![]() |
| Camat Padang Selatan Wilman Muchtar bersama warga Kelurahan Batang Arau |
Pada Jumat malam (23/1/2026). Kelurahan Batang Arau merupakan daerah yang pertama dilaunching Camat Wilman.
Camat Padang Selatan,Wilman Muchtar mengatakan, Kobar Semangat ini merupakan kegiatan kami sebagai sebuah inovasi dikecamatan Padang Selatan yang kita louncing di Kelurahan Batang Harau.
"Dimana Kobar Semangat ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, gagasan dan ide ide masyarakat untuk disinergikan, serta mendukung progul-progul (progam-program unggulan) bapak Walikota Padang," ucap Wilman.
Dijelaskannya, dari Kobar Semangat yang dilakukan hari ini di kelurahan Batang Harau, pemerintah melalui kecamatan dapat mendengar langsung apa keinginan masyarakat disini, bagaimana disini pemerintah juga bisa menyampaikan keinginan
"Sehingga kawasan dan pemukiman di Batang Arau ini dapat tertata dengan baik dan dapat mendukung progul progul Walikota Padang, salahsatu diantaranya disini ada Jelajah Padang dan Padang Rancak," ungkap Camat Wilman.
Ia juga menyebut, Kobar Semangat ini diharapakan agar masyarakat kita dapat membarikan masukan dan menerima informasi dari pemerintah, terkait apa apa yang bisa dibersamai dan informasi apa yang dapat kita rangkum untuk perencanaan pembangunan dan penataan kawasan didaerah ini.
"Mungkin melalui inovasi yang kita lakukan hari ini, nantinya kita juga bisa menghadirkan Walikota Padang, bapak Fadly Amran atau Wakil Walikota, bapak Maigus Nasir karena himpunan-himpunan yang disampaikan masyarakat tadi membutuhkan kehadiran pimpinan kota juga," ucap Wilman.
Disebutkannya, bagaimana pimpinan kota juga dapat mendengarkan langsung aspirasi apa yang masyarakat sampaikan. Karena kawasan ini banyak stakeholdernya, seperti adanya Wilayah Balai Sungai, PT Pelindo dan juga wewenang dari pemerintah provinsi.
"Tentunya harus dengan kebersamaan kita menata ini, demi Batang Arau lebih baik kedepannya," harap Wilman.
Camat Padang Selatan ini juga menjelaskan, pada pertemuan ini adanya usulan, salah satunya bagaimana masyarakat nelayan disini dapat terakomodir, tanpa ada menghilangkan kearifan lokal. Kemudian mereka memiliki perekonomian yang baik.
"Tentu kita selaku pemerintah akan mengakomodir ini, melalui usulan ini setidaknya kita bisa melakukan penataan dengan perencanaan yang lebih baik.Makanya kita namakan Kobar Semangat (Kopi Bareng Selatan Menyala dan Hangat), itu adalah upaya perintah kecamatan untuk menjemput aspirasi masyarakat langsung dengan kopi setengah," pungkas Wilman.(**)
