Latest Post

 


INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan melalui penataan perlintasan sebidang. Salah satu langkah yang dilakukan yakni penutupan perlintasan liar di Km 38+9/0 petak jalan Duku–Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (7/5).

Kegiatan penutupan perlintasan tersebut dihadiri oleh Tim Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman, PT Jasa Raharja Kanwil Sumatera Barat, Babinsa Koramil Lubuk Alung, Wali Nagari Balah Hilia, Wali Korong Pasa Gadang, unsur kewilayahan, serta tokoh masyarakat setempat.

Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan, khususnya Pasal 5 dan Pasal 6 terkait evaluasi serta penataan perlintasan sebidang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa perlintasan liar memiliki tingkat risiko tinggi karena tidak dilengkapi fasilitas keselamatan yang memadai dan berada di luar pengaturan resmi.

“Setiap titik perlintasan memiliki konsekuensi keselamatan. Untuk lokasi yang belum memenuhi ketentuan, penanganan dilakukan bersama pemerintah dan instansi terkait melalui mekanisme yang berlaku, termasuk penutupan. Langkah ini ditempuh untuk menjaga keselamatan masyarakat maupun perjalanan kereta api,” ujarnya.

Perlintasan liar dengan lebar sekitar ±2 meter tersebut selama ini digunakan oleh pejalan kaki dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat yang melintas.

Penutupan ini juga menjadi bagian dari langkah pengendalian risiko di titik-titik rawan kecelakaan. Sejak tahun 2025 hingga April 2026, KAI Divre II Sumbar bersama para pemangku kepentingan telah menutup sebanyak 21 perlintasan liar di berbagai wilayah operasional.

Selain penataan perlintasan, selama tahun 2026 KAI Divre II Sumbar juga memperkuat upaya keselamatan melalui sosialisasi di 21 titik perlintasan, edukasi keselamatan di 2 sekolah, serta pemasangan media peringatan di sejumlah lokasi strategis.

Menurut Reza, keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan dukungan penegakan hukum dan budaya disiplin masyarakat.

“Kereta api melayani ratusan hingga ribuan pelanggan dalam satu perjalanan dan membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Dalam kondisi tertentu, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak. Karena itu, disiplin saat melintas di perlintasan menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penutupan perlintasan liar bertujuan untuk mengarahkan masyarakat menggunakan titik penyeberangan resmi yang lebih aman dan memenuhi standar keselamatan.

KAI Divre II Sumbar juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka kembali perlintasan liar maupun memanfaatkan jalur tidak resmi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Keselamatan perjalanan kereta api maupun lalu lintas jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk disiplin, mematuhi rambu dan isyarat, serta hanya menggunakan perlintasan resmi demi keselamatan bersama,” tutup Reza.(*)

INFONEWS - Upacara Pembukaan kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat Kabupaten Kepulauan Mentawai TA. 2026 resmi dilaksanakan di Lapangan Makodim 0319/Mentawai, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapoksahli Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, selaku Inspektur Upacara.


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) tersebut mengusung tema “Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat Menguatkan Ketahanan Wilayah di Kabupaten Kepulauan Mentawai.” Tema tersebut mencerminkan komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pembangunan daerah serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Mentawai, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat.


Dalam amanatnya, Brigjen TNI Benny Febrianto menyampaikan bahwa kegiatan Bakti TNI AD merupakan wujud nyata pengabdian TNI AD kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai.


“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan wilayah dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar beliau.


Adapun sasaran kegiatan yang akan dikerjakan dalam program Bakti TNI AD untuk Rakyat Kabupaten Kepulauan Mentawai TA. 2026 meliputi pembangunan jembatan beton dan jembatan gantung, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pengecoran jalan, pembuatan sumur bor, serta renovasi rumah ibadah berupa gereja dan masjid.


Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi, ketersediaan air bersih, kualitas hunian masyarakat, serta sarana ibadah yang lebih layak.


"Melalui penyelenggaraan kegiatan oleh Pusterad bersama jajaran Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dan Kodim 0319/Mentawai, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung percepatan pembangunan dan ketahanan wilayah di Kabupaten Kepulauan Mentawai.


Editor : Tim Redaksi


 


INFONEWS
-
Anggota DPRD Kota Padang,Rafdi,S.T.,Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS),Kota Padang melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 tampung aspirasi Pengurus Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) dan Bank Sampah di Kecamatan Pauh, pada Senin (4/5/2026).

Kegiatan di ikuti puluhan orang pengurus LPS dan Bank Sampah dan juga dihadiri oleh Staff Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang.Kegiaran reses dilaksanakan bertempat di Rumah Tengah Sawah, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh,Kota Padang.

Rafdi,S.T ,anggota DPRD Kota Padang Dapil Padang 3 wilayah Kecamatan Pauh dan Kecamatan Lubuk Kilangan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini
menyampaikan bahwa dalam kesempatan itu pada sesi dialog ada banyak aspirasi yang disampaikan diantaranya, aspirasi terkait dengan BPJS Ketenaga Kerjaan petugas LPS.

Kemudian masalah terkait kekurangan bentor di LPS, juga kendala lapangan terkait optimalisasi WR (Wajib Retribusi) pelanggan non PDAM.

Dikatakan, terkait persoalan sampah dan dalam pengelolaan sampah di Kota Padang. Dia harapkan peran aktif dan kolaborasi dari semua pihak.

"Kemudian juga menghimbau agar program sosialisasi pengelolaan sampah ke masyarakat ditingkatkan, karena pengelolaan sampah ini sangat penting,"ujarnya.

"Selain itu, Rafdi menilai Pemerintah Kota Padang dalam hal penanganan dan pengelolaan sampah sangat serius. Hal ini bisa dilihat dari program yang dijalankan melalui Dinas Lingkungan Hidup,"ujarnya.

Dari semua aspirasi yang telah disampaikan dan kita tampung pada reses III 2026 ini, akan kita perjuangan di DPRD Kota Padang untuk kita carikan solusinya sesuai dengan aturan yang berlaku, " pungkasnya. (bim)

 

INFONEWS- Sejumlah persoalan mendasar langsung “tumpah” dalam kegiatan reses III tahun 2026 yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Kota Padang Dapil IV, H. Rusdi, S.T., M.T di Mushalla Raudhatul Ulum, Bungus Timur, Senin (4/5/2026).

Mulai dari drainase yang menyebabkan banjir, jalan rusak, minimnya penerangan, hingga terganggunya pasokan air bersih. Semuanya disampaikan warga tanpa basa-basi.

Reses yang dihadiri perwakilan Kecamatan Bungus Teluk Kabung, tokoh masyarakat, dan warga itu menjadi ajang “curhat massal” terkait persoalan infrastruktur yang dinilai belum terselesaikan.

Pengurus Mushalla Raudhatul Ulum mengungkapkan, kondisi drainase yang buruk membuat area mushalla kerap tergenang saat hujan deras. Bahkan, pembangunan mushalla saat ini terhenti karena keterbatasan dukungan.
“Kalau hujan, sering tergenang, bahkan bisa banjir,” ungkap salah seorang pengurus.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti kondisi jalan lingkungan yang rusak. Serta minimnya lampu penerangan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan di malam hari.

Keluhan lain datang dari layanan air bersih. Warga mengaku sering mengalami gangguan akibat kebocoran pipa PDAM.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim meminta adanya dukungan program untuk kegiatan keagamaan serta perbaikan fasilitas mushalla.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, H. Rusdi menegaskan bahwa reses menjadi momentum penting untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat.

“Semua aspirasi ini akan kita tampung dan kita perjuangkan sesuai prioritas pembangunan,” ujar H. Rusdi yang berasal dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang ini.(*)

 

INFONEWS-Anggota DPRD Kota Padang, Dr. Hendrizal M.Pd, menutup rangkaian masa reses III tahun 2026. Pada pertemuan terakhir tersebut, Dr. Hendrizal  mengunjungi warga kurang mampu di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Senin (4/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Lubuk Begalung tersebut menjadi momentum bagi Dr. Hendrizal untuk berdialog langsung dengan masyarakat. Khususnya dari kalangan kurang mampu, guna menyerap aspirasi secara nyata di lapangan.

Reses merupakan agenda rutin anggota legislatif untuk menjaring berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan. Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan beragam keluhan, mulai dari persoalan ekonomi, bantuan sosial, hingga kebutuhan dasar lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Hendrizal menegaskan bahwa masa reses memiliki peran penting dalam menyelaraskan kebijakan dengan kondisi riil masyarakat.

“Masa reses adalah waktu yang sangat berharga bagi kami untuk turun langsung ke lapangan, melihat kondisi nyata masyarakat, serta mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan permasalahan mereka. Terutama bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu, suara mereka harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan di DPRD Kota Padang ke depan.

Selain berdialog, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Dr. Hendrizal menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya kelompok rentan, agar mendapatkan perhatian yang lebih dalam pembangunan daerah.

Dengan berakhirnya masa reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat Lubuk Begalung dapat segera ditindaklanjuti dan direalisasikan dalam bentuk program nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. (*)

 

INFONEWS -Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri,S.AP., menggelar kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026. Turun langsung menjemput aspirasi masyarakatnya.Reses ini berlangsung di Mushalla  Nurul Yaqin RW II Kelurahan Tanjung Saba,l Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Senin (4/5/2026).

Kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri,S.AP., bertujuan untuk menyerap, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di wilayah Dapil Padang IV yang meliputi Kecamatan Lubuk Begalung dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Jupri,S.AP., menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan agenda rutin anggota DPRD Kota Padang. Dalam rangka untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

“Reses ini adalah agenda rutin DPRD Kota Padang dalam menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat. Demi kemajuan kecamatan ini dan Kota Padang secara umum,” ujarnya.


Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak. Hal ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.Dalam pertemuan tersebut beberapa aspirasi dari warga mencuat yakni masalah jalan rusak atau berlubang di JL.RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX. Kemudian masalah drainase tersumbat yang berdampak banjir ketika curah hujan turun lebat.

Selanjutnya terkait penerangan jalan umum (PJU) yang berada di beberapa titik di Sepanjang jalan RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX dalam kondisi mati atau tidak menyala lagi.

Kondisi tersebut rawan berakibat pada hal - hal yang tidak di inginkan. Warga meminta agar secepatnya dapat lampu penerangan jalan si beberapa titik ini secepatnya di hidupkan kembali.

Selain itu warga juga meminta perbaikan pada Mushalla Nurul Yaqin serta minta bantuan untuk kongsi kematian untuk RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX.

Menanggapi berbagai usulan atau aspirasi yang disampaikan warga RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX. Wakil Ketua DPRD Kota Padang JupriS.AP.,menyatakan akan menampung seluruh aspirasi warga dan memperjuangkannya. Sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Padang.

"Saya telah mencatat dan akan memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan hari ini. Kita di Legislatif akan berjuang merealisasikan apa - apa yang urgent sesuai mekanisme yang berlaku serta berkoordinasi dengan pemerintah kota melalui dinas yang terkait," ungkapnya. (bim) 





INFONEWS- Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd.,melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam,Kecamatan Nanggalo.Kota Padang. Pada Senin (4/5/2026).

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengatakan,  ada beberapa aspirasi dari warga yang kita tampung dalam reses ini.Ya, biasa karena di Tunggul hitam ini kan daerah yang pertama yakni darurat banjir.

Kemudian tentu perbaikan masalah banjir, kemudian juga ada tentang beberapa jalan evakuasi. Karena hari ini kan terpaku jalan utamanya kan hanya ke jalan DPR.

"Ada alternatif jalan, satu lagi jalan heler, yang itu menghubungkan juga sampai ke Aia Pacah Bypass, jadi kalau jalur itu juga bisa diperbaiki, ada jembatan yang dibangun.Karena jalur jalan ini kan sudah krodit nih, karena mau arah orang dari mana, ke pusat pemerintah, untuk jalur ini sangat padat." ujarnya.

Kemudian yang kedua, beberapa di sini kan masih banyak jalan lingkungan yang belum terbetonisasi.
Ini juga jadi aspirasi dari masyarakat, termasuk pemberdayaan wanita seperti KWT,karena di sini kan juga ada beberapa KWT, termasuk juga drainasi dari persoalan yang diusulkan untuk kita,
termasuk untuk masjid dan mushalla.

PAUD juga, ini kan PAUD Integrasi dimana saat ini belum ada gedung sendiri. Itu juga jadi usulan dari reses kita hari ini.

"Ia menyatakan bahwa sebagiannya sebenarnya kan ada yang dikerjakan tahun ini, sudah kita tampung sebelumnya di APBD 2026 dan 2027 juga sebagiannya kita masukkan.Mana yang belum tertampung nanti kan di sela APBD perubahan bisa 2026 atau di APBD perubahan 2027," pungkasnya.

Terlihat hadir dalam kegiatan reses tersebut Sekcam Nanggalo, Lurah Dadok Tunggul Hitam, Ketua RT dan RW ,tokoh masyarakat, ketua pemuda,LPM serta warga setempat. (bim)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.