Latest Post

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, khususnya pasca terbitnya surat pemberitahuan penghentian penjagaan perlintasan sebidang oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang.

Mengacu pada regulasi yang berlaku, pengelolaan dan penanganan perlintasan sebidang telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan. Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 92 ayat (3), disebutkan bahwa pembangunan, pengoperasian, perawatan, dan keselamatan perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab pemegang izin atau pihak yang membangun. Selanjutnya pada Pasal 94 ditegaskan bahwa perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin wajib ditutup oleh pemerintah atau pemerintah daerah demi keselamatan.

Sejalan dengan ketentuan tersebut, pengelolaan dan evaluasi terhadap perlintasan sebidang menjadi kewenangan Pemerintah atau Pemerintah Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 114, ditegaskan bahwa setiap pengguna jalan wajib berhenti dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang.

Adapun pengaturan teknis terkait peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 94 Tahun 2018. Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa peningkatan keselamatan dilakukan melalui penjagaan perlintasan, pemasangan palang pintu, serta penyediaan rambu dan alat pengaman lainnya, di mana penjagaan perlintasan merupakan salah satu bentuk pengendalian risiko dan upaya untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa pihaknya mengambil sejumlah langkah antisipatif sebagai bentuk mitigasi risiko, seiring adanya penghentian penjagaan pada 54 titik perlintasan sebidang di wilayah Sumatera Barat oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang.

“Upaya ini kami fokuskan pada peningkatan kewaspadaan operasional serta penguatan edukasi kepada masyarakat guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan” jelas Reza.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan meliputi:
1. Memerintahkan seluruh masinis untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memperbanyak isyarat S35 (semboyan 35) saat melintasi perlintasan sebidang.
2. ⁠Melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar perlintasan terkait perubahan status penjagaan yang berlaku efektif mulai 1 Mei 2026.
3. ⁠Memasang spanduk imbauan keselamatan di beberapa lokasi perlintasan.
4. ⁠Melakukan posko secara berkala di titik-titik perlintasan yang dinilai rawan kecelakaan.
5. ⁠Melakukan koordinasi intensif bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan wilayah Sumatera Barat guna membahas langkah tindak lanjut dan solusi jangka panjang.

Sebelumnya, sebagai upaya menekan kecelakaan di perlintasan sebidang, KAI Divre II Sumbar telah menutup dua perlintasan liar, melaksanakan sosialisasi keselamatan di dua sekolah dan 21 titik perlintasan resmi (dijaga maupun tidak dijaga) serta memasang tiga banner di lokasi rawan kecelakaan.

Selain itu, KAI juga melakukan edukasi langsung kepada masyarakat di sepanjang jalur KA yang disertai program CSR berupa penyediaan sarana olahraga.

Reza menggimbau kepada masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang. “Kami mengingatkan kembali kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan ke kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan sebidang. Disiplin dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. “Kami berharap masyarakat dapat lebih peduli dan tidak terburu-buru saat melintas di perlintasan sebidang, khususnya pada lokasi yang tidak dijaga. Utamakan keselamatan, karena perjalanan kereta api memiliki prioritas utama,” tambahnya.

KAI Divre II Sumbar mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, dengan memastikan kondisi aman sebelum melintas serta selalu mendahulukan perjalanan kereta api. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka perlintasan sebidang ilegal maupun kembali membuka perlintasan yang telah resmi ditutup, karena selain melanggar ketentuan hukum yang berlaku, tindakan tersebut juga sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya mengingat tingginya risiko kecelakaan pada perlintasan tanpa pengamanan.

“Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah/Pemerintah Daerah, Operator, dan masyarakat. KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat,” tutup Reza.(*)

Reses II anggota DPRD Kota Padang H.Hendrizal

INFONEWS-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Dr. Hendrizal, M.Pd, melaksanakan kegiatan reses masa sidang ke II tahun 2025-2026. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 1 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Reses merupakan agenda penting bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Dalam kesempatan ini, Dr. Hendrizal, M.Pd berinteraksi dengan warga setempat untuk mendengarkan berbagai masukan, keluhan, serta harapan terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Padang.

Turut hadir dalam kegiatan reses tersebut adalah Bapak Ramat Saleh, anggota DPR RI pusat. Kehadiran beliau menambah bobot diskusi dan menjadi jembatan komunikasi antara aspirasi masyarakat di tingkat lokal dengan kebijakan di tingkat nasional.

Dr. Hendrizal, M.Pd menyampaikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan dalam rapat-rapat di DPRD Kota Padang.

Beliau berkomitmen untuk terus mengawal setiap usulan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lubuk Begalung khususnya, dan Kota Padang umumnya.

Kegiatan reses berjalan lancar dan interaktif, diwarnai dengan antusiasme warga yang menyampaikan berbagai isu mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kerakyatan. Diharapkan, hasil reses ini dapat menjadi bahan pertimbangan utama dalam perumusan kebijakan yang pro-rakyat.(*)

 


INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Surveillance ke-1 Audit ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) pada Kamis (30/4).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian serta efektivitas implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi sesuai dengan standar ISO 27001:2022. Audit dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan, Assistant Manager IT, Zulfikar beserta jajaran, Auditor dari CBQA Global Indonesia Waniwatining Astuti beserta tim, dan Tim Auditor dari Kantor Pusat KAI, Bandung.

Kepala Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan menegaskan komitmen manajemen dalam menjaga konsistensi penerapan SMKI di seluruh lini kerja. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kelancaran proses audit sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola perusahaan yang andal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Auditor CBQA Global Indonesia, Waniwatining Astuti memaparkan rencana audit (audit plan) yang mencakup ruang lingkup, metodologi, serta tahapan pelaksanaan audit yang akan dilakukan selama kegiatan berlangsung.

Proses audit kemudian dilanjutkan dengan sejumlah tahapan, antara lain observasi area kerja (site tour), verifikasi implementasi Statement of Applicability (SoA), peninjauan pengendalian akses fisik dan logis, serta evaluasi dokumen pendukung seperti Standar Operasional Prosedur (SOP), risk register, dan ruang lingkup aset informasi yang telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil pelaksanaan audit, tidak ditemukan temuan yang bersifat minor atau mayor (zero findings) di wilayah Divre II Sumbar. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi telah berjalan secara efektif dan sesuai dengan persyaratan standar ISO 27001:2022.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap standar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. “Keamanan data merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan pelanggan. Dengan sistem yang terkelola dengan baik, kami memastikan bahwa seluruh informasi pelanggan terlindungi, sehingga layanan yang kami berikan dapat semakin aman, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan,” ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Divre II Sumbar dalam menjaga keamanan informasi perusahaan, sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap layanan KAI yang aman dan andal.

“Melalui kegiatan surveillance ini, Divre II Sumbar diharapkan dapat terus mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022, meningkatkan efektivitas pengelolaan keamanan informasi, serta mendorong budaya kerja yang adaptif terhadap tantangan keamanan digital di masa mendatang” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat pertumbuhan positif pada volume pelanggan KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam selama Triwulan I hingga akhir April 2026. Peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa transportasi kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan wisata.

Selama periode Januari hingga April 2026, volume pelanggan KA Lembah Anai mencapai 78.379 pelanggan, atau meningkat 128 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yakni 34.348 pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan bahwa peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau.

“Peningkatan volume pelanggan KA Lembah Anai pada awal tahun ini menjadi indikator positif bahwa masyarakat semakin percaya dan memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman dan nyaman,” ujar Reza.

Menurut Reza, meningkatnya jumlah pelanggan tidak terlepas dari berbagai peningkatan layanan yang dilakukan KAI, salah satunya melalui perubahan relasi perjalanan KA Lembah Anai yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2026, dari sebelumnya melayani rute Kayutanam–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi Kayutanam–Padang.

Perubahan tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas masyarakat menuju pusat Kota Padang sekaligus memberikan akses transportasi yang lebih mudah dan efisien.

Selain itu, kapasitas angkut KA Lembah Anai juga ditingkatkan secara signifikan, dari sebelumnya 78 tempat duduk menjadi 192 tempat duduk. Dengan kapasitas baru ini, KA Lembah Anai kini mampu melayani lebih banyak pelanggan setiap harinya.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat, KA Lembah Anai melayani 6 perjalanan setiap hari untuk masing-masing arah, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan untuk kebutuhan bekerja, sekolah, maupun wisata.

“Pengembangan layanan KA Lembah Anai merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan transportasi publik yang semakin mudah diakses, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kereta api menjadi solusi perjalanan yang praktis, bebas macet, dan memiliki waktu tempuh yang pasti,” tambah Reza.

Kemudahan layanan juga semakin dirasakan pelanggan melalui pemesanan tiket yang dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi Access by KAI, dengan jadwal keberangkatan yang konsisten dan proses pemesanan yang praktis.

Dari sisi tarif, KAI Divre II Sumatera Barat tetap menghadirkan harga yang terjangkau bagi masyarakat, yakni Rp3.000 untuk relasi Padang–Duku dan Rp5.000 untuk relasi Padang–Kayutanam. Tarif ini diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin beralih menggunakan transportasi massal yang ekonomis dan ramah lingkungan.

KAI Divre II Sumbar juga terus melakukan berbagai perbaikan layanan, mulai dari peningkatan kebersihan sarana, peningkatan keandalan operasional, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan KA Lembah Anai sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, dan bebas macet. KAI akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” tutup Reza.

Informasi lengkap terkait jadwal perjalanan dan pemesanan tiket KA Lembah Anai dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI.(*)

 

INFONEWS-Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Muhammad Fautiaz Fauzi, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pendidikan karakter dan pelestarian budaya di tingkat sekolah dasar. Melalui dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir), ia merealisasikan bantuan berupa matras untuk 26 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di Kecamatan Koto Tangah.

Penyerahan bantuan yang dilaksanakan pada Rabu (29/4) ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sarana prasarana olahraga bagi siswa di wilayah tersebut.

Muhammad Fautiaz Fauzi menjelaskan bahwa bantuan matras ini memiliki fungsi yang beragam atau multifungsi bagi sekolah. Namun, fokus utama dari pengadaan sarana ini adalah untuk menunjang latihan silat bagi para murid.

Menurutnya, keberadaan matras yang memadai sangat krusial sebagai permulaan pilot project di Koto Tangah guna memastikan anak-anak dapat berlatih dengan aman dan nyaman tanpa risiko cedera yang berarti.

Lebih lanjut, politisi muda ini menekankan bahwa olahraga silat bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana pembentukan karakter anak bangsa. Program ini dinilai sangat selaras dengan falsafah Minangkabau yang menjunjung tinggi keseimbangan antara ilmu bela diri dan ilmu agama.

Dengan dukungan penuh dari DPRD Kota Padang, khususnya Komisi IV, ia berharap tradisi silat dapat terus dilestarikan dan diwariskan secara turun-temurun kepada generasi mendatang.

Untuk tahap awal ini, sebanyak 26 set  matras (terdiri dari 50 lembar) dibagikan kepada 26 sekolah dasar di Koto Tangah.

Fautiaz menegaskan bahwa ini barulah permulaan, karena ke depannya ia menargetkan seluruh sekolah dasar di kecamatan tersebut akan mendapatkan fasilitas serupa. Ia ingin memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal dalam mendapatkan dukungan sarana olahraga agar pemanfaatan matras ini bisa dirasakan secara merata oleh seluruh siswa.

Tak hanya sekadar memberikan bantuan sarana, Fautiaz juga telah merancang keberlanjutan program ini melalui penyelenggaraan event atau pertandingan secara berkala.

Ia berencana menyuarakan aspirasi ini kepada Wali Kota Padang agar kegiatan olahraga seperti "Fadly Amran Cup" atau turnamen tingkat kota lainnya dapat terlaksana.Dengan adanya kompetisi, motivasi anak-anak untuk berlatih akan semakin tinggi dan bakat-bakat muda akan terus bermunculan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia menilai kondisi sarana prasarana di banyak sekolah saat ini masih membutuhkan perhatian, sehingga bantuan matras sangat membantu menghidupkan kembali gairah bersilat di sekolah-sekolah.

Selain untuk olahraga, Fauzi menyebut matras ini bisa digunakan secara serbaguna, termasuk sebagai alas untuk melaksanakan salat berjamaah di sekolah.

Fauzi Bahar juga menekankan pentingnya mengalihkan perhatian anak-anak dari ketergantungan pada gadget. Menurutnya, pendidikan anak harus seimbang antara asah otak (ilmu pengetahuan), asah dada (agama dan mental), serta asah fisik melalui olahraga.

Sebagai bentuk dukungan nyata, ia menyatakan kesiapannya untuk menurunkan pelatih-pelatih silat berpengalaman ke sekolah-sekolah guna memastikan pembinaan berjalan dengan standar yang baik.

Harapan besar digantungkan pada bantuan ini agar dapat bertahan dan digunakan dalam jangka panjang, bahkan hingga 5 atau 10 tahun ke depan. Selain untuk silat, matras ini diharapkan dapat menunjang kegiatan ekstrakurikuler lainnya seperti senam dan seni tari.

Dengan fasilitas yang mumpuni, diharapkan lahir generasi muda dari Koto Tangah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara fisik dan memiliki kecintaan yang mendalam terhadap budaya Minangkabau. (*)

 

INFONEWS-Menyambut libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh pada 1 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan 23.376 tempat duduk untuk layanan kereta api lokal selama periode 1 hingga 3 Mei 2026. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari, sebagai bentuk kesiapan KAI dalam melayani peningkatan mobilitas masyarakat selama masa liburan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat di Sumatera Barat. Untuk mendukung kebutuhan perjalanan selama libur panjang, KAI Divre II Sumbar tetap mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal andalan, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima–Naras, dan KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang.

Dari ketiga layanan tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu moda favorit masyarakat, khususnya bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan menuju kawasan wisata. Kereta ini melayani 10 perjalanan setiap hari pada lintas Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp5.000. Kehadiran layanan ini memudahkan masyarakat maupun wisatawan untuk menjangkau destinasi wisata populer seperti Pantai Gandoriah.

Selain itu, KA Minangkabau Ekspres juga menjadi pilihan utama masyarakat yang membutuhkan transportasi menuju bandara. Dengan 12 perjalanan per hari, kereta ini melayani rute Bandara Internasional Minangkabau–Stasiun Pulau Aie dengan tarif Rp10.000. Tidak hanya menunjang konektivitas bandara, layanan ini juga mendukung perjalanan edukatif melalui program tiket rombongan bagi pelajar.

Sementara itu, KA Lembah Anai hadir melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam–Padang. Selain menawarkan kemudahan mobilitas, perjalanan dengan KA Lembah Anai juga memberikan pengalaman tersendiri melalui panorama alam Sumatera Barat yang indah dan menyejukkan sepanjang perjalanan.

Menurut Reza, keberadaan tiga layanan kereta api lokal tersebut tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penggerak konektivitas antarwilayah yang berdampak positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Dengan tarif yang terjangkau serta layanan yang nyaman, kereta api menjadi pilihan transportasi yang semakin diminati masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati perjalanan yang aman sekaligus menikmati pesona alam dan budaya Minangkabau.

Untuk kemudahan pelanggan, pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan. KAI juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi agar terhindar dari potensi penipuan.

Melalui kesiapan kapasitas dan layanan operasional yang optimal, KAI Divre II Sumbar berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan libur panjang dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.

“KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, hingga keselamatan perjalanan. Penyesuaian kapasitas dan pola operasi juga terus kami lakukan agar kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada momen libur panjang, dapat terlayani dengan baik,” tutup Reza.(*)

 

Ketua Komisi III DPRD Padang Helmi Moesim. 

INFONEWS - Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim menyambut baik, langkah cepat DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam merealisasikan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Palukahan, di Air Dingin, Koto Tangah.

Menurutnya, Rabu (29/4/2026), kualitas layanan air bersih di Kota Padang sempat menurun akibat kondisi infrastruktur yang terdampak bencana.

"Terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi V  Zigo Rolanda, dan jajaran Kementerian PU. Ini adalah jawaban atas keluh kesah masyarakat,  terkait kondisi SPAM  yang belum maksimal. Kami berharap pembangunan SPAM terbaru ini bisa segera berjalan setelah proses lelang selesai," ungkapnya.

Ia juga menitipkan harapan, agar pembangunan SPAM dapat didorong percepatannya guna memperluas cakupan layanan air bersih dalam beberapa tahun ke depan.
Terbukti sebentar lagi, air bersih di Kota Padang akan semakin kencang dan mengalir deras.
Proyek besar ini diproyeksikan mampu,  menambah kapasitas air bersih yang sebelumnya berkekuatan 300 liter per detik menjadi 500 liter per detik. 
Ia  menjelaskan,  bahwa proyek ini telah masuk tahap lelang dan ditargetkan mulai terkontrak pada Mei 2026 mendatang.

"Total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp284 miliar untuk dua tahun anggaran. Pekerjaan ini mencakup pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) 4x50 liter per detik, jaringan pipa, reservoar, hingga perbaikan intake melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS)," ujarnya.

Diperkirakan, proyek ini akan tuntas akhir tahun 2027 atau 2028. Ia  menambahkan,  bahwa penanganan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat melalui program rehabilitasi pascabencana untuk menjamin kualitas air dan pengendalian banjir di aliran Batang Kuranji hingga Batang Lubuk Laweh.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.