Latest Post

 

INFONEWS-Ketua DPRD Padang Muharlion mendorong Pemko Padang agar membuat aturan yang mensyaratkan bagi pasangan yang akan menikah wajib melampirkan surat keterangan bebas HIV dari rumah sakit. Hal ini bertujuan agar memutus rantai penyebaran angka HIV/Aids yang kian hari kian menghawatirkan di Kota Padang.

"Dinkes Kota Padang mencatat, sepanjang tahun 2025 terjadi 192 kasus baru, dari 1.834 kasus di tahun - tahun sebelumnya. Artinya, kita harus bergerak cepat dengan melakukan tracking di warga kota. Salah satu solusi ampuhnya adalah Pemko Padang membuat Peraturan Daerah (Perda) yang mewajibkan setiap pasangan yang akan menikah di Kota Padang, wajib melampirkan surat keterangan bebas HIV," ucapnya saat ditemui di DPRD Padang, Senin (17/11).

Selain itu, Muharlion menjelaskan juga bahwa, dari 192 angka HIV/Aids di Kota Padang, di dominasi oleh laki - laki.

"Artinya, telah terjadi penyimpangan seksual oleh lelaki. Kita tidak mentolelir terjadinya hubungan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Kota Padang. Kita harus mengefektifkan fungsi pengawasan oleh Dubalang Kota, Satpol PP, dan warga Kota dalam hal pengawasan, khususnya di tempat hiburan malam," paparnya.

Selain itu, Muharlion mengecam adanya kuisioner di Kota Padang yang menanyakan jenis kelamin responden yang mencantumkan tiga jenis kelamin.

"Masak di kuisioner itu ada pertanyaan yang mempertanyakan tiga jenis kelamin responden.

"Di kuisioner tersebut tertulis tida jenis kelamin, angka nol menanyakan pria, angka satu menanyakan wanita, dan angka dua menanyakan jenis kelamin LGBTQIA+," jelasnya.

Sepanjang tahun 2025, tercatat terjadi penambahan sebanyak 192 kasus baru. Dengan demikian, total kasus HIV/AIDS di Kota Padang kini mencapai 2.026 kasus, meningkat dari 1.834 kasus pada tahun sebelumnya.(*)

 

INFONEWS-Dalam menghadapi musim penghujan serta peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026, PT KAI Divre II Sumatera Barat melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan selamat. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisasi potensi gangguan perjalanan akibat tingginya curah hujan, angin kencang, cuaca ekstrem yang berubah tiba-tiba, serta risiko banjir, longsor, dan amblesan tanah di sejumlah titik rawan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa kondisi geografis wilayah barat Sumatera Barat pada petak jalur tertentu memiliki potensi pergerakan kontur tanah, terutama pada musim penghujan. Untuk itu, petugas prasarana jalan rel dan jembatan telah melaksanakan berbagai mitigasi preventif guna memperkuat keandalan jalur kereta.

“Petugas kami melakukan pemetaan prioritas perawatan prasarana, termasuk pengukuran jalur dengan track geometry melalui troli, pemeriksaan rutin secara jalan kaki oleh Petugas Periksa Jalan (PPJ), serta penambahan personel ekstra di titik-titik rawan. Semua langkah ini kami lakukan untuk memastikan jalur tetap aman dilalui,” ujar Reza.

Salah satu upaya penting dilakukan melalui pengoperasian Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR), yaitu sarana perkeretaapian yang digunakan untuk melakukan perawatan dan perbaikan jalur rel, baik secara berkala maupun situasional. Perbaikan geometri jalan rel dengan KPJR meliputi:
- Lifting (angkatan): mengangkat rel sesuai nilai ketinggian yang ditentukan agar jalur kembali rata.
- ⁠Lining/Lestrengan: meluruskan jalur rel secara horizontal baik ke kiri maupun ke kanan sesuai nilai geometri yang diatur.
- ⁠Tamping: memadatkan batu ballast di bawah bantalan yang telah diangkat dan diluruskan.

Ketiga proses ini dilakukan untuk memastikan kualitas jalan rel tetap optimal dan aman bagi perjalanan kereta api.

KAI Divre II Sumbar juga menyiapkan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di sejumlah titik rawan dan lokasi strategis. AMUS terdiri atas material penting seperti rel cadangan, karung pasir, batu kricak, bantalan beton, dan bantalan kayu yang dapat digunakan sewaktu-waktu dalam kondisi darurat.

Selain itu, KAI turut menyiagakan alat berat seperti excavator dan MTT (Multi Tie Tamper) guna mempercepat proses perbaikan jalur jika terjadi gangguan. Pemasangan Dinding Penahan Tanah (DPT) berupa konstruksi bronjong juga dilakukan di beberapa titik untuk mencegah longsor dan amblesan. Berbagai peralatan teknis lainnya seperti dongkrak, alat potong rel, pelat sambung, penambat rel, dan Hand Tie Tamper (HTT) turut ditempatkan di lokasi strategis untuk mendukung pemeliharaan jalur secara cepat dan tepat.

Secara umum, sarana KPJR terbagi menjadi dua jenis:
- MTT (Multi Tie Tamper): untuk perbaikan geometri jalur secara mekanis melalui lifting, lining, dan tamping.
- ⁠PBR (Profil Ballast Regulator): untuk merapikan dan memindahkan batu ballast sehingga jalur tetap dalam kondisi stabil.

Peralatan darurat lainnya seperti tenda pleton, chainsaw, serta material H-beam untuk perbaikan sementara jembatan juga disiagakan untuk mempercepat penanganan jika terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem.

Selain langkah teknis, KAI Divre II Sumbar juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur, serta segera melapor jika menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional. Sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci agar perjalanan kereta api di Sumatera Barat tetap aman dan lancar, meskipun dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan dengan langkah-langkah preventif yang konsisten. Seluruh unit operasional KAI akan terus bersiaga penuh selama musim penghujan berlangsung,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-Stasiun Pariaman kembali menjadi perhatian publik sebagai salah satu stasiun unik di Indonesia yang memadukan fungsi transportasi, sejarah panjang perkeretaapian, dan keindahan pesisir. Letaknya yang hanya berjarak beberapa langkah dari Pantai Gandoriah menjadikan stasiun ini bukan sekadar titik naik-turun penumpang, tetapi juga ruang hidup masyarakat pesisir yang sudah berdenyut lebih dari satu abad.

Stasiun Pariaman tetap eksis melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Revitalisasi tidak hanya memulihkan fungsi pelayanan, tetapi juga menegaskan peran stasiun sebagai ikon wisata di Sumatera Barat.

10 perjalanan kereta lokal Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras yang menghubungkan Padang-Pariaman setiap harinya memainkan peran sentral dalam kehidupan. Jalur ini bukan sekadar moda transportasi melainkan nadi utama yang menghubungkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor wisata dan ekonomi kreatif serta menyambungkan cerita, harapan, dan identitas.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa bangunan stasiun yang berciri fungsional kolonial akhir, lengkap dengan jendela kayu besar dan kanopi logam tua, masih mempertahankan bentuk aslinya. Arsitekturnya memadukan kesederhanaan dengan fungsi adaptif terhadap angin laut dan kelembaban, menjadikan Stasiun Pariaman memiliki karakter yang kuat dan berbeda dari stasiun-stasiun lain di Sumatera Barat.

Sejak awal beroperasi pada awal abad ke-20, stasiun ini memainkan peran penting sebagai simpul ekonomi pesisir barat Sumatera, khususnya dalam mobilisasi komoditas seperti kopra dan ikan kering. Namun seiring perkembangan kota, fokus pelayanan tersebut bergeser. Kini Stasiun Pariaman menjadi simpul utama bagi masyarakat dan wisatawan, khususnya sejak kawasan Pantai Gandoriah dikembangkan menjadi destinasi unggulan.

Perjalanan kereta yang memakan waktu tempuh sekitar 1.5 jam menuju pusat wisata pantai Gandoriah ini menyuguhkan pemandangan pesisir pantai yang indah serta suasana pedesaan khas Sumatera Barat. Dengan harga tiket yang terjangkau, kereta ini menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan hemat namun tetap nyaman.

Transformasi fungsi ini terlihat jelas pada aktivitas harian masyarakat. Dari pagi hingga senja, stasiun menjadi ruang sosial tempat pedagang, wisatawan, pelajar, hingga seniman lokal bertemu.

“Dulu kereta itu identik dengan pedagang, sekarang identik dengan wisatawan,” ujar Reza.

Pergeseran ini mencerminkan perubahan karakter kota dan meningkatnya ketertarikan wisatawan untuk mengakses kawasan pantai melalui moda kereta api.

“Stasiun Pariaman bukan hanya aset transportasi, tetapi juga bagian dari identitas budaya pesisir Sumatera Barat. KAI berkomitmen menjaga kelestarian bangunan bersejarah ini sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat dan wisatawan. Kami berharap keberadaan Stasiun Pariaman terus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan konektivitas kota Pariaman,”
ungkap Reza.

Lebih lanjut, Reza menyampaikan bahwa KAI terus melakukan berbagai langkah peningkatan pelayanan, mulai dari perawatan infrastruktur, peningkatan keamanan area stasiun, hingga penguatan layanan Kereta Api Sibinuang yang menjadi andalan masyarakat.

“Dengan perpaduan sejarah, budaya, dan potensi wisata yang kuat, Stasiun Pariaman menjadi contoh bagaimana infrastruktur transportasi dapat tumbuh menjadi ruang kehidupan yang menyatu dengan masyarakat. PT KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk menjaga kelestarian nilai historisnya sekaligus menghadirkan pelayanan yang modern, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan” tutup Reza.(*)

 


INFONEWS - Sebagai anggota DPRD Kota Padang Ir. H. Yendril merealisasi pokok-pokok pikirannya selaku anggota dewan di depan Perumahan DMJ RT 01 RW 01, Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (16/11/2025).

Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, ninik mamak, bundo kanduang, remaja, dan pemuda setempat.

H. Yendril menyampaikan, festival ini merupakan bagian dari pokok-pokok pikirannya untuk mendorong pemberdayaan masyarakat.

Festival bertujuan untuk mewariskan tradisi marandang sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota Padang menjadikan Padang sebagai The City of Gastronomy.

“Rendang bukan sekadar makanan, tetapi warisan budaya yang menyatukan masyarakat," katanya.

Melalui festival ini, H. Yendril ingin mendorong generasi muda untuk memahami filosofi randang.
"Selain itu, kami ingin menjaga tradisi memasak bersama yang sudah diwariskan turun-temurun,” ujar Yendril.

Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat program Jelajah Padang, untuk menjadikan kota semakin dicintai masyarakat dan menarik lebih banyak pengunjung.

“Marandang ini sangat spesifik dan bernilai budaya tinggi. Ada generasi muda, ada orang tua yang memasak rendang bersama. Kita ingin tradisi ini tetap terjaga. Untuk itu saya mendorong agar kegiatan diadakan nanti di tingkat kota,” ujar Fadly Amran didampingi Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir.

Pada kesempatan ini juga diumumkan pemenang Lomba Marandang antar-RW se-Kelurahan Tanjung Saba Pitameh, yaitu RW 05 sebagai Juara I, RW 02 sebagai Juara II, RW 04 sebagai Juara III, kemudian RW 03 sebagai Harapan I, dan RW 01 sebagai Harapan II. (*)

 

Infonews - Pinang merupakan salah satu komoditi yang menjadi pendapatan bagi warga dan hasil panen yang baik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Untuk terus meningkatkan hasil komoditi ini, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serka Andi sambangi Nandin seorang petani warga Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kepulauan Mentawai, Sabtu (15/11/2025).


Saat warga binaan tengah menjemur panen, Babinsa menyampaikan komoditi pinang ini harus lebih ditingkatkan serta mengutamakan kualitas, sehingga harganya bagus di pasaran.


Komsos dengan petani pinang ini, Serka Andi menunjukkan dukungannya terhadap pertanian desa dan memastikan bahwa warga dapat memperoleh hasil yang maksimal.


“Sebagai Babinsa, saya memiliki tanggung jawab untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. Dengan memantau hasil panen pinang, saya dapat mengetahui kondisi pertanian di desa dan memberikan dukungan yang diperlukan" ucap Serka Andi.



Editor : Tim Redaksi


 

INFONEWS- Ketua DPRD Kota Padang Muharlion  bersama Walikota Padang Fadly Amran resmikan, Jalan Taratak Saiyo yang menghubungkan dua kelurahan di Kecamatan Pauh, Sabtu (15/11).

Infrastruktur jalan beton ini kini menjadi akses strategis yang menghubungkan kawasan Taratak, Kelurahan Koto Lua, dengan kawasan Alai, Kelurahan Kapalo Koto.

Peresmian ditandai, dengan pemotongan pita oleh  Ketua DPRD Kota Padang  Muharlion bersama Walikota Padang dan Anggota DPRD Kota Padang Rafdi.

Pembangunan Jalan Taratak Saiyo yang memiliki panjang 1,4 kilometer dan lebar 5 meter ini bersumber dari Pokok-pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Padang Rafdi, dan didukung oleh Pemerintah Kota (Pemko) Padang.
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, menilai pembangunan ini sebagai bukti kuat kolaborasi eksekutif, legislatif, dan masyarakat di Kota Padang.

“Pembangunan yang berangkat dari kebutuhan riil warga akan lebih cepat terealisasi ketika didukung partisipasi aktif masyarakat. Kami mengapresiasi komitmen Wali Kota dan dedikasi Anggota DPRD Rafdi dalam memenuhi kebutuhan warga,” tuturnya.
Sementara itu, Rafdi berterima kasih kepada Pemko Padang,  dan seluruh pihak yang turut membantu terlaksananya pembangunan jalan tersebut.

"Pembangunan jalan ini dimulai pada 2021 melalui dana BBGRM, lalu berlanjut tiga tahun berturut-turut melalui Pokir kami dengan total anggaran Rp1 miliar. Sejak 2024, penyempurnaan dilanjutkan melalui APBD Kota Padang,” jelas Rafdi.(*)

 

Anggota DPRD Kota Padang H.Yendril

INFONEWS-Anggota DPRD Padang dari Fraksi NasDem, H. Yendril, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Turnamen Sepak Takraw Antar‑Club se‑Kota Padang. Kegiatan ini diikuti oleh 12 tim dan berlangsung di Gorg Sport Padang pada 10‑12 November 2025.

Turnamen ini diselenggarakan oleh KONI Kota Padang sebagai bagian dari program kerja untuk memantau dan menyiapkan atlet takraw potensial menjelang Porda Sumatera Barat 2026. “Kami berharap ajang ini dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang akan mengharumkan nama Padang di tingkat provinsi,” ujar H. Yendril.Sabtu (15/11).

Pemenang turnamen akan membawa pulang Piala Walikota Padang serta hadiah uang tunai puluhan juta rupiah untuk juara 1, 2, dan 3. Selain itu, akan diberikan penghargaan khusus untuk pemain terbaik, top scorer, dan tim fair play.

Ketua KONI Kota Padang, Erianto Mahmuda, mengucapkan terima kasih kepada H. Yendril yang telah mengalokasikan sebagian anggaran pokirnya untuk mendukung pelaksanaan turnamen. “Dukungan legislatif sangat penting bagi pengembangan olahraga di daerah kita,” kata Erianto.

Acara penutupan dihadiri oleh Wakil Walikota Padang Maigus Nasir serta sejumlah pejabat Dinas Pemuda dan Olahraga, yang menilai turnamen ini sejalan dengan visi “Padang Balomba” untuk melahirkan generasi muda berprestasi.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.