Latest Post

 


INFONEWS-- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mengajak seluruh pengguna jasa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, serta kelestarian fasilitas di area stasiun. 

Melalui kampanye bertajuk #SalingJagaBersama – Jaga Stasiun, Jaga Perjalanan Kita, KAI menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam merawat sarana publik yang digunakan bersama.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa fasilitas stasiun merupakan aset bersama yang harus dijaga agar perjalanan kereta api tetap nyaman, aman, dan menyenangkan bagi seluruh pengguna jasa.

“Stasiun adalah ruang publik yang kita nikmati bersama. Dengan menjaga kebersihan, menghindari tindakan vandalisme, serta menggunakan fasilitas secara bijak, maka seluruh penumpang dapat merasakan kenyamanan yang sama dalam setiap perjalanan,” ujarnya.

Yuk… bersama-sama kita lakukan ini demi kenyamanan bersama diantaranya:
1. Menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
2. ⁠Menggunakan fasilitas secara bijak sesuai fungsinya.
3. ⁠Menghindari tindakan vandalisme atau perusakan yang dapat merugikan banyak pihak.
4. ⁠Menjaga keamanan dan keselamatan bersama dengan tetap waspada dan mematuhi aturan yang berlaku baik aturan di stasiun, di atas KA maupun di jalur KA.

Lebih lanjut, Reza juga menjelaskan bahwa keselamatan bukan hanya milik penumpang, tetapi juga tanggung jawab kita bersama.

Imbauan ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 181, yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api tanpa izin. Selain itu, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menegaskan larangan melakukan aktivitas yang mengganggu keselamatan perjalanan kereta api. Pelanggaran atas ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana maupun denda.

KAI Divre II Sumbar menekankan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama serta sarana dan prasarana yang tersedia merupakan wujud pelayanan untuk masyarakat. Namun, keberlangsungan dan manfaatnya hanya bisa optimal apabila ada partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga dan merawatnya.

KAI berharap adanya kesadaran dan kepedulian kolektif dari masyarakat agar stasiun tetap terawat, jalur rel aman dari aktivitas ilegal, dan perjalanan kereta api berjalan selamat, aman, serta lancar.

“Mari kita jaga bersama, Kereta api adalah milik kita semua, sehingga merawatnya berarti menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama,” tutur Reza.

Stasiun yang terawat akan menciptakan suasana perjalanan yang lebih nyaman, tertib, dan menyenangkan. Oleh karena itu, kepedulian setiap individu sangat diperlukan agar fasilitas publik ini dapat terus dimanfaatkan dengan baik untuk jangka panjang.

“Melalui gerakan #SalingJagaBersama, kami berharap seluruh pihak semakin peduli terhadap lingkungan stasiun dan keselamatan perjalanan kereta api. Mari kita jadikan stasiun sebagai ruang bersama yang aman, bersih, dan nyaman untuk kita semua,” tutup Reza.(*)

 

Infonews - Sertu Angerago Gea Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai temui warga binaan di Dusun Sibababi, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kepulauan Mentawai.


Kegiatan yang di laksanakan Babinsa tersebut menjalin silahturahmi melalui komunikasi sosial dengan Tukang Bangunan Bapak Ofili Z di salah satu warung Dusun Sibababi, Minggu (31/8/2025).


Babinsa Sertu Angerango Gea dalam komsosnya mengajak warga binaan agar selalu menjalin kerukunan antar warga dan saling menghormati santar sesama.


Menurut Babinsa, kerukunan, saling menghargai dan keharmonisan kunci utama dalam menciptakan lingkungan aman dan nyaman.


"Intinya mari kita saling mendukung untuk kemaslahatan orang banyak dan peduli dengan kondisi wilayah" tuturnya.


Selain itu manfaatkan peluang untuk membuka lapangan pekerjaan di wilayah, agar perekonomian di tengah masyarakat khususnya di dusun sibabai meningkat.


"Komsos yang kita lakukan ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat dan terus berbenah dalam meningkatkan ekonomi keluarga" tandasnya.



Editor : Tim Redaksi

Infonews - Toko milik Januardimen panggilan Jhon (44) di Dusun Havea, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kepulauan Mentawai di lalap si jago merah. Sebagian isi toko ludes terbakar.


Perisitiwa kebakaran hebat ini diketahui pada pukul 09.30 WIB, Sabtu (30/8/2025). Penyebab toko terbakar konsleting dari Rice Cooker atau penanank nasi, sehingga api menyambar springbed dan barang dagangan.


Saat kejadian tak dapat terbendung, api cepat membesar dengan membakar bangunan rumah dan isi toko. Peristiwa itu pemilik toko segera meminta bantuan untuk pemadaman.


Selang tidak lama kejadian, armada pemadam kebakaran turun kelokasi untuk melakukan pemadaman yang di bantu Babinsa Koramil 04/Sikakap, Serda J Simamora bersama Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan pulau terluar dan masyarakat setempat.


"Api berhasil di padamkan sekira pukul 09.45 dalam kondisi aman dan terkendali tidak ada korban jiwa" sebut Babinsa Serda J Simamora.


Dia menyebut, peristiwa kebakaran hebat itu pemilik toko mengalami kerugian diperkirakan sekitar 30 juta rupiah, dimana isi toko sebagian terbakar.


"Atas nama Babinsa Koramil 04/Sikakap dan Satgas Pam Puter menyampaikan prihatin atas musibah yang di alami warga binaan, semoga kejadian ini untuk kedepan kita lebih waspada lagi" tukasnya.



Editor : Tim Redaksi

Infonews - Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh indonesia dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan beras.


Gerakan pangan murah ini di laksanakan zoom meeting dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di ikuti Dandim 0319/Mentawai, Letkol Inf Restu Petrus Simbolon, Asisten II, Lahmuddin Siregar, Kasintel Kejari Mentawai, Kapolsek Sioban dan Kepala OPD berlokasi di pasar Sioban, Sabtu (30/8/2025).


Beras ini dikemas dalam paket kantong lima kilogram dengan harga Rp.65.000 perkarung. Selain beras juga menyediakan kebutuhan pokok lainnya seperti telor, cabe, bawang, gula pasir, minyak goreng dengan harga terjangkau.


Dandim dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pentingnya intervensi stok beras sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.


"Beras saat ini menjadi tantangan utama dalam pengendalian inflasi. Nah langkah intervensi perlu kita digencarkan" ujarnya.


Dia mengatakan, salah satu bentuk intervensi yang dilakukan itu melalui beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau.


Menurutnya, kebijakan ini tidak boleh berhenti pada langkah sesaat dan harus di lakukan gerakan temporer artinya gerakan yang berkesinambungan.


Selain itu dia juga mendorong pemerintah daerah untuk bersama-sama memantau harga pangan di setiap wilayah.


Dia menyarankan perkuat kordinasi intensif melalui forum seperti group WHatsApp untuk melaporkan perkembangan harga bahan pokok secara berkala serta melaksanakan rapat rutin membahas berbagai persoalan pangan yang di hadapi.


"Melalui gerakan pangan murah yang di laksanakan ini dapat membantu kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

Ketua DPRD Padang Muharlion. 


INFONEWS-- Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang dari sektor parkir pada semester pertama tahun 2025 dinilai belum menunjukkan kontribusi signifikan.

Padahal, sektor ini memiliki potensi besar dengan lebih dari 500 titik lahan parkir yang tersebar di berbagai lokasi strategis—mulai dari pusat kota, kawasan perdagangan, hingga destinasi wisata.

Minimnya realisasi PAD dari sektor ini mendapat sorotan serius dari DPRD Kota Padang. Selain potensi besar yang belum tergarap maksimal, isu kebocoran retribusi dan maraknya praktik premanisme di lapangan juga menjadi perhatian utama.
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menilai lemahnya pengawasan serta belum optimalnya tata kelola parkir menjadi akar dari masalah ini.

“Sumber PAD itu banyak, salah satunya dari sektor parkir. Tapi kalau sistemnya masih manual, ya rawan kebocoran. Karena itu kami mendesak agar digitalisasi parkir segera diterapkan secara konsisten, bukan hanya jadi wacana,” ujar Muharlion kepada wartawan, Kamis (28/08/2025).

Ia menekankan bahwa pengawasan harus diperkuat, sekaligus menutup celah pungutan liar yang kerap terjadi di lapangan.

“Kita tidak ingin potensi besar ini terus bocor di jalan. Pemerintah harus hadir dengan sistem yang transparan dan bisa diawasi,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi II DPRD Padang, Rachmad Wijaya, juga menyoroti isu kebocoran retribusi parkir yang disebutnya sudah lama menjadi masalah klasik.

“Kemarin kami juga temukan indikasi persoalan kebocoran. Intinya pengawasan harus diperketat, dan sistemnya wajib didigitalisasi. Selama masih pakai cara lama, kebocoran akan terus terjadi,” ujarnya.

Menurut Rachmad, Pemko Padang perlu segera membuat langkah tegas dengan menyiapkan sistem digital berbasis aplikasi, melibatkan pihak ketiga yang profesional jika dibutuhkan, dan memperkuat regulasi serta sanksi bagi pelanggaran di lapangan.(bim)

 


INFONEWS-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang gelar rapat paripurna paripurna tutup masa sidang III tahun 2025 dengan capaian sejumlah agenda penting dan membuka masa sidang I Tahun 2026.

Rapat paripurna dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Padang, Aie Pacah pada Kamis (28/8/2025), dan dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion.

Ketua DPRD Padang, Muharlion menyampaikan bahwa selama periode Mei hingga Agustus 2025, pihaknya berhasil menuntaskan berbagai program kerja.

Beberapa di antaranya adalah pembahasan dan pengesahan APBD Perubahan 2025, penyelesaian KUA-PPAS 2026, serta penetapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Alhamdulillah, banyak agenda yang cukup padat bisa kita rampungkan tepat waktu. KUA-PPAS Perubahan, RPJMD, hingga pertanggungjawaban APBD sudah selesai sesuai jadwal, bahkan lebih cepat dari batas yang ditentukan,” ujar Muharlion.

Ia menambahkan, DPRD bersama Pemerintah Kota (Pemko) Padang juga menyerahkan laporan hasil kunjungan kerja komisi-komisi kepada Wali Kota Padang. Laporan tersebut akan menjadi masukan dalam perumusan kebijakan pembangunan ke depan.

Memasuki masa sidang I tahun 2025/2026 katanya, DPRD Padang telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan, di antaranya pembahasan APBD 2026 dan beberapa rancangan peraturan daerah.

Salah satu yang menjadi prioritas adalah Ranperda Kelembagaan Adat yang masuk dalam program unggulan Wali Kota Padang.

“Ada beberapa Ranperda yang akan kita bahas, termasuk pencabutan aturan yang sudah tidak relevan dan kelanjutan Ranperda lain yang masih tertunda. Semoga seluruh target dapat kita selesaikan secara maksimal,” kata Muharlion.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang hadir dalam paripurna tersebut mengapresiasi kinerja DPRD dan berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin erat.

“Mudah-mudahan pada masa sidang berikutnya kolaborasi bisa lebih kuat, karena pekerjaan dan tantangan pembangunan ke depan akan semakin berat,” ungkapnya.

Dengan selesainya sejumlah agenda penting tersebut, DPRD Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan demi mendukung pembangunan kota yang lebih efektif dan tepat sasaran.(bim)

 

Pansus II DPRD Padang kunjungi Perumda Air Minum Kota Padang. 

INFONEWS-- Kinerja Perumda Air Minum (AM) Kota Padang kembali menjadi sorotan dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Padang beberapa waktu lalu.

Meskipun secara umum dinilai cukup profesional, DPRD mendorong agar dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang disalurkan perusahaan daerah ini bisa lebih transparan dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat miskin.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan bahwa dalam rapat bersama PDAM baru-baru ini, tidak ditemukan persoalan besar terkait kinerja dan pengelolaan.

Ia menilai Perumda AM telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai salah satu BUMD yang cukup stabil di Kota Padang.

“Terkait dengan PDAM, dalam rapat kemarin sebenarnya tidak ada masalah besar. Pengelolaannya cukup profesional. Untuk dana CSR, mungkin ada isu yang berkembang di luar, tapi secara prinsip PDAM sudah menjalankannya dengan baik,” ujar Muharlion, Kamis (28/08/2025).

Namun begitu, ia mengingatkan pentingnya menjaga akuntabilitas dalam penyaluran CSR agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau ada masukan soal penyaluran CSR, tentu akan kita dorong agar lebih tepat sasaran dan transparan,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Faisal Nasir, secara khusus menyoroti tingginya pendapatan bulanan PDAM yang mencapai Rp11 miliar.
Ia mendorong agar sebagian dari pendapatan tersebut dialokasikan lebih besar untuk CSR, dengan fokus pada masyarakat kurang mampu.

“Kita minta setidaknya Rp5 miliar dari pendapatan itu dipakai untuk dana CSR. Karena ini juga uang masyarakat. Masih banyak warga miskin di Padang yang belum tersentuh bantuan,” ujar Faisal saat rapat Pansus II bersama Perumda AM Kota Padang.

Menurutnya, CSR yang dirasakan langsung oleh masyarakat akan menjadi bukti nyata kontribusi Perumda Air Minum (AM) Kota Padang sebagai perusahaan milik daerah yang tidak hanya mengejar laba, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial ekonomi warga.

Perumda Air Minum Kota Padang memang menunjukkan tren positif dalam kinerja keuangan. Tercatat, dalam tiga tahun terakhir, perusahaan ini terus mencatatkan laba dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang.

Pada 2021, PDAM menyetorkan laba sebesar Rp2,5 miliar. Angka itu meningkat menjadi Rp4,03 miliar pada 2022, dan kembali naik menjadi Rp4,3 miliar pada 2023. Catatan ini menjadikan PDAM sebagai salah satu BUMD yang konsisten memberikan kontribusi bagi keuangan daerah.

Menutup pembahasan, DPRD Kota Padang tetap memberikan apresiasi atas stabilitas kinerja Perumda Air Minum (AM) Kota Padang.

Namun, lembaga legislatif ini mengingatkan agar perusahaan tetap membuka ruang untuk perbaikan, khususnya dalam aspek sosial seperti CSR.

“PDAM sudah cukup baik dalam operasionalnya. Tapi bagaimana agar masyarakat merasakan langsung manfaatnya? Di sinilah pentingnya peran CSR. Kami berharap ke depan bisa lebih menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan,” tutup Muharlion.(bim)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.