Dua Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Jadi Presenter di Konferensi Internasional MAALIC 2026 Malaysia
![]() |
| Jihan Salma Pusaka (kanan) didampingi Erica Asnishalina (kiri). |
Keberangkatan Jihan dan Erica ke Malaysia bertujuan untuk menjadi presenter dalam ajang bergengsi Malaysian Association of Applied Linguistics International Conference (MAALIC 2026). Konferensi internasional yang mempertemukan para akademisi dan peneliti linguistik dari berbagai negara ini berlangsung selama tiga hari, tepatnya pada 4 hingga 6 Oktober 2026.
Keikutsertaan mereka mempertegas komitmen program studi Tadris Bahasa Inggris dalam mendorong luaran riset mahasiswa di kancah internasional.
Dalam konferensi tersebut, duo mahasiswa angkatan 23 ini mempresentasikan hasil penelitian ilmiah mereka yang berjudul "Social Masking and Cognitive Load among International Students at UIN Imam Bonjol Padang". Penelitian ini menyoroti fenomena psikolinguistik dan adaptasi sosial, khususnya bagaimana mahasiswa internasional di UIN Imam Bonjol Padang mengelola beban kognitif serta upaya penyesuaian diri (social masking) saat berinteraksi di lingkungan akademik baru.
Pelaksanaan konferensi internasional MAALIC 2026 dipusatkan di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Terengganu, Malaysia. Berada di salah satu kampus ternama di Malaysia, Jihan dan Erica berkesempatan memaparkan gagasan mereka di hadapan para pakar linguistik terapan, peneliti, serta delegasi mahasiswa dari bermacam negara. Diskusi interaktif dalam sesi presentasi turut membuka ruang pertukaran ide yang konstruktif bagi pengembangan penelitian mereka.
Partisipasi aktif dalam kegiatan ilmiah bergengsi ini tidak hanya mengharumkan nama civitas akademika UIN Imam Bonjol Padang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi reputasi kampus di kancah internasional. Keterlibatan mahasiswa dalam ajang seperti MAALIC 2026 menjadi wujud nyata implementasi penguatan riset serta internasionalisasi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia.
Melalui pencapaian ini, Jihan Salma Pusaka dan Erica Asnishalina berharap karya riset mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi literatur linguistik terapan dan studi mahasiswa internasional. Keberhasilan ini diharapkan pula dapat menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa UIN IB Padang untuk terus berinovasi, meneliti, serta berani berkarya hingga tingkat internasional.(bm)






