Latest Post

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali membuka rekrutmen pegawai tahun 2026. Seiring dengan dibukanya kesempatan tersebut, KAI mengimbau masyarakat, khususnya calon pelamar, untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.

KAI menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara resmi, transparan, dan tidak dipungut biaya. KAI juga tidak menyediakan jalur khusus, jasa perantara, maupun pihak tertentu yang dapat menjamin kelulusan calon pelamar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa seluruh calon pelamar memiliki kesempatan yang sama dan wajib mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan perusahaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengatasnamakan KAI dan meminta sejumlah uang, mengarahkan untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan. Seluruh proses rekrutmen KAI dilakukan secara transparan dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon pelamar yang memenuhi persyaratan,” ujar Reza.

KAI juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap akun media sosial palsu, pesan berantai, maupun tautan yang menggunakan nama, logo, dan identitas perusahaan untuk menawarkan lowongan pekerjaan. Calon pelamar diminta memastikan informasi yang diperoleh berasal dari kanal resmi KAI.

Modus penipuan yang perlu diwaspadai antara lain permintaan biaya administrasi, biaya seleksi, pemberkasan, transportasi maupun akomodasi. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan jasa pemesanan hotel, transportasi atau akomodasi tertentu dengan alasan untuk kepentingan proses rekrutmen, maupun pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.

“Apabila ada pihak yang meminta uang, mengarahkan calon pelamar untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan, kami meminta masyarakat untuk tidak mempercayainya. Jangan memberikan uang maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya,” tegas Reza.

Pada rekrutmen tahun 2026, KAI membuka kesempatan bagi masyarakat dengan berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari lulusan SLTA, D3, hingga D4/S1. Pendaftaran akun rekrutmen mulai dibuka pada 4 September 2026, sedangkan periode pendaftaran dan pemilihan formasi berlangsung pada 7–10 September 2026.

Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara daring melalui situs resmi KAI di karier.kai.id. Masyarakat diminta memastikan informasi yang diperoleh dan diikuti berasal dari kanal resmi perusahaan serta tidak melakukan pendaftaran melalui pihak ketiga.

Pada rekrutmen tahun ini, KAI membuka sejumlah posisi di bidang operasional, pelayanan, teknik, logistik, kesehatan, dan administrasi.

Untuk lulusan SLTA, formasi yang tersedia antara lain kondektur, masinis, serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Sementara lulusan D3 dapat mengikuti seleksi untuk posisi kondektur, operasional yang mencakup masinis dan asisten PPKA, operator KPJR, pemeliharaan sarana dan prasarana, paramedis, serta administrasi.

Adapun lulusan D4/S1 dapat mengikuti seleksi untuk posisi administrasi legal, staf logistik dan bangunan, serta petugas Negative Check Sintelis dan Fasilitas.

Proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, kesehatan awal, psikologi, wawancara hingga kesehatan akhir. Kelulusan peserta ditentukan berdasarkan hasil setiap tahapan seleksi dan kesesuaian dengan kebutuhan formasi perusahaan.

KAI juga menegaskan tidak menerapkan sistem pengembalian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan proses rekrutmen. Oleh karena itu, calon pelamar tidak perlu mengeluarkan biaya kepada pihak mana pun selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Reza mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses rekrutmen KAI agar tetap bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.

“Rekrutmen resmi KAI dilakukan melalui kanal resmi, tidak dipungut biaya, dan tidak menggunakan jasa calo. Kami mengajak masyarakat untuk selalu teliti dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya terhadap tawaran yang menjanjikan kelulusan. Mari bersama-sama menjaga proses rekrutmen agar tetap bersih, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon pelamar,” kata Reza.

Masyarakat yang menemukan informasi atau proses rekrutmen yang mencurigakan dapat melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI 121 atau 021-121, WhatsApp KAI di 0811-2223-3121, serta media sosial KAI 121 @kai121_.

KAI mengimbau seluruh calon pelamar untuk mengabaikan pesan berantai, unggahan media sosial maupun tautan rekrutmen dari sumber tidak resmi, terutama apabila disertai permintaan transfer uang, permintaan data pribadi, penggunaan jasa tertentu, atau janji kelulusan.(*)

 

INFONEWS-Perguruan Sakato Semen Padang akhirnya keluar sebagai Juara Umum I pada Kejuaraan Padang Pencak Silat Open 2026 yang digelar di GOR FKKS PT Semen Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, pada 3 hingga 5 September 2026.

Sakato Semen Padang tampil sebagai juara umum setelah berhasil mengoleksi 24 medali emas dalam kejuaraan pencak silat bergengsi tersebut.

Posisi Juara Umum II diraih Perguruan Perisai Diri dengan perolehan 21 medali emas. Sementara Juara Umum III ditempati Perguruan Tapak Suci yang berhasil mengumpulkan 10 medali emas.

Kejuaraan Padang Pencak Silat Open 2026 berlangsung meriah dan diikuti oleh para pesilat dari berbagai perguruan.

Dalam kejuaraan tersebut, panitia juga menyediakan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor bagi Juara Umum, serta berbagai hadiah menarik lainnya bagi para pemenang.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, mengucapkan selamat kepada Perguruan Sakato Semen Padang yang berhasil meraih Juara Umum I.

Ia mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, perguruan, serta pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan pelaksanaan Padang Pencak Silat Open 2026.

“Selamat kepada Sakato Semen Padang yang berhasil menjadi Juara Umum. Begitu juga kepada Perisai Diri dan Tapak Suci yang telah menunjukkan prestasi luar biasa. Ini membuktikan bahwa pembinaan pencak silat terus berkembang dan memiliki potensi besar,” ujar Zulhardi.

Selanjutnya, Zulhardi berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan evaluasi bagi para pesilat untuk meningkatkan kemampuan.
Ia berharap dari kejuaraan tersebut akan lahir atlet-atlet pencak silat Kota Padang yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.

“Semoga melalui kejuaraan ini muncul bibit-bibit pesilat berprestasi yang nantinya mampu membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat ke tingkat yang lebih tinggi,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Ketua IPSI Kota Padang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Devi Febrida atas perhatian serta dukungan yang diberikan sehingga Padang Pencak Silat Open 2026 dapat terlaksana dengan sukses.

Dukungan tersebut, kata Zulhardi, termasuk dalam penyediaan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor bagi Juara Umum.
“Terima kasih atas perhatian dan dukungan Devi Febrida. Mudah-mudahan dari kejuaraan ini lahir atlet pencak silat Kota Padang yang mampu berprestasi di tingkat nasional,” katanya.

Zulhardi menegaskan, IPSI Kota Padang akan terus mendorong pelaksanaan berbagai kejuaraan pencak silat sebagai bagian dari pembinaan atlet secara berkelanjutan.

"Dengan semakin banyaknya kompetisi yang digelar, diharapkan mental bertanding dan kualitas teknik para pesilat terus meningkat sehingga Kota Padang dapat melahirkan generasi atlet pencak silat yang berprestasi," ucapnya.(*)

 

Anggota DPRD Kota Padang Dewi Susanti bersama warga RT 001/RW006 Kelurahan Bungus Timur pada kegiatan reses I tahun 2026.

INFONEWS- Pimpinan beserta seluruh anggota DPRD Kota Padang laksanakan kegiatan reses pada masa sidang I tahun 2026.Reses dilaksanakan sejak Rabu,2 September hingga Minggu, 6 September 2026.

Pada reses I tahun 2026 ini , anggota DPRD Kota Padang Dewi Susanti dari Fraksi Partai Gerindra, Dapil 4 ,Kecamatan Lubuk Begalung, Bungus Teluk Kabung melaksanakan kegiatan reses menjaring aspirasi warga di di RT 001/RW 006 Kelurahan Bungus Timur Kecamatan Bungus Teluk Kabung bertempat di Mushalla Raudathul Jannah Jln. Sarasah RT.001 RW.006 Kelurahan Bungus Timur Kecamatan Bungus Teluk. Kabung, pada Kamis (3/9/2026).

Hadir pada kegiatan Reses itu Camat Bungus, Lurah Bungus Timur, Ketua LPM Kecamatan Bungus ,Ketua RT 001,Ketua RW 006, Sekretaris KSB PAC Kecamatan Bungus, Ketua pemuda , tokoh masyarakat setempat serta warga.

Pada kesempatan itu, Dewi Susanti menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal legislatif, tetapi menjadi ruang penting untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan masyarakat.

Ia menyebut, setiap aspirasi yang disampaikan warga akan dicatat dan diperjuangkan, baik di tingkat DPRD Kota Padang,pemerintah kota maupun hingga ke pemerintah pusat.

“Reses ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga, lalu memperjuangkannya dalam kebijakan dan program pembangunan,” ujar Dewi Susanti.

Berbagai aspirasi yang mencuat dalam reses tersebut di antaranya terkait pembangunan infrastruktur lingkungan, betonisasi jalan Sarasah di RT 001 RW 006 sepanjang lebih kurang 400 meter, bantuan dana untuk sarana dan prasarana kegiatan KSB PAC Kecamatan Bungus, pemberdayaan masyarakat, hingga dukungan terhadap program sosial dan ketahanan pangan di Bungus Teluk Kabung.

Dewi Susanti memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan prioritas dalam pembahasan program pembangunan ke depan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan kolaborasi demi kemajuan Kota Padang, khususnya Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, aspirasi warga akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan bersama,” pungkas Dewi Susanti srikandi dari partai Gerindra, anggota DPRD Kota Padang, tiga periode ini.

Lurah Bungus Timur, Zainal .S.Pd,. menyampaikan ucapan terimakasih banyak dengan kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 dan atas kedatangan anggota DPRD Kota Padang, Buk Dewi Susanti di Kelurahan Bungus Timur ini menjadi penyejuk bagi kami serta membawa kemajuan serta kebaikan bagi pembangunan disini.

"Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak, semoga melalui kegiatan reses ini, apa - apa yang telah disampaikan warga atau aspirasi dari warga dapat diperjuangkan dan terealisasikan dengan baik melalui buk Dewi Susanti di legislatif maupun melalui pemerintah Kota Padang, " pungkasnya. (bim)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas bagi para pekerja dan masyarakat melalui Klinik Mediska Padang. Didukung tenaga kesehatan profesional, fasilitas pelayanan yang memadai, serta telah berstatus Akreditasi Paripurna, Klinik Mediska Padang hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi pekerja, KAI Divre II Sumbar melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan RSU Bunda Padang, Senin (31/8), bertempat di Ruang Rapat Buya Hamka. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Comercial Dept Head RS Bunda Padang, Farah Kemala Putri ,SH, MH dan Dokter Spesialis Saraf RSU Bunda Padang, dr. Akmal, beserta jajaran RSU Bunda Padang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kerja sama dengan RSU Bunda Padang merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memastikan pekerja dan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas.

“Kesehatan pekerja merupakan salah satu aspek penting yang menjadi perhatian KAI. Melalui kerja sama dengan RSU Bunda Padang, kami berharap akses terhadap layanan kesehatan, khususnya layanan rujukan dan pemeriksaan lanjutan, dapat semakin mudah bagi para pekerja dan masyarakat.” ujar Reza.

Selain penandatanganan PKS, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang menghadirkan dr. Akmal selaku Dokter Spesialis Saraf RSU Bunda Padang. Dalam penyuluhan tersebut, disampaikan materi mengenai gejala stroke, faktor risiko, langkah pencegahan, serta pentingnya mengenali tanda-tanda awal stroke.

Dr. Akmal menjelaskan bahwa stroke merupakan kondisi yang membutuhkan penanganan segera. Pengenalan gejala sejak dini menjadi salah satu faktor penting agar pasien dapat segera memperoleh pertolongan medis.

“Stroke merupakan kondisi yang membutuhkan penanganan cepat. Semakin cepat gejala dikenali dan pasien mendapatkan pertolongan medis, semakin besar peluang untuk meminimalkan dampak yang lebih serius. Karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengenali tanda-tanda awal stroke dan tidak menunda untuk mendapatkan pertolongan apabila gejala tersebut muncul,” jelas dr. Akmal.

Penyuluhan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para pekerja diberikan kesempatan untuk berkonsultasi dan memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kesehatan saraf, faktor risiko stroke, upaya pencegahan, serta langkah yang perlu dilakukan apabila menemukan gejala stroke pada diri sendiri maupun orang di sekitar.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan yang semakin komprehensif, KAI Divre II Sumbar juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit rujukan lainnya di wilayah Sumatera Barat, di antaranya RSUP Dr. M. Djamil Padang, RS Siti Hawa, RSIA CICIK, RS Semen Padang Hospital, RS Siti Rahmah, RST Reksodiwiryo, RS Naili DBS, RS Universitas Andalas, RS Mutiara Bunda, RSIA Restu Ibu, RS Aisyiyah, RS TMC Pariaman, dan RS Hermina.

Selain rumah sakit rujukan, KAI Divre II Sumbar juga memperluas dukungan layanan kesehatan melalui kerja sama dengan sejumlah provider optik, yaitu Padang Optical, Optik Surya Pariaman, dan Optik Mulia Lubuk Alung. Perluasan jejaring tersebut diharapkan semakin memberikan kemudahan bagi pekerja dalam memperoleh layanan kesehatan sesuai dengan kebutuhannya.

Reza menambahkan, penguatan layanan kesehatan tidak hanya dilakukan melalui penyediaan fasilitas dan akses layanan medis, tetapi juga melalui upaya promotif dan preventif berupa edukasi kesehatan kepada pekerja.

“Kami ingin layanan kesehatan bagi pekerja tidak hanya berfokus pada pengobatan ketika sakit, tetapi juga pada upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan. Kolaborasi dengan berbagai fasilitas kesehatan dan provider merupakan bagian dari upaya kami untuk membangun ekosistem layanan kesehatan pekerja yang semakin lengkap,” tambah Reza.

KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan kesehatan pekerja melalui penguatan fasilitas kesehatan, perluasan jejaring rujukan, serta pelaksanaan edukasi kesehatan secara berkelanjutan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat sekaligus mendukung produktivitas dan kesejahteraan pekerja.

Dengan adanya kerja sama antara KAI Divre II Sumbar dan RSU Bunda Padang, diharapkan sinergi yang terjalin dapat memberikan kemudahan akses terhadap layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran pekerja untuk menerapkan pola hidup sehat dan lebih tanggap dalam mengenali berbagai gejala penyakit, termasuk stroke, sejak dini.(*)

 

INFONEWS-Atlet pencak silat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang kembali mengharumkan nama Kota Padang di kancah kejuaraan. Dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Historis Championship memperebutkan Piala Kapolda Riau yang digelar di Pekanbaru, kontingen IPSI Kota Padang berhasil tampil gemilang dengan meraih Juara Umum I Kategori Dewasa Prestasi.

Tak hanya itu, kontingen IPSI Kota Padang juga berhasil meraih Juara Umum I Prestasi dengan perolehan 13 medali emas dan 3 medali perak.
Prestasi membanggakan tersebut semakin lengkap setelah dua pesilat Kota Padang dinobatkan sebagai atlet terbaik. Syafrizal berhasil meraih gelar Atlet Terbaik Dewasa Putra, sementara Faula Listi dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Putri.

Atas keberhasilan tersebut, Zulhardi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, manajer serta jajaran IPSI Kota Padang yang telah berjuang dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.

Menurutnya, keberhasilan yang diraih di Pekanbaru menjadi bukti bahwa pembinaan atlet pencak silat Kota Padang terus menunjukkan perkembangan positif. Apalagi, kejuaraan tersebut merupakan bagian dari persiapan atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026.

“Alhamdulillah, kita sangat bangga atas prestasi yang berhasil diraih oleh atlet-atlet IPSI Kota Padang. Mereka telah berjuang dengan semangat tinggi dan berhasil membawa nama Kota Padang sebagai Juara Umum. Ini tentu menjadi modal penting dalam menghadapi Porprov nanti,” ujar Zulhardi.

Ia berharap seluruh atlet tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih. Menurutnya, hasil tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, disiplin dan mental bertanding.

“Prestasi ini harus menjadi penyemangat untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Perjalanan kita masih panjang, karena target utama adalah memberikan hasil terbaik untuk Kota Padang pada Porprov Sumatera Barat,” harapnya.

Zulhardi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kontingen IPSI Kota Padang selama mengikuti kejuaraan di Pekanbaru.
Keberhasilan tersebut turut didampingi oleh Manajer Yuharmen, Sekretaris Umum IPSI Kota Padang Hendri Aji, serta Yuherdi yang mewakili KONI Kota Padang.

Sementara itu, para atlet mendapatkan arahan dan pendampingan dari jajaran pelatih, yakni Irsyad Hardani, Dian Putra, Guntur Arabi, dan Anwar.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bekerja sama dengan KAI Properti menyelenggarakan pelatihan intensif bagi 37 Petugas Jaga Lintasan (PJL) yang baru direkrut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan keselamatan di perlintasan sebidang.

Pelatihan yang berlangsung selama 7 (tujuh) hari, mulai 26 Agustus hingga 3 September 2026, dilaksanakan di Kantor KAI Divre II Sumbar dan diikuti oleh 37 PJL yang telah menyelesaikan proses rekrutmen. Para peserta selanjutnya akan ditempatkan di sejumlah wilayah kerja KAI Divre II Sumbar.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap aspek keselamatan yang harus dimiliki PJL dalam menjalankan tugas. Sebagai petugas yang berada langsung di lapangan, PJL memiliki peran penting dalam memastikan operasional perlintasan sebidang berjalan sesuai prosedur dan mendukung keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kompetensi dan kesiapan PJL menjadi salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

“PJL merupakan ujung tombak dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Melalui pelatihan ini, kami memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai prosedur keselamatan, pengoperasian peralatan, penanganan kondisi tidak normal, serta berbagai aspek yang harus dikuasai dalam pelaksanaan tugas. Kami berharap seluruh peserta dapat menjalankan tugas secara disiplin, profesional, dan mengutamakan keselamatan,” ujar Reza.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi yang mencakup aspek regulasi dan teknis, antara lain pemahaman perundang-undangan, peraturan pemerintah dan peraturan dinas terkait pintu perlintasan, semboyan kereta api, pengetahuan konstruksi jalan rel, pengoperasian peralatan pintu perlintasan dan peralatan telekomunikasi, prosedur operasional standar (SOP), jadwal perjalanan kereta api, safety intermediate, prosedur penanganan kondisi tidak normal, serta etika pelayanan publik.

Selain pembelajaran teori, peserta juga mendapatkan materi praktik yang meliputi praktik semboyan kereta api, penggunaan alat keselamatan standar kerja, prosedur pencatatan laporan penjagaan, serta pengoperasian peralatan pintu perlintasan. Pembekalan tersebut diberikan untuk memastikan para peserta tidak hanya memahami prosedur secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat ketika menjalankan tugas di lapangan.

Pelaksanaan pelatihan melibatkan sejumlah unit terkait, di antaranya unit Operasional, unit Jalan dan Jembatan, unit Legal, serta unit Keselamatan. Kolaborasi lintas unit tersebut dilakukan untuk memberikan pembekalan yang komprehensif, baik dari sisi operasional, teknis, regulasi maupun keselamatan kerja.

KAI Divre II Sumbar secara berkelanjutan melakukan peningkatan kompetensi bagi personel PJL. Saat ini, terdapat sebanyak 109 PJL yang dipekerjakan oleh KAI di wilayah kerja Divre II Sumbar dan telah tersertifikasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sesuai kompetensi yang dipersyaratkan untuk melaksanakan tugas sebagai PJL.

Sementara itu, 37 PJL yang mengikuti pelatihan kali ini juga akan menjalani proses sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Sertifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap petugas memiliki kompetensi yang dipersyaratkan sebelum menjalankan tugasnya di perlintasan sebidang.

KAI Divre II Sumbar juga akan melaksanakan pelatihan dan peningkatan kompetensi PJL secara berkala di seluruh wilayah kerja. Upaya tersebut merupakan bagian dari program keselamatan terpadu KAI untuk meningkatkan kesiapan petugas, memperkuat penerapan prosedur keselamatan, serta meminimalkan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan kesiapan seluruh petugas yang berada di garis depan pelayanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kompetensi petugas, kepatuhan terhadap prosedur, serta kedisiplinan seluruh pengguna jalan,” tutup Reza.

Melalui penguatan kompetensi dan sertifikasi PJL secara berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar berharap keberadaan petugas di perlintasan sebidang dapat semakin optimal dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu tertib dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan profesionalisme personel pengamanan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja dan layanan transportasi kereta api yang aman, tertib, dan nyaman.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Security Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Kamis–Jumat (27–28/8) di halaman Kantor KAI Divre II Sumatera Barat. Kegiatan dipimpin langsung oleh Manajer Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP, bersama Babin Polsuska Aiptu Roby Kentoro dan diikuti oleh 72 personel security.

Dalam arahannya, Manajer Pengamanan menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, kewaspadaan, serta kepatuhan terhadap ketentuan dan prosedur dalam menjalankan tugas. Personel security juga diingatkan untuk senantiasa menjaga sikap, penampilan, dan etika dalam bertugas serta mengedepankan pelayanan yang humanis dan profesional kepada pelanggan maupun seluruh pihak yang berada di lingkungan kerja KAI.

“Security merupakan salah satu garda terdepan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. Karena itu, setiap personel harus memiliki kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta kemampuan untuk bertindak secara tepat sesuai prosedur. Selain menjaga keamanan, personel juga harus mampu memberikan pelayanan yang humanis dan profesional,” ujar Manajer Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto.

Setelah pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan baris-berbaris (PBB) yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, ketanggapan, serta kemampuan personel dalam menerima dan melaksanakan instruksi secara tepat, cepat, dan terkoordinasi.

Sebagai bagian dari pembinaan fisik dan mental, kegiatan dilanjutkan dengan Long March berupa perjalanan kaki sejauh 8 kilometer dari Stasiun Pulau Air hingga Kodaeral II Padang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tahan fisik, ketangguhan mental, kedisiplinan, serta kekompakan antarpersonel. Melalui Long March tersebut, personel security juga dilatih untuk menjaga fokus, membangun semangat kebersamaan, serta meningkatkan kemampuan dalam menghadapi dan menyelesaikan tantangan secara disiplin, terukur, dan bertanggung jawab.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa peningkatan kapasitas personel security memiliki keterkaitan erat dengan kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan. Menurutnya, aspek keamanan dan pelayanan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam operasional transportasi kereta api.

“Keamanan merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan transportasi yang berkualitas. Ketika personel security memiliki disiplin, kesiapsiagaan, dan kemampuan komunikasi yang baik, maka hal tersebut akan turut membangun rasa aman dan nyaman bagi pelanggan. Karena itu, pembinaan seperti ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan pengamanan, tetapi juga membentuk karakter personel yang mampu memberikan pelayanan secara profesional dan humanis,” ujar Reza.

Lebih lanjut, Reza menyampaikan bahwa personel security tidak hanya dituntut untuk mampu menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari wajah perusahaan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan dan masyarakat.

“Setiap interaksi personel dengan pelanggan merupakan bagian dari pengalaman mereka menggunakan layanan KAI. Sikap yang ramah, responsif, disiplin, dan profesional akan memberikan kesan positif sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap KAI. Oleh karena itu, kami terus mendorong agar standar keamanan berjalan beriringan dengan standar pelayanan,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Selain aspek fisik dan kedisiplinan, pembinaan juga diarahkan untuk membangun koordinasi, kepemimpinan, kekompakan, serta rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Kami berharap seluruh personel security dapat semakin disiplin, sigap, tangguh, profesional, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Dengan personel pengamanan yang memiliki kompetensi dan kesiapan yang baik, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang aman, tertib, nyaman, dan berorientasi pada pelayanan pelanggan” tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.