Latest Post

 

INFONEWS-Selain bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir di provinsi Sumatera Barat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumbar juga kembali menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui program Bina Lingkungan berupa Becak Motor Kepala LPS Cupak Tangah Kota Padang senilai Rp. 35.750.000,- (tiga puluh lima juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah), Senin (15/12).

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa program TJSL merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjalankan peran sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada layanan transportasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Lurah Cupak Tangah, Kota Padang ini dihadiri oleh Manager Keuangan dan SDM KAI Divre II Sumbar sekaligus Anggota Komite TJSL KAI Divre II Sumbar, Aries Tri Mulyo, Sekretaris Camat Pauh Dafid Ferdian, Lurah Kapalo Koto Saidul Bahri, Niniak Mamak Cupak Tangah Samsul Bahri, Tim TJSL KAI Divre II Sumbar, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Manager Keuangan dan SDM KAI Divre II Sumbar, Aries Tri Mulyo menyampaikan bahwa penyaluran bantuan TJSL ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI untuk senantiasa hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sementara itu, Lurah Kapalo Koto Saidul Bahri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar atas kepedulian dan kontribusi nyata melalui program TJSL. Ia menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat dan berharap agar dapat dimanfaatkan secara optimal serta dijaga bersama sehingga memberikan manfaat jangka panjang.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi keamanan dan keselamatan di sepanjang jalur rel kereta api kepada masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya keselamatan serta mencegah potensi gangguan di area perkeretaapian. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis.

Reza menambahkan bahwa KAI Divre II Sumbar secara konsisten mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap pelaksanaan program TJSL, dengan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang.

Melalui program TJSL ini, KAI Divre II Sumbar berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi, sejalan dengan komitmen KAI untuk tumbuh dan berkembang bersama lingkungan sekitar.

KAI Divre II Sumatera Barat akan terus berkomitmen menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan secara berkelanjutan sebagai wujud kehadiran perusahaan di tengah masyarakat. “Melalui sinergi yang kuat antara KAI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan berbagai program TJSL yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif serta mendukung pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif di wilayah Sumatera Barat,”tutup Reza.(*)

 


INFONEWS-Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan bahwa penyediaan hunian yang aman dan layak bagi warga terdampak banjir bandang menjadi kebutuhan paling mendesak yang harus segera direalisasikan.

Muharlion menyatakan bahwa DPRD Padang mendukung penuh terhadap percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) yang direncanakan Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Hal tersebut disampaikan Muharlion usai mendampingi Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, dalam kunjungan kerja ke Kota Padang, Senin (15/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung dua lokasi lahan milik Pemko Padang yang disiapkan sebagai area pembangunan Huntara dan Huntap bagi warga terdampak bencana.


“Kebutuhan utama masyarakat korban bencana adalah tempat tinggal yang aman. Kami di DPRD Padang mengapresiasi langkah cepat peninjauan lokasi ini dan berharap pembangunan 100 unit Huntara di Simpang Haru serta 300 hingga 400 unit Huntap di Balai Gadang dapat segera direalisasikan,” ujar Muharlion didampingi Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim, serta dua anggota DPRD Kota Padang, Rafdi dan Yusri Latif.

Adapun dua lokasi yang ditinjau meliputi lahan aset milik Pemko Padang di belakang Pasar Simpang Haru, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, serta kawasan Bumi Perkemahan Air Dingin di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Muharlion menambahkan, DPRD Padang siap mengawal seluruh proses pembangunan, mulai dari penganggaran hingga regulasi yang dibutuhkan.
Menurutnya, pengawasan tersebut penting agar masyarakat yang direlokasi dapat memperoleh kehidupan yang lebih layak serta terbebas dari ancaman bencana di masa mendatang.

“Kami memastikan DPRD akan mengawal agar alokasi anggaran dan aturan pendukung berjalan lancar. Tujuan utamanya adalah keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Senada, Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Helmi Moesim, menilai percepatan pembangunan Huntara dan Huntap sangat penting untuk memberikan kepastian bagi warga terdampak bencana.

“Warga yang kehilangan rumah membutuhkan kepastian tempat tinggal secepat mungkin. Karena itu, kami di Komisi III mendorong agar seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, dapat dipercepat tanpa mengabaikan aspek kualitas dan keselamatan,” ujar Rafdi.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD, khususnya Komisi III, akan melakukan pengawasan agar pembangunan hunian tersebut sesuai dengan peruntukan lahan dan ketentuan teknis yang berlaku.

“Kami ingin memastikan hunian yang dibangun benar-benar layak huni, aman dari risiko bencana, dan dilengkapi fasilitas dasar yang dibutuhkan masyarakat. Ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi membangun kembali kehidupan warga,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran yang turut hadir dalam peninjauan tersebut menyampaikan bahwa penyediaan hunian bagi warga terdampak bencana merupakan prioritas utama pemerintah kota.

“Hingga saat ini, sebanyak 80 kepala keluarga telah direlokasi ke Huntara Rumah Khusus Nelayan di Lubuk Buaya. Selain itu, Pemko Padang juga tengah mempersiapkan pembangunan sekitar 500 unit Huntap sebagai solusi jangka panjang,” kata Fadly Amran.


Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pertanahan Kota Padang, Desmon Danus, menjelaskan bahwa lahan di belakang Pasar Simpang Haru memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi dengan status Hak Pakai Pemko Padang Nomor 12 sekitar 100 unit Huntara.

Sementara itu, lahan di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang memiliki luas sekitar 2,98 hektare dan berpotensi untuk pembangunan sekitar 300 hingga 400 unit Huntap yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung.

Diakhir kunjungannya, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menegaskan komitmen BNPB untuk mendukung langkah-langkah Pemko Padang dalam mempercepat pemulihan pascabencana, termasuk dalam penyediaan Huntara dan Huntap bagi masyarakat terdampak.

“Kami siap memberikan dukungan terkait penyediaan hunian sementara dan hunian tetap ini, agar pemulihan pascabencana di Kota Padang dapat berjalan cepat, terencana, dan berkelanjutan,” ujarnya. (ADV)


 

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Anggota DPD RI Cerint Iralloza Tasya di Kantor Camat Padang Selatan. 

INFONEWS-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Sumatera Barat,Cerint Iralloza Tasya, S.Ked, menunjukkan komitmennya dalam menjaga keutuhan bangsa dengan menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di Padang Selatan. Kegiatan edukatif ini disambut antusias oleh pemerintah dan masyarakat setempat, dinilai strategis dalam menghadapi tantangan zaman.

‎Sambutan Hangat dari Aparatur Pemerintah

‎Camat Padang Selatan, Wilman Moechtar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh Senator Cerint.

‎"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Cerint. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang edukatif yang sangat strategis untuk mengingatkan kita, baik aparatur pemerintah maupun masyarakat, akan pentingnya nilai-nilai dasar kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Wilman Moechtar.

‎Menjaga Republik Sebagai Warisan Generasi Penerus

‎Sebagai pemateri utama, Direktur Eksekutif Polstra Research, Yovaldi Riki Putra, menekankan bahwa menjaga keutuhan Indonesia adalah tugas kolektif dan warisan penting bagi generasi mendatang.

‎"Indonesia ini adalah rumah kita, dan menjaga keutuhan serta nilai-nilai dasarnya adalah tugas kolektif. Kita harus memastikan bahwa anak-anak kita nanti bisa merasakan Republik ini dalam kondisi yang damai, utuh, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. Sosialisasi Empat Pilar ini adalah bekal penting agar kita tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang mengancam persatuan," tegas Yovaldi Riki Putra.

Komitmen Senator Cerint Pilar Kebangsaan dan Kepedulian Bencana

‎Dalam paparannya, Cerint Iralloza Tasya menjelaskan bahwa sosialisasi ini adalah bentuk komitmennya sebagai wakil daerah untuk memperkokoh kesadaran berbangsa dan bernegara di tengah arus disrupsi informasi dan tantangan global.

‎Ia juga menyisipkan pesan kepedulian di tengah musibah yang melanda Ranah Minang.

‎"Empat Pilar Kebangsaan adalah harga mati dan fondasi utama negara kita. Sebagai DPD RI, tugas saya adalah memastikan bahwa pemahaman akan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tertanam kuat di tengah masyarakat. Ini bukan hanya sekadar hafalan, tetapi bagaimana nilai-nilai luhur tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," jelas Cerint.

‎Cerint juga menyoroti kondisi Ranah Minang yang tengah menghadapi bencana banjir dan longsor. "Kami sebagai senator sangat peduli dan sangat prihatin atas bencana yang tengah masyarakat kita alami. Maka dari itu kita patut bersyukur dan peduli kepada sanak saudara kita yang tertimpa bencana," tambahnya, menghubungkan pentingnya persatuan dengan semangat gotong royong dalam menghadapi musibah.

‎Kegiatan sosialisasi yang berlangsung interaktif ini diharapkan dapat menciptakan Padang dan Indonesia yang harmonis, toleran, dan maju melalui peningkatan kesadaran masyarakat Padang Selatan tentang pentingnya persatuan dan nilai-nilai dasar kebangsaan.(bm)

 

INFONEWS - Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyerahkan bantuan darurat kepada warga yang terdampak parah oleh banjir bandang di Komplek Banda Gadang Permai, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Minggu (14/12/2025)

Bantuan ini merupakan bagian dari program "Indonesia Emergency Response 2025" yang diselenggarakan oleh yayasan Giving Hands.

Penyerahan bantuan ini dipusatkan di kawasan RT 07, RW 01, Kelurahan Tabing Banda Gadang, sebuah area yang mengalami dampak langsung dan terparah akibat luapan air bah. Di lokasi itu terlihat jelas kondisi lingkungan perumahan yang masih diselimuti lumpur tebal, menunjukkan skala bencana yang luar biasa. Hingga saat ini, proses pembersihan total masih terus berlangsung dan membutuhkan dukungan logistik serta peralatan yang memadai.

Bantuan kemanusiaan ini disalurkan melalui yayasan Giving Hands sebagai bentuk kepedulian cepat tanggap terhadap musibah yang melanda. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya yang kehilangan atau kerusakan tempat tidur dan perabotan akibat terendam lumpur.

Dalam kesempatan itu Muharlion merinci jenis bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan esensial seperti beras, sembako, air minum, dan selimut. Yang paling ditekankan adalah penyediaan tikar dan gerobak. Tikar dianggap sangat berharga karena kasur dan spring bed milik warga hanyut atau tidak dapat digunakan lagi. Sementara itu, gerobak sangat diperlukan untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan tumpukan lumpur yang masif.

Ketua DPRD Padang menyoroti betapa sulitnya proses pembersihan yang tengah dilakukan warga. Dia menyebutkan bahwa tumpukan lumpur yang tersisa "luar biasa" banyaknya. Meskipun alat-alat berat dan kegiatan gotong royong (goro) sedang diupayakan, alat bantu seperti gerobak menjadi krusial untuk mengangkut material lumpur.

Muharlion pun tak lupa memberikan dukungan moril kepada seluruh warga terdampak. Dia mengingatkan bahwa ujian adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan, namun setiap kesulitan pasti dibarengi dengan kemudahan. "Mudah-mudahan kita sabar," ujarnya, sambil berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga di Kelurahan Tabing Banda Gadang. Semangat kebersamaan dan ketabahan warga mendapat apresiasi tinggi.

Secara khusus, Ketua DPRD Kota Padang menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan tim Giving Hands yang telah menggalang dana dan menyalurkan bantuan kemanusiaan ini. Bantuan ini membuktikan bahwa solidaritas masyarakat Indonesia sangat tinggi dalam menghadapi bencana. Upaya kolektif ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam misi kemanusiaan di wilayah Padang yang dilanda musibah.

Acara penyerahan bantuan diakhiri dengan simbolis serah terima logistik kepada perwakilan warga Komplek Banda Gadang Permai. Dengan disalurkannya bantuan ini, diharapkan warga dapat segera kembali bangkit dan memulihkan kondisi rumah mereka. Pemerintah Kota Padang dan seluruh pihak terkait berkomitmen untuk terus memantau dan nng masyarakat kembali normal pasca banjir Padang 2025. (*)

 

INFONEWS-Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri Makdang, S.A.P., mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, di daerah Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Minggu (14/12/2025)


Bantuan di bawa Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Partai Amanat Nasional (PAN) diterima langsung oleh Donal Ardi, tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD kota Padang dari Partai Gerindra. 

"Alhamdulillah kami bersama PAN dapat mengungungi warga di sini. Kami berharap bantuan ini bermanfaat mengurangi penderitaan warga yang terdampak banjir," kata Madang, panggilan sehari-hari Jupri.

Donal Ardi mengatakan, bantuan ini sangat besar manfaat dan artinya bagi masyarakat terdampak banjir. Apalagi Batu Busuk termasuk daerah yang parah terkena dampak banjir.

"Alhamdulillah kami sampaikan terimakasi kepada Makdang dan rombongan. Bantuan ini kami pergunakan dengan sebaik-baiknya," ucapnya. 

Sekedar infomasi, selain di Batu Basuk, Madang bersama PAN juga mengunjungi aksi sosial donor darah di RW 11 Kelurah Parak Laweh Pulau Air Nan XX.

Kegiatan itu digelar Kongsi Kematian dan Pengurus RW & RT kerjasama dengan RSUP M Djamil Padang, pada Minggu, 14 Desember 2025.

"Kami berterimakasih Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri Makdang dapat mengunjungi dan menyasikan donor darah ini," pungkas mereka. 

Makdang berharap, aksi sosial donor darah menjadi aksi kemanusian untuk mengurangi penderitaan sesama dan jadi contoh bagi masyarakat banyak. (*)


INFONEWS -Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye meminta Pemerintah Kota Padang untuk membangun rumah permanen bagi warga yang rumahnya terdampak banjir dan longsor.

"Jangan hanya hunian sementara (Huntara), tetapi membagun rumah permanen bagi mereka,"ujar Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye, Minggu (14/12/2025).

Apalagi, kata pria yang akrab disapa Aye ini, Presiden Prabowo telah berjanji akan mengganti rumah warga terdampak banjir.

"Ada rumah asal mereka yang berada di bibir sungai, ada yang sudah di tengah sungai. Tentu mereka tak mungkin tinggal di sana, harus direlokasi  ke tempat yang aman. Apalagi potensi bencana masih mengancam," sebut politisi Partai Gerindra ini.

Sebenarnya, jelas Aye, ada dua langkah yang bisa dilakukan Pemko Padang. Pertama, normalisasi sungai dan membangun kanal.

Kedua, mensiasati aturan agar mereka bersedia tanah asal mereka dijadikan fasilitas umum dan mereka ditempatkan di tempat aman.

Selain itu Aye mengingatkan Pemko Padang soal bantuan. Pemko harus berpikir jangka panjang soal bantuan. Jangan sampai bantuan habis, sedangkan kita masih butuh.

"Sekarang bantuan bertumpuk-tumpuk di posko. Ada pula donatur yang membagikan langsung. Tapi saya ingatkan, bantuan harus sampai ke warga, jangan ditumpuk-tumpuk, tetapi Pemko berfikir juga soal waktu tanggap darurat dan pasca tanggap darurat," pungkas

 

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Padang Erianto Mahmuda .

INFONEWS -Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Padang Erianto Mahmuda minta Pemerintah Kota Padang agar segera untuk memperbaiki saluran irigasi pertanian di Kuranji pasca banjir di daerah ini.Hal itu dikemukakan politisi Partai Golkar ini,pada Sabtu  (13/12/2025).

Dikatakan,Pemko Padang agar segera memperbaiki bandar irigasi ke sawah warga.Soal berapa anggaran dibutuhkan untuk memperbaiki saluran irigasi itu, Erianto mengaku tidak tahu persis.

Saya tidak di Banggar (Badan Anggaran, red). Saya kurang tahu persis berapa anggaran dibutuhkan.Pasalnya, kata Erianto, sawah warga yang terdampak banjir cukup banyak berdasarkan pantauan di lapangan.

"Lebih dari 20 ha Sawah warga di Kuranji terkena banjir. Untuk itu, Pemko harus segera memperbaiki saluran irigasi ini," ujar anggota dewan dari Dapi Padang II Kuranji ini.

Bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan warga, kata Erianto, antara lain sembako, selimut dan lainnya.(*)


Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.