April 2026

 

INFONEWS- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat pertumbuhan positif pada volume pelanggan KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam selama Triwulan I hingga akhir April 2026. Peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa transportasi kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan wisata.

Selama periode Januari hingga April 2026, volume pelanggan KA Lembah Anai mencapai 78.379 pelanggan, atau meningkat 128 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yakni 34.348 pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan bahwa peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau.

“Peningkatan volume pelanggan KA Lembah Anai pada awal tahun ini menjadi indikator positif bahwa masyarakat semakin percaya dan memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman dan nyaman,” ujar Reza.

Menurut Reza, meningkatnya jumlah pelanggan tidak terlepas dari berbagai peningkatan layanan yang dilakukan KAI, salah satunya melalui perubahan relasi perjalanan KA Lembah Anai yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2026, dari sebelumnya melayani rute Kayutanam–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi Kayutanam–Padang.

Perubahan tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas masyarakat menuju pusat Kota Padang sekaligus memberikan akses transportasi yang lebih mudah dan efisien.

Selain itu, kapasitas angkut KA Lembah Anai juga ditingkatkan secara signifikan, dari sebelumnya 78 tempat duduk menjadi 192 tempat duduk. Dengan kapasitas baru ini, KA Lembah Anai kini mampu melayani lebih banyak pelanggan setiap harinya.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat, KA Lembah Anai melayani 6 perjalanan setiap hari untuk masing-masing arah, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan untuk kebutuhan bekerja, sekolah, maupun wisata.

“Pengembangan layanan KA Lembah Anai merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan transportasi publik yang semakin mudah diakses, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kereta api menjadi solusi perjalanan yang praktis, bebas macet, dan memiliki waktu tempuh yang pasti,” tambah Reza.

Kemudahan layanan juga semakin dirasakan pelanggan melalui pemesanan tiket yang dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi Access by KAI, dengan jadwal keberangkatan yang konsisten dan proses pemesanan yang praktis.

Dari sisi tarif, KAI Divre II Sumatera Barat tetap menghadirkan harga yang terjangkau bagi masyarakat, yakni Rp3.000 untuk relasi Padang–Duku dan Rp5.000 untuk relasi Padang–Kayutanam. Tarif ini diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin beralih menggunakan transportasi massal yang ekonomis dan ramah lingkungan.

KAI Divre II Sumbar juga terus melakukan berbagai perbaikan layanan, mulai dari peningkatan kebersihan sarana, peningkatan keandalan operasional, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan KA Lembah Anai sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, dan bebas macet. KAI akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” tutup Reza.

Informasi lengkap terkait jadwal perjalanan dan pemesanan tiket KA Lembah Anai dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI.(*)

 

INFONEWS-Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Muhammad Fautiaz Fauzi, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pendidikan karakter dan pelestarian budaya di tingkat sekolah dasar. Melalui dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir), ia merealisasikan bantuan berupa matras untuk 26 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di Kecamatan Koto Tangah.

Penyerahan bantuan yang dilaksanakan pada Rabu (29/4) ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sarana prasarana olahraga bagi siswa di wilayah tersebut.

Muhammad Fautiaz Fauzi menjelaskan bahwa bantuan matras ini memiliki fungsi yang beragam atau multifungsi bagi sekolah. Namun, fokus utama dari pengadaan sarana ini adalah untuk menunjang latihan silat bagi para murid.

Menurutnya, keberadaan matras yang memadai sangat krusial sebagai permulaan pilot project di Koto Tangah guna memastikan anak-anak dapat berlatih dengan aman dan nyaman tanpa risiko cedera yang berarti.

Lebih lanjut, politisi muda ini menekankan bahwa olahraga silat bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana pembentukan karakter anak bangsa. Program ini dinilai sangat selaras dengan falsafah Minangkabau yang menjunjung tinggi keseimbangan antara ilmu bela diri dan ilmu agama.

Dengan dukungan penuh dari DPRD Kota Padang, khususnya Komisi IV, ia berharap tradisi silat dapat terus dilestarikan dan diwariskan secara turun-temurun kepada generasi mendatang.

Untuk tahap awal ini, sebanyak 26 set  matras (terdiri dari 50 lembar) dibagikan kepada 26 sekolah dasar di Koto Tangah.

Fautiaz menegaskan bahwa ini barulah permulaan, karena ke depannya ia menargetkan seluruh sekolah dasar di kecamatan tersebut akan mendapatkan fasilitas serupa. Ia ingin memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal dalam mendapatkan dukungan sarana olahraga agar pemanfaatan matras ini bisa dirasakan secara merata oleh seluruh siswa.

Tak hanya sekadar memberikan bantuan sarana, Fautiaz juga telah merancang keberlanjutan program ini melalui penyelenggaraan event atau pertandingan secara berkala.

Ia berencana menyuarakan aspirasi ini kepada Wali Kota Padang agar kegiatan olahraga seperti "Fadly Amran Cup" atau turnamen tingkat kota lainnya dapat terlaksana.Dengan adanya kompetisi, motivasi anak-anak untuk berlatih akan semakin tinggi dan bakat-bakat muda akan terus bermunculan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia menilai kondisi sarana prasarana di banyak sekolah saat ini masih membutuhkan perhatian, sehingga bantuan matras sangat membantu menghidupkan kembali gairah bersilat di sekolah-sekolah.

Selain untuk olahraga, Fauzi menyebut matras ini bisa digunakan secara serbaguna, termasuk sebagai alas untuk melaksanakan salat berjamaah di sekolah.

Fauzi Bahar juga menekankan pentingnya mengalihkan perhatian anak-anak dari ketergantungan pada gadget. Menurutnya, pendidikan anak harus seimbang antara asah otak (ilmu pengetahuan), asah dada (agama dan mental), serta asah fisik melalui olahraga.

Sebagai bentuk dukungan nyata, ia menyatakan kesiapannya untuk menurunkan pelatih-pelatih silat berpengalaman ke sekolah-sekolah guna memastikan pembinaan berjalan dengan standar yang baik.

Harapan besar digantungkan pada bantuan ini agar dapat bertahan dan digunakan dalam jangka panjang, bahkan hingga 5 atau 10 tahun ke depan. Selain untuk silat, matras ini diharapkan dapat menunjang kegiatan ekstrakurikuler lainnya seperti senam dan seni tari.

Dengan fasilitas yang mumpuni, diharapkan lahir generasi muda dari Koto Tangah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara fisik dan memiliki kecintaan yang mendalam terhadap budaya Minangkabau. (*)

 

INFONEWS-Menyambut libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh pada 1 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan 23.376 tempat duduk untuk layanan kereta api lokal selama periode 1 hingga 3 Mei 2026. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari, sebagai bentuk kesiapan KAI dalam melayani peningkatan mobilitas masyarakat selama masa liburan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat di Sumatera Barat. Untuk mendukung kebutuhan perjalanan selama libur panjang, KAI Divre II Sumbar tetap mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal andalan, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima–Naras, dan KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang.

Dari ketiga layanan tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu moda favorit masyarakat, khususnya bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan menuju kawasan wisata. Kereta ini melayani 10 perjalanan setiap hari pada lintas Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp5.000. Kehadiran layanan ini memudahkan masyarakat maupun wisatawan untuk menjangkau destinasi wisata populer seperti Pantai Gandoriah.

Selain itu, KA Minangkabau Ekspres juga menjadi pilihan utama masyarakat yang membutuhkan transportasi menuju bandara. Dengan 12 perjalanan per hari, kereta ini melayani rute Bandara Internasional Minangkabau–Stasiun Pulau Aie dengan tarif Rp10.000. Tidak hanya menunjang konektivitas bandara, layanan ini juga mendukung perjalanan edukatif melalui program tiket rombongan bagi pelajar.

Sementara itu, KA Lembah Anai hadir melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam–Padang. Selain menawarkan kemudahan mobilitas, perjalanan dengan KA Lembah Anai juga memberikan pengalaman tersendiri melalui panorama alam Sumatera Barat yang indah dan menyejukkan sepanjang perjalanan.

Menurut Reza, keberadaan tiga layanan kereta api lokal tersebut tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penggerak konektivitas antarwilayah yang berdampak positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Dengan tarif yang terjangkau serta layanan yang nyaman, kereta api menjadi pilihan transportasi yang semakin diminati masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati perjalanan yang aman sekaligus menikmati pesona alam dan budaya Minangkabau.

Untuk kemudahan pelanggan, pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan. KAI juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi agar terhindar dari potensi penipuan.

Melalui kesiapan kapasitas dan layanan operasional yang optimal, KAI Divre II Sumbar berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan libur panjang dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.

“KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, hingga keselamatan perjalanan. Penyesuaian kapasitas dan pola operasi juga terus kami lakukan agar kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada momen libur panjang, dapat terlayani dengan baik,” tutup Reza.(*)

 

Ketua Komisi III DPRD Padang Helmi Moesim. 

INFONEWS - Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim menyambut baik, langkah cepat DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam merealisasikan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Palukahan, di Air Dingin, Koto Tangah.

Menurutnya, Rabu (29/4/2026), kualitas layanan air bersih di Kota Padang sempat menurun akibat kondisi infrastruktur yang terdampak bencana.

"Terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi V  Zigo Rolanda, dan jajaran Kementerian PU. Ini adalah jawaban atas keluh kesah masyarakat,  terkait kondisi SPAM  yang belum maksimal. Kami berharap pembangunan SPAM terbaru ini bisa segera berjalan setelah proses lelang selesai," ungkapnya.

Ia juga menitipkan harapan, agar pembangunan SPAM dapat didorong percepatannya guna memperluas cakupan layanan air bersih dalam beberapa tahun ke depan.
Terbukti sebentar lagi, air bersih di Kota Padang akan semakin kencang dan mengalir deras.
Proyek besar ini diproyeksikan mampu,  menambah kapasitas air bersih yang sebelumnya berkekuatan 300 liter per detik menjadi 500 liter per detik. 
Ia  menjelaskan,  bahwa proyek ini telah masuk tahap lelang dan ditargetkan mulai terkontrak pada Mei 2026 mendatang.

"Total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp284 miliar untuk dua tahun anggaran. Pekerjaan ini mencakup pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) 4x50 liter per detik, jaringan pipa, reservoar, hingga perbaikan intake melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS)," ujarnya.

Diperkirakan, proyek ini akan tuntas akhir tahun 2027 atau 2028. Ia  menambahkan,  bahwa penanganan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat melalui program rehabilitasi pascabencana untuk menjamin kualitas air dan pengendalian banjir di aliran Batang Kuranji hingga Batang Lubuk Laweh.(*)

 

INFONEWS- Sebagai upaya memperkuat komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasional, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar Rapat Safety Committee (SC) Kedua Bulan April 2026 pada Rabu (29/4) di Ruang Rapat Buya Hamka, Kantor Divre II Sumbar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Divre II Sumbar Muh. Tri Setyawan beserta jajaran manajemen, Tim Safety Committee Divre II Sumbar, serta Tim Keselamatan dari Kantor Pusat. Rapat ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan aspek keselamatan sekaligus menyusun langkah mitigasi risiko guna mendukung operasional kereta api yang aman dan andal.

Dalam sambutannya, Kepala Divre II Sumbar Muh. Tri Setyawan menegaskan bahwa Safety Committee merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga dan meningkatkan standar keselamatan perkeretaapian. Menurutnya, keselamatan adalah prioritas utama yang harus menjadi budaya kerja di seluruh lini organisasi.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang harus tertanam dalam setiap aktivitas kerja. Divre II Sumbar harus terus meningkatkan kinerja keselamatan dan berupaya mewujudkan zero accident secara berkelanjutan,” tegas Tri.

Pada kesempatan tersebut, Tim Safety Committee Divre II Sumbar memaparkan berbagai capaian dan evaluasi terkait keselamatan kerja. Melalui evaluasi tersebut, diharapkan seluruh unit kerja dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko dan memastikan implementasi program keselamatan berjalan efektif.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Forum ini dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antarunit, meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan kerja, serta mendorong terciptanya budaya keselamatan yang konsisten di seluruh wilayah operasional Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan Safety Committee merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang kuat dan berkesinambungan.

“Rapat Safety Committee bukan sekadar forum evaluasi, tetapi juga sarana penguatan komitmen seluruh insan KAI terhadap budaya keselamatan. Keselamatan kerja adalah fondasi utama dalam menjaga keandalan operasional dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api,” ujar Reza.

Ia menambahkan bahwa KAI Divre II Sumbar akan terus mendorong keterlibatan aktif seluruh pekerja dalam menerapkan prinsip keselamatan pada setiap aktivitas operasional.

“Melalui koordinasi yang solid dan komunikasi yang terbuka, kami berharap budaya keselamatan di lingkungan kerja semakin kuat sehingga mampu mendukung operasional kereta api yang selamat, aman, dan andal bagi masyarakat,” tutup Reza.(*)

 

Kejari Padang laksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 13 Padang.

INFONEWS-Kejari Padang mencatat, dari sekitar 100 perkara yang ditangani setiap bulan, sekitar 90 persen di antaranya merupakan kasus narkotika, baik sebagai pengedar maupun pemakai.

Kajari Kota Padang, Koswara menegaskan, kondisi ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan kerja sama semua pihak. “Rata-rata 100 perkara dalam sebulan, 90 persennya narkotika. Ini sangat kita sayangkan dan harus kita tekan seminimal mungkin,” ujarnya pada wartawan. Senin (27/4/2026).

Pendekatan preventif melalui edukasi hukum terus digencarkan.Program Jaksa Masuk Sekolah menjadi salah satu upaya untuk membekali pelajar dengan pemahaman tentang risiko dan konsekuensi hukum dari setiap pelanggaran.

Dukungan terhadap langkah ini juga datang dari DPRD Kota Padang. Ketua DPRD, Muharlion, menilai maraknya peredaran narkotika harus menjadi alarm bersama, terutama karena dampaknya dapat mengancam generasi muda.

“Dengan adanya temuan 50 kilogram sabu di Padang, tentu ini harus jadi perhatian serius. Dampaknya bisa menyasar anak-anak kita jika tidak diantisipasi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti maraknya kenakalan remaja seperti tawuran dan balap liar yang perlu ditangani secara komprehensif melalui penguatan edukasi hukum sejak dini.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menyebut bahwa tingkat kenakalan remaja seperti tawuran dan balap liar mulai menunjukkan penurunan. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan memberikan dampak positif bagi pelajar.

“Sosialisasi tentang bahaya tawuran, balap liar, serta sanksi hukum yang menyertainya terus kita lakukan. Ini memberikan efek bagi siswa di sekolah,” jelasnya.

Harapannya, kesadaran hukum dapat tumbuh sejak dini, sehingga pelajar tidak hanya menjauhi pelanggaran, tetapi juga berani mengambil peran sebagai generasi penegak hukum di masa depan. (*)

 

INFONEWS- Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PAN, Rustam Effendi, menunjukkan komitmen nyatanya dalam memajukan olahraga daerah melalui gelaran Kejuaraan Sepak Bola Putri 2026.

Turnamen yang memperebutkan Piala Wali Kota Padang ini resmi bergulir mulai 24 hingga 30 April 2026 di Lapangan Kompak, Anak Aia, Koto Tangah.

Kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sepak bola wanita di Sumatera Barat yang selama ini menantikan wadah kompetisi resmi.

Kegiatan strategis ini merupakan realisasi dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Rustam Effendi selaku wakil rakyat dari Dapil Koto Tangah.

Bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Rustam menegaskan bahwa turnamen ini lahir langsung dari aspirasi para penggiat sepak bola wanita.

Sebagai sosok yang dikenal peduli pada dunia olahraga, ia ingin memastikan bahwa bakat-bakat terpendam di tingkat akar rumput mendapatkan panggung yang layak untuk berkembang.

Dalam keterangannya, Rustam Effendi mengungkapkan harapannya agar ajang ini menjadi kawah candradimuka bagi bibit unggul pesepak bola putri.

Rustam optimistis bahwa melalui kompetisi yang rutin dan terukur, Kota Padang dan Sumatera Barat dapat menyumbangkan talenta berbakat untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia di masa depan.

Bagi Rustam, investasi pada pemuda melalui jalur olahraga adalah langkah krusial untuk membangun karakter dan prestasi daerah yang membanggakan.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Padang melalui Plt Kepala Dispora, Jimmy, yang menyebutkan bahwa inisiasi Rustam Effendi ini sangat sejalan dengan program unggulan "Padang Juara".

Selain sebagai ajang pembinaan, turnamen ini berfungsi sebagai sarana seleksi ketat untuk menjaring pemain terbaik yang akan mewakili Kota Padang dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 mendatang.

Turnamen yang diikuti oleh delapan tim dari berbagai wilayah di Sumatera Barat ini menawarkan total hadiah sebesar Rp24 juta.

Dengan standar kompetisi yang baik, Kejuaraan Piala Wali Kota Padang ini diprediksi akan meningkatkan gairah klub-klub sepak bola putri lokal untuk lebih serius dalam melakukan pembinaan rutin.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah pada Sabtu (25/4) sore turut dihadiri Bendahara KONI Kota Padang Zulhardi Z Latif, Kabid Olahraga Adlin, serta unsur pimpinan kecamatan Koto Tangah. (*)









 

INFONEWS-Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga konsistensi penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) serta meningkatkan kinerja perusahaan secara berkelanjutan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaksanakan Audit Resertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang dilaksanakan pada 23 hingga 24 April 2026.

Audit resertifikasi ini dilakukan oleh tim auditor dari Bureau Veritas Indonesia yang dipimpin oleh Bambang Heriyanto. Kegiatan audit mencakup evaluasi menyeluruh terhadap implementasi sistem manajemen mutu di berbagai unit kerja di lingkungan Divre II Sumbar secara random, antara lain Top Management dan Tim ISO Divre II Sumbar, Unit SDM & Umum, Unit Humas, UPT Depo Lokomotif Padang, Stasiun Kelas I Padang, UPT Resor Jalan Rel, serta UPT Resor Jembatan.

Pelaksanaan audit ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa seluruh proses bisnis perusahaan tetap berjalan sesuai standar mutu internasional ISO 9001:2015. Selain itu, audit juga bertujuan untuk menilai efektivitas penerapan sistem manajemen mutu dalam mendukung pencapaian target perusahaan serta mendorong budaya perbaikan berkelanjutan di seluruh lini organisasi.

Dalam pelaksanaannya, tim auditor melakukan serangkaian tahapan audit, mulai dari verifikasi dokumen, observasi lapangan, wawancara dengan personel terkait, hingga pengambilan sampel pada unit-unit kerja sesuai ruang lingkup audit. Melalui proses ini, perusahaan memperoleh evaluasi objektif terhadap implementasi sistem manajemen mutu yang telah diterapkan.

Kepala Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran dan tim auditor atas sinergi yang terjalin selama proses audit berlangsung.

“Audit eksternal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menjaga kualitas tata kelola perusahaan dan meningkatkan standar pelayanan kepada pelanggan. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh unit yang telah menjalankan sistem manajemen mutu secara konsisten, sehingga Divre II Sumbar dapat mempertahankan kualitas layanan yang aman, andal, dan profesional,” ujar Tri.

Pada kesempatan yang sama, Lead Auditor Bureau Veritas Indonesia, Bambang Heriyanto menyampaikan bahwa hasil audit menunjukkan implementasi sistem manajemen mutu di Divre II Sumbar telah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil audit, tidak ditemukan temuan mayor maupun minor, sehingga Divre II Sumbar direkomendasikan untuk kembali memperoleh sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menerapkan standar mutu secara konsisten di seluruh proses operasional perusahaan. Dengan keberhasilan audit resertifikasi ini, Divre II Sumbar diharapkan dapat terus meningkatkan kinerja perusahaan serta memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 menjadi dorongan bagi KAI Divre II Sumbar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan melalui penerapan standar mutu yang konsisten di seluruh lini pelayanan.

“Keberhasilan audit resertifikasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 secara konsisten, KAI Divre II Sumbar berkomitmen menghadirkan layanan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, tepat waktu, dan profesional. Standar mutu ini menjadi landasan penting dalam memastikan setiap proses pelayanan berjalan optimal sehingga mampu memenuhi harapan pelanggan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api,” ungkapnya.(*)

Wakil Ketua DPRD Kota Padang
Mastilizal Aye 

INFONEWS - Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra, Mastilizal Aye tegas mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) untuk segera melepas pengelolaan Gelanggang Olah Raga (GOR) H. Agus Salim dan menyerahkannya kembali ke Pemerintah Kota Padang.

Menurutnya, mempertahankan pengelolaan 
di level provinsi hanya akan memperlambat optimalisasi aset strategis yang seharusnya menjadi jantung aktivitas olahraga dan ekonomi warga kota.

“Ini bukan lagi soal administrasi. Ini soal keberanian mengambil keputusan untuk kepentingan masyarakat. GOR H.Agus Salim harus kembali ke tangan Pemko Padang,” tegas Mastilizal Aye, Jumat (24/04/2026.

Selain itu, Mastilizal Aye juga menilai pengelolaan saat ini belum menyentuh potensi maksimal. Penataan pedagang, kebersihan, hingga pemeliharaan fasilitas dinilai belum responsif terhadap kebutuhan harian masyarakat.

“Kalau dikelola Pemko, geraknya cepat. Tidak berbelit. Masalah di lapangan bisa langsung ditangani, bukan menunggu birokrasi panjang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi ekonomi kawasan yang dinilai “terbuang sia-sia” jika tidak dikelola secara fokus oleh pemerintah kota. “Ini aset emas!.Jangan sampai potensi PAD hilang begitu saja. Kalau dikelola serius oleh Pemko Padang, pemasukan daerah bisa melonjak dan langsung kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Peningkatan PAD dari kawasan GOR dapat menjadi motor penggerak pembangunan mulai dari infrastruktur hingga fasilitas olahraga modern bagi generasi muda Kota Padang.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang,Mastilizal tak sekadar mengkritik. Ia menantang Pemprov Sumbar untuk segera duduk bersama dan membahas mekanisme hibah atau penyerahan pengelolaan secara terbuka.“Kalau memang tujuannya untuk rakyat, jangan ada ego sektoral. Duduk bersama, putuskan, dan kembalikan ke kota,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa kawasan GOR H. Agus Salim bukan sekadar fasilitas olahraga, melainkan simbol kebanggaan warga Kota Padang yang harus dikelola dengan visi segar dan keberpihakan nyata.

“Ini marwah olahraga kita. Sudah waktunya dikelola dengan serius, profesional, dan berpihak ke masyarakat Kota Padang,” pungkasnya.(*)

 

Ketua DPRD Kota Padang H.Muharlion, S.Pd,.

INFONEWS- Hari Kartini sebagai momentum refleksi dan penguatan peran perempuan di sektor strategis, serta pentingnya perlindungan hak-hak perempuan dan anak.

"Peringatan ini dinilai bukan hanya seremonial, tetapi kelanjutan perjuangan dalam pendidikan dan berkarya," ujar Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Jumat (24/4/2026).

DPRD mengapresiasi, peningkatan jumlah perempuan yang mengambil peran aktif di berbagai sektor, termasuk peningkatan jumlah legislator perempuan di daerah, yang menunjukkan kontribusi semakin kuat dalam pembangunan daerah.

Dikatakannya, DPRD  menyoroti masih tingginya kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta mendorong implementasi peraturan daerah untuk perlindungan yang lebih aman.

Ia  menekankan, pentingnya akses pendidikan yang setara bagi perempuan agar berdaya, mandiri, dan mampu bersaing, meneladani semangat perjuangan RA Kartini.

Sosok Kartini modern diharapkan, mampu menyeimbangkan peran dalam keluarga, pekerjaan, dan kepedulian sosial, serta berani bermimpi dan berkarya.

DPRD membuka dialog, untuk memastikan keadilan dan kesetaraan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Ia berharap, momentum ini mendorong pemberdayaan perempuan untuk memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa, sesuai semangat "Habis Gelap Terbitlah Terang".(*)

 

INFONEWS - Perkuat sinergitas di seluruh kalangan, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serka Andi Arisandi lakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).


Kegiatan komsos itu bersama Camat Sikakap, Personel Polsek Sikakap, Personel Pos AL Sikakap bertempat di Dusun Mabolak,Desa Sikakap,Kecamatan Sikakap,Kepulauan Mentawai.


"Komsos yang kita lakukan bersama Forkopimcam ini dalam rangka membangun kerja sama dalam setiap kegiatan untuk kepentingan masyarakat" ucap Babinsa Jumat (24/4/2026).


Dia menyebut selain menjalin kerjasama dalam kegiatan ditengah masyarakat juga memperkuat sinergitas antara unsur Forkopimcam dengan pihak aparat.


"Prinsipnya memperkuat sinergitas agar kegiatan apapun yang di lakukan dapat diselesaikan secara bersama untuk kemajuan wilayah" tuturnya.


Tak hanya itu, sinergitas yang di perkuat ini juga menjadi momen berbagai informasi serta sharing terkait perkembangan wilayah.



Editor : Tim Redaksi


 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat transformasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Melalui optimalisasi Rail Ticketing System (RTS), pengembangan layanan ticketing digital, dan penerapan sistem paperless, KAI Divre II Sumbar menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih praktis, cepat, dan efisien, mulai dari proses pemesanan tiket hingga keberangkatan di stasiun.

Digitalisasi layanan ini menjadi bagian dari komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang modern dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Pelanggan dapat melakukan pemesanan tiket secara digital, mengakses informasi perjalanan secara real time, serta melakukan boarding dengan lebih mudah tanpa ketergantungan pada dokumen fisik.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus mendukung efisiensi operasional. “Digitalisasi layanan yang terus kami kembangkan bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam setiap tahapan perjalanan. Mulai dari pembelian tiket, akses informasi perjalanan, hingga proses boarding, seluruhnya dirancang agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang lebih seamless, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Access by KAI sebagai kanal utama pemesanan tiket kereta api. Aplikasi ini memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk melakukan pemesanan tiket kapan saja dan di mana saja, sekaligus menyediakan informasi jadwal perjalanan, ketersediaan tempat duduk, dan riwayat perjalanan secara cepat dan akurat.

Pemanfaatan Access by KAI juga menunjukkan tren positif sebagai bagian dari perubahan perilaku pelanggan menuju layanan berbasis digital. Kehadiran aplikasi ini tidak hanya mempermudah akses layanan, tetapi juga mempercepat proses pelayanan di stasiun, mengurangi antrean, serta meningkatkan akurasi transaksi tiket. Dengan sistem yang terintegrasi, pelanggan dapat merasakan pengalaman perjalanan yang lebih efisien sejak tahap perencanaan perjalanan hingga keberangkatan.

Selain meningkatkan kemudahan layanan, penerapan sistem paperless juga menjadi langkah nyata KAI Divre II Sumbar dalam mendukung efisiensi operasional dan pengurangan penggunaan kertas di area pelayanan serta sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan melalui digitalisasi proses bisnis yang lebih ramah lingkungan.

“Dengan integrasi layanan digital yang terus diperkuat, KAI Divre II Sumbar optimistis dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjawab ekspektasi pelanggan terhadap transportasi yang modern dan mudah diakses. Transformasi digital ini menjadi wujud komitmen KAI untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin lancar dan tanpa hambatan”, tutup Reza.(*)

 

INFONEWS - Guna mendukung perekonomian masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar sambangi kepala desa Sotboyak, Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai.


Dalam kegiatan sambang itu, Babinsa bahas terkait perairan irigasi sawah dan ladang termasuk pengunaan pompa air yang di gunakan untuk pengairan.


Komsos tersebut bersama Jalimin kepala desa Sotboyak sekaligus melihat secara langsung kondisi persawahan dan perladangan milik warga.


"Ini perlu mencari solusi untuk berupaya bagaimana pengairan sawah dan ladang memiliki aliran, sehingga sawah bisa berkembang dengan maksimal" tuturnya saat komsos, kamis (23/4/2026).


Pembahasan pengairan sawah ini, perlu di lakukan musyawarah untuk m ncarikan solusi agar ada pengairan sawah yang memadai dan hal tersebut untuk kebutuhan masyarakat petani.


“Solusi ini harus segera dilakukan agar dampak perkembangan sawah adanya pengairan irigasi menjadi baik" ujarnya.



Editor : Tim Redaksi


 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus konsisten memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api melalui pendekatan edukatif. Mengusung tajuk "Sapa Sekolah", menyambangi siswa-siswi SDN 04 Gaung, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Rabu (22/4) untuk menanamkan kesadaran keamanan di sekitar jalur rel sejak usia dini.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Marinir Ernst Rikumahu beserta jajaran, tim Humas KAI Divre II Sumbar dan Babin Pembinan Polsuska Aiptu Robi Kentoroserta yang disambut hangat oleh Kepala SDN 04 Gaung, Desi Kurnia, beserta para guru dan ratusan siswa yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Dalam sosialisasinya, Karu Polsuska Divre II Sumbar, Jeni Ramadhan menekankan bahwa menjaga keamanan kereta api adalah misi kemanusiaan yang membutuhkan peran aktif semua lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan yang lokasinya bersinggungan langsung dengan jalur aktif kereta api.

Kepala SDN 04 Gaung, Desi Kurnia, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif KAI ini. Ia berharap materi yang disampaikan tidak sekadar menjadi pengetahuan, namun bertransformasi menjadi perilaku sehari-hari para siswa demi terciptanya budaya keselamatan di lingkungan sekolah.

Dalam sesi edukasi yang interaktif, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai tindakan berbahaya yang dilarang di area jalur rel kereta api. Beberapa di antaranya seperti bermain di sekitar rel, melempar benda ke arah kereta api, meletakkan benda di atas rel, hingga melintas sembarangan di jalur yang bukan peruntukannya. Tindakan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan diri sendiri, tetapi juga dapat mengganggu dan mengancam keselamatan perjalanan kereta api. Selain itu, para guru juga diingatkan pentingnya disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, yaitu dengan berhenti sejenak, menengok ke kanan dan kiri, memastikan kondisi aman, kemudian baru melintas. Ditekankan pula bahwa palang pintu perlintasan hanyalah alat bantu, bukan penanda utama ada atau tidaknya kereta api. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan pengguna jalan tetap menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan bersama.

Antusiasme siswa terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian dan keaktifan mereka, KAI memberikan berbagai hadiah menarik bagi siswa yang mampu memahami materi keselamatan dengan baik.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa "Sapa Sekolah" adalah instrumen penting bagi perusahaan untuk membangun investasi jangka panjang dalam aspek keselamatan, khususnya bagi generasi muda.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membekali para siswa agar mereka tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi atau pengingat bagi orang-orang di sekitar mereka mengenai pentingnya keselamatan di jalur KA,” ujar Reza.

_Langkah Preventif Masif Sepanjang 2026_

Sebagai bagian dari strategi pengamanan yang lebih luas, hingga April 2026 KAI Divre II Sumbar telah melakukan serangkaian aksi nyata di lapangan, meliputi:
- Penutupan 2 titik perlintasan liar yang berisiko tinggi
- ⁠Sosialisasi intensif di 17 titik perlintasan resmi
- ⁠Pemasangan 3 banner imbauan di titik-titik rawan kecelakaan
- ⁠Edukasi sepanjang jalur KA yang dibarengi dengan pemberian bantuan CSR berupa sarana olahraga bagi masyarakat.

KAI Divre II Sumbar berharap sinergi yang kuat antara operator transportasi, pihak sekolah, dan masyarakat luas dapat mewujudkan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan selamat. Hal ini krusial demi mendukung kelancaran operasional transportasi massal dan melindungi nyawa setiap masyarakat.(*)

INFONEWS-Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendukung dekarbonisasi sektor transportasi melalui pengembangan layanan transportasi massal rendah emisi, pemanfaatan energi terbarukan, serta penerapan efisiensi energi di lingkungan operasional perusahaan.

Sebagai moda transportasi massal berbasis rel, kereta api memiliki peran penting dalam mewujudkan sistem mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Dibandingkan kendaraan pribadi, kereta api mampu mengangkut lebih banyak penumpang dalam satu perjalanan dengan konsumsi energi yang lebih efisien, sehingga berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca.

Secara rata-rata, emisi kereta api berada pada kisaran 30–40 gram CO₂ per penumpang per kilometer, jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi yang mencapai 150–200 gram CO₂ per penumpang per kilometer. Dengan tingkat efisiensi tersebut, penggunaan kereta api dapat menekan emisi karbon hingga sekitar 75 persen dibandingkan kendaraan pribadi.

Sepanjang tahun 2025, KAI Divre II Sumbar melayani 1.978.241 pelanggan, terutama melalui layanan KA Pariaman Ekspres dan KA Minangkabau Ekspres yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan antarkota. Dari jumlah pelanggan tersebut, penggunaan moda transportasi kereta api diperkirakan telah berkontribusi terhadap pengurangan emisi lebih dari 12.000 ton CO₂ per tahun dibandingkan apabila perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi.

Capaian tersebut menegaskan bahwa transportasi berbasis rel merupakan bagian penting dalam mendukung mobilitas berkelanjutan, sekaligus menjadi solusi nyata dalam upaya menekan emisi karbon di sektor transportasi.

Sebagai bagian dari implementasi energi hijau, KAI Divre II Sumbar juga telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Stasiun Padang sejak Desember 2024 dengan kapasitas 40,7 kWp. Pemanfaatan energi surya ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional serta mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).

PLTS tersebut memberikan manfaat lingkungan yang setara dengan penanaman sekitar 570 pohon, serta berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 366 ton CO₂ per tahun. Selain mendukung keberlanjutan lingkungan, pemanfaatan PLTS juga meningkatkan efisiensi operasional melalui pengurangan konsumsi listrik dari sumber energi konvensional.

Selain melalui penggunaan energi terbarukan, KAI Divre II Sumbar juga terus mendorong efisiensi energi di berbagai fasilitas operasional melalui penggunaan lampu hemat energi LED di stasiun, pengaturan beban listrik peralatan operasional, serta optimalisasi pola operasi perjalanan kereta guna meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Langkah-langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendorong dekarbonisasi sektor transportasi, di mana penguatan transportasi publik berbasis rel menjadi salah satu strategi utama untuk menciptakan sistem transportasi yang rendah emisi dan berkelanjutan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa momentum Hari Bumi menjadi pengingat pentingnya peran transportasi publik dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami percaya bahwa rel merupakan jalur mobilitas berkelanjutan. Melalui layanan transportasi massal rendah emisi dan pemanfaatan energi hijau, KAI Divre II Sumbar berkomitmen menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mendukung terciptanya masa depan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat transformasi hijau di sektor transportasi melalui peningkatan layanan yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission Indonesia, sekaligus menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih baik bagi masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memberikan apresiasi khusus kepada para penumpang perempuan melalui kegiatan “Sapa Kartini”, Selasa (21/4). Apresiasi tersebut diwujudkan dengan pemberian souvenir menarik kepada penumpang perempuan di sejumlah stasiun dan dalam perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia, sekaligus wujud komitmen KAI dalam mendukung kesetaraan serta peran aktif perempuan di berbagai sektor, termasuk dalam layanan transportasi publik.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini, petugas pelayanan pelanggan atau frontliner KAI Divre II Sumbar juga mengenakan busana nasional kebaya di beberapa stasiun. Kehadiran petugas dengan busana kebaya tidak hanya menghadirkan suasana perayaan yang hangat dan penuh makna, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap semangat perjuangan Kartini.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bagi KAI untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan, khususnya perempuan.

"Melalui kegiatan Sapa Kartini ini, kami ingin menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan perempuan yang telah menjadi bagian penting dari layanan KAI. Semangat Kartini kami hadirkan dalam bentuk pelayanan yang ramah, hangat, dan penuh penghormatan kepada pelanggan," ujar Reza.

Selain menghadirkan kegiatan apresiatif, KAI Divre II Sumbar juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari peningkatan pelayanan di stasiun dan di atas kereta, peningkatan kenyamanan fasilitas, hingga penguatan budaya pelayanan prima oleh seluruh petugas frontliner.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan. Melalui peningkatan pelayanan yang berkelanjutan, KAI berharap dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dari waktu ke waktu.

KAI Divre II Sumbar berharap kegiatan peringatan Hari Kartini ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan perempuan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. “Semangat Kartini diharapkan terus hidup melalui pelayanan yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan” tutup Reza.(*)


 

INFONEWS - Guna menjalin komunikasi ditengah masyarakat, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai, Serka K Lubis sambangi warga nelayan di Muara Sikabaluan,Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai.


Giat sambang ini bersama Solihin yang bekerja sebagai nelayan, bahas terkait aktivitas melaut yang saat ini kondisi agak kurang baik.


Kondisi cuaca kurang bagus, Babinsa menyarankan kepada nelayan untuk tidak melakukan aktivitas melaut dan mencari kegiatan di darat


"Solusi cuaca kurang bagus harus mencari alternatif melakukan aktivitas didarat untuk menambah penghasilan keluarga" ucap Babinsa berikan saran kepada nelayan, Selasa (21/4/2026).


Selain memberikan motivasi kegiatan komsos juga terjalin silahturahmi yang baik serta berbagi informasi.


"Kita berharap koordinasi bersama masyarakat terus terjalin dengan baik agar wilayah termonitor" pungkasnya



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWSDalam menjalankan tugas teritorial di wilayahnya, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai, Serda Irfan Munthe selalu inten melakukan komunikasi sosial di tengah masyarakat.


Kegiatan komunikasi di tengah masyarakat yang di lakukan Babinsa bertujuan untuk menjalin keakraban juga menjaring informasi di wilayah tugas.


"Hari ini kita komsos bersama warga binaan Ridwan bekerja sebagai wiraswasta bahas berbagai hal di lingkungan wilayah" ucap Babinsa, Sabtu (18/4/2026).


Kegiatan komsos ini selain menjalin silahturahmi juga menumbuhkan kepedulian terhadap situasi wilayah serta merangkum berbagai informasi ditengah masyarakat


"Komsos yang kita laksanakan setiap hari guna menjaring informasi dan keluh kesah masyarakat dari berbagi sektor kehidupan" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat perannya sebagai moda transportasi publik yang efisien, terjangkau, sekaligus ramah lingkungan. Sepanjang triwulan I tahun 2026, optimalisasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Barat.

Berdasarkan data operasional periode Januari hingga Maret 2026, KAI Divre II Sumbar mencatat konsumsi BBM subsidi sebanyak 225.480 liter untuk melayani 512.741 pelanggan. Pemanfaatan energi tersebut dilakukan secara terukur dan efisien guna memastikan layanan transportasi tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan sumber daya energi.

Optimalisasi penggunaan BBM tersebut juga merupakan bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), khususnya dalam aspek akuntabilitas, tanggung jawab, dan efisiensi pengelolaan sumber daya perusahaan. KAI Divre II Sumbar memastikan setiap penggunaan BBM subsidi dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas. Dengan tata kelola perusahaan yang baik, setiap sumber daya yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.

Dukungan subsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) turut menjadi faktor penting dalam menjaga keterjangkauan layanan kereta api bagi masyarakat. Melalui PSO, pemerintah memberikan subsidi agar tarif kereta api tetap terjangkau, sehingga masyarakat dapat menikmati moda transportasi yang aman, nyaman, dan ekonomis. Optimalisasi penggunaan BBM subsidi yang dilakukan KAI Divre II Sumbar menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan bahwa dukungan pemerintah tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang mobilitas harian dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa efisiensi penggunaan BBM memiliki dampak langsung terhadap keterjangkauan biaya perjalanan bagi masyarakat.

“Efisiensi energi yang kami lakukan berimplikasi pada biaya operasional yang lebih terkendali, sehingga tarif yang dikenakan kepada pelanggan tetap terjangkau. Di tengah keterbatasan BBM, kereta api hadir sebagai solusi mobilitas yang hemat, aman, dan dapat diandalkan,” ujarnya.

Tingkat efisiensi ini dinilai sangat baik, mengingat layanan kereta api di wilayah Divre II Sumbar mencakup rute jarak menengah seperti Padang–Naras pulang-pergi, hungga KA Lembah Anai relasi Padang–Kayutanam.

Penggunaan BBM tersebut mencakup operasional lokomotif sebagai penggerak utama rangkaian kereta serta mesin pembangkit untuk kebutuhan listrik di dalam kereta, seperti penerangan, pendingin udara, dan fasilitas pengisian daya bagi pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa satu sumber energi mampu mendukung berbagai aspek pelayanan sekaligus.

Lebih lanjut, Reza menjelaskan bahwa seluruh armada diesel di wilayah Divre II Sumbar saat ini telah menggunakan Biosolar B40, yaitu campuran 60 persen solar dan 40 persen biodiesel.

“Penggunaan Biosolar B40 tidak hanya mendukung efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi dalam menekan emisi karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung target Net Zero Emission 2060,” jelasnya.

Selain lebih ramah lingkungan, bahan bakar ini juga memiliki karakteristik yang lebih mudah terurai secara alami, sehingga dapat meminimalkan dampak pencemaran terhadap lingkungan, khususnya di sekitar jalur rel.

Di sisi lain, KAI Divre II Sumbar juga mencatat penggunaan 65.900 liter BBM nonsubsidi yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan perawatan sarana dan prasarana, termasuk alat kerja dan mesin perawatan jalur rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga.

Melalui pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang andal, terjangkau, dan berwawasan lingkungan.

“Setiap penggunaan BBM subsidi harus tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. KAI akan terus menjadi tulang punggung transportasi publik yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga berkelanjutan,” pungkas Reza.(*)

 

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Ikuti Kegiatan KPPD di Akmil Magelang. 

INFONEWS  – Para Ketua DPRD dari berbagai daerah dari seluruh Indonesia, termasuk Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd., berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti kegiatan retret khusus yang digelar pada 15 hingga 19 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Agenda strategis tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta soliditas para pimpinan legislatif dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah masing-masing.

Ketua DPRD Kota Padang H.Muharlion, S.Pd., hadir dan mengikuti seluruh rangkaian penggemblengan tersebut. Ia berharap agenda di Lembah Tidar ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja dewan.

“Mudah-mudahan retret kali ini berjalan lancar, diberikan kesehatan, sampai bisa menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Muharlion,Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS ) Kota Padang ini dihubungi melalui via WhatsApp. Kamis (16/4/2026).

Lebih lanjut, Muharlion menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk peningkatan kapasitas kepada pimpinan daerah yang sebelumnya kan  dilaksanakan untuk walikota, bupati dan gubernur se Indonesia. Hari ini pelaksananya adalah untuk seluruh ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

Ya, kegiatan ini memang memantapkan tentang
wawasan kebangsaan, NKRI, Undang-Undang Dasar 1945.Kemudian juga tentang bagaimana memang
dukungan dari pemerintah daerah terhadap program
dari pemerintah pusat Astacita dari Pak Presiden Prabowo.

Ini memang agendanya cukup padat, yang juga sangat disiplin. Memang satu hal yang sangat luar biasa positif untuk membentuk karakter pimpinan. Dan tentu kita harapkan juga kegiatan ini nanti juga akan dilaksanakan baik juga untuk wakil ketua DPRD. Kemudian juga untuk seluruh anggota DPRD di Indonesia.

"Pelatihan ini diharapkan mampu menyelaraskan visi pimpinan DPRD di seluruh Indonesia dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kedisiplinan yang tinggi," pungkasnya. (bim)

 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Medical Check Up (MCU) bagi para pekerja
pada 15 hingga 24 April 2026.

INFONEWS-Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan serta memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap optimal, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Medical Check Up (MCU) bagi para pekerja pada 15 hingga 24 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan sumber daya manusia yang berperan langsung dalam operasional perjalanan kereta api dan pelayanan kepada pelanggan. Dengan kondisi kesehatan pekerja yang terjaga, perusahaan dapat menghadirkan layanan yang lebih responsif, profesional, dan andal, sekaligus meminimalisir potensi gangguan operasional.

Seluruh pekerja di lingkungan Divre II Sumbar mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh guna memastikan setiap individu berada dalam kondisi prima saat menjalankan tugas. Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan radiologi, pemeriksaan laboratorium darah, pemeriksaan fisik secara menyeluruh, pemeriksaan audiometri bagi Awak Sarana Perkeretaapian serta pemeriksaan jantung melalui elektrokardiogram (EKG). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pramita Lab sebagai mitra layanan kesehatan.

Assistant Manager Kesehatan Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi, menjelaskan bahwa kondisi kesehatan pekerja memiliki pengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan dan keselamatan operasional.

“Pekerja yang sehat dan fit akan mampu menjalankan tugas secara optimal, baik dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan maupun dalam menjaga aspek keselamatan perjalanan kereta api. Melalui MCU ini, kami memastikan seluruh pekerja berada dalam kondisi terbaik saat bertugas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala setiap satu tahun sekali juga menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi kualitas layanan dan keandalan operasional.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa pelaksanaan MCU ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

“KAI menempatkan aspek pelayanan dan keselamatan sebagai prioritas utama. Dengan memastikan kondisi kesehatan pekerja tetap prima, kami dapat menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, serta tepat waktu bagi pelanggan,” jelas Reza.

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumbar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan perkeretaapian yang unggul, dengan didukung oleh sumber daya manusia yang sehat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pelanggan.(*)

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye tinjau kondisi drainase di perumahan Banda Gadang Permai Nanggalo. 

INFONEWSBelum habis derita bencana banjir bandang, kini banjir kembali mengenang. Tak butuh waktu lama, turun hujan dalam waktu setengah jam, air sudah bertamu ke rumah warga di Perumahan Banda Gadang Permai 

Derita warga sangat dirasakan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Bhatinnya teriris, melihat nasib warga. Kenapa tidak! Setengah jam hujan membasahi bumi, air sudah tergenang dan membanjiri rumah warga."Baru setengah jam hujan, air sudah masuk ke rumah warga," katanya, Rabu (15/4/2026).

"Apa dialami warga, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Kenapa tidak!  Dari 60 KK  yang ada di Perumahan Banda Gadang Permai, hanya 2 KK yang dapat bantuan. Perihnya lagi, hingga hari ini pasca banjir badang, drainase di perumahan ini belum pulih. Bahkan, nyaris buntu tanpa solusi," ujarnya.

"Saya berharap Kadis Perkim dan PUPR untuk segera meninjau lokasi. Selanjutnya,  carikan solusinya, agar warga tidak menjerit setiap hari hujan," tegasnya.

Sosok peduli warga itu, juga mengatakan, ia
sudah ke lokasi.  Ia berharap perlu tindakan nyata dari dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Warga sudah lelah dan menyerah. Perlu dorongan dan tindakan segera dari Pemko Padang," ungkap Mastilizal Aye, seraya mengatakan, ia sampai ke pinggir sungai melihat lokasi, kemana hilir drainase.(*)

 

Ketua Pansus III Mulyadi. 

INFONEWS-Ketua Pansus III DPRD Kota Padang, Mulyadi, menegaskan bahwa pembahasan hasil kajian fasilitasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penguatan lembaga adat dan pelestarian nilai budaya Minangkabau telah memasuki tahap akhir.Hal tersebut disampaikan usai rapat Pansus III DPRD Kota Padang yang digelar pada Selasa (14/4/2026) bersama Pemko Padang dan seluruh Camat.

Menurut Mulyadi, rapat tersebut merupakan pertemuan final untuk menyinkronkan seluruh masukan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap Ranperda yang tengah dibahas.

Ia menyebutkan, seluruh rekomendasi yang diberikan telah dibahas dan ditindaklanjuti oleh Pansus III DPRD Padang.“Alhamdulillah, rapat hari ini merupakan rapat akhir Pansus III yang membahas Ranperda penguatan kelembagaan adat dan pelestarian budaya di Kota Padang. Dari 10 item rekomendasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sudah kita tindaklanjuti dan kini masuk tahap finishing untuk diagendakan di Badan Musyawarah,” ujar Mulyadi.

Ia menjelaskan, pembahasan Ranperda ini membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan pansus lainnya karena substansinya menyangkut adat dan budaya masyarakat Minangkabau di wilayah perkotaan.

Berbeda dengan pembahasan pansus lain yang lebih bersifat administratif, Ranperda ini menyentuh aspek sosial budaya yang kompleks. Kota Padang sebagai daerah perkotaan tidak sepenuhnya memiliki struktur adat seperti wilayah kabupaten yang berbasis nagari.

Kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya Ranperda ini sebagai dasar hukum penguatan lembaga adat.“Di Kota Padang tidak semua kecamatan memiliki struktur adat seperti nagari. Karena itu Ranperda ini penting agar adat dan budaya Minangkabau tetap dapat dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” jelasnya.

Mulyadi menambahkan, dengan adanya payung hukum tersebut, pemerintah daerah nantinya memiliki kewajiban memberikan dukungan, baik dalam bentuk pelayanan maupun penganggaran melalui APBD untuk kegiatan adat dan budaya.

“Kalau sudah ada Perda, maka pemerintah wajib memberikan pelayanan dan dukungan, termasuk penganggaran dalam APBD untuk penguatan adat dan pelestarian budaya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Ranperda ini merupakan regulasi baru yang disusun dengan mengacu pada harmonisasi dengan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat tentang adat dan budaya.

Dalam proses fasilitasi, terdapat beberapa pasal yang disesuaikan hingga dihapus agar tidak mengintervensi kewenangan organisasi adat yang telah ada.

“Ada pasal-pasal yang kita sesuaikan berdasarkan rekomendasi provinsi, bahkan ada yang dihapus karena menyangkut kewenangan organisasi adat yang sudah berjalan. Pemerintah tidak boleh mengintervensi lembaga adat yang sudah ada,” ungkap Mulyadi.

Selain itu, Ranperda ini juga memuat penguatan nilai-nilai budaya Minangkabau, termasuk peran lembaga adat, fungsi sosial masyarakat, serta penguatan identitas kekerabatan.Salah satu konsep yang diangkat adalah penguatan hubungan suku dan kaum dalam masyarakat Minangkabau sebagai bagian dari pelestarian adat.

“Ranperda ini juga mendorong masyarakat tetap menjaga identitas adat, seperti memperkuat hubungan suku dan kaum. Ini bagian dari upaya pelestarian budaya Minangkabau di tengah dinamika kota,” jelasnya.

Mulyadi berharap Ranperda tersebut dapat segera masuk tahap paripurna sebelum masa sidang berakhir. Ia optimistis regulasi tersebut akan menjadi landasan hukum penting dalam menjaga keberlanjutan adat dan budaya Minangkabau di Kota Padang.

“Insya Allah sesuai target, sebelum penutupan masa sidang Ranperda ini sudah bisa diparipurnakan. Ini penting agar pelestarian adat dan budaya Minangkabau memiliki dasar hukum yang kuat,” tutupnya.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.