Januari 2026

 

Infonews - Kegiatan Komunikasi Sosial yang di laksanakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah binaan salah satu bentuk kepedulian dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat serta membantu kesulitan warga.


Komsos juga merupakan kegiatan untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat di lapangan sekaligus berbagai ilmu pengetahuan di berbagai sektor kegiatan.


Seperti yang di lakukan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serda L Hutagalung sambangi mitra karib di Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Sabtu (31/2026).


"Kegiatan komsos yang kita lakukan ini bahas seputar aktivitas tukang terutama soal pembuatan body boat" ucapnya.


Dia menambahkan, sharing soal pembuatan body boat ini merupakan salah satu aktivitas yang di lakukan masyarakat setempat, karena rata-rata mobilisasi kebanyakan di perairan.


"Semoga aktivitas Perabot di wilayah binaan semakin berkembang dan banyak diminati orang, sehingga perputaran ekonomi semakin lancar" tutupnya.



Editor : Tim Redaksi

Infonews - Stunting adalah keadaan tumbuh lambat dan atau gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis. Indikator utamanya adalah bobot badan dan tinggi badan yang lebih rendah dari pada standar usianya.


Kekurangan gizi pada umumnya terjadi sejak dalam kandungan hingga masa awal setelah anak lahir, sedangkan untuk kasusnya baru terlihat nyata setelah anak berumur 2 tahun.


Untuk mencegah stunting tersebut, Puskesmas Mapadegat lakukan kegiatan pemberian Susu dan telur kepada masyarakat di Desa Goiso'oinan, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai.


Pembagian susu dan telur kepada masyarakat merupakan upaya mencegah stunting dengan pola asuh yang baik serta memberikan pemahaman kepada warga agar anak-anak tumbuh dan sehat.


Kegiatan ini di laksanakan langsung Kepala Puskesmas Mapadegat, Stefani Ribka Euodia Saogo bersama nakes yang di hadiri Camat Sipora Utara, Jetro, Kades Goiso'oinan, Sion Marsutim Taileleu dan Masyarakat setempat, Kamis (29/1/2026).


Pemberian Susu dan Telur ini merupakan Program Makanan Tambahan (PTM) untuk  meningkatkan nutrisi esensial bagi anak-anak, sehingga konsep tersebut terus terpantau perkembangan pertumbuhan anak-anak.


Kegiatan Program Makanan Tambahan (PMT) yang di laksanakan Puskesmas Mapadegat di apresiasi Kades Goiso'oinan, Sion Marsutim Taileleu, ia menyampaikan program ini sangat membantu masyarakat dalam rangka mencegah stunting.


"Kita berterima kasih kepada puskesmas Mapadegat yang telah melaksanakan kegiatan Program Makanan Tambahan (PMT) yang di berikan kepada warga kami, semoga anak-anak tumbuh sehat" tuturnya.


Menurutnya, kegiatan ini paling penting ditanamkan adalah soal pemahaman gizi protein hewani berupa telur dan susu kepada anak usia dini agar memiliki perilaku makan yang baik.


"Tentu hal ini juga untuk mencegah stunting”ucap Kades mengakhiri.


Editor : Tim Redaksi



 

Owner Basta Coffee Maiyudi Candra S.Kom

INFONEWS- Ingin menikmati kopi yang enak dan berada dikawasan wisata tepatnya di kawasan Kota Tua Batang Arau Kota Padang.

Owner Basta Coffee Maiyudi Candra S.Kom mengatakan saya merintis Street Basta Coffee ini sejak bulan Juli 2017 hingga saat ini.

Memang dalam merintis usaha Basta Cofeee ini  tentunya melalui perjuangan yang panjang. Saat pertama mulai merintis di kawasan Kota Tua Batang Arau ini sangat sepi sekali.


"Belum ada satupun warung kopi dan pedagang di kawasan Kota Tua Muara Padang ini," kata Owner Basta Coffee Maiyudi Candra saat di temui media ini, Jum'at (30/1/2026).

Salah satu tujuan kami awalnya adalah merubah mindsed negatif menjadi pemikiran yang positif terhadap kawasan wisata Kota Tua ini agar lebih dikenal orang banyak baik dari dalam kota Padang sendiri maupun luar kota bahkan manca negara.

Alhamdulillah, tujuan itu tercapai dan buktinya saat dan saat ini bisa sama - sama disaksikan sudah banyak buka para pedagang -pedagang kuliner yang bermunculan di kawasan Kota Tua Batang Arau Kota Padang ini.


"Hal ini tentunya menciptakan lapangan pekerjaan dan dapat meningkatkan perekonomian warga serta dapat memajukan kawasan wisata Kota Padang," ujarnya.

Kami di Basta Coffee menyediakan
- Coffee & Manual Brew
- Mocktail
- Non Coffee lain-nya


Selain itu juga kami di Basta Coffee menyediakan buku bacaan yang bisa di baca oleh konsumen sambil ngopi santai nikmati suasana kota tua.

"Selamat menikmati indahnya wisata bangunan - bangunan tua cagar budaya, pemandangan sungai dengan kapal kapal pesiar, kelap kelip lampu rumah dilereng perbukitan. ,"pungkasnya.(bim)





 

INFONEWS-Sebagai bentuk nyata komitmen berkelanjutan dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama PT KA Properti Manajemen (KAI Properti) kembali hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya KAI Group untuk terus memberikan manfaat, tidak hanya melalui layanan transportasi, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Kegiatan kepedulian sosial tersebut dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 5 Batang Anai yang berlokasi di Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (30/1). Sekolah ini merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak banjir dan membutuhkan dukungan untuk kembali menjalankan aktivitas belajar mengajar secara optimal. Dalam kesempatan ini, KAI Divre II Sumbar bersama KAI Properti menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti buku tulis, pena, pensil, serta berbagai kebutuhan belajar lainnya. Selain itu, bantuan fasilitas sekolah berupa kipas angin juga diberikan sebagai upaya mendukung kenyamanan dan kelancaran proses pembelajaran pascabencana.

Tidak hanya menyalurkan bantuan secara simbolis, tim KAI Divre II Sumbar dan KAI Properti juga melakukan kegiatan Trauma Healing dengan para siswa melalui berbagai kegiatan edukatif dan hiburan ringan. Anak-anak diajak bermain games edukatif, berinteraksi, dan bercengkerama bersama guna menghadirkan keceriaan serta membangkitkan kembali semangat belajar mereka setelah terdampak bencana. Suasana hangat dan penuh keakraban pun tercipta selama kegiatan berlangsung.

Di sela kegiatan tersebut, tim juga memberikan edukasi seputar dunia perkeretaapian kepada para siswa. Edukasi ini meliputi pengenalan profesi di lingkungan PT Kereta Api Indonesia serta sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Melalui pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak, edukasi ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi publik, khususnya kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian KAI terhadap dunia pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana alam.

“Kami tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan transportasi yang aman dan andal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban sekolah sekaligus memulihkan semangat belajar anak-anak pascabanjir,” ujar Reza.

Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa edukasi keselamatan perkeretaapian yang diberikan sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk budaya sadar keselamatan di tengah masyarakat.

“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Selain itu, pengenalan berbagai profesi di dunia perkeretaapian juga kami harapkan dapat menjadi inspirasi dan membuka wawasan generasi muda tentang cita-cita dan masa depan mereka,” tambahnya.

Melalui program kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat bersama KAPM menegaskan komitmennya untuk terus hadir, tumbuh, dan berkontribusi bersama masyarakat. KAI berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pemulihan pascabencana serta peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Sumatera Barat.(*)

 

INFONEWS--Sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap transportasi publik sejak usia dini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Edukasi Transportasi Kereta Api bagi anak-anak Taman Kanak-kanak di Stasiun Padang, Kamis (29/1).

Kegiatan ini diikuti oleh 54 siswa/i dari TK Bina Karakter dan Bhayangkari Pariaman. Para peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenal dunia perkeretaapian di lingkungan stasiun, sekaligus memahami peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai profesi petugas KAI, fasilitas stasiun, tata cara pemesanan tiket, proses boarding penumpang, hingga praktik naik ke atas kereta api. Seluruh materi disampaikan secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami serta memberikan pengalaman edukatif yang berkesan.

Selain kegiatan edukasi di stasiun, KAI Divre II Sumatera Barat juga memfasilitasi perjalanan wisata edukatif menggunakan KA Pariaman Ekspres dengan relasi Stasiun Pariaman–Stasiun Padang (PP), sehingga anak-anak dapat merasakan langsung pengalaman bepergian menggunakan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan transportasi publik kepada anak-anak sejak dini melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif.

“Melalui edukasi ini, anak-anak tidak hanya mengenal profesi petugas KAI dan sistem perkeretaapian di Sumatera Barat, tetapi juga memahami proses perjalanan kereta api secara langsung. Sebagai bentuk apresiasi, peserta juga menerima souvenir dari KAI,” ujar Reza.

Sebagai informasi, KAI Divre II Sumatera Barat membuka kesempatan bagi masyarakat maupun lembaga pendidikan yang ingin mengajukan perjalanan rombongan KA Lokal sekaligus kegiatan edukasi transportasi.

Berikut ketentuan bagi masyarakat atau lembaga pendidikan yang ingin mengajukan perjalanan rombongan KA Lokal dan kegiatan edukasi bersama KAI Divre II Sumatera Barat sbb:
a. Rombongan minimal berjumlah 20 orang.
b. Surat permohonan diajukan mulai 14 hari hingga selambat-lambatnya 8 hari sebelum jadwal keberangkatan.
c. Surat permohonan berisi:
 - Nama rombongan
 - Nama perwakilan dan nomor HP yang dapat dihubungi
 - Jumlah anggota rombongan
 - Daftar nama dan nomor identitas/NIK
 - Jadwal keberangkatan (hari, tanggal, dan jam)
 - Relasi perjalanan
d. Tiket wajib bagi penumpang berusia 3 tahun ke atas dan disertai nomor identitas/NIK.
e. Anak di bawah usia 3 tahun yang ingin duduk sendiri wajib memiliki tiket.
f. Pembayaran dilakukan melalui nomor virtual account.
g. Setelah pembayaran lunas, akan dibuatkan berita acara kesepakatan.
h. Pembatalan, pengembalian biaya, perubahan jadwal, dan perubahan jumlah penumpang tidak diperkenankan setelah pembayaran dilakukan.
i. Rombongan wajib hadir minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.
j. Petugas loket akan menghubungi perwakilan rombongan jika tiket telah selesai dicetak.
k. Seluruh peserta wajib mematuhi aturan yang berlaku di PT KAI (Persero).

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi publik sejak dini serta memperkenalkan pentingnya peran transportasi kereta api dan udara dalam mendukung mobilitas masyarakat yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dan dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam menggunakan transportasi publik hingga mereka dewasa nanti,” tutup Reza.(*)

Infonews - Dalam upaya memastikan keamanan dan kelancaran di wilayah pelabuhan, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serma Andi Arisandi sambangi Anggota Dinas Perhubungan di Pelabuhan Havea, Desa Sikakap, Jumat (30/1/2026).


Kegiatan yang di lakukan Babinsa dalam rangka menjalin sinergitas dengan petugas pelabuhan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat di wilayah pelabuhan baik kedatangan maupun keberangkatan kapal.


Babinsa Serma Andi Arisandi menyebut, kegiatan sambang ini membahas terkait keamanan pelabuhan untuk memastikan situasi tetap aman selama aktivitas di pelabuhan.


"Kolaborasi dalam melaksanakan tugas di pelabuhan penting kita lakukan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat baik kedatangan maupun keberangkatan kapal" tuturnya.


Dikatakan, langkah ini di lakukan untuk menjaga keamanan di wilayah pelabuhan terutama bagi penumpang yang akan datang maupun yang berangkat.


Kehadiran Babinsa di pelabuhan bukan hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. 


"Dukungan ini penting untuk mendukung operasional transportasi laut yang menjadi urat nadi perekonomian di wilayah binaan" pungkasnya



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Babinsa koramil 01/ Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Serka K.Lubis sambangi wiraswasta di Dusun Pokai, Desa Muara Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Kamis (29/1/2026).


Kegiatan komsos bersama wiraswasta bahas berbagai usaha di wilayah binaan untuk memanfaatkan potensi yang ada sebagai pendapatan keluarga.


"Kita memotivasi wiraswasta mengatakan potensi yang ada untuk menjadi penghasilan keluarga" ujarnya.


Selain memotivasi warga binaan, Babinsa juga menjalin silahturahmi antara sesama guna memperkuat komunikasi di wilayah.


"Kita berharap motivasi dan dorongan kepada wiraswasta memberikan dampak positif dalam meningkatkan perekonomian di wilayah" harapnya.


Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS-Sebagai bentuk komitmen dalam menjamin keselamatan operasional kereta api dan upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya kecelakaan khususnya menjelang Idul Fitri tahun 2026, KAI Divre II Sumbar melaksanakan kegiatan cek lintas petak jalan Stasiun Kuraitaji-Cimparuh, Rabu (28/1).

Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan dalam arahannya saat safety breafing sebelum dimulainya kegiatan, menekankan pentingnya kewaspadaan, kepatuhan terhadap SOP, serta penguatan budaya keselamatan kerja, khususnya di wilayah operasional yang memiliki potensi risiko akibat kondisi alam dan cuaca ekstrem serta menginstruksikan kepada seluruh jajaran terkait untuk melakukan pengisian formulir Identifikasi dan Penanganan Risiko (IBPR) dan segera menindaklanjuti catatan yang ada selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset PT KAI, lokasi dan kondisi perlintasan, serta sistem drainase di sepanjang jalur khususnya yang berpotensi banjir.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan seperti ini dilaksanakan, tidak hanya pada moment tertentu saja seperti menjelang lebaran saat ini. Namun, kegiatan ini merupakan salah satu program rutin yang dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi setiap potensi bahaya dan memitigasi resiko yang ada di lapangan serta meningkatkan keamanan operasional KA demi mewujudkan komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menciptakan perjalanan KA yang aman dan nyaman.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang kereta api resmi tidak terjaga dan masyarakat yang berada di sekitar jalur KA.

"Sebanyak 28 perjalanan KA penumpang dan 24 perjalanan KA Barang (Klinker/Semen) yang di operasikan Divre II Sumbar setiap harinya, kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan raya yang hendak melewati perlintasan kereta api khususnya di wilayah operasional Divre II Sumbar agar tetap selalu waspada, tengok kanan kiri sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," ujar Reza.

Reza menegaskan, bagi pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu lalu lintas seperti menerobos palang pintu kereta api, mengabaikan semboyan 35 (Klakson) serta rambu-rambu lainnya merupakan tindak pidana lalu lintas.

Pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api, rambu-rambu atau sinyal peringatan harus dipatuhi sebagai tanda bahwa kereta api akan segera melintas, apabila masih terjadi pelanggaran, KAI Divre II Sumbar bisa menuntut ganti rugi kepada pihak-pihak yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Reza menekankan pentingnya kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, termasuk penggunaan helm bagi pengendara roda dua dan prioritas bagi perjalanan kereta api. Pelanggaran di perlintasan sebidang KA tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga melanggar hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Semoga dengan adanya kesadaran dari semua pihak, kita bersama-sama dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang KA khususnya di wilayah operasional Divre II Sumbar”, ungkap Reza.

Diakhiri kegiatan dilaksanakan safety talk guna mengevaluasi hasil pemeriksaan lintas dan memastikan tindaklanjut terhadap catatan yang ada di lapangan.

Kegiatan cek lintas ini merupakan bagian dari rangkaian kesiapan operasional KAI Divre II Sumbar dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026, di mana terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. “Melalui pemeriksaan lintas secara langsung di lapangan, KAI memastikan seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi andal dan siap mendukung kelancaran perjalanan KA,” kata Reza.

Selain aspek teknis prasarana, KAI Divre II Sumbar juga menempatkan faktor keselamatan sebagai prioritas utama dengan memperkuat budaya keselamatan (safety culture) bagi seluruh insan KAI, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang kereta api. Sinergi antara kesiapan infrastruktur, kepatuhan prosedur operasional, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan lancar.

“Dengan berbagai upaya preventif yang dilakukan secara berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk memberikan pelayanan transportasi kereta api yang mengutamakan keselamatan, keandalan, serta kenyamanan bagi seluruh pelanggan dan masyarakat pengguna jalan,”. tutup Reza.(*)

 

Infonews - Komunikasi sosial yang di bangun Bintara Pembina Desa (Babinsa) di tengah masyarakat merupakan komunikasi tanpa batas yang selalu dilakukan di wilayah binaan.


Hal itu di sampaikan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serda L Hutagalung saat melaksanakan komsos dengan Supir di Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Rabu (28/1/2026).


Dalam komsosnya itu, Babinsa sharing dengan supir dengan pembahasan terkait aktivitas yang di geluti supir untuk membawa sewa termasuk mobilisasi barang dagangan.


"Dalam mengais rejeki kita motivasi supir untuk tetap semangat meningkatkan perekonomian keluarga" ajaknya.


Dia menambahkan, dalam konsep meningkatkan perekonomian harus optimis, sehingga kebutuhan keluarga terpenuhi.


"Komsos yang kita lakukan ini bagaimana memberikan dampak serta membantu kesulitan masyarakat" tukasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 kategori madya pada ajang Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).


Penghargaan ini merupakan bagian dari UHC Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Kegiatan nasional tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (HC) Drs. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, S.Si., CHFC., CLU., serta Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Selain itu, acara ini juga dihadiri para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari konsolidasi nasional percepatan UHC.


Mengacu pada siaran pers BPJS Kesehatan, pada UHC Awards 2026 penghargaan diberikan kepada 31 pemerintah provinsi serta 397 pemerintah kabupaten/kota. Hingga 31 Desember 2025, kepesertaan Program JKN secara nasional telah mencapai lebih dari 98 persen penduduk Indonesia, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 81,45 persen. 


Capaian tersebut menegaskan bahwa keberhasilan UHC sangat ditentukan oleh konsistensi kebijakan dan dukungan pemerintah daerah.


Bagi Kabupaten Mentawai, penghargaan mencerminkan kerja sistemik lintas perangkat daerah, mulai dari pemutakhiran data kependudukan, dukungan kebijakan dan pembiayaan daerah, hingga penguatan akses layanan kesehatan. 


Pendekatan ini memastikan bahwa jaminan kesehatan tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi benar-benar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat ketika membutuhkan layanan kesehatan.


Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk yang menerima penghargaan UHC Awards menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. 


“UHC bukan sekadar capaian angka kepesertaan. Fokus kami adalah memastikan masyarakat mentawia memperoleh akses layanan kesehatan yang berkelanjutan dan berkualitas" ucapnya.


Dikatakan, penghargaan ini menjadi penguat bagi kami untuk terus membenahi sistem, menjaga kesinambungan pembiayaan, dan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.


"Terimakasih saya ucapkan kepada BPJS Mentawai, para Dokter, Nakes, Dinkes, dan Dinsos atas kerjasamanya, sehingga Mentawai menerima penghargaan UHC Awards. Kedepan lebih kita tingkatkan kerjasama dan kolaborasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS-Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan setia kereta api, khususnya menjelang masa libur sekolah dan Lebaran Idul Fitri tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat kualitas layanan penumpang. Salah satunya melalui optimalisasi layanan _Lost and Found_ bagi pelanggan yang mengalami kehilangan barang di dalam kereta api maupun di area stasiun.

Layanan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan, tidak hanya selama perjalanan berlangsung, tetapi juga terhadap keamanan barang bawaan yang menjadi bagian penting dari kenyamanan perjalanan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 13 kasus penemuan barang tertinggal dengan estimasi nilai mencapai Rp36,65 juta. Sementara pada tahun 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi 17 kasus dengan total nilai barang sekitar Rp46,15 juta. Seluruh barang yang ditemukan tersebut berhasil dikembalikan kepada pemiliknya masing-masing.

“Barang yang tertinggal sangat bervariasi, mulai dari tas, perangkat elektronik, dompet, hingga perhiasan. KAI berkomitmen penuh untuk menjaga dan mengembalikan setiap barang temuan kepada pemilik yang berhak,” ujar Reza.

KAI mengajak seluruh pelanggan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan tidak ada barang pribadi yang tertinggal saat turun dari kereta. Apabila kehilangan tetap terjadi, pelanggan dapat segera melaporkannya kepada kondektur, petugas Polsuska, maupun melalui Contact Center KAI 121.

Lebih lanjut Reza menjelaskan, setiap barang temuan akan diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Jika hingga waktu tertentu belum diambil oleh pemiliknya, barang tersebut akan diamankan di pos pengamanan stasiun, diberi label identitas, serta dicatat dalam Database _Lost and Found_ KAI yang terintegrasi secara daring antarstasiun.

“Melalui sistem yang terintegrasi ini, pelanggan dapat melakukan pelaporan dan pengecekan barang hilang di seluruh wilayah stasiun KAI, sehingga proses pencarian menjadi lebih mudah dan efektif,” jelas Reza.

KAI juga kembali mengingatkan agar pelanggan membawa barang secukupnya serta melakukan pengecekan ulang pada area tempat duduk dan bagasi sebelum meninggalkan kereta api.

“Harapannya, setiap perjalanan menggunakan kereta api dapat berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan, sehingga seluruh pelanggan tiba di tujuan dengan selamat serta barang bawaan yang lengkap,” tutup Reza.(*)

 

Infonews - Sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun komunikasi dengan mitra karib, Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Iswendra sambangi wirausaha.


Kegiatan komsos yang di lakukan Babinsa bersama wirausaha Novri warga desa muara Siberut, kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Selasa (27/1/2026).


"Komsos yang kita lakukan ini guna menjalin silahturahmi dengan wirausaha dalam peningkatan ekonomi di wilayah binaan" ucapnya.


Disisi lain kegiatan komsos merupakan media untuk membangun komunikasi dengan warga sekaligus monitor wilayah.


"Semoga kegiatan komsos terus berjalan ditengah masyarakat, setidak dapat membantu kesulitan warga dan saling sharing" tukasnya.



Editor : Tim Redaksi

Zulkifli Ketua RW IV Kampung Baru Berok, Kelurahan Kurao Pagang menggelar rapat koordinasi bersama para Ketua RT, pengurus pemuda, kongsi kematian, dan kader Posyandu. (Foto: Ist)

INFONEWS-Ketua RW IV Kampung Baru Berok, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Zulkifli, mengadakan rapat koordinasi bersama para Ketua RT se-RW IV, perangkat pengurus pemuda, kongsi kematian, serta kader Posyandu.

Rapat ini merupakan rapat koordinasi perdana setelah terpilihnya enam Ketua RT di lingkungan RW IV. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Ketua RW IV sebagai bentuk awal konsolidasi dan penguatan kerja sama antar pengurus kampung.

Dalam arahannya, Zulkifli menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk membangun Kampung Baru Berok. Ia mengajak seluruh pengurus agar menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial, serta mengesampingkan ego pribadi demi kepentingan bersama.

“Saya selaku Ketua RW siap membangun Kampung Baru Berok. Namun pembangunan kampung ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak ada yang hebat di kampung ini tanpa kebersamaan,” tegas Zulkifli.

Ia berharap melalui rapat koordinasi ini, seluruh unsur pengurus dapat bersinergi dan bekerja sama secara solid dalam mewujudkan lingkungan Kampung Baru Berok yang lebih baik, harmonis, dan berdaya.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat turut menyukseskan kegiatan Walking Train Kota Tua Sawahlunto 2026: Napak Tilas Jalur Kereta Api Warisan Dunia, sebagai bentuk komitmen KAI dalam mendukung pelestarian sejarah perkeretaapian sekaligus pengembangan pariwisata berbasis warisan budaya di Sumatera Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026 ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat daya tarik wisata sejarah Kota Sawahlunto.

Walking Train Sawahlunto 2026 inisiasi dari Komunitas Pecinta Kereta Api Sumatrain ini dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, Drs Irzam K. MM dan didukung oleh  PT KAI Divre II Sumatera Barat, Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, PT Bukit Asam UPO, Ikatan Uda Uni Sawahlunto dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sebagai operator perkeretaapian nasional, KAI Divre II Sumatera Barat mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sejarah jalur kereta api Sawahlunto yang memiliki peran penting dalam perkembangan pertambangan batubara di masa lalu dan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO.

Rangkaian kegiatan Walking Train diawali dengan kunjungan ke Museum Gudang Ransum Sawahlunto, dilanjutkan dengan penelusuran berbagai situs bersejarah perkeretaapian di Kota Sawahlunto, seperti Lokomotif Uap Mak Itam yang terparkir di kawasan Museum Kereta Api Sawahlunto, hingga Terowongan Lubang Kalam. Jalur tersebut merupakan saksi sejarah peran kereta api dalam mendukung aktivitas tambang dan pembangunan kota Sawahlunto.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap wisata sejarah dan edukasi perkeretaapian.

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa partisipasi KAI dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas dukungan terhadap pelestarian sejarah, namun juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perkeretaapian yang aman, andal, dan berorientasi pada pelayanan prima. Melalui kegiatan Walking Train ini, kami juga ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan perkeretaapian, khususnya di sekitar jalur dan aset perkeretaapian” ujar Reza.

Melalui keterlibatannya dalam Walking Train Sawahlunto 2026, KAI Divre II Sumatera Barat berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga aset sejarah perkeretaapian, sekaligus memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian lokal Kota Sawahlunto.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pengembangan pariwisata berbasis sejarah, sekaligus memastikan operasional perkeretaapian berjalan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,”tutup Reza.(*)


INFONEWS
-Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serdang Bedagai melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, dalam rangka sharing dan koordinasi terkait sinergitas DPRD dengan Dinas Kesehatan pada Program Makan Bergizi dalam percepatan penurunan stunting pada anak sekolah.


Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, dan diterima oleh Kepala Sub Bagian Humas DPRD Kota Padang, Suzi Helda, mewakili Sekretariat DPRD Kota Padang.

Rombongan Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai disambut dengan baik dan dilanjutkan dengan pertemuan serta diskusi terkait pelaksanaan program dan kebijakan di bidang kesehatan.

Rombongan Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai dipimpin oleh Ketua Komisi D, Zuhri Ahyar, didampingi Sekretaris Komisi D, Sadarita Purba, SP, serta anggota Komisi D lainnya, yaitu Yusnani, Syamsuddin, Aulis Sofian, Hj. Yanti Handayani Siregar, SH, M.Pd, Suryadi, dan Siti Aisah.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai strategi dan peran DPRD dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya sinergi dengan Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting pada anak usia sekolah.

Diskusi ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan perbandingan bagi DPRD Kabupaten Serdang Bedagai dalam penyusunan kebijakan dan pengawasan program kesehatan di daerah.

Kunjungan kerja Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai ke Kota Padang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, mulai 25 hingga 28 Januari 2025, dengan agenda utama kunjungan ke DPRD Kota Padang dan Dinas Kesehatan Kota Padang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama dan koordinasi yang lebih baik antar DPRD lintas daerah, khususnya dalam mendukung program-program strategis pemerintah di bidang kesehatan dan peningkatan kualitas gizi anak.(*)


INFONEWS
-Anggota DPRD Kota Padang dari daerah pemilihan Pauh–Lubuk Kilangan, Yusri Latif, menyatakan komitmennya untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam upaya sosialisasi dan penanganan pasca bencana di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar masyarakat lebih siap dan proses pemulihan berjalan optimal.


Yusri Latif menegaskan bahwa daerah Pauh dan Lubuk Kilangan merupakan kawasan yang cukup rentan terhadap bencana alam, terutama banjir dan longsor. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang terencana, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga setelahnya. “Penanganan pasca bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, harus melibatkan semua pihak,” ujarnya di sela - sela kesibukan di DPRD Padang. Senin (26/1)

Dalam kesempatan tersebut, Yusri juga mendorong Pemko Padang agar lebih intens menjalin komunikasi dengan Balai terkait serta Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia (Kemen PU RI). Ia menilai percepatan pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. “Kita meminta kepada Pemko Padang untuk terus berkoordinasi dengan Balai dan Kemen PU RI agar pembangunan yang rusak akibat bencana bisa segera dipercepat,” tegasnya.

Ia menambahkan, lambatnya perbaikan infrastruktur dapat berdampak pada aktivitas ekonomi dan keselamatan warga. Jalan rusak, jembatan terdampak, serta saluran air yang belum tertangani dengan baik berpotensi menimbulkan bencana susulan. “Ini tidak hanya soal pembangunan fisik, tapi juga soal rasa aman masyarakat,” kata Yusri.

Selain fokus pada pemerintah, Yusri Latif juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para relawan serta donatur yang telah membantu penanganan pasca banjir beberapa waktu lalu. Menurutnya, peran relawan sangat nyata dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada relawan dan para donatur yang telah hadir membantu warga,” ungkapnya.

Ia menilai kehadiran relawan di tengah masyarakat menjadi bukti kuatnya solidaritas sosial di Kota Padang. Bantuan logistik, tenaga, hingga dukungan moral yang diberikan sangat meringankan beban warga. “Mereka sangat membantu Pemko Padang dalam penanganan pasca banjir, terutama di saat-saat darurat,” lanjutnya.

Yusri berharap, ke depan sinergi antara DPRD, Pemko, pemerintah pusat, relawan, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, ia optimistis penanganan bencana di Kota Padang akan semakin cepat, tepat, dan berkelanjutan. “Bencana memang tidak bisa kita hindari, tetapi dampaknya bisa kita minimalkan jika semua pihak bergerak bersama. Inilah semangat kolaborasi yang ingin terus kita bangun untuk Padang yang lebih tangguh,” tutup Yusri Latif.(*)


INFONEWS
-Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyatakan dukungan penuh dan menyambut baik kunjungan audiensi Universitas Tamansiswa Padang di Ruang Ketua DPRD Kota Padang, Senin (26/1/2026).


Audiensi ini bertujuan mempererat silaturahmi serta membahas peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi Pegawai dan Anggota DPRD Kota Padang melalui Program S1, S2, dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Selain itu, pertemuan juga direncanakan membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, riset, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Universitas Tamansiswa Padang tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara lembaga legislatif dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya aparatur dan wakil rakyat.

“Kami di DPRD Kota Padang menyambut baik dan mendukung penuh rencana kerjasama dari Universitas Tamansiswa Padang. Peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat penting untuk mendorong pembangunan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Muharlion.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Padang terbuka untuk kerja sama yang berorientasi pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama yang berdampak langsung pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Muharlion menilai kolaborasi antara DPRD dan perguruan tinggi sangat strategis dalam mendukung penguatan sumber daya manusia dan pembangunan daerah.

Universitas Tamansiswa Padang berharap DPRD Padang bisa memberikan support dan menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul di Kota Padang dan Sumatera Barat. (*)

INFONEWS - DPRD Kota Padang menggelar hearing dengan Dinas Pertanahan Kota Padang serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Senin (26/1). Rapat tersebut membahas status aset Pemerintah Kota Padang berupa lahan bekas rumah potong hewan yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal.

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Usmardi Thareb, mempertanyakan perubahan status lahan dari Hak Pakai (HP) Nomor 37 menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 758. Ia menilai, lahan seluas 6.245 meter persegi tersebut telah lebih dari 40 tahun tidak digunakan oleh penerima HGB dan tidak terdapat bangunan di atasnya.

Menurut Usmardi, kondisi tersebut sangat disayangkan mengingat kebutuhan Pemerintah Kota Padang terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Pemko Padang harus mengelola dan memanfaatkan seluruh aset daerah yang ada agar dapat memberikan kontribusi terhadap PAD,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, apabila lahan tersebut saat ini merupakan aset Pemko Padang, pihaknya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Padang untuk pemanfaatan lahan tersebut. Namun jika masih dikuasai pihak lain, DPRD akan mempertanyakan alasan tidak dimanfaatkannya lahan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan Kota Padang, Desmon Danus, menjelaskan bahwa HP 37 diterbitkan pada tahun 1973 dan telah mengalami beberapa kali peralihan penguasaan kepada perorangan maupun badan usaha. “Untuk saat ini kami belum dapat mengambil keputusan. Kami akan melakukan pendalaman dengan menemui pihak-pihak yang berkepentingan,” katanya.

Desmon menyebutkan, lahan tersebut sebelumnya dikuasai oleh PT Pembangunan Sumbar, kemudian beralih ke PT Graha Sarana Duta, Bank Danamon, dan terakhir oleh PT Cometan Roven.

Ia menambahkan, masa berlaku HGB atas lahan tersebut akan berakhir pada 1 November 2025 dan saat ini pihak pemegang hak tengah mengajukan pembaruan. “Kami akan meminta arahan dan petunjuk dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta pimpinan terkait sebelum mengambil keputusan,” tutupnya.(bim)

 

Infonews - Dalam upaya menjalin kebersamaan dengan warga binaan, Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serka Armen sambangi mitra karib di desa muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Senin (26/1/2026).


Kegiatan sambang yang di lakukan Babinsa itu melaksanakan komunikasi sosial dengan salah satu warga Rahman yang bekerja sebagai nelayan.


Dalam komsos itu, Serka Armen motivasi nelayan untuk selalu optimis melaksanakan aktivitas melaut, agar hasil yang di dapat memberikan dampak ekonomi kepada keluarga.


Selain itu juga memberikan dampak kepada masyarakat yang membutuhkan ikan tangkap yang di dapatkan nelayan.


Kegiatan ini, kata Babinsa salah satu solusi untuk membantu kesulitan masyarakat serta memberikan solusi ketika ada kendala dalam melaksanakan aktivitas.



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Komsos merupakan salah satu sarana penting bagi Babinsa untuk mengenal lebih dekat warga binaannya. Selain sebagai media silaturahmi, kegiatan ini juga digunakan untuk memperoleh informasi langsung dari masyarakat dan mengetahui situasi terkini di wilayah desa binaan. 


"Kegiatan Komsos ini menjadi salah satu cara untuk lebih dekat dengan warga, serta untuk mencari informasi yang relevan mengenai situasi di desa binaan," ucap Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Serka K Lubis saat diskusi bersama warga" Sabtu (24/1/2026).


Diia menjelaskan, kegiatan komsos yang di lakukan ini bagian dari tugas pokok seorang Babinsa yang harus senantiasa melaksanakan komunikasi sosial atau anjangsana.


"Hal ini kita lakukan untuk membangun kebersamaan dan keakraban dengan masyarakat serta memotivasi warga di desa binaan" ujarnya.


Selain itu mencari informasi, kegiatan ini juga sebagai sarana silaturahmi agar hubungan antara Babinsa dan warga semakin dekat dan harmonis.


Dalam kegiatan komsos kali ini bersama warga desa muara Sikabaluan Rendi yang berprofesi sebagai wiraswasta, dlama perbincangan Babinsa memotivasi warga untuk tetap optimis mengais rejeki.



Editor : Tim Redaksi

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.