Latest Post

 

Perayaan hari ulang tahun ke 68 Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran. 

INFONEWS- Suasana penuh kebahagiaan ,kebersamaan dan keluargaan hiasi perayaan hari ulang tahun Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub yang ke 68 tahun yang diadakan di Rumah Makan Pagi Sore lantai II, Pondok Kota Padang, pada Selasa (14/4/2026) siang.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub menyampaikan ini suatu sukses yang luar biasa bagi saya, karena memang di luar dugaan dan juga hadir Bapak Wali Kota  Padang Fadly Amran. 

Memang ini luar biasa.Terima kasih kepada semua, kepada semua rekan-rekan juga mengikuti acara ini. Acara yang perayaan ini yang pertama kali bagi saya.

"Sekali lagi Osman Ayub menyatakan ini yang pertama kali ulang tahun saya dirayakan. Ini surprise luar biasa dan atas inisiatif rekan -rekan, yakni Rianto Pusaka (Anto Naga) ,tokoh muda Gevin, dan yang lainnya. Juga dihadiri oleh Wali Kota Padang yang kita cintai," ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub.

Selain itu juga disampaikan mengenai pembangunan Kota Padang kedepan,sebetulnya pembangunan itu adalah tugas-tugasnya pemerintah kota. Kita memberikan masukan kepada pemerintah kota dan kita itu tugasnya di legislatif kan penganggaran.


"Untuk mensinkronkan pemikiran-pemikiran pemerintah kota dalam pembangunan Kota Padang
Pemikiran-pemikiran ini disampaikan di dalam rapat paripurna, artinya dari beberapa program.Dan kami, seolahku pimpinan DPRD, dari Fraksi Nasdem, tentu apa yang beliau sampaikan selaku wali kota, kita wajib mendukung program-program tersebut, " pungkasnya Osman Ayub.

Sementara Wali Kota Padang Fadly Amran yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat, dilancarkan rezkinya diberikan kemudahan, di ringankan langkah  Kak Oman Ayub selaku Wakil Ketua DPRD Kota Padang dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Padang.


"Selamat ulang tahun untuk Kak Osman Ayub, diberikan umur yang panjang, saling suport demi pembangunan, semua jadi berkah dan pahala bagi kita semua, Aamiin, " ungkap Wako Fadly Amran.

Di akhir acara , Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub terlihat berbagi sedikit rezki kepada beberapa orang anak Tahfiz Quran yang turut diundang saat itu.(bim)

 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye. Dijelaskan Aye, dulu pernah diterapkan larangan pakai HP di sekolah, namun aturan itu juga jebol.  

INFONEWS-Kementerian Komunikasi dan Digital menilai apa yang dilakukan sejumlah pemerintah daerah membatasi penggunaan gawai atau ponsel di lingkungan sekolah selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Perlindungan Anak di Ranah dalam Jaringan.

Namun Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye punya pendapat sendiri terhadap itu. "Ini kan kontra, ketika anak dibatasi memakai HP, kemudian ada tes kemampuan akhir, anak-anak disuruh memakai HP. Kontradiktif. Aturan itu harusnya yang bagaimana? Harus yang pas dengan kondisi saat ini," katanya, Senin (13/4/2026).

Dijelaskan Aye, dulu pernah diterapkan larangan pakai HP di sekolah, namun aturan itu juga jebol.

"Ini terkait. Harus ada unsur sekolah, orang tua, guru. Kita berharap HP ini tidak sampai ke sekolah, tapi ini kebutuhan juga antara guru dengan murid, guru dengan orang tuanya, akhirnya terpakai juga HP ini," ujarnya.

Tentu boleh pakai HP, tapi dibatasi. "Dan ingat, betapa pun kita batasi di sekolah dengan baik, tapi HP ini sampai ke dalam kamar," ungkapnya.

Makanya, kata Aye, yang perlu diedukasi itu adalah pemahanan anak-anak tentang penggunaan HP ini. Gunakan HP ini untuk hal-hal yang positif.

Seperti untuk membaca, yaitu membaca kisah-kisah orang sukses. Belajar dan lainnya. Karena membaca itu jauh lebih baik dari apapun.

"Disinilah perlunya orang tua dan anak-anak di meja makan itu berdiskusi. Kalau tidak, anak-anak itu ibarat tumbuhan di hutan, dia besar juga, tapi besar dengan kebodohannya," ujarnya. (*)

 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye 

INFONEWS - Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye buka suara terkait kasus bullying di salah satu sekolah di Kota Padang.

"Ini yang terbuka ke permukaan. Bukan tidak mungkin hal-hal seperti ini banyak terjadi, tapi kita tidak tahu kan?" ujarnya, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, banyak terjadi bullying di sekolah yang berujung ke rumah sakit. $Kita berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi. Perlu pengawasan yang melakat dari guru," kata politisi Gerindra ini.

Pada dasarnya anak-anak itu dibekali dari rumah soal ilmu-ilmu dasarnya. "Ketika itu terjadi disekolah, orang tua pelaku bullying atau korban, didekatkan di rumahnya. Kan tidak selamanya anak-anak di sekolah.

Dikatakannya, kasus ini tidak hanya terjadi di sekolah saja, pasti juga terjadi di luar sekolah. Agar tidak meluas ke yang lain, makanya orang tua perlu mengedukasi anak-anak di rumah agar punya etika diantara sesama mereka, dengan guru dan lainnya.

"Ini bisa saja menjadi gunung es yang akan meledak di masa yang akan datang, makanya perlu anstisipasi pihak terkait. Antah Pemko Padang, provinsi, orang tua," katanya.

Sebelum persoalan ini meluas, mereka laporkan kepada orang tuanya, mereka komukasikan dengan gurunya, bahwa mereka terancam, bahwa mereka dibully temannya.

"Itu adalah bentuk komunikasi anak dengan orang tua, antara anak dengan guru. Kita jangan melakukan justice kepada orang-orang yang membully tersebut. Harus ada komukasi yang lebih baik siswa-siswa ke depannya," cakanya. (*)

 

Ketua DPRD Padang Muharlion Serahkan Pokir 8 Unit Laptop dan Layar Infokus Lengkap ke SD Khairu Ummah. 

INFONEWS-Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Yayasan Pendidikan SD Khairu Ummah, Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (11/4/2026).

Di momen halal bihalal yang sarat makna, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, hadir tak sekadar bersilaturahmi, tetapi juga membawa kabar baik bagi dunia pendidikan setempat.

Muharlion menyerahkan bantuan pokok pikiran (pokir) berupa delapan unit laptop lengkap dengan infokus dan layar infokus. Bantuan ini disambut haru oleh pihak yayasan, guru, hingga para siswa yang berharap fasilitas tersebut dapat menunjang proses belajar mengajar.

Muharlion menyampaikan pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus didukung bersama. Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus memotivasi siswa agar semakin semangat dalam menuntut ilmu.

“Momentum halal bihalal ini bukan hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga memperkuat kepedulian kita terhadap masa depan generasi muda,” ujarnya.

Pihak yayasan pun mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, terutama dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi yang kini semakin dibutuhkan.

Kegiatan ini menjadi bukti kebersamaan dan kepedulian dapat berjalan beriringan, menghadirkan harapan baru bagi dunia pendidikan di Kota Padang. (*)

INFONEWS-Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi olahraga dengan hadir langsung di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shorinji Kempo antar kabupaten/kota se-Indonesia yang digelar di Gedung Olahraga Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).

Kehadiran Muharlion yang juga menjabat sebagai Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Kota Padang menjadi suntikan moral bagi para atlet yang tengah berlaga membawa nama daerah.

Ajang bergengsi tingkat nasional ini diikuti oleh berbagai kontingen dari seluruh Indonesia, menjadikannya sebagai panggung penting bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus membuktikan kualitas di tingkat nasional.

Di tengah kompetisi yang ketat, Muharlion hadir langsung memberikan dukungan kepada atlet kontingen Kota Padang agar tampil maksimal dalam setiap pertandingan. “Kehadiran kami sebagai bentuk dukungan moral agar para atlet semakin bergairah dan percaya diri dalam bertanding,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia berharap, dukungan tersebut mampu meningkatkan motivasi serta semangat juang atlet dalam meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah.

Kehadiran Muharlion pun mendapat sambutan hangat dari panitia pelaksana. Pihak panitia mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para atlet, yang dinilai menjadi energi tambahan di tengah persaingan. “Selamat datang kepada Ketua DPRD Kota Padang selaku Ketua PERKEMI Kota Padang,” ujar salah seorang panitia.

Lebih dari sekadar kompetisi, Kejurnas Shorinji Kempo ini juga diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi antar atlet dari berbagai daerah, sekaligus mendorong peningkatan kualitas olahraga Shorinji Kempo di Indonesia.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemimpin daerah, diharapkan para atlet mampu tampil optimal dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi Kota Padang. (*)

INFONEWS - Pembangunan jalan lingkungan pada dasarnya bertujuan untuk memudahkan mobilitas masyarakat, terutama di area permukiman, dan tidak bisa dibangun sembarangan. Lokasi pembangunannya diatur untuk mendukung akses lokal, ekonomi, dan sosial.


Untuk prioritas pembangunan jalan lingkungan sering kali diarahkan untuk memperbaiki kualitas hidup di kawasan pemukiman yang padat atau kumuh agar lebih layak huni.


Kalau di area pedesaan dan pelosok, jalan lingkungan di perdesaan dibangun untuk meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, serta menghubungkan dusun-dusun.Jalan di dalam lingkungan perumahan atau kampung (gang) untuk mempermudah akses warga sehari-hari.


Dari pantauan media di lapangan pembangunan jalan lingkungan yang berada di wilayah Sipora Utara tepatnya simpang SP 2 lewat gapura akses jalan di bangun menuju arah peladangan hanya terdapat satu rumah atau pondok di duga milik kepala dinas, jalan tersebut di bangun tahun 2025 dengan panjang jalan 120,7 meter ditambah 50,28 meter dan anggarannya sebesar 199,400 juta.


Melihat lokasi jalan lingkungan tersebut sangat tidak berdampak kepada masyarakat dan hanya sarat kepentingan. Dalam perencanaannya sengaja di arahkan pembangunan jalan lingkungan ke lokasi peladangan, sementara masih banyak lokasi pemukiman masyarakat yang membutuhkan akses jalan.


Kemudian jalan lingkungan yang di bangun berada di jalan KM 3,5 terdapat dua paket, dimana lokasinya masuk ke jalur peladangan dan hanya ada beberapa perumahan masyarakat, dimana jalan tersebut tembus ke jalan baru Mapadegat-jati


Dua paket pembangunan jalan lingkungan tersebut dari KM 3,5 panjangnya jalannya 185 meter, nilai kontrak 199, 700  juta, jalan padegat-jati tembus KM 3,5, panjang jalan 192 meter, nilai kontrak 199.900 juta, 


Prinsipnya pembangunan jalan lingkungan termasuk infrastruktur lainnya yang menggunakan dana negara tidak sesuai peruntukan dan sengaja untuk akses pribadi merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang dan potensi korupsi. Dana tersebut seharusnya diprioritaskan untuk kebutuhan umum dan infrastruktur dasar masyarakat.


Dalam kasus seperti ini sering terjadi karena kurangnya transparansi, lemahnya sistem pengawasan yang di lakukan pihak terkait, sehingga sasarannya tidak berdampak kepada masyarakat dan juga berpotensi merugikan uang negara.


Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Marhan kepada media, Kamis (9/4/2026) menjelaskan, pembangunan jalan lingkungan pada kegiatan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman tahun 2025 ada sebanyak 10 titik yang berada di wilayah Sikakap, Siberut dan Sipora dengan total anggaran seluruhnya sebesar 1,7 miliar.


Jalan lingkungan Sikakap, panjang jalan 151 meter, lebar 2 meter, nilai kontrak 79,99 juta, Nemnem Leleu, panjang jalan 185 meter, nilai kontrak 199 juta, sibaibai panjang jalan 222 meter, nilai kontrak 199 juta, Makalo, panjang jalan 126  meter tambah 17 meter, nilai kontrak 199 juta, guluk-guluk, panjang jalan 214, 5 meter, nilai kontrak 199 juta.


SMK 2 Siberut Selatan, panjangnya 245 meter, nilai kontrak 149, 800 juta, KM. 3,5 desa Tuapeijat panjang jalan 185 meter, nilai kontrak 199, 700  juta, jalan padegat-jati tembus KM 3,5, panjang jalan 192 meter, nilai kontrak 199.900 juta, Gang depan Ester panjang jalan 86 meter, nilai kontrak 121,850 juta, Masuk jalan SP2 lewat gapura, panjang jalan 120,7 meter tambah 50,28 meter, nilai kontrak 199, 400 juta,


Terkait pembangunan jalan lingkungan yang tidak berada di pemukiman masyarakat, dia mengakui itu kesalahan kami, namun Kepala Dinas memiliki konsep, dimana jalan yang di bangun ini tujuannya untuk menyambung ke jalan yang di bangun PU tembus Rimboz.


Yang anehnya lagi PPTK sudah tahu bahwa jalan lingkungan itu tidak berada di lokasi pemukiman masyarakat, namun tetap juga di laksanakan dengan mengikuti perintah kepala dinas, sementara jalan yang berada di gang susteran sangat butuh akses jalan, karena pemukiman masyarakat banyak disana.


Menurut keterangan Marhan selaku PPTK menjelaskan, jalan lingkungan yang di bangun di KM 3,5 tembus ke jalan baru Mapadegat-jati itu merupakan jalur evakuasi, namun karena anggaran tidak mencukupi, maka jalan tersebut belum bisa tersambung.


Meski demikian jalan yang di bangun tetap menjadi pertanyaan bagi masyarakat, karena di lokasi tersebut sama sekali tidak ada pemukiman masyarakat yang ada itu lokasi peladangan, bahkan jalan tersebut sudah ditumbuhi semak belukar, sehingga tidak memberikan manfaat kepada orang banyak.


Dia menyebut jalan lingkungan KM 3,5 hingga tersambung sampai ke jalan baru Mapadegat-jati ada sekitar 600 meter lagi, namun karena anggaran tahun ini tidak mencukupi, maka tidak dapat di lanjutkan.


Dalam pengerjaan jalan lingkungan ini sangat di sayangkan, sudah tidak berada di pemukiman masyarakat kualitas pembangunanya juga tidak bermutu, dimana saat ini belum sampai satu tahun jalan tersebut sudah banyak yang hancur.


Dia mengakui, karena keterbatasan anggaran untuk turun kelapangan, maka terjadi kurangnya pengawasan secara internal dari kami dan seharusnya pihak rekanan dari awal harusnya menjaga komitmen untuk mengedepankan kualitas pembangunan jalan, karena sebelumnya sudah disampaikan bahwa kami terbatas anggaran turun lapangan.


Menurut media saat dikonfirmasi dengan Marhan selaku PPTK apapun kondisi terjadi, bagaimana pun tetap di lakukan pengawasan agar pekerjaan yang di laksanakan memiliki mutu dan bermanfaat untuk masyarakat.


Kegiatan pembangunan jalan lingkungan ini diduga kuat penyalahgunaan wewenang juga kurangnya pengawasan serta perencanaan tidak matang, sehingga dampak akses jalan yang di bangun tidak memberikan azas manfaat kepada masyarakat serta menimbulkan kerugian negara.


Pembangunan jalan lingkungan tersebut belum di periksa pihak BPK dan juga masyarakat meminta kepada pihak penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan terhadap anggaran yang digunakan serta kualitas jalan yang di bangun.



Editor : Tim Redaksi


INFONEWS - Dalam menjalin komunikasi di tengah masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus berupaya untuk memberikan pemberdayaan kepada warga binaan yang berada di wilayahnya.


Seperti yang di lakukan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serka Sopiandi lakukan kegiatan menyambangi tukang Wan Teteu yang tengah mengerjakan sped boat di muara Siberut, Jumat (10/4/2026).


Pada kesempatan itu, Babinsa memberikan motivasi kepada tukang serta saling sharing terkait pekerjaan yang tengah di lakukan yakni mengerjakan sped boat dalam kondisi parkir di muara.


"Mengerjakan sesuatu yang menjadi sebuah pendapatan harus optimis, sehingga memberikan berkah kepada keluarga" tutur Babinsa saat komsos dengan tukang.


Selain itu kegiatan sambang yang di lakukan Babinsa dengan seorang tukang juga terjalin silahturahmi yang baik dalam membangun komunikasi


Editor : Tim Redaksi


Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.