Latest Post


INFONEWS 

Perjuangan tak kenal lelah membuahkan hasil. PSP Padang (Pandeka Minang) sukses keluar sebagai juara usai mengalahkan PSPP dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan laga final Liga 4 Sumatera Barat (Sumbar) musim 2025/2026 yang digelar di Stadion Utama Sumbar, Padang Pariaman, Kamis (2/4/2026).

Keberhasilan ini tak lepas dari tangan dingin Ketua Ketua Umum PSP Padang Amril Amin "Aciak”, Anggota DPRD Padang Padang didampingi Ketua Harian Osman Ayub Wakil Ketua DPRD Kota Padang, pelatih Joni Efendi serta dukungan penuh  Wali Kota Padang Fadly Amran.




Laga turut disaksikan langsung Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua Askot PSSI Kota Padang Mastilizal Aye (Wakil Ketua DPRD Kota Padang), Ketua Harian PSP Padang Osman Ayub (Wakil Ketua DPRD Kota Padang).


Kemenangan ini memastikan PSP Padang keluar sebagai juara Liga 4 Sumbar 2025/2026 setelah melalui laga final penuh drama dan tensi tinggi.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga babak tambahan waktu 2 x 15 menit (extra time). Kedua tim saling kejar gol sebelum PSP memastikan kemenangan dramatis.

PSPP akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-26 melalui aksi individu Jimmy Trian Brother. Memanfaatkan bola lambung dari lini tengah, ia lolos dari kawalan bek dan dengan cerdik melepaskan lob melewati kiper Rafiq Effendi. Skor berubah 0-1 untuk PSPP.Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-1 untuk keunggulan PSPP.

Memasuki babak kedua.Tekanan PSP akhirnya berbuah hasil pada menit ke-56. Kaka Muhammad Sheva sukses mencetak gol penyama setelah mencocor bola di depan gawang. Skor menjadi 1-1.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 dan laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Pada babak tambahan waktu, PSPP kembali unggul melalui sundulan Januardi Rahmad Dwi Ananda memanfaatkan sepak pojok. Skor berubah menjadi 1-2.PSP merespons cepat. Kapten tim PSP, Agung Wijaksono, sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-105 dan menyamakan skor menjadi 2-2.

Lepas jeda extra time, PSP langsung berbalik unggul. Carel Syadef kembali menjadi aktor penting setelah mencetak gol pada menit ke-106 melalui aksi individu di dalam kotak penalti. Skor berubah 3-2 untuk PSP.

PSPP berusaha mengejar ketertinggalan. Babak kedua tambahan waktu tuntas, peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan PSP Padang.

Sebelumnya, Ketua Umum PSP, Amril "Aciak" Amin didampingi Ketua Harian Osman Ayub mengatakan bahwa kesebelasan PSP Padang dalam kondisi siap tempur.Seluruh pemain dalam kondisi baik dan siap mengikuti laga.

Amril Amin menyebut, PSP Padang dipastikan memulai Liga 4 Sumbar pada awal Januari 2026. Perjuangan tak kenal lelah itu nantinya diharapkan akan membawa PSP Padang kembali ke kasta sepakbola tertinggi.(bim/*)




INFONEWS,Sijunjung – Polres Sijunjung menggelar kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi bersama ormas, OKP, mahasiswa, dan awak media se-Kabupaten Sijunjung, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Kapolres menyampaikan bahwa Halal Bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Peran ormas, OKP, mahasiswa, dan media sangat penting dalam menjaga keamanan dan persatuan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan dialog terbuka serta pemberian doorprize umrah gratis kepada Fauzan Azmi dan Cendri Febri.

Kegiatan berlangsung hangat dan diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Polres dan masyarakat.(Danus)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat pertumbuhan jumlah pengguna kereta api lokal selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan data per 1 April 2026 pukul 23.59 WIB, sejak 11 Maret 2026 tercatat sebanyak 153.206 pelanggan telah memanfaatkan layanan kereta api lokal di wilayah Divre II Sumbar. Jumlah tersebut meningkat sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, yang tercatat sebanyak 137.936 pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang semakin andal.

Pergerakan penumpang tertinggi, baik kedatangan maupun keberangkatan, masih didominasi oleh Stasiun Padang. Adapun rincian volume penumpang selama masa Angkutan Lebaran adalah sebagai berikut:

Kedatangan Penumpang:
- Stasiun Padang: 40.616 penumpang
- Stasiun Pariaman: 28.817 penumpang
- Stasiun Air Tawar: 12.687 penumpang
- Stasiun BIM: 10.158 penumpang
- Stasiun Naras: 9.626 penumpang

Keberangkatan Penumpang:
- Stasiun Padang: 40.299 penumpang
- Stasiun Pariaman: 25.985 penumpang
- Stasiun Air Tawar: 14.310 penumpang
- Stasiun BIM: 10.389 penumpang
- Stasiun Lubuk Alung: 9.284 penumpang

Secara nasional, Stasiun Padang juga tercatat sebagai stasiun tujuan favorit kedua untuk layanan kereta api lokal dengan jumlah 40.616 penumpang. Pada sisi keberangkatan, Stasiun Padang juga menempati posisi kedua dengan total 40.299 penumpang.

“Lonjakan volume penumpang tertinggi terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026, dengan jumlah penumpang berangkat berkisar antara 10.000 hingga 10.300 orang per hari,” ujar Reza.

Sebagian besar pelanggan memanfaatkan layanan kereta api untuk keperluan liburan dan wisata, terutama menuju kawasan pantai di Kota Pariaman dengan KA Pariaman Ekspres. Hingga saat ini, total penjualan tiket KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras selama masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 107.783 tiket.

Selain mendukung sektor pariwisata, KA Pariaman Ekspres juga menjadi sarana transportasi andalan bagi masyarakat yang beraktivitas bekerja maupun berdagang di wilayah yang dilintasinya.

Dalam rangka meningkatkan kemudahan akses layanan, KAI menyediakan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Tiket dapat dibeli mulai H-7 sebelum keberangkatan dengan ketentuan maksimal 10 tiket dalam satu kode booking.

Reza juga mengingatkan masyarakat agar hanya melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun (go show maksimal 3 jam sebelum keberangkatan selama tiket masih tersedia), guna menghindari penipuan serta menjamin keabsahan tiket.

Secara umum, penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre II Sumbar berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Seluruh perjalanan kereta api dapat dijalankan dengan baik serta tetap mengedepankan aspek keselamatan dan ketepatan waktu.

Guna mendukung kelancaran operasional, KAI Divre II Sumbar telah mengoptimalkan seluruh sumber daya, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana, maupun prasarana.

Petugas operasional seperti masinis dan asisten masinis menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Sementara itu, petugas frontliner seperti kondektur, petugas ticketing, dan customer service turut memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan, KAI Divre II Sumbar juga menyiagakan personel tambahan, termasuk petugas penjaga pintu perlintasan ekstra serta petugas daerah pemantauan khusus. Selain itu, Alat Material untuk Siaga (AMUS) juga disiapkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan seperti banjir, longsor, maupun kerusakan jalur.

Pada aspek keamanan dan ketertiban, KAI bekerja sama dengan aparat setempat serta menyiapkan total 196 personel pengamanan yang terdiri dari 24 Polsuska, 119 petugas security, 3 Babin Polsuska, serta dukungan 50 personel TNI/Polri.

KAI juga secara konsisten melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan, meningkatkan pengawasan di perlintasan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sekitar.

KAI Divre II Sumbar akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan guna menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin aman, nyaman, dan terpercaya bagi seluruh pelanggan.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi pelanggan. Kami berharap layanan yang semakin baik ini dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat,” tutup Reza.(*)

 


INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat kinerja operasional yang sangat baik selama masa Angkutan Lebaran 2026, khususnya dalam hal ketepatan waktu perjalanan kereta api.

Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan (On Time Departure/OTD) kereta api lokal mencapai 100 persen, melampaui target yang telah ditetapkan sebesar 99,24 persen.

Sementara itu, tingkat ketepatan waktu kedatangan (On Time Arrival/OTA) kereta api lokal juga mencapai 100 persen, melebihi target sebesar 97,00 persen.

Capaian ini menunjukkan komitmen KAI Divre II Sumbar dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, khususnya dalam menghadirkan perjalanan yang tepat waktu, aman, dan nyaman selama periode angkutan Lebaran.

Ketepatan waktu menjadi salah satu keunggulan utama transportasi kereta api yang bebas dari kemacetan, sehingga menjadi pilihan favorit masyarakat, khususnya pada masa mudik Lebaran.

Selain menjaga ketepatan waktu, KAI Divre II Sumbar juga terus memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan tetap terjaga secara optimal.

Dengan capaian ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api sebagai moda transportasi yang andal dan terpercaya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh insan KAI dalam menjaga kualitas layanan selama masa angkutan Lebaran.

“Capaian ketepatan waktu 100 persen ini menjadi bukti komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kami terus berupaya menjaga disiplin operasional, meningkatkan kewaspadaan, serta memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Reza.

Ia juga menambahkan bahwa KAI Divre II Sumbar akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan guna mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja di masa mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang telah diberikan, serta mengajak masyarakat untuk terus menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi yang selamat, nyaman, dan tepat waktu” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa Stasiun Padang menjadi salah satu stasiun favorit masyarakat secara nasional, baik sebagai stasiun keberangkatan maupun tujuan untuk layanan kereta api lokal selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Selama periode tersebut, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan KA lokal, atau rata-rata 28 perjalanan per hari. Adapun rincian layanan yang dioperasikan meliputi:
• 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP)
• 12 perjalanan KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (PP)
• 6 perjalanan KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP)

Ketiga layanan tersebut melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang di Stasiun Padang sebagai salah satu stasiun utama di wilayah Sumatera Barat.

Dari sisi kapasitas, KAI Divre II Sumatera Barat menyediakan sebanyak 171.424 tempat duduk selama 22 hari masa Angkutan Lebaran, atau rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Berdasarkan data hingga 30 April 2026, Stasiun Padang menempati posisi kedua sebagai stasiun tujuan favorit dengan total 36.419 penumpang. Sementara itu, pada kategori keberangkatan, Stasiun Padang juga berada pada posisi kedua dengan jumlah 36.976 penumpang.

Adapun posisi pertama untuk kategori stasiun favorit keberangkatan dan tujuan ditempati oleh Stasiun Sukabumi yang berada di provinsi Jawa Barat, dengan capaian 54.322 penumpang untuk keberangkatan dan 56.016 penumpang untuk kedatangan.

Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya di wilayah Sumatera Barat. Selain itu, hal ini juga menegaskan peran strategis Stasiun Padang sebagai salah satu simpul transportasi penting dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

KAI Divre II Sumatera Barat akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi keselamatan, ketepatan waktu, maupun kenyamanan, guna memberikan pengalaman perjalanan yang terbaik bagi seluruh pelanggan.

“Kami mengapresiasi tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya melalui Stasiun Padang yang berhasil menjadi salah satu stasiun favorit secara nasional selama masa Angkutan Lebaran 2026. Capaian ini merupakan hasil dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3).

“Ke depan, KAI Divre II Sumatera Barat akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun kualitas pelayanan kepada pelanggan, guna mendukung mobilitas masyarakat yang semakin meningkat.”

KAI Divre II Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang lebih baik, serta berkontribusi dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Barat.(*)

 

INFONEWS-Dalam rangka mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan layanan Pos Kesehatan di sejumlah stasiun utama. Pos kesehatan tersebut tersedia di Stasiun Padang, Stasiun Naras dan Stasiun Kayutanam yang beroperasi menyesuaikan dengan jam layanan kereta api.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen KAI Divre II Sumbar dalam memastikan kesiapan seluruh unsur pendukung operasional, termasuk awak sarana perkeretaapian, petugas posko kesehatan, serta petugas lainnya yang berperan langsung dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah operasional Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa KAI memahami pentingnya pelayanan kesehatan yang optimal, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

“Pos kesehatan ini kami hadirkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi penumpang maupun petugas. Kami menyiagakan tenaga medis yang terdiri dari 2 dokter umum, 2 dokter gigi, dan 7 paramedis. Selain itu, tersedia 1 unit ambulans yang siap digunakan dalam kondisi darurat,” ujarnya.

Lebih lanjut, KAI Divre II Sumbar juga telah menjalin kerja sama dengan 14 rumah sakit di sepanjang jalur kereta api guna memastikan penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan tepat apabila diperlukan.

Sebagai bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan, KAI Divre II Sumbar turut menjalin sinergi dengan Rumah Sakit Semen Padang dalam penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penumpang kereta api. “Kegiatan ini dilaksanakan pada 18–19 Maret 2026 serta 23–24 Maret 2026, bertempat di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM), mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB”, kata Reza.

Adapun jenis pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, serta kolesterol.

“Melalui berbagai upaya tersebut, KAI Divre II Sumbar berharap dapat memberikan pelayanan yang optimal serta memastikan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 1447 H,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-Sebagai upaya penyelamatan aset negara, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menerima 8 e-Sertipikat dari Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sijunjung dengan total luas 24.978 m². Sertipikat tersebut merupakan bagian dari program sertipikasi tahun 2026 di lingkungan Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa penyerahan e-Sertipikat dilaksanakan pada Senin (30/3) di Ruang Buya Hamka, Kantor PT KAI Divre II Sumbar. Sertipikat tersebut diterima oleh Vice President Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan, didampingi Manager Aset Divre II Sumbar, Priyatmoko dan jajaran manajemen. Sementara itu, dari pihak BPN Kabupaten Sijunjung hadir Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sijunjung, Muhammad Arief Sulaiman, S.St didampingi Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Alex Suvrianto, SH, beserta jajaran.

Reza menambahkan bahwa program pensertipikatan merupakan langkah strategis dalam mengamankan aset, memberikan legalitas, serta menjamin kepastian hukum atas lahan milik KAI di berbagai wilayah. Aset tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan infrastruktur nasional serta peningkatan pelayanan perkeretaapian.

“KAI Divre II Sumbar terus menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan Kantor Wilayah BPN di kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat. Sinergi ini dilakukan sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing, sekaligus menjadi landasan dalam pelaksanaan pendaftaran tanah serta penanganan permasalahan aset KAI,” ujar Reza.

Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Muh Tri Setyawan menyampaikan bahwa penerimaan e-Sertipikat ini merupakan langkah penting dalam upaya pengamanan dan penertiban aset negara yang dikelola KAI.

“Pensertipikatan aset merupakan bentuk komitmen KAI dalam memastikan seluruh aset memiliki legalitas yang kuat dan kepastian hukum, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung operasional dan pengembangan perkeretaapian,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional dalam mempercepat proses sertipikasi aset.

“Kami mengapresiasi dukungan BPN Kabupaten Sijunjung yang telah bersinergi bersama KAI. Ke depan, kerja sama ini akan terus ditingkatkan guna mempercepat penataan dan pengamanan aset secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Alex Suvrianto, SH mewakili Kepala Kantor BPN Kabupaten Sijunjung menyampaikan bahwa penerbitan e-Sertipikat merupakan bagian dari komitmen BPN dalam mendukung pengamanan aset negara, khususnya aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Melalui program sertipikasi ini, kami ingin memastikan setiap aset negara memiliki kepastian hukum yang jelas, sehingga terlindungi dari potensi sengketa maupun penyalahgunaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa transformasi digital melalui e-Sertipikat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan data pertanahan.

“Kami berharap sinergi antara BPN dan PT KAI dapat terus diperkuat, sehingga proses pensertipikatan aset berjalan lebih cepat, tertib, dan memberikan manfaat optimal bagi negara serta masyarakat,” tambahnya.

Pada tahun 2025, secara keseluruhan KAI Divre II Sumbar telah melakukan pensertipikatan sebanyak 30 e-Sertipikat dengan total luas 148.319 m². Proses ini akan terus dilaksanakan secara bertahap.

“KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya penyelamatan aset negara, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta mengembangkan proses bisnis perkeretaapian”, tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.