Latest Post

Bicarakan pembangunan jembatan Kalawi Limau Manis, Anggota DPRD Kota Padang Rafdi/Ketua F PKS DPRD Padang laksanakan pertemuan Zigo Rolanda anggota DPR RI yang sudah memperjuangkan jembatan ini. Terima kasih juga supportnya Pak Iqra Chissa Wakil Ketua DPRD /Ketua DPD Golkar Padang dan Uda Helmi Musim anggota DPRD Kota Padang dari Partai Golkar.

INFONEWS - Kondisi Jembatan Kalawi di Jalan Koto Panjang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang yang kondisinya memprihatinkan. Hampir seluruh lantai jembatan yang terbuat dari plat besi sudah banyak yang terlepas, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.


Jembatan yang berada di RW 7 Kelurahan Limau Manis ini merupakan akses vital bagi masyarakat. Selain sebagai jalur alternatif menuju Kampus Universitas Andalas (Unand) dan pusat kota, jembatan juga digunakan untuk distribusi hasil pertanian, akses ke rumah sakit, serta jalur penghubung antara Kenagarian Pauh dengan Limau Manis.

Anggota DPRD Kota Padang Rafdi,ST.,menyampaikan beberapa waktu lalu, kami bersama PUPR Kota Padang, berkoordinasi terkait kendala lapangan untuk design rencana peningkatan pembangunan kembali jembatan Kalawi Limau Manis

Kami secara pribadi sangat berterima kasih kepada Pak Zigo Rolanda anggota DPR RI yang sudah memperjuangkan jembatan ini. Terima kasih juga supportnya Pak Iqra Chissa Wakil Ketua DPRD Sumbar dan Uda Helmi Musim anggota DPRD Kota Padang dari Partai Golkar. Kami sudah melakukan pertemuan bersama pada tanggal 3 Maret 2026 kemarin.

"Sekali lagi, kita berterima kasih kepada Bapak Zigo Rolando yang sudah menginisiasi pembangunan jembatan Kalawi Kurahan Limau Manis Kecamatan Pauh. Saat ini sedang dalam tahap design.InsyaAllah kita akan segera berkoordinasi dengan BPJN, "ungkap Rafdi Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang, anggota dewan dari dari pemilihan (Dapil) III Pauh Lubuk Kilangan ini, Sabtu (4/4/2026) saat  dihubungi media ini melalui via WhatsApp.

"Pada tahap ini, tentu design harus tepat agar secara konstruksi bisa tepat dan masyarakat bisa menerima terkait pemanfaatan lahan.Kami membantu mengkoordinasikan dengan seluruh stakeholder.Termasuk dengan BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional).Sesuai kordinasi dengan Pak Zigo, Pak Iqra dan Pak Helmi Musim," ujarnya.

Sebelumnya tanggal 9 Oktober 2025, Pak Zigo dan pak wali sudah melaunching rencana pembangunan jembatan Kalawi ini.Jembatan ini menghubungkan masyarakat Limau Manis dengan kampus Unand Limau Manis."Kita berharap bisa terealisasi karena akan meluaskan akses masyarakat dengan pusat- pusat ekonomi,"pungkasnya.

Sebelumnya, baru - baru ini Wakil Ketua DPRD Sumbar, Iqra Chissa, meninjau langsung kondisi jembatan tersebut. Ia menegaskan, pembangunan ulang jembatan sangat mendesak mengingat fungsinya yang strategis bagi warga sekitar.

“Untuk merevitalisasi jembatan ini dibutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Melihat keterbatasan APBD provinsi dan kota, jumlah itu memang cukup besar. Karena itu, kami akan mengupayakan agar pembangunan jembatan ini bisa dibiayai melalui APBN. Kita berharap pembangunan ini bisa direalisasikan pada 2026 atau 2027, " pungkasnya. (bim).


Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd., 

INFONEWS-Pemerintah pusat sebelumnya menetapkan skema kerja hybrid, termasuk work from home (WFH) aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat, dengan tetap menekankan agar pelayanan publik tidak terganggu.


Kebijakan ini diharapkan mampu menekan konsumsi energi dari sektor transportasi dan operasional perkantoran.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan bahwa penerapan WFH harus disertai aturan yang jelas serta pengawasan yang ketat agar tidak disalahgunakan.

"Muharlion mengingatkan potensi penyalahgunaan kebijakan work from home (WFH) aparatur sipil negara (ASN) yang jatuh pada hari Jumat sebagai ajang libur panjang," ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan agar aparatur sipil negara tetap bekerja secara profesional meski tidak berkantor demi menjaga kelancaran pelayanan masyarakat.

Ya, tentu harus jelas. WFH itu kan bekerja dari rumah, jadi harus dipastikan ada SOP-nya. Mulai dari jam kerja, target harian, sampai indikator kinerjanya harus terukur.

Ia menekankan bahwa tidak semua instansi bisa menerapkan WFH, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik seperti sektor kesehatan.

“Yang pelayanan publik itu tentu tidak bisa sembarangan. Jangan sampai kebijakan ini justru mengganggu pelayanan ke masyarakat.Karena itu, penerapan kebijakan ini harus selektif sesuai dengan karakteristik tugas masing-masing instansi,"tegasnya.

Muharlion juga mengingatkan agar kebijakan WFH tidak dimanfaatkan sebagai celah untuk kepentingan di luar pekerjaan, terutama dengan skema WFH setiap hari Jumat yang berpotensi dianggap sebagai long weekend.

“Jangan sampai WFH ini dijadikan momen lain. Sebenarnya ini hanya memindahkan tempat kerja saja, dari kantor ke rumah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan dapat dilakukan melalui sistem presensi yang jelas, mulai dari absensi pagi hingga laporan kinerja harian ASN.

Mulai dari absen pagi jam 08.00 atau sebelumnya, kemudian aktivitas kerjanya harus jelas. Karena setiap pegawai kan sudah punya beban kerja dan indikator kinerja masing-masing.

Terkait kemungkinan adanya sanksi bagi ASN yang melanggar aturan WFH, Muharlion mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

“Sekarang kita belum lihat regulasinya secara detail. Nanti kita minta dari BKPSDM atau bagian hukum seperti apa juknisnya. Yang jelas, DPRD akan melakukan pengawasan terhadap kebijakan ini. Pengawasan DPRD akan difokuskan pada implementasi kebijakan di daerah agar tidak menimbulkan persoalan baru," ujarnya.

Muharlion menilai kebijakan WFH tetap bisa diterapkan di Kota Padang, meski dampaknya terhadap penghematan energi perlu dikaji lebih lanjut.

“Kalau memang itu kebijakan pemerintah pusat dan tujuannya untuk penghematan, tentu harus dijalankan. Tapi yang paling penting, pelayanan jangan sampai terganggu dan kinerja tetap terjaga,”pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Padang melalui Plh Kepala BKPSDM Tarmizi menyebutkan pihaknya masih akan membahas teknis pelaksanaan WFH di tingkat daerah.

“Karena berlaku Jumat dan bertepatan dengan tanggal merah, jadi teknisnya akan dibahas terlebih dahulu,” ungkapnya. (*)

 

INFONEWS-Pada masa libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Jumat Agung dan Hari Raya Paskah pada Jumat (3/4), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 23.376 tempat duduk untuk layanan perjalanan kereta api selama periode 3 hingga 5 April 2026. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa meskipun masa Angkutan Lebaran Tahun 2026 telah usai, Divre II Sumbar terus berupaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Sumatera Barat dengan mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie-BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima-Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayutanam-Padang.

KA Pariaman Ekspres yang melayani 10 perjalanan setiap harinya beroperasi pada lintas Pauh Lima-Padang-Pariaman-Naras dengan tarif tiket Rp5.000. Layanan ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat dan wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi unggulan seperti Pantai Gandoriah Pariaman.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres menjalani 12 perjalanan per hari pada rute Bandara Internasional Minangkabau (BIM)-Stasiun Pulau Aie dengan harga tiket Rp10.000. Selain menunjang konektivitas bandara, kereta ini juga menghadirkan nilai tambah melalui program tiket rombongan edukatif yang ramah bagi pelajar.

Adapun KA Lembah Anai yang melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam-Padang menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam yang hijau dan menyejukkan, sehingga memberikan kenyamanan tersendiri bagi para penumpang.

“Pengoperasian ketiga kereta api lokal tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterhubungan antardaerah di Sumatera Barat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat” kata Reza.

Ia menambahkan, dengan tarif yang terjangkau serta fasilitas yang memadai, kereta api menjadi sarana transportasi yang ideal bagi masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati kekayaan alam dan budaya Minangkabau secara aman dan nyaman.

“Tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan” ujar Reza.

Reza juga mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi Access by KAI, guna menghindari potensi penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dengan jadwal perjalanan yang andal dan terencana, KAI memastikan setiap pelanggan dapat menikmati layanan transportasi yang aman, tertib, dan menyenangkan selama masa libur panjang ini.

“KAI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari aspek ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Penyesuaian kapasitas dan pola operasi juga kami lakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada momen long weekend,” tutup Reza.(*)


INFONEWS 

Perjuangan tak kenal lelah membuahkan hasil. PSP Padang (Pandeka Minang) sukses keluar sebagai juara usai mengalahkan PSPP dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan laga final Liga 4 Sumatera Barat (Sumbar) musim 2025/2026 yang digelar di Stadion Utama Sumbar, Padang Pariaman, Kamis (2/4/2026).

Keberhasilan ini tak lepas dari tangan dingin Ketua Ketua Umum PSP Padang Amril Amin "Aciak”, Anggota DPRD Padang Padang didampingi Ketua Harian Osman Ayub Wakil Ketua DPRD Kota Padang, pelatih Joni Efendi serta dukungan penuh  Wali Kota Padang Fadly Amran.




Laga turut disaksikan langsung Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua Askot PSSI Kota Padang Mastilizal Aye (Wakil Ketua DPRD Kota Padang), Ketua Harian PSP Padang Osman Ayub (Wakil Ketua DPRD Kota Padang).


Kemenangan ini memastikan PSP Padang keluar sebagai juara Liga 4 Sumbar 2025/2026 setelah melalui laga final penuh drama dan tensi tinggi.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga babak tambahan waktu 2 x 15 menit (extra time). Kedua tim saling kejar gol sebelum PSP memastikan kemenangan dramatis.

PSPP akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-26 melalui aksi individu Jimmy Trian Brother. Memanfaatkan bola lambung dari lini tengah, ia lolos dari kawalan bek dan dengan cerdik melepaskan lob melewati kiper Rafiq Effendi. Skor berubah 0-1 untuk PSPP.Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-1 untuk keunggulan PSPP.

Memasuki babak kedua.Tekanan PSP akhirnya berbuah hasil pada menit ke-56. Kaka Muhammad Sheva sukses mencetak gol penyama setelah mencocor bola di depan gawang. Skor menjadi 1-1.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 dan laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Pada babak tambahan waktu, PSPP kembali unggul melalui sundulan Januardi Rahmad Dwi Ananda memanfaatkan sepak pojok. Skor berubah menjadi 1-2.PSP merespons cepat. Kapten tim PSP, Agung Wijaksono, sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-105 dan menyamakan skor menjadi 2-2.

Lepas jeda extra time, PSP langsung berbalik unggul. Carel Syadef kembali menjadi aktor penting setelah mencetak gol pada menit ke-106 melalui aksi individu di dalam kotak penalti. Skor berubah 3-2 untuk PSP.

PSPP berusaha mengejar ketertinggalan. Babak kedua tambahan waktu tuntas, peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan PSP Padang.

Sebelumnya, Ketua Umum PSP, Amril "Aciak" Amin didampingi Ketua Harian Osman Ayub mengatakan bahwa kesebelasan PSP Padang dalam kondisi siap tempur.Seluruh pemain dalam kondisi baik dan siap mengikuti laga.

Amril Amin menyebut, PSP Padang dipastikan memulai Liga 4 Sumbar pada awal Januari 2026. Perjuangan tak kenal lelah itu nantinya diharapkan akan membawa PSP Padang kembali ke kasta sepakbola tertinggi.(bim/*)




INFONEWS,Sijunjung – Polres Sijunjung menggelar kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi bersama ormas, OKP, mahasiswa, dan awak media se-Kabupaten Sijunjung, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Kapolres menyampaikan bahwa Halal Bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Peran ormas, OKP, mahasiswa, dan media sangat penting dalam menjaga keamanan dan persatuan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan dialog terbuka serta pemberian doorprize umrah gratis kepada Fauzan Azmi dan Cendri Febri.

Kegiatan berlangsung hangat dan diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Polres dan masyarakat.(Danus)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat pertumbuhan jumlah pengguna kereta api lokal selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan data per 1 April 2026 pukul 23.59 WIB, sejak 11 Maret 2026 tercatat sebanyak 153.206 pelanggan telah memanfaatkan layanan kereta api lokal di wilayah Divre II Sumbar. Jumlah tersebut meningkat sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, yang tercatat sebanyak 137.936 pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang semakin andal.

Pergerakan penumpang tertinggi, baik kedatangan maupun keberangkatan, masih didominasi oleh Stasiun Padang. Adapun rincian volume penumpang selama masa Angkutan Lebaran adalah sebagai berikut:

Kedatangan Penumpang:
- Stasiun Padang: 40.616 penumpang
- Stasiun Pariaman: 28.817 penumpang
- Stasiun Air Tawar: 12.687 penumpang
- Stasiun BIM: 10.158 penumpang
- Stasiun Naras: 9.626 penumpang

Keberangkatan Penumpang:
- Stasiun Padang: 40.299 penumpang
- Stasiun Pariaman: 25.985 penumpang
- Stasiun Air Tawar: 14.310 penumpang
- Stasiun BIM: 10.389 penumpang
- Stasiun Lubuk Alung: 9.284 penumpang

Secara nasional, Stasiun Padang juga tercatat sebagai stasiun tujuan favorit kedua untuk layanan kereta api lokal dengan jumlah 40.616 penumpang. Pada sisi keberangkatan, Stasiun Padang juga menempati posisi kedua dengan total 40.299 penumpang.

“Lonjakan volume penumpang tertinggi terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026, dengan jumlah penumpang berangkat berkisar antara 10.000 hingga 10.300 orang per hari,” ujar Reza.

Sebagian besar pelanggan memanfaatkan layanan kereta api untuk keperluan liburan dan wisata, terutama menuju kawasan pantai di Kota Pariaman dengan KA Pariaman Ekspres. Hingga saat ini, total penjualan tiket KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras selama masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 107.783 tiket.

Selain mendukung sektor pariwisata, KA Pariaman Ekspres juga menjadi sarana transportasi andalan bagi masyarakat yang beraktivitas bekerja maupun berdagang di wilayah yang dilintasinya.

Dalam rangka meningkatkan kemudahan akses layanan, KAI menyediakan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Tiket dapat dibeli mulai H-7 sebelum keberangkatan dengan ketentuan maksimal 10 tiket dalam satu kode booking.

Reza juga mengingatkan masyarakat agar hanya melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun (go show maksimal 3 jam sebelum keberangkatan selama tiket masih tersedia), guna menghindari penipuan serta menjamin keabsahan tiket.

Secara umum, penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre II Sumbar berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Seluruh perjalanan kereta api dapat dijalankan dengan baik serta tetap mengedepankan aspek keselamatan dan ketepatan waktu.

Guna mendukung kelancaran operasional, KAI Divre II Sumbar telah mengoptimalkan seluruh sumber daya, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana, maupun prasarana.

Petugas operasional seperti masinis dan asisten masinis menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Sementara itu, petugas frontliner seperti kondektur, petugas ticketing, dan customer service turut memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan, KAI Divre II Sumbar juga menyiagakan personel tambahan, termasuk petugas penjaga pintu perlintasan ekstra serta petugas daerah pemantauan khusus. Selain itu, Alat Material untuk Siaga (AMUS) juga disiapkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan seperti banjir, longsor, maupun kerusakan jalur.

Pada aspek keamanan dan ketertiban, KAI bekerja sama dengan aparat setempat serta menyiapkan total 196 personel pengamanan yang terdiri dari 24 Polsuska, 119 petugas security, 3 Babin Polsuska, serta dukungan 50 personel TNI/Polri.

KAI juga secara konsisten melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan, meningkatkan pengawasan di perlintasan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sekitar.

KAI Divre II Sumbar akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan guna menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin aman, nyaman, dan terpercaya bagi seluruh pelanggan.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi pelanggan. Kami berharap layanan yang semakin baik ini dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat,” tutup Reza.(*)

 


INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat kinerja operasional yang sangat baik selama masa Angkutan Lebaran 2026, khususnya dalam hal ketepatan waktu perjalanan kereta api.

Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan (On Time Departure/OTD) kereta api lokal mencapai 100 persen, melampaui target yang telah ditetapkan sebesar 99,24 persen.

Sementara itu, tingkat ketepatan waktu kedatangan (On Time Arrival/OTA) kereta api lokal juga mencapai 100 persen, melebihi target sebesar 97,00 persen.

Capaian ini menunjukkan komitmen KAI Divre II Sumbar dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, khususnya dalam menghadirkan perjalanan yang tepat waktu, aman, dan nyaman selama periode angkutan Lebaran.

Ketepatan waktu menjadi salah satu keunggulan utama transportasi kereta api yang bebas dari kemacetan, sehingga menjadi pilihan favorit masyarakat, khususnya pada masa mudik Lebaran.

Selain menjaga ketepatan waktu, KAI Divre II Sumbar juga terus memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan tetap terjaga secara optimal.

Dengan capaian ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api sebagai moda transportasi yang andal dan terpercaya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh insan KAI dalam menjaga kualitas layanan selama masa angkutan Lebaran.

“Capaian ketepatan waktu 100 persen ini menjadi bukti komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kami terus berupaya menjaga disiplin operasional, meningkatkan kewaspadaan, serta memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Reza.

Ia juga menambahkan bahwa KAI Divre II Sumbar akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan guna mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja di masa mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang telah diberikan, serta mengajak masyarakat untuk terus menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi yang selamat, nyaman, dan tepat waktu” tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.