Latest Post

 

INFONEWS-Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan insan KAI dari lintas unit kerja. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba tarik lokomotif yang dilaksanakan di Balai Yasa Padang, Selasa (18/8).

Berbeda dari lomba tarik tambang pada umumnya, kali ini insan KAI Divre II Sumbar ditantang untuk menarik lokomotif jenis BB 203 dengan bobot sekitar 42 ton sejauh 10 meter hingga garis finish.

Sebanyak enam tim mengikuti perlombaan tersebut. Setiap tim terdiri dari 12 orang yang secara bersama-sama menarik lokomotif menggunakan tali yang telah dipasang pada lokomotif. Perlombaan menggunakan sistem adu cepat, di mana tim yang mampu menarik lokomotif dari garis start hingga garis finish dalam waktu tercepat ditetapkan sebagai pemenang.

Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya mengatakan lomba tarik lokomotif menjadi salah satu cara kreatif untuk membangun kebersamaan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi insan KAI.

“Kegiatan ini memang kita kemas dalam suasana yang santai dan menyenangkan, tetapi di balik itu ada pesan yang ingin kita bangun, yaitu kebersamaan, kekompakan, komunikasi, dan kolaborasi. Menarik lokomotif dengan bobot 42 ton tentu bukan pekerjaan yang mudah. Kalau hanya mengandalkan kekuatan satu atau dua orang, tentu tidak akan bergerak,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, kondisi tersebut menjadi gambaran sederhana mengenai pentingnya kolaborasi dalam menjalankan operasional perkeretaapian.

“Begitu juga dalam pekerjaan kita sehari-hari. Tidak ada satu unit yang bisa bekerja sendiri. Ada yang mengurusi sarana, prasarana, operasi, pelayanan, keamanan, komersial, hingga kehumasan. Semuanya mempunyai peran masing-masing dan harus saling mendukung. Kalau komunikasi dan koordinasi berjalan baik, pekerjaan yang berat akan menjadi lebih ringan,” katanya.

Lutfi menilai kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi pegawai untuk saling mengenal lebih dekat, khususnya insan KAI dari berbagai unit kerja.

“Kita ingin seluruh insan KAI di Divre II Sumbar tidak hanya bekerja sebagai satu organisasi, tetapi juga merasa sebagai satu keluarga besar. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi teman-teman untuk berinteraksi di luar rutinitas pekerjaan, saling mengenal, dan membangun chemistry yang lebih baik,” ungkap Lutfi.

Ia menambahkan bahwa suasana kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan kerja.

“Kita ingin suasana kerja di KAI Divre II Sumbar semakin positif. Pegawai bekerja dengan penuh semangat, tetapi tetap bisa menikmati kebersamaan. Karena ketika hubungan antarkaryawan semakin baik, komunikasi juga semakin mudah dan pada akhirnya akan mendukung pekerjaan serta pelayanan kepada pelanggan,” jelasnya.

Menurut Lutfi, pemilihan lokomotif sebagai objek perlombaan juga memiliki makna tersendiri. Lokomotif merupakan salah satu bagian penting dalam perjalanan kereta api, sehingga kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pegawai untuk lebih dekat dengan lingkungan kerja dan sarana perkeretaapian.

“Hari ini lokomotif bukan kita minta untuk menarik kereta, tetapi justru kita yang menarik lokomotif. Ini tentu menjadi pengalaman yang cukup unik dan mudah-mudahan menjadi cerita yang menyenangkan bagi seluruh peserta. Tetapi yang paling penting, kita bisa mengambil pelajaran bahwa lokomotif seberat apa pun bisa kita gerakkan kalau dilakukan secara bersama-sama,” tutur Lutfi.

Ia juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan sportivitas.

“Saya mengapresiasi seluruh peserta yang sudah ikut meramaikan kegiatan ini. Tidak ada yang perlu terlalu serius mengejar kemenangan. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menikmati prosesnya, menjaga sportivitas, dan membangun kebersamaan. Menang itu bonus, kebersamaan adalah tujuan utamanya,” kata Lutfi.

Salah seorang peserta, Ari Sanjaya, mengaku antusias mengikuti lomba tarik lokomotif karena memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan perlombaan pada umumnya.

“Yang paling berat saat awal menarik, karena lokomotif masih dalam posisi diam. Di situ sangat dibutuhkan kekompakan tim, mulai dari tenaga, tumpuan kaki, sampai aba-aba agar tarikan bisa dilakukan secara bersamaan. Setelah lokomotif mulai bergerak, tarikan terasa lebih ringan,” ungkap Ari.

Dalam perlombaan tersebut, Tim Kolaboratif berhasil menjadi pemenang. Tim ini diperkuat oleh Gema Fauzani Aprimarza, Najiburrahman, Syafrizon, Yoga Syafriadi, Ari Sanjaya, Nofrizal Hasan, Yusuf Hendryan, Rivo Dinata, Ade Nofendri Yamalta, Azwirman, Feri Gunawan, dan Rahadi Fareza.

Selain lomba tarik lokomotif, KAI Divre II Sumbar juga menggelar berbagai perlombaan tradisional lainnya, di antaranya balap kelereng, balap karung, estafet tepung, dan gantung keranjang. Berbagai perlombaan tersebut berlangsung meriah dengan dukungan para peserta dan suporter dari berbagai unit kerja.

Kepala KAI Divre II Sumbar mengatakan rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan semangat positif bagi seluruh insan KAI.

“Kita ingin semangat kemerdekaan ini tidak hanya kita rayakan dengan perlombaan, tetapi juga kita implementasikan dalam pekerjaan. Semangat untuk terus bergerak maju, tidak mudah menyerah, saling membantu, dan memberikan yang terbaik harus terus kita bawa dalam menjalankan tugas,” ujar Lutfi.

“Saya berharap setelah kegiatan ini selesai, semangat kebersamaan teman-teman juga semakin kuat. Kita kembali ke unit masing-masing dengan energi baru, komunikasi yang lebih baik, dan kolaborasi yang semakin solid. Karena pada akhirnya, yang kita kerjakan adalah satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Humasda KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan rangkaian perlombaan menjadi sarana memperkuat engagement dan membangun suasana kerja yang positif di lingkungan perusahaan.

“Lomba tarik lokomotif ini memiliki pesan yang sangat kuat. Untuk menggerakkan sesuatu yang berat, kita membutuhkan kekuatan bersama, komunikasi, dan koordinasi. Nilai tersebut juga menjadi bagian penting dalam pekerjaan kita sehari-hari,” ujar Reza.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi insan KAI untuk sejenak melepas rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat silaturahmi antarkaryawan.

KAI Divre II Sumbar berharap rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat semakin memperkuat soliditas, kolaborasi, komunikasi, dan semangat kekeluargaan seluruh insan perusahaan.

“Kalau lokomotif 42 ton saja bisa kita gerakkan bersama, tentu tantangan pekerjaan juga harus kita hadapi bersama. Mari terus bergerak maju, saling menguatkan, dan memberikan yang terbaik untuk KAI serta masyarakat,” tutup Lutfi.(*)

 

INFONEWS-Sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH., mengikuti mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kuranji, Senin dini hari (17/8/2026).

Kegiatan itu dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran. Selain Mastilizal Aye, hadir juga Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Ferry Adianto, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Perwakilan Kejaksaan Negeri Padang dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Mastilizal Aye menegaskan ketika diwawancarai awak media, Selasa, 18 Agustus 2026 mengharapkan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci bukan sekedar sereminial belaka mengingat jasa-jasa pahlawan dan pejuang kemerdekaan.

"Bagi saya ini sekaligus ziarah, karena di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kuranji ini juga dimakamkan ayah saya. Tapi ingin mendorong semua pihak, terutama Pemko Padang untuk memperhatikan anak-anak pahlawan dan penjuang kemerdekaan yang sedang mengalami kesusahan," kata politisi Partai Gerindra ini.

Dikatakannya, perhatian itu sebenarnya bukan saja bagi Pemko, tetapi semua pihak, termasuk para pengusaha dan anggota dewan itu sendiri.

"Kita merasa miris, masih ada anak kurang mampu yang tidak melanjutkan pendidikannya karena ketiadaan biaya. Ini masalah kita bersama yang harus kita pikirkan," cakapnya.

Semua pihak, kata pria yang akrab disapa Aye ini, juga harus mengisi kemerdekaan ini sesuai yang diperjuangkan para pahlawan dan para pejuang kemerdekaan.

"Jangan ada lagi pungli dan parkir liar, misalnya. Jangan ada lagi lalai dalam pelayanan. Kita harus bekerja maksimal sesuai profesi kita masing-masing untuk membangun Indonesia," cakap alumnus SMA Negeri 5 Padang ini

Bagi Aye, kemerdekaan itu harus di nikmati oleh semua anak bangsa, jangan ada lagi masyarakat miskin tidak bisa berobat, jangan ada lagi anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah, jangan ada lagi orang tua tinggal digubuk yang tidak layak, jangan ada lagi atlet berprestasi yg tidak dihargai dan berhenti berprestasi karena tidak ada biaya.

"Jangan ada lagi warga yg tidak nyaman hidup di negri ini, karena dipalak ketika parkir, dipakuk katika bayar makanan, dijamret karena sedang berkendaraan, jangan ada lagi guru tidak nyaman ketika mau kesekolah, jangan ada lagi inrimidasi kepada kepala sekolah dan guru-guru oleh kepala dinas. Karena sesungguhnya kemerdekaan itu, ketenangan katika beraktifitas," kata anak buah Prabowo ini. (*)

 

INFONEWS - Pada setiap tanggal 17 Agustus negara ini merayakan Hari Ulang Tahun Repulik Indonesia (HUT-RI). Tahun 2026 ini, usia NKRI sudah memasuki 81 tahun. Namun apakah rakyat sudah merasakan kemerdekaan itu?

Bagi Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., kemerdekaan itu harus di nikmati oleh semua anak bangsa.

Menurut pria yang akrab disapa Aye ini, jangan ada lagi masyarakat miskin tidak bisa berobat, jangan ada lagi anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah.

"Jangan ada lagi orang tua tinggal digubuk yang tidak layak, jangan ada lagi atlet berprestasi yg tidak dihargai dan berhenti berprestasi karena tidak ada biaya," tegas alumnus SMA Negeri 5 Padang ini melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Selasa, 18 Agustus 2026.

Ditegaskan Aye, jangan ada lagi warga yang tidak nyaman hidup di negri ini, karena dipalak ketika parkir, dipakuk katika bayar makanan, dijamret karena sedang berkendaraan.

Dikatakan politisi Partai Gerindra ini, jangan ada lagi guru tidak nyaman ketika mau kesekolah, jangan ada lagi inrimidasi kepada kepala sekolah dan guru-guru oleh kepala dinas.

"Karena sesungguhnya kemerdekaan itu, ketenangan katika beraktifitas," kata anak buah Prabowo ini. (*)

 

INFONEWS - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung pada 14 hingga 17 Agustus 2026. Dalam periode tersebut, KAI Divre II Sumbar melayani sebanyak 27.432 pelanggan pada berbagai perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat.

Dari total tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan volume pelanggan tertinggi, yakni mencapai 19.702 pelanggan. Jumlah tersebut setara dengan 116,17 persen dibandingkan total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama periode tersebut sebanyak 16.960 tempat duduk.

Capaian volume di atas 100 persen tersebut mencerminkan tingginya perputaran pelanggan pada KA Pariaman Ekspres, mengingat kapasitas tempat duduk merupakan akumulasi kapasitas yang tersedia dalam seluruh perjalanan selama periode 14–17 Agustus 2026, sementara pelanggan dapat menggunakan layanan pada perjalanan yang berbeda. Tingginya volume pelanggan ini sekaligus menunjukkan bahwa KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan selama momentum libur panjang.

Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 4.666 pelanggan, sedangkan KA Minangkabau Ekspres melayani 3.064 pelanggan. Secara keseluruhan, tingginya volume pelanggan menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun memenuhi berbagai kebutuhan perjalanan selama masa liburan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan tingginya volume pelanggan selama momentum kemerdekaan menjadi indikator positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

“Antusiasme masyarakat menggunakan KA Pariaman Ekspres maupun layanan kereta api lainnya selama momentum kemerdekaan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian. Capaian ini tentunya menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” ujar Reza.

Selama periode 14–17 Agustus 2026, Stasiun Padang tercatat sebagai stasiun keberangkatan dengan volume pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 7.307 pelanggan. Selanjutnya, Stasiun Pariaman sebanyak 4.665 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.722 pelanggan, Stasiun Naras 1.602 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung 1.432 pelanggan.

Dari sisi kedatangan, Stasiun Padang juga menjadi stasiun tujuan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yaitu 7.536 pelanggan, disusul Stasiun Pariaman sebanyak 5.001 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.245 pelanggan, Stasiun Naras 1.745 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 1.357 pelanggan.

Untuk mendukung tingginya mobilitas masyarakat tersebut, KAI Divre II Sumbar memastikan kesiapan seluruh aspek operasional melalui pemeriksaan sarana dan prasarana, penguatan pengawasan perjalanan kereta api, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan di stasiun maupun selama perjalanan.

KAI Divre II Sumbar juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama selama momentum libur panjang. Petugas secara rutin melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana, pemantauan perjalanan kereta api, serta sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang.

KAI mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang dengan berhenti, melihat, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas, serta memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api. Masyarakat juga diminta untuk tidak berjalan, bermain, maupun melakukan aktivitas lainnya di jalur rel karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan perjalanan kereta api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan perkeretaapian. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari disiplin mematuhi aturan di perlintasan dan tidak beraktivitas di jalur rel, sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat sampai tujuan,” tutup Reza.(*)

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat berkolaborasi dengan Komunitas Pecinta Kereta Api menggelar sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Padang dan Stasiun Tabing serta di atas KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras dan KA Lembah Anai relasi Kayutanam-Padang, Selasa (18/8).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen, perwakilan frontliner, serta komunitas pecinta kereta api dan transportasi, di antaranya Komunitas Sumatrain, Indonesian Railway Preservation Society (IRPS), KPKD2SB, RFD2SB, dan Transport for Padang.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan kesadaran pelanggan sekaligus membangun lingkungan transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk pelecehan seksual, baik di area stasiun maupun selama perjalanan kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, edukasi disampaikan secara langsung kepada pelanggan melalui pengeras suara, pembentangan spanduk dan poster imbauan, pembagian souvenir, serta penandatanganan petisi sebagai bentuk dukungan bersama dalam mengecam dan mencegah segala bentuk tindakan pelecehan seksual di lingkungan transportasi publik.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya mengatakan, upaya menciptakan transportasi publik yang aman membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya petugas KAI, tetapi juga pelanggan dan komunitas.

“Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual ini merupakan bukti nyata keterlibatan bersama dalam menciptakan ruang transportasi publik yang aman dan inklusif. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menghormati, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual,” ujar Lutfi.

Sementara itu, Kepala Humasda KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa edukasi mengenai pencegahan pelecehan seksual perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk komunitas pelanggan dan pecinta kereta api.

“Transportasi publik merupakan ruang bersama yang harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa pun. Karena itu, pencegahan pelecehan seksual bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan keberanian seluruh pengguna jasa. Melalui kolaborasi dengan komunitas, kami ingin pesan ini semakin luas tersampaikan dan mendorong pelanggan untuk berani bertindak serta melaporkan apabila menemukan indikasi pelecehan seksual,” ujar Reza.

Wakil Ketua Railfans Sumatrain, Gilang Fernando, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan bersama KAI Divre II Sumbar. Menurutnya, komunitas pecinta kereta api tidak hanya berperan dalam mendukung perkembangan perkeretaapian, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan transportasi yang aman.

“Kami mewakili dari komunitas Sumatrain dan komunitas lainnya sangat mendukung kegiatan ini. Sebagai pengguna sekaligus bagian dari komunitas yang dekat dengan dunia perkeretaapian, kami ingin turut mengedukasi masyarakat bahwa pelecehan seksual tidak boleh dianggap sebagai hal biasa. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menjaga, menghormati, dan berani melapor apabila melihat atau mengalami tindakan pelecehan seksual,” ujar Nando.

KAI mengimbau seluruh pelanggan agar aktif menjaga keamanan bersama dan segera melapor apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan pelecehan seksual. Laporan dapat disampaikan kepada petugas stasiun, kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), maupun melalui layanan KAI 121 dan kanal media sosial resmi KAI.

KAI juga menegaskan bahwa pelanggan yang terbukti melakukan tindakan pelecehan seksual akan mendapatkan sanksi tegas, termasuk blacklist dari layanan KAI. Penerapan sanksi tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pengguna jasa sekaligus menciptakan efek jera bagi pelaku.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, KAI Divre II Sumbar berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan pelecehan seksual semakin meningkat. Dengan kolaborasi antara KAI, komunitas, petugas, dan pelanggan, transportasi kereta api di Sumatera Barat diharapkan senantiasa menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Buya Iskandar membuktikan dirinya memberikan support bagi atlet penyandang disabilitas yang akan berlaga pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026.

Hal itu tampak di acara audiensi Wali Kota Padang Fadly Amran dengan orang tua atlet penyandang disabilitas yang akan berlaga pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (17/8/2026).

Pada kesempatan itu mewakili rombongan, Buya Iskandar menyampaikan kontingen Sumbar dijadwalkan membawa 27 atlet ke Pesonas, dengan 10 atlet diantaranya berasal dari Kota Padang yang merupakan peraih medali emas dalam ajang Pekan Special Olympics Daerah (PeSODa) Sumbar 2024.

Ia menjelaskan, Pesonas merupakan ajang kompetisi bagi penyandang disabilitas intelektual yang diselenggarakan oleh Special Olympics Indonesia (SOIna).

“Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pesonas terdiri dari atletik, bulutangkis, tenis meja, sepak bola, renang, bola basket, serta bocce, futsal, senam ritmik, bola tangan, hingga bola voli, dan tari daerah," katanya.

Kejuaraan ini sekaligus menjadi momentum strategis untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia menuju Special Olympics World Games di Santiago, Chile, pada 2027.

Kompetisi ini juga dirangkai dengan Kongres Nasional Keluarga dan Pemuda SOIna, pelatihan kepemimpinan atlet, serta jaringan dukungan keluarga, seni budaya, dan gerakan revolusi inklusi," cakapnya. (*)

 

INFONEWSKetua DPRD Kota Padang Muharlion mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi norma dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Imbauan tersebut disampaikan Muharlion usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Balaikota Padang, kawasan Aia Pacah, Senin (17/8/2026).

Muharlion mengatakan, semangat kemerdekaan hendaknya diwujudkan melalui berbagai kegiatan hiburan dan pesta rakyat yang tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, serta nilai-nilai yang berlaku di tengah masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan hiburan malam, khususnya pertunjukan orgen tunggal. Muharlion meminta agar waktu pelaksanaannya dibatasi dan tidak berlangsung hingga dini hari atau waktu subuh.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga etika dan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam setiap kegiatan perayaan kemerdekaan.

“Silakan masyarakat memeriahkan HUT Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan hiburan, tetapi tetap menjaga ketertiban dan norma yang berlaku,” ujar Muharlion.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi pertunjukan yang mengandung unsur vulgar maupun kegiatan yang dapat mencederai moral dan nilai-nilai masyarakat.

Menurutnya, perayaan HUT RI seharusnya menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menghadirkan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Muharlion berharap seluruh masyarakat Kota Padang dapat bersama-sama menjaga suasana perayaan kemerdekaan agar tetap aman, tertib, dan sesuai dengan nilai budaya serta adat yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.

“Mari kita rayakan kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, aman, tertib, dan bermanfaat bagi lingkungan masing-masing,” pungkasnya.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.