Maret 2026

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa Stasiun Padang menjadi salah satu stasiun favorit masyarakat secara nasional, baik sebagai stasiun keberangkatan maupun tujuan untuk layanan kereta api lokal selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Selama periode tersebut, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan KA lokal, atau rata-rata 28 perjalanan per hari. Adapun rincian layanan yang dioperasikan meliputi:
• 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP)
• 12 perjalanan KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (PP)
• 6 perjalanan KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP)

Ketiga layanan tersebut melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang di Stasiun Padang sebagai salah satu stasiun utama di wilayah Sumatera Barat.

Dari sisi kapasitas, KAI Divre II Sumatera Barat menyediakan sebanyak 171.424 tempat duduk selama 22 hari masa Angkutan Lebaran, atau rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Berdasarkan data hingga 30 April 2026, Stasiun Padang menempati posisi kedua sebagai stasiun tujuan favorit dengan total 36.419 penumpang. Sementara itu, pada kategori keberangkatan, Stasiun Padang juga berada pada posisi kedua dengan jumlah 36.976 penumpang.

Adapun posisi pertama untuk kategori stasiun favorit keberangkatan dan tujuan ditempati oleh Stasiun Sukabumi yang berada di provinsi Jawa Barat, dengan capaian 54.322 penumpang untuk keberangkatan dan 56.016 penumpang untuk kedatangan.

Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya di wilayah Sumatera Barat. Selain itu, hal ini juga menegaskan peran strategis Stasiun Padang sebagai salah satu simpul transportasi penting dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

KAI Divre II Sumatera Barat akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi keselamatan, ketepatan waktu, maupun kenyamanan, guna memberikan pengalaman perjalanan yang terbaik bagi seluruh pelanggan.

“Kami mengapresiasi tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya melalui Stasiun Padang yang berhasil menjadi salah satu stasiun favorit secara nasional selama masa Angkutan Lebaran 2026. Capaian ini merupakan hasil dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3).

“Ke depan, KAI Divre II Sumatera Barat akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun kualitas pelayanan kepada pelanggan, guna mendukung mobilitas masyarakat yang semakin meningkat.”

KAI Divre II Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang lebih baik, serta berkontribusi dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Barat.(*)

 

INFONEWS-Dalam rangka mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan layanan Pos Kesehatan di sejumlah stasiun utama. Pos kesehatan tersebut tersedia di Stasiun Padang, Stasiun Naras dan Stasiun Kayutanam yang beroperasi menyesuaikan dengan jam layanan kereta api.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen KAI Divre II Sumbar dalam memastikan kesiapan seluruh unsur pendukung operasional, termasuk awak sarana perkeretaapian, petugas posko kesehatan, serta petugas lainnya yang berperan langsung dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah operasional Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa KAI memahami pentingnya pelayanan kesehatan yang optimal, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

“Pos kesehatan ini kami hadirkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi penumpang maupun petugas. Kami menyiagakan tenaga medis yang terdiri dari 2 dokter umum, 2 dokter gigi, dan 7 paramedis. Selain itu, tersedia 1 unit ambulans yang siap digunakan dalam kondisi darurat,” ujarnya.

Lebih lanjut, KAI Divre II Sumbar juga telah menjalin kerja sama dengan 14 rumah sakit di sepanjang jalur kereta api guna memastikan penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan tepat apabila diperlukan.

Sebagai bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan, KAI Divre II Sumbar turut menjalin sinergi dengan Rumah Sakit Semen Padang dalam penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penumpang kereta api. “Kegiatan ini dilaksanakan pada 18–19 Maret 2026 serta 23–24 Maret 2026, bertempat di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM), mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB”, kata Reza.

Adapun jenis pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, serta kolesterol.

“Melalui berbagai upaya tersebut, KAI Divre II Sumbar berharap dapat memberikan pelayanan yang optimal serta memastikan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 1447 H,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-Sebagai upaya penyelamatan aset negara, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menerima 8 e-Sertipikat dari Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sijunjung dengan total luas 24.978 m². Sertipikat tersebut merupakan bagian dari program sertipikasi tahun 2026 di lingkungan Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa penyerahan e-Sertipikat dilaksanakan pada Senin (30/3) di Ruang Buya Hamka, Kantor PT KAI Divre II Sumbar. Sertipikat tersebut diterima oleh Vice President Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan, didampingi Manager Aset Divre II Sumbar, Priyatmoko dan jajaran manajemen. Sementara itu, dari pihak BPN Kabupaten Sijunjung hadir Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sijunjung, Muhammad Arief Sulaiman, S.St didampingi Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Alex Suvrianto, SH, beserta jajaran.

Reza menambahkan bahwa program pensertipikatan merupakan langkah strategis dalam mengamankan aset, memberikan legalitas, serta menjamin kepastian hukum atas lahan milik KAI di berbagai wilayah. Aset tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan infrastruktur nasional serta peningkatan pelayanan perkeretaapian.

“KAI Divre II Sumbar terus menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan Kantor Wilayah BPN di kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat. Sinergi ini dilakukan sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing, sekaligus menjadi landasan dalam pelaksanaan pendaftaran tanah serta penanganan permasalahan aset KAI,” ujar Reza.

Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Muh Tri Setyawan menyampaikan bahwa penerimaan e-Sertipikat ini merupakan langkah penting dalam upaya pengamanan dan penertiban aset negara yang dikelola KAI.

“Pensertipikatan aset merupakan bentuk komitmen KAI dalam memastikan seluruh aset memiliki legalitas yang kuat dan kepastian hukum, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung operasional dan pengembangan perkeretaapian,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional dalam mempercepat proses sertipikasi aset.

“Kami mengapresiasi dukungan BPN Kabupaten Sijunjung yang telah bersinergi bersama KAI. Ke depan, kerja sama ini akan terus ditingkatkan guna mempercepat penataan dan pengamanan aset secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Alex Suvrianto, SH mewakili Kepala Kantor BPN Kabupaten Sijunjung menyampaikan bahwa penerbitan e-Sertipikat merupakan bagian dari komitmen BPN dalam mendukung pengamanan aset negara, khususnya aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Melalui program sertipikasi ini, kami ingin memastikan setiap aset negara memiliki kepastian hukum yang jelas, sehingga terlindungi dari potensi sengketa maupun penyalahgunaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa transformasi digital melalui e-Sertipikat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan data pertanahan.

“Kami berharap sinergi antara BPN dan PT KAI dapat terus diperkuat, sehingga proses pensertipikatan aset berjalan lebih cepat, tertib, dan memberikan manfaat optimal bagi negara serta masyarakat,” tambahnya.

Pada tahun 2025, secara keseluruhan KAI Divre II Sumbar telah melakukan pensertipikatan sebanyak 30 e-Sertipikat dengan total luas 148.319 m². Proses ini akan terus dilaksanakan secara bertahap.

“KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya penyelamatan aset negara, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta mengembangkan proses bisnis perkeretaapian”, tutup Reza.(*)

 

Infonews - Dalam rangka menjalin silahturahmi ditengah masyarakat, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar lakukan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan anggota Syahbandar Siberut Utara.


"Komsos yang kita lakukan ini untuk mempererat silahturahmi bersama anggota Syahbandar yang berada di wilayah pelabuhan Pokai" ucap Babinsa, Sabtu (28/3/2026).


Kegiatan tersebut juga memperkuat komunikasi saat pelaksanaan tugas di lapangan terutama di areal pelabuhan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"Sinergitas penting kita perkuat guna mendukung kegiatan yang akan di laksanakan" pungkasnya



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai terus meningkatkan komunikasi di wilayah binaan.


Hal ini di lakukan, guna memperkuat informasi dan komunikasi bersama warga binaan saat melaksanakan tugas teritorial di wilayah.


Kegiatan yang di lakukan saat ini bersama Bustami anggota SAR unit Pokai bahas arus balik lebaran, pengawasan masyarakat yang melakukan liburan ke pulau serta kesiapan personel selama arus balik lebaran.


"Kita sebagai aparat teritorial sangat mendukung kegiatan pengamanan selama libur l barang yang di lakukan personel Basarnas" ucap Babinsa, Jumat (27/3/2026).


Selain itu memberikan kenyamanan kepada warga binaan selama libur lebaran merupakan kewajiban bagi TNI untuk melakukan pengamanan.


Pengamanan libur lebaran ini sangat dibutuhkan sinergitas semua pihak, agar semuanya bisa berjalan dengan lancar dan aman" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyampaikan perkembangan terbaru terkait penjualan tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengungkapkan bahwa hingga Jumat, 27 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 125.879 tiket telah terjual. Jumlah tersebut masih akan terus bergerak seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena masih tersedia lebih dari 27 ribu tempat duduk hingga 1 April 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 11.164 tempat duduk KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP), 11.601 tempat duduk KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP), serta 4.420 tempat duduk KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP),” ujar Reza.

Lebih lanjut, Reza menyampaikan bahwa puncak penjualan tiket telah terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026, dengan penjualan mencapai lebih dari 10 ribu tiket per hari. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis penjualan tiket akan kembali meningkat pada akhir pekan mendatang.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas 171.424 tempat duduk. Jumlah ini meningkat 9% dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya. Rata-rata, setiap harinya tersedia 28 perjalanan kereta api dengan kapasitas mencapai 7.792 tempat duduk.

KAI Divre II Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih tersedia. Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang praktis, aman, dan nyaman, khususnya bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun berwisata bersama keluarga.

Dengan jadwal perjalanan yang teratur, waktu tempuh yang terukur, serta tarif yang terjangkau, layanan kereta api lokal di Sumatera Barat menjadi alternatif transportasi yang andal untuk menghindari kepadatan lalu lintas di jalan raya. Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati kemudahan pemesanan tiket secara digital melalui aplikasi Access by KAI yang cepat, aman, dan transparan.

Reza juga mengimbau kepada seluruh pelanggan agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi, khususnya aplikasi Access by KAI, guna menghindari potensi penipuan serta memastikan keabsahan tiket.

“Pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan. Sementara itu, loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go-show) mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum libur Lebaran ini dengan menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan yang tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan serta memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat hingga Rabu (25/3) pukul 10.00 WIB, lebih dari 100.000 penumpang yang melakukan pemesanan tiket dan telah diberangkatkan melalui layanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan bahwa berdasarkan pantauan hari ini, Rabu (25/3) pukul 10.00 WIB KAI Divre II Sumbar telah memberangkatkan sebanyak 106.747 penumpang pada masa Angkutan Lebaran yakni periode 11 Maret 2026 s.d 1 April 2026 dari total kapasitas 171.424 tempat duduk yang disediakan atau rata-rata 7.792 tempat duduk setiap harinya.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, terutama pada masa libur lebaran ini. “Angka ini masih akan terus bertambah karena masa Angkutan lebaran masih berlangsung hingga 1 April 2026 mendatang,” ujar Reza.

Dari sisi stasiun, mobilitas penumpang tertinggi baik untuk kedatangan maupun keberangkatan tercatat di Stasiun Padang. Rincian jumlah penumpang pada masa libur tersebut adalah sebagai berikut:

Untuk kedatangan penumpang:
- Stasiun Padang: 29.253 penumpang
- Stasiun Pariaman: 21.209 penumpang
- Stasiun Air Tawar: 8.571 penumpang
- Stasiun Naras: 7.401 penumpang
- Stasiun Lubuk Alung: 5.698 penumpang

Untuk keberangkatan penumpang:
- Stasiun Padang: 28.506 penumpang
- Stasiun Pariaman: 19.320 penumpang
- Stasiun Air Tawar: 10.252 penumpang
- ⁠Stasiun Lubuk Alung: 6.382 penumpang
- ⁠Stasiun Naras: 6.322 penumpang

KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan demi memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

“Untuk mempermudah pengguna jasa kereta api, tiket kereta api Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Untuk pemesanan hari ini pelanggan sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mendatang” kata Reza.

“Penjualan tiket kereta api akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaitu H-7 keberangkatan” imbuhnya.

KAI Divre II Sumbar mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa Angkutan Lebaran ini. Perusahaan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.

“KAI berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Dengan layanan yang semakin baik kami berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat pada momen Lebaran nanti,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS -PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api, khususnya KA Pariaman Ekspres, selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Sebagai bentuk komitmen dalam menyediakan layanan angkutan yang andal dan aman, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan sebanyak 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Paulima-Naras (PP) setiap harinya dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 4.240 tempat duduk.

KA Pariaman Ekspres kembali menjadi primadona masyarakat, terutama bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan wisata ke Kota Pariaman. Tingginya animo ini terlihat dari tingkat keterisian tempat duduk yang terus menunjukkan tren positif, khususnya pada masa libur Lebaran.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat Sumatera Barat untuk bepergian menggunakan kereta api pada momen Lebaran tahun ini sangat tinggi, terutama pada layanan KA Pariaman Ekspres yang menjadi pilihan favorit untuk perjalanan wisata.

“KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu layanan unggulan yang diminati masyarakat, khususnya bagi pelanggan yang ingin berwisata ke kawasan pesisir seperti Pantai Gandoriah di Pariaman,” jelas Reza.

Kereta Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras melayani rute Padang–Pariaman dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Selain menawarkan perjalanan yang relatif singkat, pelanggan juga disuguhkan pemandangan pesisir pantai yang indah serta suasana pedesaan khas Sumatera Barat sepanjang perjalanan.

Dengan tarif yang terjangkau, KA Pariaman Ekspres menjadi solusi transportasi yang ekonomis, aman, dan nyaman bagi masyarakat, baik untuk keperluan liburan, silaturahmi, maupun aktivitas lainnya selama masa Lebaran.

“Volume penumpang KA Pariaman Ekspres pada hari ini, 24 Maret 2026, mencapai 6.674 penumpang atau sebesar 158% dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 4.240 tempat duduk,” tambah Reza.

Tingginya angka tersebut semakin menegaskan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat, terutama pada masa liburan panjang. Selain menawarkan harga yang kompetitif, kereta api juga unggul dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, serta kemudahan akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, baik dari aspek keselamatan, ketepatan waktu, maupun kenyamanan selama perjalanan. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, kesiapan petugas di lapangan, hingga peningkatan layanan di stasiun.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama masa Angkutan Lebaran ini. KAI akan terus berupaya memberikan layanan terbaik serta menyesuaikan kapasitas dan pola operasi guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-Pasca Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api. Hal ini tercermin dari penjualan tiket harian menembus angka 10.000 tiket lebih, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur panjang Idulfitri.

Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumbar telah mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas mencapai 171.424 tempat duduk. Rata-rata setiap harinya, KAI menyediakan 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.792 tempat duduk guna mengakomodir kebutuhan perjalanan masyarakat, baik untuk mudik, silaturahmi, maupun berwisata.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa tingginya volume penumpang pada H+2 Lebaran ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat Sumatera Barat.

“Volume penumpang pada hari ini, 24 Maret 2026, mencapai angka 10.252 penumpang atau 132 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca Hari Raya, terutama untuk perjalanan wisata,” jelas Reza.

Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan KAI dalam mengelola operasional angkutan Lebaran secara efektif dan terencana.

“Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan aman, tertib, dan tepat waktu. Hal ini didukung oleh kesiapan petugas di lapangan, optimalisasi rangkaian kereta, serta peningkatan pelayanan di stasiun yang semakin berorientasi pada kenyamanan pelanggan,” tambahnya.

Tingginya angka perjalanan selama masa Lebaran juga menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya untuk menjangkau berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat. Selain menawarkan tarif yang relatif terjangkau, moda transportasi ini juga dinilai lebih aman, nyaman, serta memiliki jadwal keberangkatan dan kedatangan yang pasti.

Dengan keandalan tersebut, KAI Divre II Sumbar terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi seluruh pelanggan. Berbagai upaya peningkatan layanan terus dilakukan, mulai dari kebersihan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pelayanan petugas, hingga kemudahan akses informasi perjalanan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Sumatera Barat yang terus mempercayakan kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian, khususnya pada momen Lebaran ini. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu,” ujar Reza.

Lebih lanjut, KAI juga akan terus melakukan penyesuaian kapasitas dan pola operasi guna mengantisipasi dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur panjang.

KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi kelancaran dan kenyamanan bersama.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan kereta api, ketersediaan tiket, serta layanan pelanggan lainnya, masyarakat dapat mengakses kanal resmi KAI melalui media sosial @KAI121, email cs@kai.id, atau WhatsApp KAI121 di nomor 0811-1211-1121.

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api, khususnya KA Pariaman Ekspres selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Sebagai upaya menghadirkan layanan transportasi yang aman dan andal, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas mencapai 171.424 tempat duduk. Setiap harinya tersedia rata-rata 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.813 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa minat masyarakat Sumatera Barat untuk menggunakan kereta api pada momen Lebaran tahun ini cukup tinggi, khususnya pada layanan KA Pariaman Ekspres yang menjadi pilihan favorit untuk perjalanan wisata menuju Kota Pariaman.

KA Pariaman Ekspres dengan relasi Paulima–Naras melayani rute Padang–Pariaman dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah. Selama perjalanan, penumpang dapat menikmati panorama pesisir pantai serta suasana pedesaan khas Sumatera Barat. Didukung dengan tarif yang terjangkau, layanan ini menjadi alternatif transportasi yang ekonomis sekaligus nyaman bagi para wisatawan.

Reza menjelaskan, hingga Senin, 23 Maret 2026 pukul 00.01 WIB, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 79.799 tempat duduk dan masih akan terus bertambah seiring berlangsungnya penjualan.

“Dari total tersebut, sebanyak 60.959 tempat duduk berasal dari KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP), 7.813 tempat duduk dari KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP), serta 11.027 tempat duduk dari KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP),” jelas Reza.

Ia menambahkan, puncak penjualan tiket diperkirakan akan terjadi pada 24 Maret 2026, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata, khususnya ke kawasan Pantai Gandoriah.

Menurutnya, tingginya mobilitas penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang diminati masyarakat, terutama pada periode libur panjang. Aspek kenyamanan, keamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan akses menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat memilih kereta api.

“Peningkatan jumlah penumpang ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus menjadi bukti optimalnya perencanaan dan operasional Angkutan Lebaran yang telah disiapkan KAI. Seluruh perjalanan didukung oleh kesiapan petugas, optimalisasi sarana, serta peningkatan layanan di stasiun yang semakin berorientasi pada pelanggan,” tambahnya.

Kondisi ini semakin menegaskan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan transportasi utama masyarakat, khususnya dalam momen liburan. Selain menawarkan tarif yang terjangkau, kereta api juga memberikan kenyamanan, keamanan, serta kemudahan akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

Dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang andal, KAI memastikan setiap pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, dan menyenangkan.

“KAI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Selain itu, penyesuaian kapasitas dan pola operasi akan terus dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur panjang ini,” tutup Reza.(*)

Infonews - Sebagai aparat teritorial yang berada di wilayahnya terus melakukan komunikasi dengan berbagai kalangan guna mengetahui kondisi sosial yang terjadi di lapangan.


Kali ini, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar luangkan waktu di momen hari libur lebaran komsos dengan Rendi Kapten kapal Tugboat yang tengah bersandar di pelabuhan Pokai, Senin (23/3/2026).


Dalam kegiatan komsos tersebut, Babinsa bahas kekuatan penarikan muatan tongkang yang akan ditarik termasuk kemanana kapal Tugboat baik tengah bersandar maupun dalam berlayar.


"Komsos yang kita bangun ini untuk memperkuat komunikasi dengan berbagai kalangan yang berada di wilayah binaan" ucap Babinsa.


Kehadiran Babinsa ditengah masyarakat selain melaksanakan komsos juga membantu kesulitan masyarakat serta mencarikan solusi dalam berbagai persoalan.


"Peran Babinsa sangat di butuhkan masyarakat  untuk menjalin komunikasi yang sehat serta memberikan motivasi dalam konsep kehidupan sosial warga binaan" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi




 

INFONEWS- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sijunjung, Jaheri, S.Sos., M.Si., melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Taqwa Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, pada Sabtu (21/3/2026).

Sebelum pelaksanaan salat, Sekda menyampaikan sambutan kepada seluruh jamaah. Dalam sambutannya, ia mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada masyarakat Kabupaten Sijunjung.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga seluruh amal ibadah kita selama bulan suci Ramadan, seperti puasa, salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, sedekah, serta berbagai amal kebaikan lainnya diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menjadikan kita insan yang lebih bertakwa,” ujar Sekda.

Sekda juga menyampaikan selamat datang kepada para perantau yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.

“Kehadiran para perantau tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga dan masyarakat. Semoga momentum Lebaran ini semakin mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda mengingatkan bahwa Hari Raya Idulfitri bukan hanya hari kemenangan, tetapi juga momentum untuk melanjutkan nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kesabaran, kejujuran, kepedulian, dan kebersamaan.

Selain itu, Sekda juga menyampaikan beberapa pesan serta progres pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan di Kabupaten Sijunjung.

Pertama, peningkatan pelayanan pajak kendaraan bermotor yang terus ditingkatkan melalui restrukturisasi layanan. Hal ini dibuktikan dengan telah diresmikannya layanan baru yang berlokasi di Kandang Baru, tepatnya di kompleks DPRD pada 18 Februari 2026 yang lalu. Fasilitas ini mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus turun dari kendaraan.

Kedua, peningkatan status Balai Pengawasan Obat dan Makanan di Kabupaten Sijunjung. Peningkatan status ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap obat dan makanan sehingga masyarakat semakin terlindungi dari produk yang tidak aman dan tidak memenuhi standar kesehatan.

Ketiga, dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Sijunjung akan mengoperasionalkan Unit Layanan Paspor yang berlokasi di bekas Kantor Camat Sijunjung. Layanan ini akan mempermudah masyarakat dalam mengurus paspor, terutama bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umrah, tanpa harus pergi ke luar daerah seperti Bukittinggi.

Sekda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan daerah secara partisipatif dan kolaboratif. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan.

Selain itu, Sekda juga mengharapkan dukungan masyarakat terhadap berbagai program strategis pemerintah daerah, seperti program makan dan gizi gratis, penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa, serta perlindungan sosial melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Di akhir sambutannya, Sekda mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga keselamatan bersama, mengingat masih adanya potensi risiko seperti bencana alam, kebakaran, dan kecelakaan lalu lintas.

Setelah pelaksanaan Salat Idulfitri, Sekda langsung menuju Kantor Bupati Sijunjung untuk melaksanakan open house bersama masyarakat.(Danus)

 

INFONEWS-Dalam upaya meningkatkan kenyamanan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan setia kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan hiburan musik live di Stasiun Padang. Hiburan ini disuguhkan mulai dari tanggal 18 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026 menjelang keberangkatan kereta api.

Program musik live tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan KAI Divre II Sumbar untuk menciptakan suasana stasiun yang lebih hangat, bersahabat, dan menyenangkan, terutama selama periode liburan. Hiburan ini dimeriahkan oleh musisi lokal Duo Simpul Violin yang terdiri dari Dani (vokal/violin) dan Farid (vokal/gitar), serta penampilan penyanyi dari internal KAI, yang turut menghibur para penumpang saat menunggu jadwal keberangkatan maupun kedatangan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa kehadiran musik live ini menjadi salah satu bentuk peningkatan layanan guna memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Selain tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu, KAI juga berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan sejak pelanggan berada di area stasiun.

“Kami ingin menghadirkan suasana stasiun yang lebih hidup dan nyaman selama masa Angkutan Lebaran. Melalui musik live ini, KAI berupaya menyapa pelanggan secara lebih dekat, sehingga waktu tunggu terasa lebih singkat dan menyenangkan,” ujar Reza.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar tetap mengutamakan kesiapan layanan secara menyeluruh, mulai dari sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasional kereta api tetap berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

Ia menambahkan bahwa inisiatif tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan KAI yang tidak hanya berfokus pada operasional semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas pengalaman pelanggan secara keseluruhan.

Melalui penyelenggaraan hiburan musik live ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap dapat menghadirkan suasana yang lebih menyenangkan bagi para penumpang, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan transportasi publik yang berorientasi pada pelanggan, sejalan dengan semangat “Semakin Melayani”.

“Dengan menghadirkan pengalaman berbeda di Stasiun Padang selama masa Angkutan Lebaran, kami berharap masyarakat semakin merasakan manfaat layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWSPT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyampaikan informasi terkini mengenai perkembangan penjualan tiket kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa hingga Rabu, 18 Maret 2026, total tiket yang telah terjual mencapai 66.945 tempat duduk. Angka ini masih berpotensi terus bertambah seiring dengan berlangsungnya penjualan tiket.

“Masih terdapat sekitar 104.475 tempat duduk yang tersedia hingga akhir masa Angkutan Lebaran 2026 pada 1 April 2026. Rinciannya meliputi 52.693 tempat duduk untuk KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP), 35.414 tempat duduk KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP), serta 16.368 tempat duduk KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP),” jelas Reza.

Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas mencapai 171.424 tempat duduk. Setiap harinya, tersedia rata-rata 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.792 tempat duduk.

Kapasitas angkutan tersebut meningkat sekitar 9% dibandingkan dengan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya. Peningkatan ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi selama musim libur Lebaran.

KAI Divre II Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan tiket yang masih tersedia. Kereta api menjadi pilihan transportasi yang praktis, aman, dan nyaman, terutama bagi masyarakat yang hendak mudik maupun berlibur bersama keluarga.

Dengan jadwal perjalanan yang pasti, waktu tempuh yang relatif terukur, serta tarif yang terjangkau, layanan kereta api lokal di Sumatera Barat dapat menjadi solusi transportasi yang efektif untuk menghindari kemacetan di jalan raya. Selain itu, pelanggan juga dimudahkan dengan sistem pemesanan tiket secara digital melalui aplikasi Access by KAI yang cepat, aman, dan transparan.

Reza turut mengingatkan kepada pelanggan agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi, khususnya melalui aplikasi Access by KAI, guna menghindari risiko penipuan serta memastikan keaslian tiket.

“Pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan. Sementara itu, pembelian secara langsung di loket stasiun hanya dilayani untuk tiket go-show, yakni mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen libur Lebaran ini dengan menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan yang tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan serta memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan.

Salam,
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat
Reza Shahab

 



INFONEWS- Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian KAI Divre II Sumbar kepada masyarakat dan penumpang KA di bulan suci Ramadan. KAI Divre II Sumbar sebarkan berkah Ramadhan melalui pembagian takjil dan makanan berbuka puasa serta pesan keselamatan di stasiun Padang, Selasa (17/3).

Kepala Humas Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan pembagian takjil dan makanan berbuka puasa gratis ini diberikan kepada masyarakat dan penumpang KA di Stasiun Padang menjelang waktu berbuka puasa yakni untuk keberangkatan KA Pariaman relasi Padang - Naras sedangkan untuk masyarakat diberikan pada pukul 17.00 WIB s.d selesai.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian Divre II Sumbar kepada masyarakat sekitar dan bagian dari komitmen Divre II Sumbar  untuk memberikan layanan lebih kepada para pelanggan khususnya di bulan suci Ramadhan. Pembagian takjil dan makanan berbuka puasa ini juga bentuk apresiasi kami kepada penumpang yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan mereka,” ujar Reza. 

Pembagian takjil, makanan dan air mineral kepada masyarakat dilakukan di gerbang masuk Stasiun Padang sedangkan untuk penumpang KA dibagikan di area gate in setelah penumpang melakukan pemeriksaan tiket.

Reza berpesan kepada penumpang KA yang berbuka puasa (makan dan minum) di atas KA selama dalam perjalanan. Penumpang harus selalu menjaga kebersihan dengan membuang sampah sisa makanan dan minumannya ke tempat yang telah disediakan.

Pada kesempatan yang sama, Divre II Sumbar juga berbagi pesan keselamatan dalam pelaksanaan sosialisasi terkait keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area stasiun Padang dan perlintasan sebidang km 6+800 petak jalan Padang-Bukit Putus. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu, tidak beraktivitas di jalur rel, serta mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.

“KAI Divre II Sumbar berharap program ini bisa menjadi pengalaman tersendiri bagi penumpang saat berpergian menggunakan kereta api di bulan suci Ramadhan ini. Kami ingin memastikan bahwa pelanggan kereta api tetap bisa menikmati perjalanan yang nyaman, bahkan saat berbuka puasa di perjalanan.” tutup Reza.(*)

 


INFONEWS-Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan dan meningkatkan sinergi dengan insan pers serta menyukseskan Angkutan Lebaran tahun 2026 , PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers masa Angkutan Lebaran tahun 2026, Senin (16/3). Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas peran penting jurnalis dalam mendukung penyebaran informasi terkait layanan, program, serta perkembangan KAI kepada masyarakat luas.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab berdialog langsung dengan para jurnalis mengenai berbagai isu aktual perkeretaapian, khususnya terkait persiapan dan peningkatan pelayanan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap masukan dan harapan media terhadap peningkatan kualitas layanan informasi KAI. Selain itu, kegiatan juga di isi dengan doa bersama mengenang wafatnya sahabat jurnalis Alm. Afriandi (Jurnalis Metro TV Sumbar) dan Alm. Perdana Putra (Wartawan kompas.com).

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam menjaga kemitraan yang sehat dan produktif bersama media. “Jurnalis memiliki peran yang sangat penting sebagai jembatan informasi antara KAI dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan apresiasi kepada insan pers sekaligus membuka ruang dialog yang lebih dekat dan terbuka. Kami percaya, komunikasi yang baik akan menghadirkan pemberitaan yang lebih edukatif, akurat, dan bermanfaat bagi publik,” ujar Reza.

Reza menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum bagi KAI untuk menerima berbagai masukan konstruktif dari awak media. “Kami ingin terus berbenah, termasuk dalam hal transparansi informasi dan pelayanan publikasi. Masukan dari rekan-rekan jurnalis sangat berarti bagi kami dalam meningkatkan kualitas layanan, baik di lapangan maupun dalam kegiatan kehumasan,” jelasnya.

Melalui dialog santai yang dikemas dalam suasana kekeluargaan, KAI Divre II Sumbar berharap hubungan baik antara perusahaan dan media dapat terus terjalin. Selain membahas agenda perusahaan, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi publikasi ke depan serta evaluasi penyampaian informasi agar semakin cepat, tepat, dan relevan bagi masyarakat.

“KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk menjaga transparansi, profesionalitas, serta kemitraan yang harmonis dengan seluruh media. Kegiatan visitasi media ini direncanakan menjadi agenda rutin sebagai bentuk penghargaan atas peran vital jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan selama Masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang kereta api. Upaya ini dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi keselamatan serta aksi kepedulian sosial guna meminimalisir potensi kecelakaan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa sebelumnya, KAI Divre II Sumbar telah melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan di empat titik perlintasan sebidang. Lokasi tersebut meliputi perlintasan Km 11+500 petak jalan Padang–Tabing, serta perlintasan Km 42+8/9, Km 43+800, dan Km 45+5/6 petak jalan Lubuk Alung - Kayutanam.

Pada Senin (16/3), KAI Divre II Sumbar kembali melaksanakan kegiatan serupa dengan menggandeng komunitas pecinta kereta api Sumatrain serta Transport for Padang. Kegiatan sosialisasi kali ini dilaksanakan di perlintasan sebidang KM 1+3/4 petak jalan Padang - Pulau Air, tepatnya di Perlintasan Tarandam.

Sosialisasi dilakukan dengan cara menyampaikan imbauan secara langsung kepada para pengguna jalan menggunakan pengeras suara, memasang spanduk bertema keselamatan, serta membagikan stiker yang berisi pesan keselamatan “Berhenti Sejenak, Tengok Kanan Kiri, Pastikan Kondisi Aman, Lanjutkan Perjalanan”. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mendahulukan perjalanan kereta api serta lebih berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang.

Sebagai bentuk kepedulian di bulan Ramadan, dalam kegiatan tersebut KAI Divre II Sumbar juga membagikan takjil untuk berbuka puasa serta souvenir kepada para pengguna jalan yang melintas di lokasi sosialisasi.

Reza menjelaskan bahwa hingga Maret 2026, KAI Divre II Sumbar telah melaksanakan lima kali kegiatan sosialisasi keselamatan, baik di perlintasan sebidang maupun di lingkungan sekolah yang berada di sekitar wilayah operasional kereta api.

“Upaya pencegahan kecelakaan di perlintasan sebidang terus kami perkuat. Palang pintu hanyalah salah satu perangkat pendukung keselamatan, sebagaimana rambu berhenti, imbauan tengok kanan dan kiri, papan peringatan untuk mendahulukan kereta api, semboyan 40 atau klakson masinis, serta berbagai rambu keselamatan lainnya. Namun, seluruh perangkat tersebut akan lebih efektif apabila didukung oleh kedisiplinan pengguna jalan,” ujar Reza.

Ia menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat. Pelanggaran di perlintasan tidak hanya berisiko bagi pengguna jalan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan awak kereta api yang tengah menjalankan tugas. Oleh karena itu, KAI menegaskan sikap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran yang mengabaikan aturan keselamatan.

Lebih lanjut, Reza menjelaskan bahwa perlintasan sebidang merupakan titik perpotongan antara jalur kereta api dengan jalan raya yang muncul seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan jumlah kendaraan. Kondisi ini menuntut kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu lalu lintas, termasuk kewajiban menggunakan helm bagi pengendara roda dua serta mendahulukan perjalanan kereta api.

Pelanggaran di perlintasan sebidang tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga merupakan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kunci utama keselamatan adalah disiplin dan kesadaran bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintasi jalur kereta api,” tutup Reza.

KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan melalui edukasi berkelanjutan serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

KAI Divre II Sumbar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian. Apabila masyarakat menemukan potensi bahaya atau aktivitas mencurigakan di sekitar jalur kereta api, dapat segera melaporkannya melalui stasiun terdekat atau Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, serta media sosial KAI121.(*)

 

DREF IFRC Monitor Penyaluran Bantuan di Kantor Pos Indonesia Padang. 

INFONEWS- DREF / Disaster Emergency Response Manager IFRC ( Intenational Federation Red Cross and Red Crossent Sosiaty) Indonesia, melakukan monitoring di Kota Padang dan Agam, tentang proses dan pelaksanaan BNT (bantuan non tunai ) dan pelayanan lainnya.Program BNT di Sumbar untuk Agam 844 KK dan Kota Padang 314 KK, Per kk dapat uang tunai Rp juta.

Dukungan Biaya Operasional , dan sarpras tanggap darurat PMI , termasuk di Sumbar sebagaian besar berasal dari DREF IFRC.

Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif menyampaikan, pendistribusian bantuan ini di monitor langsung oleh Manager DREP IFRC didampingi oleh Ketua Bidang PB dan Logistik PMI Provinsi Sumbar bersama dengan Ketua PMI Kota Padang.Sabtu (16/3/2026).

"Proses pencairan bantuan dana tersebut diambil langsung oleh masyarakat yang sudah diverifikasi di kantor Pos Indonesia Kota Padang,"kata Zulhardi Z Latif.

Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu bagi masyarakat kita korban bencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu.

Kabid PB dan Logistik PMI Provinsi Sumbar Hidayatul Irwan menyampaikan ucapan. PMI Provinsi Sumatera Barat mengucapkan terima kasih atas bantuan program non tunai (BNT) untuk penyintas bencana di khususnya di Kabupaten Agam dan di Kota Padang. Semoga bantuan non tunai ini sebesar Rp1 juta per KK dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh penerima bantuan.

Sementara Dining ,Manager DREP IFRC menyampaikan bahwa bantuan yang kita salurkan melalui kantor Pos Indonesia di Kota Padang saat berjalan lancar. Hari ini pencairan BNT merupakan hari terakhir yang disalurkan untuk 314 KK. "Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, " ungkapnya. (bim)

 

Infonews - Guna menjalin komunikasi di tengah masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) tak henti untuk melakukan pendekatan dengan warga binaan yang berada di wilayah teritorial.


Pada kesempatan itu, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar bersama Seda Irfan Munthe terlihat akrab dengan warga bahas sosial kehidupan masyarakat.


"Komsos yang kita lakukan ini sebagai bentuk kedekatan kita dengan masyarakat dan hal ini harus di laksanakan agar komunikasi tetap terjaga dengan baik" ucap salah satu Babinsa sertu Muskhandar, Senin (16/3/2026).


Kehadiran Babinsa ditengah masyarakat tidak hanya sebatas komunikasi, namun memberikan terbaik untuk warga binaan salah satunya memotivasi warga dan lain-lain.


"Kita berharap komunikasi dengan warga binaan terus terjalin dengan baik dan memberikan dampak bagi masyarakat di wilayah teritorial" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mengingatkan para penumpang kereta api untuk t8idak menggunakan perhiasan yang mencolok selama melakukan perjalanan, khususnya pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2026. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya preventif guna menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman bagi seluruh pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa meskipun area stasiun maupun rangkaian kereta api telah dilengkapi sistem pengamanan dan berada dalam pengawasan petugas, penumpang tetap diharapkan memiliki kewaspadaan pribadi, terutama dalam menjaga barang-barang berharga yang dibawa.

“Kami mengingatkan kepada para penumpang agar tidak mengenakan perhiasan yang terlalu mencolok ataupun membawa barang berharga secara berlebihan selama perjalanan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi tindak kejahatan serta mendukung terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” ujar Reza.

Pada masa Angkutan Lebaran Tahun ini, KAI juga mengimbau pelanggan untuk lebih memperhatikan barang bawaan masing-masing, terutama ketika akan turun dari kereta api. Penumpang diminta memastikan seluruh barang pribadi telah dibawa dan tidak tertinggal di kursi maupun di area bagasi.

Apabila pelanggan mengalami kehilangan barang, mereka dapat segera melaporkannya melalui layanan lost and found atau kepada kondektur, petugas Polsuska, atau melalui Contact Center KAI 121 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Selain itu, pelanggan juga diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar serta segera menyampaikan kepada petugas apabila melihat hal-hal yang mencurigakan baik di stasiun maupun di dalam kereta api.

“KAI senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta keamanan bagi seluruh pelanggan. Oleh karena itu, kami berharap dukungan dan partisipasi masyarakat untuk mematuhi imbauan ini agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan berkesan,” tambah Reza.

“Kami berharap masa libur panjang ini dapat berjalan dengan lancar, serta seluruh pelanggan dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan membawa kembali seluruh barang bawaannya dengan lengkap,” tutup Reza.

Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan kereta api maupun proses pengembalian tiket, pelanggan dapat menghubungi:
Media Sosial: @KAI121
Email: cs@kai.id
WhatsApp KAI121: 0811-1211-1121.(*)

 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang
 Osman Ayub
 
INFONEWS -Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, menyoroti masih terjadinya aksi pemalakan terhadap pengunjung di kawasan Pantai Padang. Ia meminta pemerintah kota bersama aparat terkait segera mengambil tindakan tegas karena kejadian tersebut dinilai merusak citra pariwisata Kota Padang, terlebih menjelang meningkatnya kunjungan wisata saat Hari Raya Idul Fitri.


Sorotan tersebut muncul setelah beredar sebuah video pendek di media sosial yang memperlihatkan seorang pria menahan telepon genggam milik pengunjung di kawasan pantai. Video yang sempat viral di Instagram itu menuai banyak kecaman dari warganet karena dianggap menunjukkan belum tuntasnya persoalan pungutan liar dan pemalakan di salah satu ikon pariwisata Kota Padang tersebut.

Osman Ayub mengatakan praktik pemalakan di kawasan wisata itu bukan kali pertama terjadi. Ia menilai kasus yang terus berulang menandakan perlunya langkah penanganan serius dan terkoordinasi dari berbagai pihak. Kami minta aparat terkait segera bertindak dan jangan dibiarkan berlarut-larut,” ujar Osman Ayub, Sabtu (14/3/2026).

“Camat Padang Barat harus berkoordinasi dengan Danramil, Kapolsek, dan juga Dinas Pariwisata. Ini sudah tidak bisa dibiarkan karena menyangkut kenyamanan wisatawan,” katanya.

Osman menegaskan kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena dalam waktu dekat Kota Padang akan menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan saat libur lebaran. Kawasan Pantai Padang merupakan salah satu destinasi utama yang selalu dipadati pengunjung.

Jika praktik pemalakan terus terjadi, menurutnya hal itu dapat merusak citra pariwisata daerah dan menurunkan kepercayaan wisatawan yang datang berkunjung.

Ia juga menyoroti adanya dugaan tindakan intimidasi terhadap pengunjung, bahkan sampai pada penyitaan telepon genggam milik wisatawan. Hal tersebut dinilai sudah masuk ranah pidana dan harus ditindak tegas oleh aparat.

“Kalau sudah sampai intimidasi dan penyitaan barang milik pengunjung, itu sudah pidana. Ini sangat memalukan bagi kawasan wisata kita,” tegasnya.

Sebagai fungsi pengawasan di DPRD, Osman menyebut pihaknya sebelumnya juga telah melakukan pembahasan atau hearing dengan dinas terkait mengenai persoalan serupa yang terjadi di beberapa kawasan wisata.

“Persoalan ini sebenarnya sudah pernah kami bahas dengan dinas terkait. Harusnya itu menjadi pembelajaran agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

“Kami selaku pimpinan DPRD Kota Padang meminta persoalan ini ditangani serius. Duduk bersama cari solusi, libatkan Satpol PP, Dinas Pariwisata, kecamatan, dan kepolisian,” katanya.

Osman berharap langkah penertiban dan pengawasan di kawasan wisata dapat diperkuat agar pengunjung merasa aman dan nyaman saat berwisata di Pantai Padang.(*)

 

Infonews - Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan dan jelang libur lebaran sangat penting di lakukan agar situasi kondisi wilayah tetap terjaga dengan baik dan aman.


Hal demikian di sampaikan Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serda J Simamora saat laksanakan kegiatan komsos bersama masyarakat di desa Sikakap, Kepulauan Mentawai, Minggu (15/3/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengajak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.


"Perlu kita meningkatkan kewaspadaan saat meninggalkan rumah, terutama memastikan kompor atau peralatan listrik dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran" ajaknya 


Selain itu, warga yang berencana mudik Lebaran juga diimbau agar memberitahukan kepada tetangga terdekat atau melapor ke aparat setempat agar rumah yang ditinggalkan dapat dipantau bersama demi menghindari potensi tindak kejahatan.


"Semoga dengan meningkatkan keamanan di wilayah tehindar dari kejadian yang tidak diinginkan" pungkasnya



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS- Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub yang juga merupakan Pembina Perguruan Pencak Silat Surya Sakti gelar acara buka puasa bersama dengan segenap keluarga besar perguruan pencak silat Surya Sakti bertempat di Restoran Sederhana pada Sabtu (14/3/2026).

Osman Ayub mengatakan, kami atas nama pembina di Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan juga kepada anak - anak kami atlet pencak silat Surya Sakti.

Ini adalah momen dan hal yang sangat baik sekaligus untuk menatap masa depan bagi anak-anak kita. Karena memang dari beberapa jadwal pertandingan di ikuti anak-anak Surya Sakti, sudah sering berkonstribusi terhadap Kota Padang dan terhadap Sumatera Barat.

Kami mengharapkan kepada pemerintah  bagaimana kita tetap memperjuangkan aset-aset ini.
Anak-anak kita ini adalah aset.Karena memang tidak berapa lama lagi ke depan juga melaksanakan Porprov XVI.

"Insya Allah,kami sudah siap untuk berkontribusi terhadap Kota Padang melalui atlet silat Surya Sakti ikut bertanding nanti di Porprov XVI," ujarnya.

"Jadi memang atlet kami sudah teruji, anak-anak kami sudah pernah menjadi juara Kota Padang, sudah menjadi juara provinsi, dan juga untuk tingkat nasional. Kita pernah menjadi juara tingkat nasional. Itu adalah sebuah hasil yang perlu kita perhatikan untuk ke depan," tegasnya.

Selain itu kata Osman Ayub, sebagai
Pemimpinan DPRD Kota Padang, kami melihat ini adalah sebuah aset, karena kami berada bersama-sama. Kita harapkan bagaimana perguruan perguruan silat ini menjadi sebuah PR juga bagi pemerintah kota kedepannya.

"Hal ini supaya bagaimana kedepannya bisa mengembangkan bakat dan berprestasi bergabung di Kota Padang dalam pertandingan-pertandingan kedepannya, "pungkasnya.

Sementara Irsyad Hardani selaku Ketua PPS Surya Sakti pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pembina kami Bapak Osman Ayub yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Padang yang selalu berikan pembinaan arahannya kepada kami.

Sehingga anak-anak kami bisa berprestasi, berlatih dengan maksimal. Tanpa adanya binaan dari pembina kami mungkin kami tidak bisa berbuat apa-apa. Alhamdulillah dengan fasilitas alat alat perlengkapan untuk latihan dan lainnya yang selalu bisa kami dapatkan dari bantuan pokir beliu selaku anggota dewan, sekarang anak-anak kami ada banyak yang berprestasi.

Kemudian untuk tim yang turun nanti di Porprov XVI ,
itu ada empat orang. Dua cewek, dua cowok. Ya, atas nama Farid, Wadi Adha, Raul Datul Aisyi, dan Ida Datul Madani. Ada empat anak kita yang mewakili Kota Padang untuk tim Porprov.

Lebih lanjut, Irsyad mengatakan prestasi yang diperoleh anak anak kami itu semua, dengan adanya pembinaan dari Bapak Osman Ayub.Itu mustahil bisa, karena olahraga ini tanpa sarana dan prasarana, alat-alat latihan yang lengkap, yang susah untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi.

"Hanya beliau tetap memberikan maksimal terhadap kebutuhan perguruan pencak silat Surya Sakti. Dan mudah-mudahan ke depannya kami mendoakan agar beliau selalu sukses dan mudah-mudahan ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Dan menjelang Porprov nanti bisa kita maksimalkan latihan untuk mendapat target kita meraih medali emas di Kota Padang, "ungkapnya.

Usai acara buka puasa bersama itu, seluruh atlet keluarga besar Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengambil dokumentasi vidio dan foto bersama dengan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub. Dalam momen itu keluarga besar Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H . Mohon maaf lahir dan batin. (bim)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.