Latest Post

 

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion ketika rapat pembahasan R-APBD Tahun 2026 yang dihadiri Wakil Ketua Mastilizal Aye, Sekwan Hendrizal Azhar, dan OPD. 

INFONEWS  - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun 2026 dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam rapat yang berlangsung hangat itu, turut hadir Dinas Kesehatan Kota Padang, RSUD dr. Rasidin, Dinas Perhubungan, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk meninjau dan memperkuat sektor pendapatan daerah dalam APBD 2026. Menurutnya, peningkatan APBD menjadi kunci utama dalam merealisasikan program unggulan (progul) Wali Kota serta memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.

“Kita harus meningkatkan APBD Kota Padang agar program unggulan pemerintah dapat terealisasi dengan baik. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin maksimal,” ujar Muharlion dalam keterangannya.Selasa (11/11).

Ia menambahkan, saat ini terjadi peningkatan signifikan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sejumlah SKPD. “Ada tambahan PAD sebesar Rp12 miliar tahun ini. Kami berharap peningkatan ini terus berlanjut agar kesejahteraan masyarakat bisa dirasakan secara nyata,” tegasnya.

Salah satu sektor yang menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan pendapatan adalah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang. Kepala Dinkes, dr. Srikurnia Yati, M.K.M, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan kenaikan pendapatan dari Rp36,1 miliar pada 2025 menjadi Rp40 miliar pada tahun 2026.

“Target ini bisa tercapai dengan memperkuat pelayanan di puskesmas. Kami berencana menambah 21 dokter baru yang akan ditempatkan di 24 puskesmas di seluruh Kota Padang. Dengan tenaga medis yang cukup, kualitas pelayanan meningkat, dan pendapatan otomatis terdongkrak,” jelas dr. Srikurnia optimistis.

Hal senada juga disampaikan Direktur RSUD dr. Rasidin Padang, dr. Lismawati R, Sp.PA., M.Biomed., MM, yang menegaskan kesiapan rumah sakit milik daerah itu dalam mendongkrak pendapatan hingga mencapai target Rp46 miliar di tahun 2026.

“Kami optimistis target tersebut bisa direalisasikan. Tahun 2025 saja, kami berhasil mencapai 81,82 persen dari target yang ditetapkan. Dengan dukungan DPRD dan optimalisasi layanan, target 2026 pasti bisa tercapai,” ujarnya penuh semangat.

Selain sektor kesehatan, DPRD juga menyoroti pentingnya peran Dinas Perhubungan dan BPKAD dalam memperkuat sumber-sumber pendapatan baru. Pendekatan inovatif, seperti optimalisasi retribusi parkir dan pengelolaan aset daerah, disebut menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut.

Rapat pembahasan R-APBD 2026 ini menandai langkah serius Pemerintah Kota Padang bersama DPRD dalam mendorong kemandirian fiskal daerah. Dengan sinergi antar instansi dan dorongan kuat dari legislatif, target peningkatan PAD diharapkan bukan hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi nyata dalam peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan warga Kota Padang. (*)

 

Anggota DPRD Kota Padang dari PDI Perjungan, Iswanto Kwara menggelar Alek Nagari ini melalui pokok-pokok pikirannya sebagai wakil rakyat di Kelurahan Berok Nipah.

INFONEWS  - Sebagai anggota DPRD Kota Padang dari PDI Perjungan, Iswanto Kwara menggelar Alek Nagari ini melalui pokok-pokok pikirannya sebagai wakil rakyat di Kelurahan Berok Nipah, Selasa (11/11/2025).

Kita hanya menyalurkan aspirasi masyarakat di dewan. Kita terima aspirasi itu, kita pilah, dan kita perjuangkan.Aspirasi tersebut wajud toleransi. Acara ini mengangkat tema menuju integrasi masyarakat multikultural. 

"Harmoni keberagaman budaya yang menyatu dan terintegrasi dalam toleransi acara ini," terangnya.

Dikatakannya, Alek Nagari Berok Nipah ini menampilkan keberagaman yang dibalut dengan nuansa toleransi di Kota Padang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Harmadi Algamar menyampaikan apresiasi terhadap Anggota DPRD Kota Padang, Iswanto Kwara. 

"Ini bentuk perhatian DPRD kita yang bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Terimakasih Pak Iswanto Kwara," kata Andree Algamar. 

Menurut dia, kegiatan ini juga aktivasi dari Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, yaitu Jelajah Padang dan Padang Melayani.  "Kegiatan ini salah satu cara menjalin rasa antar suku, agama, dan ras yang sudah terintegrasi di Kelurahan Berok Nipah ini," ujarnya.(bm)

 

INFONEWS- Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Padang terus berbenah dan menghadirkan berbagai inovasi pelayanan guna meningkatkan kenyamanan pasien sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr. Rasidin Padang, dr. Lismawati, M.Biomed., Sp.PA, dalam rapat pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (11/11/2025).

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion mengapresiasi inovasi yang dilakukan RSUD dr. Rasidin. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan kesehatan adalah bagian penting dari upaya memperkuat kemandirian daerah.

“Kami mendukung penuh langkah-langkah inovatif yang dilakukan RSUD dr. Rasidin, selama programnya berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.Dengan berbagai inovasi dan pembenahan yang dilakukan, RSUD dr. Rasidin Padang diharapkan mampu menjadi rumah sakit rujukan utama di Kota Padang yang tidak hanya unggul dalam pelayanan medis, tetapi juga humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,"ujar Muharlion.

Direktur RSUD dr. Rasidin Padang, dr. Lismawati, M.Biomed., Sp.PA,menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan melalui pelatihan, pembinaan, dan pengawasan langsung terhadap petugas di lapangan.

Dia memaparkan sejumlah program baru yang akan dijalankan pada tahun 2026. Salah satunya adalah penyediaan makanan dan minuman gratis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) bagi pasien dan keluarga yang datang dalam kondisi darurat.

"Selain program makan dan minum gratis di IGD, RSUD dr. Rasidin juga berencana membuka layanan poli siang dan poli malam, sebagai pengembangan dari sistem pelayanan yang sebelumnya hanya tersedia di pagi hari. Ke depan, kami akan membuka poli siang dan poli malam agar masyarakat punya lebih banyak pilihan waktu untuk berobat,” jelasnya.

Inovasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan sekaligus mendukung peningkatan PAD rumah sakit. RSUD dr. Rasidin optimistis target PAD tahun 2026 sebesar Rp50 miliar dapat tercapai dengan penerapan layanan baru tersebut.

“Kami terus memperkuat kapasitas petugas melalui pelatihan dan pembinaan rutin. Setiap pagi kami awali kegiatan dengan doa dan pengajian bersama sebagai bentuk pembinaan moral agar pelayanan diberikan dengan hati.Kami akan turun langsung memastikan pelayanan berjalan maksimal,” tegas dr. Lismawati.(*)

 

Wakil ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye memberikan tanggapannya terkait hasil pemeriksaan dari Ombudsman Sumbar dalam kasus pasien Alm Desi Erianti dan RSUD dr Rasidin. 

INFONEWS  - Wakil ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye memberikan tanggapannya terkait hasil pemeriksaan dari Ombudsman Sumbar dalam kasus pasien Alm Desi Erianti dan RSUD dr Rasidin beberapa waktu yang lalu dimana Ombudsman menemukan adanya maladministrasi dalam kejadian tersebut.

Mastilizal Aye mengatakan sektor pelayanan masyarakat merupakan salah satu komponen penting  bagi masyarakat Kota Padang. 

Melalui hasil pemeriksaan dari Ombudsman tersebut ia meminta agar Pemko Padang harus berbenah agar kejadian serupa tidak terulang kembali dikemudian hari. 

Ia juga mengingatkan kondisi ini akan mempengaruhi PAD kota Padang salah satunya dari sektor kesehatan. 

Kondisi buruknya pelayanan masyarakat akan mendorong masyarakat untuk menghindari pengobatan di RSUD dan hal tersebut tentunya juga akan berimbas kepada PAD kota Padang.

“Tolong kepada Nakes untuk dapat disiplin dalam bekerja, jika ada pasien yang datang baik disiang hari maupun malam hari harus dapat terus dilayani. Kenapa demikian? RSUD itu salah satu sumber PAD kota Padang, jika pelayanan RSUD maupun di Puskesmas-puskesmas tidak bagus kota Padang akan kehilangan PAD dari itu,” katanya selasa (11/11).

Mastilizal Aye juga mengatakan pasca kejadian alm Desi Erianti tersebut terjadi sektor pelayanan kesehatan maupun masyarakat harus berbenah dan diawasi secara teratur.

“Kalau perlu kepala dinas maupun kepala RSUD untuk mengecek secara berkala pelayanan di RSUD Padang. Jika memungkinkan juga dibuka hotline pelayanan agar masyarakat bisa melapor lansung terkait apa yang terjadi, jangan hanya menerima laporan bagus sementara masyarakat merasakan hal yang berbeda,” ucapnya.

Sekali lagi Mastilizal Aye mengingatkan untuk seluruh sektor pelayanan yang ada di kota Padang dan sentra-sentra pelayanan public agar terus meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga masyarakat kota Padang mendapatkan pelanayan maksimal dari pelanan public di kota Padang.(*)

 


INFONEWS-Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaksanakan upacara peringatan yang berlangsung khidmat di halaman kantor Divre II Sumbar, Jalan Stasiun Nomor 1, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Senin (10/11).

Upacara diikuti oleh jajaran manajemen, pegawai Divre II Sumbar, serta perwakilan dari anak perusahaan KAI Group. Bertindak sebagai pembina upacara, Manager Keuangan dan SDM Divre II Sumbar, Aries Tri Mulyo membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari perjuangan panjang para pahlawan yang dilandasi kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Semangat perjuangan tersebut menjadi kekuatan bagi generasi penerus untuk terus menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan kontribusi positif bagi bangsa.

Rangkaian upacara diisi dengan pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, pesan-pesan pahlawan nasional, serta pembacaan doa.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan, KAI Divre II Sumbar juga melaksanakan kegiatan Sapa Pelanggan di Stasiun Padang dan di atas perjalanan kereta api. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan yang telah mempercayakan layanan transportasinya kepada KAI, sekaligus mengajak masyarakat untuk meneladani semangat juang para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran frontliner Divre II membagikan souvenir menarik kepada pelanggan di ruang tunggu stasiun dan di dalam perjalanan kereta. Momen interaksi hangat antara petugas dan pelanggan ini mencerminkan semangat pelayanan prima yang terus dijaga oleh KAI Divre II Sumbar.

“Peringatan Hari Pahlawan ini menjadi momentum bagi seluruh insan KAI untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semangat pantang menyerah dan keikhlasan berjuang kami jadikan inspirasi untuk terus berkarya, melayani dengan hati, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.

Ia menambahkan, semangat Hari Pahlawan sejalan dengan komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan.

“Dengan semangat perjuangan para pahlawan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam memperkuat konektivitas serta mendukung pembangunan daerah melalui layanan transportasi perkeretaapian yang andal dan berdaya saing” tutup Reza.(*)

 

Infonews - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Kepulauan Mentawai terus memperkuat soliditas dan mesin partai melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan mengusung tema" Kemandirian berpikir demi kemajuan bangsa 


Kegiatan rakerda di awali dengan penyampaian laporan Ketua panitia, Agusman Sanenek, arahan Ketua DPD Partai Nasdem Mentawai, Bruno Guimek Sagalak dan di buka Bupati Mentawai di wakili Asisten III Ruslianus Sabelau di Aula Hotel Jelita, Senin (10/11/2025).


Ketua DPD Partai NasDem Mentawai, Bruno Guimek Sagalak menyampaikan, bahwa kegiatan rakerda ini menjadi langkah strategis dalam memantapkan konsolidasi struktur organisasi sekaligus menyambut dirgahayu ke-14 partai Nasdem yang akan di selenggarakan secara serentak pada 11 November 2025.


“Rakerda ini memantapkan konsolidasi struktur organisasi dari tingkat DPD hingga DPC dan ranting untuk memastikan kesiapan seluruh struktur partai di daerah" ucapnya.


Tujuan dilakukan ini, kata Bruno agar organisasi Partai NasDem di kepulauan Mentawai semakin solid dan siap menghadapi agenda politik ke depan, ujarnya.


Dia menegaskan, bahwa komitmen Partai NasDem Mentawai akan terus memperkuat struktur partai, meningkatkan kapasitas kader, serta mengukuhkan gerakan politik restoratif di seluruh tingkatan organisasi.


“Dengan semangat gerakan perubahan dan Restorasi Indonesia, NasDem Mentawai bertekad membangun struktur yang kokoh modern, dan berorientasi pada pelayanan rakyat" tegas Bruno.


Tak hanya itu, dia juga menekankan sejauh mana keseriusan para kader untuk konsisten membawa arus perubahan, tentu di butuhkan komitmen dengan memperkuat solidaritas antar sesama kader.


Ia menyebut untuk bergabung menjadi kader partai sebenarnya sederhana hanya ikuti aturan, organisasi partai berjalan. Ini merupakan motivasi bagi kader partai Nasdem  dan tidak perlu lagi gonta ganti partai.


Nah, konsisten membawa arus perubahan itu sangat penting di lakukan kader partai, maka implementasi tersebut harus diwujudkan dengan karya nyata di tengah masyarakat tidak hanya retorika.


"Saya selaku Ketua DPD mengucapkan terima kasih kepada panitia dengan segala keterbatasan mampu menyukseskan rangkaian kegiatan baik aksi sosial hingga agenda rakerda yang berjalan sukses" tuturnya.


Sementara Bupati Mentawai di wakili Asisten III, Ruslianus Sabelau menyampaikan, pemkab Mentawai saat ini lagi gencar-gencarnya melaksanakan pembangunan di segala bidang pada kepemimpinan Bupati Rinto Wardana dan Wakil Bupati Jakop Saguruk.


Dalam pelaksanaan tersebut ada 6 program unggulan yang di gagas untuk di laksanakan yaitu pembangunan infrastruktur, dimana proses yang di lakukan memiliki banyak tantangan dengan geografis tidak sama dengan daerah daratan 


Pembangunan Infrastruktur saat ini belum terkoneksi secara kesluruhan baik di tingkat kabupaten, kecamatan hingga sampai kedusun. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menuntaskan akses jalan di kepulauan Mentawai.


Selanjutnya pemeratan jaringan listrik masih 80 persen belum secara keseluruhan teraliri, penyediaan internet, pembangunan air bersih belum semua teraliri di rumah-rumah masyarakat, pembangunan kesehatan ada yang terbaik digagas yaitu ambulance laut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.


Terkahir pendapatan perkapita, bagaimana masyarakat mendapatkan penghasilan yang cukup, ekonomi yang mumpuni, semua program unggulan itu menjadi tanggung jawab bersama untuk mewujudkannya.


Kehadiran partai Nasdem harus membawa perubahan yang berarti ditengah masyarakat, kami dari pemerintah mengharapkan dukungan untuk mewujudkan 6 program unggulan saat ini" tutupnya mengakhiri.



Editor : Tim Redaksi




 

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion menghadiri upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 di lapangan upacara Balaikota Aia Pacah, Senin (10/11/2025).

INFONEWS  - Sebagai Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion menghadiri upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 di lapangan upacara Balaikota Aia Pacah, Senin (10/11/2025).

Bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Wali Kota Padang, Fadly Amran. Hadir Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, segenap unsur Forkopimda, para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat.

Upacara tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, ASN, veteran, mahasiswa, hingga pelajar.

“Para pahlawan tidak hanya tercatat di batu nisan, tapi jadi cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ucap Ketua DPRD Padang Muharlion.

Sementara itu, Wali Kota menambahkan bahwa momentum Hari Pahlawan harus menjadi pengingat bagi setiap warga negara untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa.

“Kita ingin Indonesia yang berkemajuan. Masing-masing anak bangsa berkewajiban mengisinya dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Padang melalui Baznas juga memberikan santunan kepada para veteran dan janda perintis yang hadir. Salah satu veteran yang hadir bahkan telah berusia 103 tahun.

“Kita berkewajiban untuk membantu para veteran dan janda perintis. Ini adalah salah satu cara kita mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan,” tutur Fadly Amran. (*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.