Articles by "Daerah"

Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Infonews - Guna mempererat silahturahmi ditengah masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) selalu menjalin komunikasi di berbagai kalangan salah satunya dengan wiraswasta.


Warga binaan yang berprofesi Wiraswasta ini merupakan mitra karib yang berada di Desa Muara Sikabaluan, kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai.


Pada kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai, Serka K Lubis luangkan waktu berbincang dengan wiraswasta Johan di salah satu warung warga, Minggu (11/1/2026).


Perbincangan itu Babinsa bahas terkait aktivitas yang di lakukan wiraswasta sekaligus berikan motivasi agar terus memanfaatkan waktu untuk meningkatkan perekonomian keluarga.


"Komsos bersama warga binaan kita tidak hanya sebatas tatap muka, namun memberikan masukan, sharing dan lainnya terkait dengan perekonomian masyarakat" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Dalam melaksanakan kegiatan dilapangan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) lakukan pendekatan dengan warga binaan, guna memperkuat silahturahmi dengan masyarakat.


Hal ini di lakukan Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai, Serka K Lubis saat komunikasi sosial dengan nelayan di salah satu warung berada di dusun Pokai,desa muara Sikabaluan, Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Sabtu (10/1/2025).


Sasaran komsos kali ini dengan seorang nelayan Juanidi warga desa muara Sikabaluan, kecamatan Siberut Utara, adapun pembahasan terkiat aktivitas melaut saat ini serta hasil yang di dapat.


"Prinsipnya komsos yang kita lakukan ini mendengar keluh kesah masyarakat terkhusus warga nelayan" sebut Babinsa.


Disisi lain komsos juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk saling sharing terkait situasi kondisi sosial kehidupan ditengah masyarakat.


"Kita harap keluh kesah masyarakat dalam meningkatkan ekonomi keluarga memberikan solusi serta optimis dalam menjalankan aktivitas" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

Infonews - Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan lakukan kerjasama dengan Universitas Andalas (Unand) tentang penguatan penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi.


Perjanjian kerjasama ini di tandai dengan Penandatanganan MoU oleh Bupati Mentawai, Rinto Wardana bersama wakil rektor IV  Universitas Andalas bidang perencanaan, Riset,Inovasi di Padang, Jumat (9/1/2026).


MoU yang di lakukan ini langkah konkret Pemkab Mentawai di bawah kepemimpinan Bupati Mentawai, Rinto Wardana dalam mendorong pembangunan daerah berbasis pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.


Sementara ruang lingkup kerja sama yang di lakukan dengan Unand itu meliputi pelaksanaan magang mahasiswa, kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, seminar, workshop, hingga publikasi ilmiah, khususnya di sektor ketahanan pangan, pertanian, dan perikanan.


Rinto Wardana menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki karakteristik wilayah yang unik karena terdiri atas empat pulau besar, yakni Sipora, Siberut, Pagai Utara, dan Pagai Selatan. Kondisi geografis tersebut, menurutnya, merupakan potensi besar, namun sekaligus menjadi tantangan dalam mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dan merata.


“Mentawai terdiri dari empat pulau besar. Ini adalah potensi, tetapi juga tantangan. Untuk menciptakan satu produk dan satu sistem yang terintegrasi itu tidak mudah, karena pembangunan harus dipikirkan secara merata,” ujar Rinto dalam sambutannya.


Ia mencontohkan, ketika pemerintah daerah melakukan pembangunan di Kecamatan Sikakap, maka pemerintah juga harus memikirkan bagaimana pembangunan serupa dapat diterapkan di Pulau Sipora dan Pulau Siberut.


"Tantangan ini menjadi proses pembelajaran bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan" tegasnya.


Dalam konsep ini, dia akan mencoba dengan semaksimal mungkin serta mempelajari semua itu, agar ke depan pembangunan di Mentawai bisa berjalan lebih terintegrasi dan merata, imbuhnya.


Tak hanya itu, Rinto juga menegaskan kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah.


"Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan harus dikelola secara produktif dan tidak sebatas program administratif saja" ucapnya.


Lebih lanjut di katakan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan harus memikirkan bagaimana caranya menambah penghasilan daerah. Artinya, kita harus benar-benar bertani, beternak, dan melaut.


Selain itu, ia meminta agar dinas terkait segera melakukan pemetaan induk pertanian di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Menurutnya, pemetaan tersebut penting agar setiap pulau memiliki fokus pengembangan komoditas unggulan yang jelas dan sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.


“Kita harus tahu di Pulau Siberut kita fokus membangun apa, di Sipora apa, dan di Sikakap apa. Dengan begitu, setiap pulau memiliki komoditas unggulan tersendiri,” ujarnya.


Strategi pemetaan ini dia menilai bahwa penetapan komoditas unggulan persetiap pulau akan memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan, serta mendorong terciptanya sistem pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.


Sementara itu, pihak Universitas Andalas menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan Kepulauan Mentawai melalui penerapan keilmuan dan hasil riset yang relevan dengan kebutuhan daerah.


Dalam perjanjian kerja sama ini berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 9 Januari 2026 hingga 9 Januari 2031, dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Adapun pendanaan serta pelaksanaan teknis kegiatan akan diatur lebih lanjut melalui perjanjian pelaksanaan atau Implementation Arrangement (IA).


"Melalui kerja sama ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pembangunan yang lebih merata di seluruh Kepulauan Mentawai" tukasnya, (*)



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Guna menunjang kegiatan di lapangan, Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serka Sopiandi perkuat komunikasi sosial dengan masyarakat di wilayah sekaligus menjalin silahturahmi dengan warga binaan.


Kegiatan komsos Babinsa kali ini bersama Pedagang Radin warga desa muara Siberut, kecamatan Siberut Selatan, kepulauan Mentawai, Selasa (6/1/2025).


Adapun pembahasan selain menjalin silahturahmi juga membahas terkait aktivitas dagang yang di geluti warga sekaligus memotivasi warga binaan.


"Komsos ini salah satu bentuk kepedulian dalam memberikan motivasi dan sharing dengan pedagang juga warga binaan" ucap Babinsa.


Pada kesempatan tersebut Babinsa juga mengajak pedagang untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan agar tempat aktivitas terlihat rapi dan konsumen menjadi nyaman.


"Kebersihan sangat penting dijaga, adapun sampah yang berserakan harus di bersihkan dengan menyiapkan tempat pembuangan agar wilayah tetap bersih dan asri" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi


 

Infonews - Sebanyak 16 Pejabat pimpinan tinggi Pratama Eselon II dan 1 serta pejabat Administrator Eselon III resmi di lantik Bupati Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa, SH,MH di Aula Bappeda Mentawai, Senin (5/1/2026).


Berikut 16 nama pejabat yang di lantik yaitu Nicholaus Orot Ogok T, S.H., M.Si menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik; Asmen Simanjorang, S.S.T., M.M Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Sukirman, S.Sos., M.M sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Arsenius, S.Pd., M.M, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Motsikhi Hura, S.E., M.A.P Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.


Untuk jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan di jabat oleh, Ruslianus, S.Pd., M.Sc, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)Lahmuddin, SKM., S.IP., M.IP., MKM, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Brandus Donatus, S.S.T, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Zakirman, S.Pt., M.Pt, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Lingkungan Hidup dan Perhubungan, Irdelius, S.S.T dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Rinaldi, S.Kom


Berikutnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Sahad Pardamaian, S.T., M.A.P, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Benny Sinaga, S.Kom., M.Si, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Drs. Joni Anwar, M.H, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda), Desti Seminora, S.E dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Elisa, S.Sos dan sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Hatisama Hura, S.P,MM.


Bupati Rinto menyampaikan, pelantikan yang di laksanakan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan tata kelola pemerintahan, guna meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan Kabupaten Kepulauan Mentawai.


"Rotasi jabatan ini merupakan sebuah berkah dan amanah, nah pelantikan tersebut tidak ada pejabat yang “dibuang” dalam proses rotasi, melainkan penempatan aparatur sesuai dengan kemampuan dan kompetensi masing-masing" sebut Bupati.


Dia menegaskan, proses pengisian jabatan ini berdasarkan sistem merit, tidak ada dipengaruhi dengan kepentingan politik. 


"Jadi, siapa yang memiliki kemampuan atau kompetensi dialah yang mendapatkan tempat sesuai posisinya" ucapnya.


Dikatakan, jabatan yang di emban para pejabat yang di lantik paling lama 5 tahun, nah dalam pelaksanaan tugas akan di lakukan evaluasi maksimal dua tahun.


"Apabila target kinerja tidak tercapai, maka akan dilakukan rotasi kembali sesuai hasil evaluasi" tegasnya.


Dia menyebut, evaluasi yang dilakukan secara berkala setiap akhir bulan akan berpengaruh langsung terhadap penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) pada awal bulan berikutnya.


Dalam hal ini di harapkan kepada seluruh pejabat yang di lantik untuk memaksimalkan tugasnya dan bekerja secara profesional, beritegritas dan berorientasi pada hasil, sehingga pelayanan kepada masyarakat efektif, pungkasnya, (*).



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Menjalin komunikasi untuk mengetahui kondisi sosial yang di alami masyarakat, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serda J Simamora sharing dengan warga nelayan dan masyarakat.


Komsos yang di lakukan Babinsa berlokasi di salah satu lokasi penampungan ikan di Dusun Sikakap tengah, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap,Kepulauan Mentawai, Sabtu (3/1/2026).


"Giat kita hari ini bersama nelayan bapak Maslan bahas terkait hasil tangkapan dan penghasilan yang di dapat selama melaut" ucap Babinsa.


Dia menyampaikan, kegiatan komsos ini merupakan rutinitas yang di lakukan di tengah masyarakat, setidaknya mengetahui kondisi yang terjadi di wilayah.


Selain menjalin silahturahmi dengan warga binaan, kegiatan ini juga sekaligus monitor wilayah terkiat perkembangan situasi wilayah teritorial Koramil 04/Sikakap.


"Kegiatan ini juga menjadi harapan masyarakat dalam berbagi informasi serta menjalin keakraban antar sesama di wilayah desa binaan" pungkasnya.



Editor : Tin Redaksi

Infonews - Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Armen melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat desa dengan tujuan menciptakan kedekatan bersama warga binaan, Jumat (2/1/2026).


Sertu Armen menjelaskan, kegiatan komsos adalah salah satu media Babinsa untuk mengenal warganya lebih dekat lagi dan sebagai sarana silaturahmi kepada warga binaannya agar warga menjadi lebih dekat dan akrab dengan Babinsa.


Selain itu kegiatan komsos ini bertujuan untuk mencari informasi dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah desa binaan.


“Kegiatan komsos ini dilakukan karena sudah menjadi tugas pokok sebagai seorang Babinsa yang senantiasa melaksanakan komsos untuk mencari informasi dan sebagai sarana bersilaturahmi” jelasnya.


Kegiatan ini, lanjut sertu Armen mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya, yang bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara Babinsa dengan masyarakat sehingga tercipta suasana yang harmonis dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan.


“Pada hari ini bincang santai dengan warga masyarakat di Desa muara Siberut untuk menjalin hubungan kedekatan, untuk itu kita saling berbaur,” ungkapnya.


Kegiatan tersebut dilakukan agar menambah kedekatan kepada masyarakat dan aktif dalam kegiatan sehari-hari berbaur dengan masyarakat sebagai landasan TNI dari Rakyat untuk Rakyat.



Editor : Tim Redaksi

Infonews - Untuk memastikan harga kebutuhan pokok di sejumlah toko sembako, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serda J Simamora sharing bersama pedagang.


Pembahasan harga sembako yang di lakukan Babinsa dengan pedagang itu Madi warga Dusun Sikakap Timur, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kepulauan Mentawai, Selasa (30/12/2025).


Babinsa menyampaikan, terkiat dengan kebutuhan pokok jelang akhir tahun penting di pastikan, agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.


"Kita berharap mobilisasi kebutuhan pokok yang di bawa kapal berjalan lancar untuk di wilayah Sikakap" harapnya.


Kegiatan komsos ini selain membahas kebutuhan sembako jelang akhir tahun juga terjalin silahturahmi dengan masyarakat sekitar.


"Selama hari libur nataru di wilayah Sikakap untuk kebutuhan pokok masyarakat diharapkan terus berjalan lancar" tutupnya mengakhiri.



Editor : Tim Redaksi

Infonews - Guna membantu kebutuhan masyarakat kurang mampu, Pemerintahan Desa Goiso'oinan kembali salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari bulan Juni sampai Desember 2025.


Penyaluran BLT ini di serahkan langsung Kepala Desa Goiso'oinan, Sion Marsutim Taileleu, dia mengatakan, Bantuan langsung tunai yang di serahkan pemdes Goiso'oinan ini diberikan kepada 30 KPM yang terdiri dari 4 dusun yakni Dusun Goiso'oinan, Dusun Pogari, Dusun Adduru dan Dusun Kaliou.


"BLT yang kita serahkan ini dari bulan Juni sampai Desember 2025, dengan total masing-masing KPM menerima sebesar 2.100.000" ucap Sion kepada media, Senin (29/12/2025).


Dia menyampaikan, pentingnya penggunaan dana bantuan secara bijak. BLT yang diterima ini tidak sekadar membelanjakan dana tersebut, namun jika memungkinkan jadikan sebagai modal usaha kecil.


"Gunakan dana bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga yang paling mendasar, bukan untuk keperluan yang konsumtif, Kalau bisa manfaatkan sebagai modal usaha kecil" tuturnya.


Ia mengatakan, BLT Dana Desa yang disalurkan ini merupakan amanat pemerintah pusat untuk membantu masyarakat desa terdampak situasi ekonomi, termasuk akibat inflasi dan ketidakstabilan harga. 


Dalam hal ini Pemdes Goiso'oinan menyatakan akan terus mendukung program ini sepanjang dana dan kebijakan pusat memungkinkan dalam membantu masyarakat.


"Semoga bantuan ini yang di salurkan ini dimanfaatkan dengan baik, dan benar-benar digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Kami berharap dapat membantu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga" pungkasnya, (Ers).



Editor : Tim Redaksi

Infonews - Pastikan logistik bantuan di wilayah kecamatan Siberut Selatan, Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serda L Hutagalung kawal pendistribusian di desa Muntei dan Madobag.


Bantunan logistik ini bersumber dari BNPB yang di salurkan BPBD Mentawai pasca bencana banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Siberut Selatan Kepulauan Mentawai, Sabtu (27/12/2025).


Adapun jenis dan jumlah bantuan logistik yang disalurkan berupa, paket sembako sebanyak 190 paket, Hygiene kit sebanyak 93 box dan Family kit sebanyak 165 box


Dalam pendistribusian bantuan, Babinsa melaksanakan koordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.


Dia menyampaikan, pendistribusian bantuan yang di lakukan berjalan dengan lancar dan bantuan diterima dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan.


"Pendistribusian bantuan situasi keamanan dan ketertiban wilayah binaan Koramil 02 Siberut tetap terjaga dan kondusif" terangnya.


Usia pendistribusian bantuan, Babinsa melaksanakan pemantauan situasi wilayah serta melakukan komunikasi sosial pasca penyaluran bantuan kepada masyarakat.



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Hasil tangkapan yang di dapat warga nelayan harus di syukuri dan penting juga menjaga kualitas hasil tangkapan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.


Hal itu disampaikan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Iswendra saat komsos dengan nelayan Zulfan warga Desa Muara, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai.


Dalam komsosnya itu, Babinsa mengingatkan warga nelayan bahwa pentingnya pengolahan hasil tangkapan yang baik dan higienis. Hal ini untuk mempertahankan kualitas dan nilai jual hasil tangkapan.


Dia menuturkan, komsos yang di lakukan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran nelayan akan pentingnya menjaga lingkungan laut dan sumber daya alam. Babinsa berharap nelayan dapat memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.


Nelayan memiliki peran penting dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Oleh karena itu, Babinsa mengajak warga untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil tangkapan.


Babinsa sertu Iswendra akan terus mendukung peningkatan kualitas hasil tangkapan nelayan, agar pendapatan warga semakin meningkat.


Kegiatan Komsos ini akan dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya untuk meningkatkan kualitas hasil tangkapan dan kesejahteraan nelayan, tukasnya.



Editor : Tim Redaksi


Infonews - Kasus tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Penyertaan Modal pada Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Kemakmuran Mentawai Tahun 2018–2019 di gelar.


Dalam perkara ini agenda pembacaan putusan sela oleh majelis hakim dengan terdakwa Kamser Maroloan Sitanggang bertempat di Pengadilan Negeri Kelas 1A Padang, Rabu (24/12/2025).


Pembacaan putusan sela, Majelis Hakim menolak seluruh eksepsi yang diajukan Penasihat Hukum terdakwa dan menyatakan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum telah memenuhi syarat formil dan materiil sebagaimana ketentuan hukum acara pidana. 


Dengan demikian, perkara dinyatakan dilanjutkan ke tahap pemeriksaan pokok perkara yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana penyertaan modal daerah yang diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.7.872.493.095 miliar.


Temuan kerugian negara tersebut berdasarkan hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) oleh Tim Auditor pada Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.


Dalam perkara ini tim jaksa penuntut umum terdiri dari Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai, R.A Yani, SH dan Kepala seksi tindak pidana khusus kejaksaan negeri kepulauan Mentawai, Rahmat Syarief, S.H., M.H


Sementara Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Penyertaan Modal pada Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Kemakmuran Mentawai adalah Nasri, SH, MH, Hendri Joni, SH MH dan Emria Fitriani, SH, MH.


Usai pembacaan putusan sela atau pembuktian, Majelis hakim agendakan sidang selanjutnya pada Rabu, 7 Januari 2026 dengan agenda pemeriksaan saksi.


Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai dalam perkara tersebut berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mengawal proses persidangan hingga memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap, (*)



Editor : Tim Redaksi

Infonews - Penyelenggaraan pembangunan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai tahun 2025 memiliki sejumlah proyek, namun dalam proses pelaksanaan satu tahun anggaran ada dua proyek yang tidak selesai alias putus kontrak.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai, Jop Sirirui menyebut pelaksanaan pembangunan fasilitasi sekolah di wilayah kepulauan Mentawai ada dua pekerjaan yang putus kontrak dan memang tidak bisa di lanjutkan.


"Dua paket pekerjaan putus kontrak itu Revitalisasi sarana dan prasarana di SMPN 2 Sipora Selatan dan Pembangunan Asrama SMPN 3 Siberut Utara" sebut Jop diruang kerjanya, Selasa (23/12/2025).


Dia mengatakan, untuk pembangunan khusus sekolah SMP ada 11 paket pekerjaan dan yang selesai sebanyak 9 paket pekerjaan, sedangkan dua lagi putus kontrak.


Monitoring di lapangan, kata dia pekerjaan revitalisasi sarana dan prasarana di SMPN 2 Sipora Selatan yang di kerjakan CV Yansa Mandiri dengan nilai kontrak Rp.1.564.000.000.00 tidak selesai dan Pembangunan Asrama SMPN 3 Siberut Utara yang dikerjakan CV Bumi Sikerei Sejahtera  dengan nilai kontrak Rp. 862.000.000.00 juga tidak selesai.


"Kedua paket pekerjaan tidak dapat di lanjutkan di karenakan tidak bisa di lakukan DPAL karena belum mencapai 75 persen akhirnya berujung putus kontrak" tegasnya.


Dia menyebut, untuk tahun anggaran 2026 pembangunan fisik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mentawai tidak ada, dimana anggaran sebesar 9 miliar akan di gunakan untuk peningkatan seperti pelatihan guru, Komputerisasi dan kegiatan pelatihan lainnya.


Pelaksanaannya ini di akomodir di empat bidang yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai, maka tahun 2026 untuk pembangunan fisik sama sekali tidak ada, imbuhnya.


Dia menjelaskan, pembangunan dua sekolah SMP yang putus kontrak ini kebutuhannya tidak terlalu mendesak, namun tahun 2026 tidak ada anggarannya, mudah-mudahan di anggaran 2027 bisa tersedia anggarannya.


"Intinya pemerintah tidak rugi dalam proses pembangunan dua sekolah SMP yang putus kontrak ini, karena pembayarannya dilakukan sesuai dengan capaian, bahkan pihak rekanan yang merugikan karena mereka bayar denda setelah di hitung bobot kerjanya" ucap Jop.


Namun dalam hal ini, pihaknya juga berupaya dan berharap tahun 2026 atau 2027 ada solusi untuk anggaran pembangujan lanjutan pekerjaan dua sekolah SMP yang putus kontrak.


"Apabila 2026 dan 2027 tidak juga ada anggaran lanjutan pembangunan untuk dua sekolah yang putus kontrak, maka terjadi mangkrak" tutupnya mengakhiri.



Editor : Tim Redaksi



Infonews - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu adalah pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja secara paruh waktu dan diberikan upah sesuai dengan ketersediaan anggaran instansi pemerintah. 


PPPK Paruh Waktu menjadi nomenklatur yang memberikan ruang bagi instansi pemerintah pusat maupun daerah yang memiliki keterbatasan dalam belanja pegawai, namun harus memenuhi kebutuhan ASN untuk mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat. 


Melalui hal tersebut sebanyak 1973 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dilingkungan pemerintahan kabupaten Kepulauan Mentawai resmi di lantik Bupati Mentawai, Rinto Wardana di halaman kantor bupati, Senin (22/12/2025).


Pelantikan P3KPW ini jumlah yang diusulkan BKPSDM Mentawai sebanyak 1980, namun dalam proses ada 10 yang tidak diusulkan dengan berbagai kriteria, sementara pada saat penetapan NI PPPK Paruh waktu ada 4 orang tidak memenuhi syarat dan 3 orang status Berkas Tidak Sesuai (BTS).


"Dari 1980 yang di usulkan hanya 1973 orang yang bisa di lantik menjadi PPPK Paruh waktu" sebut Kepala BKPSDM Mentawai, Dominikus Saleleubaja dalam laporannya.


Bupati Mentawai, Rinto Wardana dalam arahannya menuturkan, pelantikan yang di lakukan ini membutuhkan proses, pertimbangan dan perjuangan, sehingga sampai saat ini bisa semua PPPK Paruh waktu bisa di lantik.


Jadi, PPPK Paruh waktu yang barusan di lantik harus mampu menjalankan amanah sesuai dengan sumpah dan janji yang di ucapkan" ujarnya.


Menurut Rinto pelantikan ini perdana dan terbanyak selama proses pengangkatan PPPK di lingkungan Pemkab Mentawai dengan sebanyak 1973 orang.


Jalankan amanah ini dengan baik dan terus bekerjasama dengan pegawai lainnya dalam mendukung program Pemkab Mentawai, karena menurutnya PPPK ini lebih maksimal bekerja, tuturnya.


"Saya berharap PPPK Paruh waktu ini jadi andalan kita dalam bekerja di manapun bertugas, meski begitu saya tetap melakukan monitor terhadap kinerja yang di laksanakan berlaku seluruh pegawai Pemkab Mentawai" tegasnya.


Dia menjelaskan, pelantikan yang di lakukan ini perjuangannya tidak gampang, banyak yang menjadi pertimbangan agar tidak dirumahkan serta tidak terjadi kesenjangan terhadap nasib para PPPK paruh waktu.


Lebih jauh dia mengatakan, untuk menambah intesif PPPK paruh waktu, tentu perlu mendorong PAD lebih meningkat, meski begitu tetap dituntut ketulusan dalam menjalankan tugas.


Dia berpesan kepada seluruh PPPK paruh waktu harus tetap maksimal melaksanakan tugas, meski kesejahteraan belum sesuai harapan, namun di butuhkan kesabaran ada proses untuk meningkatkan intesif para PPPK paruh waktu, tutupnya mengakhiri.



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan warga, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar melaksanakan komsos dengan pemilik peternakan ayam di Dusun Pokai, Desa Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Kamis (18/12/2025).


Pada kesempatan itu, Babinsa mengingatkan peternak agar dalam beternak ayam memperhatikan faktor perawatan, mulai dari pemberian makan yang rutin hingga kebersihan kandang ayam, 


"Hal ini harus selalu terjaga serta obat-obatan untuk kesehatan pada ayam, agar terhindar dari berbagai jenis penyakit" ucap Babinsa saat komsos dengan warga peternak ayam.

 

Tak hanya itu, Babinsa juga mengimbau agar peternak dapat menjaga kebersihan kandang ayamnya, sehingga tidak menimbulkan bau di sekitar kandang dan mengganggu lingkungan masyarakat setempat.

 

Pemilik ternak ayam Andi mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang sudah berkenan singgah di kandang ayamnya dan memberikan arahan positif.


"Kehadiran Babinsa ditengah masyarakat memberikan dampak setidaknya memotivasi warga dalam meningkatkan perekonomian warga dari berbagai sektor" tukasnya.



Editor : Tim Redaksi







Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.