Infonews - Guna menjalin komunikasi dalam menjalankan tugas di lapangan sangat di butuhkan peran aparat teritorial untuk melakukan pendekatan dengan warga binaan yang berada di wilayah.


Disela kegiatan di hadapkan dengan rutinitas, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar sambangi warga binaan yang bekerja sebagai wiraswasta opung di Dusun Pokai, Rabu (11/3/2026).


Dalam kegiatan komsos itu, Babinsa bahas terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) baik kedatangan BBM yang masuk ke SPBU maupun baja harga BBM.


Selain itu juga Babinsa bahas ketersediaan BBM selama ramadhan hingga jelang perayaan hari raya idul Fitri di wilayah Siberut Utara.


"BBM selama ramadhan hingga sampai hari lebaran perlu di pastikan, pasalnya ini kebutuhan masyarakat" ucapnya.


Dalam kegiatan komsos ini, Babinsa akan terus melakukan komunikasi serta menjalin silahturahmi dengan warga binaan sekaligus memonitor wilayah.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS-Perkiraan lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026 turut menjadi perhatian berbagai pihak di Sumatera Barat. Berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026, sekitar 1,88 juta masyarakat Sumatera Barat diprediksi melakukan perjalanan selama periode mudik tahun ini. Sementara itu, arus kedatangan menuju Sumatera Barat diperkirakan mencapai 5,36 juta orang, sebagian besar merupakan perantau yang pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Besarnya arus kedatangan tersebut diperkirakan akan berdampak pada meningkatnya aktivitas di berbagai daerah, termasuk Kota Padang sebagai ibu kota provinsi sekaligus pintu masuk utama bagi pemudik. Selain menjadi pusat ekonomi dan pemerintahan, Kota Padang juga dikenal memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang ramai dikunjungi saat musim libur Lebaran.

Menghadapi potensi lonjakan kunjungan itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye meminta Pemerintah Kota Padang memastikan kebersihan kawasan wisata, khususnya di wilayah pesisir dan aliran sungai. Ia menyoroti masih adanya tumpukan sampah kayu yang terbawa arus banjir dan belum dibersihkan di sejumlah titik pantai.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Pantai Parkit. Kawasan tersebut mengalami perubahan kondisi setelah banjir bandang yang terjadi pada akhir 2025. Bencana tersebut tidak hanya membawa material kayu dan sampah ke pesisir, tetapi juga membentuk daratan baru yang memanjang ke arah laut.

Menurut Mastilizal, kemunculan daratan baru itu justru menarik perhatian masyarakat untuk datang berkunjung. Dalam beberapa waktu terakhir, Pantai Parkit disebut mulai ramai didatangi warga yang ingin melihat langsung perubahan bentang alam tersebut.

“Pantai Parkit pascabanjir bandang pada akhir 2025 lalu banyak dikunjungi warga. Hal ini disebabkan munculnya daratan baru yang memanjang ke tengah laut dan menjadi daya tarik bagi wisatawan. Namun, sampah-sampah kayu yang berada di kawasan itu cukup mencoreng pemandangan. Saya meminta DLH Kota Padang untuk dapat segera membersihkannya,” kata Mastilizal, Selasa (10/3).

Ia menilai, kebersihan kawasan pantai penting diperhatikan mengingat meningkatnya jumlah wisatawan saat masa libur Lebaran. Selain memberikan kenyamanan bagi pengunjung, kondisi lingkungan yang bersih juga dinilai dapat mendukung citra Kota Padang sebagai salah satu tujuan wisata di Sumatera Barat.

"Sejumlah destinasi pantai di Kota Padang, seperti Pantai Air Manis, Pantai Padang, hingga kawasan wisata di pesisir selatan kota, selama ini menjadi tujuan favorit wisatawan lokal maupun pemudik. Karena itu, berbagai pihak berharap upaya penataan dan pembersihan kawasan pesisir dapat dilakukan lebih intensif menjelang musim mudik Lebaran tahun ini," tutup Aye. (*)

 


INFONEWS - Seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang laksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M. Wakil Ketua DPRD Kota Padang ,Jupri melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447H/2026 M ini di Masjid Al Kafffah Kampung Jua Nan XX Lubuk Begalung, Kota Padang.pada Minggu ( 8/3/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri yang akrab disapa Makdang Jupri ini menyampaikan bahwa Safari Ramadhan tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan amal ibadah.

"Melalui Safari Ramadhan ini, mari kita tingkatkan amal ibadah dan tebar kebaikan di mana pun berada, karena setiap kebaikan akan kembali kepada diri kita sendiri,” ujar Makdang Jupri.

Pada kesempatan tersebut Jupri menyoroti persoalan yang kian meresahkan dikalangan generasi muda saat ini. Persoalan kenakalan remaja serta maraknya penyalahgunaan narkotika sudah memprihatinkan.

Jupri menyampaikan bahwa baru- baru ini Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa Sumbar kini bukan lagi sekadar daerah lintasan peredaran narkotika, melainkan telah menjadi target peredaran yang menyasar remaja hingga wilayah pedesaan.

Provinsi Sumbar, khususnya Kota Padang sudah menjadi sasaran peredaran narkotika. Ini harus menjadi peringatan serius bagi kita semua. Seluruh elemen masyarakat harus bisa menjadi pemutus rantai peredaran narkoba ini di kalangan generasi muda kita saat ini.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan yang religius, rukun, dan harmonis sebagai benteng moral bagi generasi muda.

Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak dan juga pentingnya peran ninik mamak dalam adat Minangkabau untuk menjaga dan membimbing anak kemenakan agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif kenakalan remaja ."Ninik mamak memiliki tanggung jawab moral untuk merangkul dan membimbing generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri secara simbolis menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 Juta kepada pengurus Masjid...

Bantuan itu merupakan bagian dari program Safari Ramadhan 1447 H yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan keagamaan serta operasional masjid.Berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemakmuran masjid dan kepentingan umat.

Pengurus Masjid Al Kaffah , menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Bapak Jupri. Pengurus mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jupri  atas bantuan hibah sebesar Rp25 juta untuk Masjid ini. Bantuan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi beliau serta keluarga.

Agenda Safari Ramadhan 1447H/2026 M Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri di Masjid Al Kaffah Kampung Jua Nan XX Lubeg ,Masjid Darussalam, Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Lubeg dan Mushalla Taqwa Gurun Laweh Nan XX Lubeg.(bim)


 

Infonews - Guna mendukung pertanian di wilayah binaan, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serka Angerango Gea jalin komunikasi dengan anggota Dinas Pertanian di Dusun Sikakap Tengah,Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap,Kepulauan Mentawai.


Pada kesempatan itu, Babinsa sharing dengan Doni Puspa anggota Dinas Pertanian bahas sektor pertanian di wilayah Sikakap serta membantu perekonomian masyarakat melalui pertanian.


"Sektor pertanian di wilayah binaan perlu di tingkatkan, agar menjadi pendapatan ekonomi masyarakat" ucap Babinsa saat komsos, Minggu (8/3/2026).


Dia menyampaikan, dalam pengembangan pertanian harus di lakukan secara bersama guna mendukung ekonomi warga dan banyak potensi yang di kelola untuk di manfaatkan jadi lahan pendapatan.


"Salah satunya itu pemanfaatan lahan kosong di jadikan lahan produksi dan hal tersebut di butuhkan pendampingan agar masyarakat mandiri" ujarnya.


Diskusi ini tidak hanya melakukan pembahasan sektor pertanian juga menjalin silahturahmi sekaligus mendengar keluhan warga binaan.


Editor : Tim Redaksi

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.