Latest Post

 

INFONEWS - Guna mendukung perekonomian masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar sambangi kepala desa Sotboyak, Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai.


Dalam kegiatan sambang itu, Babinsa bahas terkait perairan irigasi sawah dan ladang termasuk pengunaan pompa air yang di gunakan untuk pengairan.


Komsos tersebut bersama Jalimin kepala desa Sotboyak sekaligus melihat secara langsung kondisi persawahan dan perladangan milik warga.


"Ini perlu mencari solusi untuk berupaya bagaimana pengairan sawah dan ladang memiliki aliran, sehingga sawah bisa berkembang dengan maksimal" tuturnya saat komsos, kamis (23/4/2026).


Pembahasan pengairan sawah ini, perlu di lakukan musyawarah untuk m ncarikan solusi agar ada pengairan sawah yang memadai dan hal tersebut untuk kebutuhan masyarakat petani.


“Solusi ini harus segera dilakukan agar dampak perkembangan sawah adanya pengairan irigasi menjadi baik" ujarnya.



Editor : Tim Redaksi


 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus konsisten memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api melalui pendekatan edukatif. Mengusung tajuk "Sapa Sekolah", menyambangi siswa-siswi SDN 04 Gaung, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Rabu (22/4) untuk menanamkan kesadaran keamanan di sekitar jalur rel sejak usia dini.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Marinir Ernst Rikumahu beserta jajaran, tim Humas KAI Divre II Sumbar dan Babin Pembinan Polsuska Aiptu Robi Kentoroserta yang disambut hangat oleh Kepala SDN 04 Gaung, Desi Kurnia, beserta para guru dan ratusan siswa yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Dalam sosialisasinya, Karu Polsuska Divre II Sumbar, Jeni Ramadhan menekankan bahwa menjaga keamanan kereta api adalah misi kemanusiaan yang membutuhkan peran aktif semua lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan yang lokasinya bersinggungan langsung dengan jalur aktif kereta api.

Kepala SDN 04 Gaung, Desi Kurnia, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif KAI ini. Ia berharap materi yang disampaikan tidak sekadar menjadi pengetahuan, namun bertransformasi menjadi perilaku sehari-hari para siswa demi terciptanya budaya keselamatan di lingkungan sekolah.

Dalam sesi edukasi yang interaktif, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai tindakan berbahaya yang dilarang di area jalur rel kereta api. Beberapa di antaranya seperti bermain di sekitar rel, melempar benda ke arah kereta api, meletakkan benda di atas rel, hingga melintas sembarangan di jalur yang bukan peruntukannya. Tindakan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan diri sendiri, tetapi juga dapat mengganggu dan mengancam keselamatan perjalanan kereta api. Selain itu, para guru juga diingatkan pentingnya disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, yaitu dengan berhenti sejenak, menengok ke kanan dan kiri, memastikan kondisi aman, kemudian baru melintas. Ditekankan pula bahwa palang pintu perlintasan hanyalah alat bantu, bukan penanda utama ada atau tidaknya kereta api. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan pengguna jalan tetap menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan bersama.

Antusiasme siswa terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian dan keaktifan mereka, KAI memberikan berbagai hadiah menarik bagi siswa yang mampu memahami materi keselamatan dengan baik.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa "Sapa Sekolah" adalah instrumen penting bagi perusahaan untuk membangun investasi jangka panjang dalam aspek keselamatan, khususnya bagi generasi muda.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membekali para siswa agar mereka tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi atau pengingat bagi orang-orang di sekitar mereka mengenai pentingnya keselamatan di jalur KA,” ujar Reza.

_Langkah Preventif Masif Sepanjang 2026_

Sebagai bagian dari strategi pengamanan yang lebih luas, hingga April 2026 KAI Divre II Sumbar telah melakukan serangkaian aksi nyata di lapangan, meliputi:
- Penutupan 2 titik perlintasan liar yang berisiko tinggi
- ⁠Sosialisasi intensif di 17 titik perlintasan resmi
- ⁠Pemasangan 3 banner imbauan di titik-titik rawan kecelakaan
- ⁠Edukasi sepanjang jalur KA yang dibarengi dengan pemberian bantuan CSR berupa sarana olahraga bagi masyarakat.

KAI Divre II Sumbar berharap sinergi yang kuat antara operator transportasi, pihak sekolah, dan masyarakat luas dapat mewujudkan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan selamat. Hal ini krusial demi mendukung kelancaran operasional transportasi massal dan melindungi nyawa setiap masyarakat.(*)

INFONEWS-Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendukung dekarbonisasi sektor transportasi melalui pengembangan layanan transportasi massal rendah emisi, pemanfaatan energi terbarukan, serta penerapan efisiensi energi di lingkungan operasional perusahaan.

Sebagai moda transportasi massal berbasis rel, kereta api memiliki peran penting dalam mewujudkan sistem mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Dibandingkan kendaraan pribadi, kereta api mampu mengangkut lebih banyak penumpang dalam satu perjalanan dengan konsumsi energi yang lebih efisien, sehingga berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca.

Secara rata-rata, emisi kereta api berada pada kisaran 30–40 gram CO₂ per penumpang per kilometer, jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi yang mencapai 150–200 gram CO₂ per penumpang per kilometer. Dengan tingkat efisiensi tersebut, penggunaan kereta api dapat menekan emisi karbon hingga sekitar 75 persen dibandingkan kendaraan pribadi.

Sepanjang tahun 2025, KAI Divre II Sumbar melayani 1.978.241 pelanggan, terutama melalui layanan KA Pariaman Ekspres dan KA Minangkabau Ekspres yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan antarkota. Dari jumlah pelanggan tersebut, penggunaan moda transportasi kereta api diperkirakan telah berkontribusi terhadap pengurangan emisi lebih dari 12.000 ton CO₂ per tahun dibandingkan apabila perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi.

Capaian tersebut menegaskan bahwa transportasi berbasis rel merupakan bagian penting dalam mendukung mobilitas berkelanjutan, sekaligus menjadi solusi nyata dalam upaya menekan emisi karbon di sektor transportasi.

Sebagai bagian dari implementasi energi hijau, KAI Divre II Sumbar juga telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Stasiun Padang sejak Desember 2024 dengan kapasitas 40,7 kWp. Pemanfaatan energi surya ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional serta mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).

PLTS tersebut memberikan manfaat lingkungan yang setara dengan penanaman sekitar 570 pohon, serta berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 366 ton CO₂ per tahun. Selain mendukung keberlanjutan lingkungan, pemanfaatan PLTS juga meningkatkan efisiensi operasional melalui pengurangan konsumsi listrik dari sumber energi konvensional.

Selain melalui penggunaan energi terbarukan, KAI Divre II Sumbar juga terus mendorong efisiensi energi di berbagai fasilitas operasional melalui penggunaan lampu hemat energi LED di stasiun, pengaturan beban listrik peralatan operasional, serta optimalisasi pola operasi perjalanan kereta guna meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Langkah-langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendorong dekarbonisasi sektor transportasi, di mana penguatan transportasi publik berbasis rel menjadi salah satu strategi utama untuk menciptakan sistem transportasi yang rendah emisi dan berkelanjutan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa momentum Hari Bumi menjadi pengingat pentingnya peran transportasi publik dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami percaya bahwa rel merupakan jalur mobilitas berkelanjutan. Melalui layanan transportasi massal rendah emisi dan pemanfaatan energi hijau, KAI Divre II Sumbar berkomitmen menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mendukung terciptanya masa depan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat transformasi hijau di sektor transportasi melalui peningkatan layanan yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission Indonesia, sekaligus menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih baik bagi masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memberikan apresiasi khusus kepada para penumpang perempuan melalui kegiatan “Sapa Kartini”, Selasa (21/4). Apresiasi tersebut diwujudkan dengan pemberian souvenir menarik kepada penumpang perempuan di sejumlah stasiun dan dalam perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia, sekaligus wujud komitmen KAI dalam mendukung kesetaraan serta peran aktif perempuan di berbagai sektor, termasuk dalam layanan transportasi publik.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini, petugas pelayanan pelanggan atau frontliner KAI Divre II Sumbar juga mengenakan busana nasional kebaya di beberapa stasiun. Kehadiran petugas dengan busana kebaya tidak hanya menghadirkan suasana perayaan yang hangat dan penuh makna, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap semangat perjuangan Kartini.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bagi KAI untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan, khususnya perempuan.

"Melalui kegiatan Sapa Kartini ini, kami ingin menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan perempuan yang telah menjadi bagian penting dari layanan KAI. Semangat Kartini kami hadirkan dalam bentuk pelayanan yang ramah, hangat, dan penuh penghormatan kepada pelanggan," ujar Reza.

Selain menghadirkan kegiatan apresiatif, KAI Divre II Sumbar juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari peningkatan pelayanan di stasiun dan di atas kereta, peningkatan kenyamanan fasilitas, hingga penguatan budaya pelayanan prima oleh seluruh petugas frontliner.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan. Melalui peningkatan pelayanan yang berkelanjutan, KAI berharap dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dari waktu ke waktu.

KAI Divre II Sumbar berharap kegiatan peringatan Hari Kartini ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan perempuan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. “Semangat Kartini diharapkan terus hidup melalui pelayanan yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan” tutup Reza.(*)


 

INFONEWS - Guna menjalin komunikasi ditengah masyarakat, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai, Serka K Lubis sambangi warga nelayan di Muara Sikabaluan,Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai.


Giat sambang ini bersama Solihin yang bekerja sebagai nelayan, bahas terkait aktivitas melaut yang saat ini kondisi agak kurang baik.


Kondisi cuaca kurang bagus, Babinsa menyarankan kepada nelayan untuk tidak melakukan aktivitas melaut dan mencari kegiatan di darat


"Solusi cuaca kurang bagus harus mencari alternatif melakukan aktivitas didarat untuk menambah penghasilan keluarga" ucap Babinsa berikan saran kepada nelayan, Selasa (21/4/2026).


Selain memberikan motivasi kegiatan komsos juga terjalin silahturahmi yang baik serta berbagi informasi.


"Kita berharap koordinasi bersama masyarakat terus terjalin dengan baik agar wilayah termonitor" pungkasnya



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWSDalam menjalankan tugas teritorial di wilayahnya, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai, Serda Irfan Munthe selalu inten melakukan komunikasi sosial di tengah masyarakat.


Kegiatan komunikasi di tengah masyarakat yang di lakukan Babinsa bertujuan untuk menjalin keakraban juga menjaring informasi di wilayah tugas.


"Hari ini kita komsos bersama warga binaan Ridwan bekerja sebagai wiraswasta bahas berbagai hal di lingkungan wilayah" ucap Babinsa, Sabtu (18/4/2026).


Kegiatan komsos ini selain menjalin silahturahmi juga menumbuhkan kepedulian terhadap situasi wilayah serta merangkum berbagai informasi ditengah masyarakat


"Komsos yang kita laksanakan setiap hari guna menjaring informasi dan keluh kesah masyarakat dari berbagi sektor kehidupan" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat perannya sebagai moda transportasi publik yang efisien, terjangkau, sekaligus ramah lingkungan. Sepanjang triwulan I tahun 2026, optimalisasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Barat.

Berdasarkan data operasional periode Januari hingga Maret 2026, KAI Divre II Sumbar mencatat konsumsi BBM subsidi sebanyak 225.480 liter untuk melayani 512.741 pelanggan. Pemanfaatan energi tersebut dilakukan secara terukur dan efisien guna memastikan layanan transportasi tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan sumber daya energi.

Optimalisasi penggunaan BBM tersebut juga merupakan bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), khususnya dalam aspek akuntabilitas, tanggung jawab, dan efisiensi pengelolaan sumber daya perusahaan. KAI Divre II Sumbar memastikan setiap penggunaan BBM subsidi dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas. Dengan tata kelola perusahaan yang baik, setiap sumber daya yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.

Dukungan subsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) turut menjadi faktor penting dalam menjaga keterjangkauan layanan kereta api bagi masyarakat. Melalui PSO, pemerintah memberikan subsidi agar tarif kereta api tetap terjangkau, sehingga masyarakat dapat menikmati moda transportasi yang aman, nyaman, dan ekonomis. Optimalisasi penggunaan BBM subsidi yang dilakukan KAI Divre II Sumbar menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan bahwa dukungan pemerintah tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang mobilitas harian dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa efisiensi penggunaan BBM memiliki dampak langsung terhadap keterjangkauan biaya perjalanan bagi masyarakat.

“Efisiensi energi yang kami lakukan berimplikasi pada biaya operasional yang lebih terkendali, sehingga tarif yang dikenakan kepada pelanggan tetap terjangkau. Di tengah keterbatasan BBM, kereta api hadir sebagai solusi mobilitas yang hemat, aman, dan dapat diandalkan,” ujarnya.

Tingkat efisiensi ini dinilai sangat baik, mengingat layanan kereta api di wilayah Divre II Sumbar mencakup rute jarak menengah seperti Padang–Naras pulang-pergi, hungga KA Lembah Anai relasi Padang–Kayutanam.

Penggunaan BBM tersebut mencakup operasional lokomotif sebagai penggerak utama rangkaian kereta serta mesin pembangkit untuk kebutuhan listrik di dalam kereta, seperti penerangan, pendingin udara, dan fasilitas pengisian daya bagi pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa satu sumber energi mampu mendukung berbagai aspek pelayanan sekaligus.

Lebih lanjut, Reza menjelaskan bahwa seluruh armada diesel di wilayah Divre II Sumbar saat ini telah menggunakan Biosolar B40, yaitu campuran 60 persen solar dan 40 persen biodiesel.

“Penggunaan Biosolar B40 tidak hanya mendukung efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi dalam menekan emisi karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung target Net Zero Emission 2060,” jelasnya.

Selain lebih ramah lingkungan, bahan bakar ini juga memiliki karakteristik yang lebih mudah terurai secara alami, sehingga dapat meminimalkan dampak pencemaran terhadap lingkungan, khususnya di sekitar jalur rel.

Di sisi lain, KAI Divre II Sumbar juga mencatat penggunaan 65.900 liter BBM nonsubsidi yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan perawatan sarana dan prasarana, termasuk alat kerja dan mesin perawatan jalur rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga.

Melalui pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang andal, terjangkau, dan berwawasan lingkungan.

“Setiap penggunaan BBM subsidi harus tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. KAI akan terus menjadi tulang punggung transportasi publik yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga berkelanjutan,” pungkas Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.