Latest Post

Infonews - Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat pasca musibah banjir di wilayah kecamatan Siberut Selatan, Bupati Mentawai Rinto Wardana Langsung turun lakukan peninjauan lokasi sekaligus memberikan bantuan pangan kepada warga terdampak.


Penyerahan bantuan pangan yang di lakukan Bupati Mentawai itu di dampingi Kadis Sosial, Rosmaida Kalaksa BPBD Mentawai, Lauren Saruruk, Camat Siberut Selatan, Hijon, Kades Muara Siberut, Andrya Budi Agung, Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Serda L Hutagalung dan Bhabinkamtibmas, Sabtu (29/11/2025).


Dalam kunjungannya itu, Bupati melakukan peninjauan di sejumlah titik lokasi yang terkena banjir, dimana beberapa lokasi wilayah masih tergenang air akibat hujan lebat yang terjadi beberapa hari ini.


Usia melakukan peninjauan titik lokasi banjir, Bupati menyerahkan bantuan pangan berupa Beras, Gula, Telur, Teh, Minyak goreng dan Indomie yang diterima Camat Siberut Selatan, dimana bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat terdampak.


"Semoga bantuan pangan yang di salurkan ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir" tuturnya.


Dia menyampaikan, bantuan pangan yang diserahkan ini untuk memenuhi kebutuhan pangan darurat warga terdampak banjir dan diharapkan bantuan tersebut tepat sasaran yang akan di serahkan pihak wilayah kepada masyarakat.


"Kehadiran kami dalam peninjauan lokasi banjir serta penyerahan bantuan ini sebagai bentuk percepatan pemulihan sosial di wilayah terdampak" ucapnya.


Kepala Desa Muara Siberut, Andrya Budi Agung menyampaikan terima kasih kepada pemkab Mentawiai melalui Dinas Sosial yang telah peduli dengan kondisi yang terjadi ditengah masyarakat yaitu musibah bencana banjir.


Beeita sebelumnya, bahwa ada 7 titik wilayah yang terkena banjir, rumah terdampak 58 unit, dimana ketinggian air mencapai 15-20 cm dan jarak sungai dari pemukiman masyarakat berkisar 20-50 meter, kategori waspada" sebut Andrya kepada media, Jumat (28/11/2025).


Sementara di Dusun Sirogdag ada 6 titik wilayah yang terkena dampak banjir yaitu rumah warga 38 unit kategori waspada, lokasi dua titik dan empat titik kategori siaga. Jarak pemukiman masyarakat berada di pinggir sungai.


Tak hanya itu tempat usaha masyarakat seperti pengolahan sagu ada 7 tempat yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter dari lantai dan satu lokasi pertanian jagung yang di kelola Bumdes seluas 3,5 hektar terendam banjir.


"Musibah banjir yang melanda ini berdampak pada aktivitas masyarakat dan tidak bisa berbuat apa-apa karena lumpuh total" ucap Kades mengakhiri.



Editor : Tim Redaksi


 

Tim gabungan mengevakuasi warga yang terjebak longsor di di kawasan Jembatan Kembar, Kota Padang Panjang, Jumat (28/11).

INFONEWS- Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis meninjau langsung lokasi longsor di kawasan Jembatan Kembar, gerbang Kota Padang Panjang, Jumat (28/11). Kunjungan ini menunjukkan betapa parahnya bencana yang memutus akses, sebab Wako sendiri harus berjalan kaki selama kurang lebih tiga puluh menit melalui jalur kereta api dan jalan setapak untuk mencapai lokasi.

Dengan napas tersengal dan pakaian berlumur lumpur, Wako Hendri menyampaikan bahwa jalan utama dari Lembah Anai putus total. Ia pun menegaskan bahwa Kota Padang Panjang sudah berada dalam status tanggap darurat bencana menyusul cuaca ekstrem dan potensi longsor di berbagai titik.

“Kita sudah dalam status tanggap darurat bencana. Langkah awal yang kita lakukan adalah mengevakuasi masyarakat yang berpotensi terdampak ke tempat aman,” ujar Wako Hendri.

Ia menambahkan, percepatan pembersihan material longsor menjadi prioritas agar bantuan dari berbagai pihak bisa segera masuk ke Padang Panjang.

Wako Hendri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari TNI/Polri, Basarnas, Satpol PP dan Damkar, tim medis, serta para relawan yang telah bekerja keras mengevakuasi warga dan membersihkan puing-puing longsor ini.

Di lokasi, Dandim 0307/Tanah Datar Agus Priyo Pujo Sumedi, menyampaikan bahwa pembersihan material longsor di Jembatan Kembar menggunakan empat alat berat yang terus bekerja.

“Sampai saat ini tidak ada kendala berarti dalam pembersihan material. Dengan kondisi medan dan fasilitas yang ada, kita upayakan dua sampai tiga hari ke depan akses jalan sudah kembali terbuka,” jelas Agus.

Dandim mengimbau masyarakat untuk mempercayakan proses evakuasi kepada tim di lapangan dan tidak mendekati area terdampak.
Hingga sore kemarin, tim gabungan terus melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya tidak lagi aman untuk ditempati, termasuk warga di seberang jalan yang dibawa ke lokasi pengungsian menggunakan ambulans. (mas)

Infonews - Banjir yang melanda di beberapa wilayah banyak fasilitas umum yang rusak termasuk rumah warga dan lahan pertanian masyarakat khususnya di wilayah Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai.


Laporan yang diterima awak media dari Kepala Desa Muara Siberut, Andrya Budi Agung menyampaikan, bahwa banjir dari sungai Rereket dan silakoinan yang berimbas ke Dusun Puro dan Sirogdag.


"Ada 7 titik wilayah yang terkena banjir, rumah terdampak 58 unit, dimana ketinggian air mencapai 15-20 cm dan jarak sungai dari pemukiman masyarakat berkisar 20-50 meter, kategori waspada" sebut Andrya kepada media, Jumat (28/11/2025).


Sementara di Dusun Sirogdag ada 6 titik wilayah yang terkena dampak banjir yaitu rumah warga 38 unit kategori waspada, lokasi dua titik dan empat titik kategori siaga. Jarak pemukiman masyarakat berada di pinggir sungai.


Tak hanya itu tempat usaha masyarakat seperti pengolahan sagu ada 7 tempat yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter dari lantai dan satu lokasi pertanian jagung yang di kelola Bumdes seluas 3,5 hektar terendam banjir.


"Musibah banjir yang melanda ini berdampak pada aktivitas masyarakat dan tidak bisa berbuat apa-apa karena lumpuh total" ucap Kades.


Dia mengatakan, kejadian ini air naik akibat banjir mulai dari pukul 12.00 WIB siang dan sorenya pada pukul 18.00 WIB, dimana debet air bertambah naik sekitar 10-15 cm.


Kejadian ini, Kades Muara Siberut menghimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk memadamkan aliran listrik bagi yang ada jaringan listrik.


"Himbauan yang kita sampaikan ini guna mengantisipasi agar tidak terjadi bencana yang akan berdampak kepada pemilik rumah" ungkapnya.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS-Perayaan Hari Ulang Tahun ke-3 Minangkabau Sumbar News menjadi momen penting bagi Pemimpin Redaksi Alhamris yang menyambut kehadiran para sahabat sekaligus petinggi media online di Kota Padang pada Jumat 28 November 2025. Suasana hangat tampak di kantor redaksi yang berlokasi di Jalan Kelurahan Seberang Palinggam Nomor 10 saat berbagai figur media berkumpul memberikan dukungan bagi perjalanan media lokal tersebut.

Dalam sambutannya Alhamris menegaskan bahwa tiga tahun bukanlah waktu yang panjang namun cukup untuk membuktikan eksistensi di tengah derasnya arus digitalisasi. Ia menyebut Minangkabau Sumbar News lahir dari kemauan untuk menyajikan informasi yang dapat dipercaya dan dekat dengan kebutuhan masyarakat Sumbar. Menurutnya kepercayaan pembaca adalah modal terbesar yang harus terus dijaga.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah petinggi dan pemimpin redaksi dari berbagai media online. Wyndoee salah satu senior media menilai kiprah Alhamris selama tiga tahun ini menunjukkan konsistensi. “Saya melihat Minangkabau Sumbar News berkembang dengan cara yang elegan dan tetap berpegang pada akurasi,” ujarnya memberi dukungan.

Opung yang turut hadir menyampaikan pandangannya mengenai peran media lokal. “Media daerah harus kuat karena merekalah yang paling dekat dengan denyut masyarakat,” ucapnya sembari menilai Minangkabau Sumbar News memiliki karakter tersebut. Ia berharap konsistensi itu tetap dijaga di tengah kompetisi informasi yang semakin ketat.

Hendri yang dikenal sebagai pemred media online aktif di Sumbar juga memberikan apresiasi. “Saya melihat kerja Alhamris tidak pernah setengah-setengah. Itulah yang membuat media ini bisa bertahan di usia tiga tahun dengan pembaca yang terus bertambah,” katanya. Ia menilai kekompakan tim redaksi adalah faktor yang membuat Minangkabau Sumbar News tetap relevan.

Dalam kesempatan yang sama Dafi Pelor turut menyampaikan pandangan. “Saya mendukung penuh setiap langkah media yang mau bekerja untuk masyarakat. Minangkabau Sumbar News sudah berada di jalur itu,” tuturnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi sesama insan media agar ekosistem informasi daerah tetap sehat.

Roby yang hadir melengkapi barisan tokoh media lainnya menyampaikan harapan agar Minangkabau Sumbar News terus berkembang dengan prinsip profesional. “Tiga tahun ini adalah awal. Saya yakin di bawah kepemimpinan Alhamris media ini akan semakin matang,” katanya memberi motivasi.

Kehadiran para tokoh media ini menjadi simbol solidaritas dan penghormatan terhadap perjalanan Minangkabau Sumbar News yang tumbuh dari lingkungan masyarakat Padang. Bagi Alhamris dukungan tersebut merupakan energi baru untuk melanjutkan langkah ke depan. Ia menegaskan bahwa perayaan ini bukan hanya peringatan ulang tahun tetapi penguatan tekad untuk tetap melayani publik.

Minangkabau Sumbar News selama tiga tahun telah menjadi saksi berbagai dinamika sosial di Sumbar. Alhamris menyebut bahwa peran media bukan hanya menyampaikan informasi melainkan membentuk kedewasaan publik dalam memahami isu. Oleh karena itu ia berkomitmen menjaga kualitas pemberitaan dan meningkatkan kapasitas redaksi.

Perayaan sederhana ini ditutup dengan refleksi bersama bahwa perjalanan tiga tahun adalah pondasi untuk masa depan yang lebih luas. Alhamris memastikan Minangkabau Sumbar News akan terus melangkah dengan inovasi pemberitaan yang modern namun tetap memegang teguh jati dirinya sebagai media lokal yang dekat dengan masyarakat.

Rekan - rekan media berharap Minangkabau Sumbar News untuk selalu berbuat untuk masyarakat Sumbar.

Pimpinan Redaksi Minangkabau Sumbar News Alhamris mengatakan harapannya kedepan media online Minangkabau Sumbar News.com bisa lebih baik dan maju nenata persaingan di era digitalisasi sekarang ini.

Catatan Redaksi: Media lokal memiliki peran strategis dalam memperkuat literasi dan kualitas informasi publik. Kehadiran Minangkabau Sumbar News selaras dengan semangat transformasi digital dan pembangunan karakter masyarakat yang cerdas serta responsif terhadap perkembangan zaman.

TIM RMO

 

INFONEWS-- Status tanggap darurat bencana di Kabupaten Tanah Datar selama 14 hari, mulai 27 November, menyusul banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah.

Keputusan ini diambil setelah rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Rabu malam (26/11/2025) di Gedung Indo Jolito, Batusangkar.


Hujan deras dan angin kencang menyebabkan sejumlah sungai meluap, tanah longsor, dan pohon tumbang yang menimpa rumah warga.


Pasca status tanggap darurat bencana itu, di pimpin langsung oleh PLH.Danramil 08/Batipuh Kodim 0307/Tanah Datar Peltu Afrizal beserta Anggota Babinsa dan Kelompok Sosial Kab.Tanah Datar langsung menyalurkan bantuan ke Posko pengungsi korban bencana.


Penyaluran bantuan ini ke Nagari Sumpur, Kec. Batipuh Selatan Kab. Tanah Datar pada Jumat (28/11/2025) dilakukan dengan menggunakan perahu mengarungi danau Singkarak dikarenakan akses jalan menuju lokasi terputus.

Bantuan untuk warga korban bencana ini berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kabupaten Tanah Datar.(chr)




INFONEWS-Pukul 01.30 WIB kondisi jalur rel lintas Duku-BIM sudah dinyatakan aman dilalui. Setelah memastikan keamanan lintas jalur rel Duku-BIM, KAI Divre II Sumbar kembali mengoperasikan perjalanan KA secara normal dengan perjalanan pertama KA Minangkabau Ekspres dari Stasiun Pulau Aie menuju Stasiun BIM.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa petugas KAI Divre II Sumbar telah memastikan jalur KA sudah kembali aman untuk dilalui KA yang sebelumnya pengoperasian KA di lintas Duku-BIM sempat terhenti. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan KA dan pengguna setia KA.

KAI Divre II Sumbar menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pengoperasian kereta api. Oleh karena itu, pengecekan jalur secara menyeluruh dilakukan sebelum keputusan normalisasi perjalanan ditetapkan.

“Setiap pengoperasian KA selalu kami dahului dengan pemeriksaan ketat oleh tim prasarana, pengamanan, dan operasional. Kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek keselamatan benar-benar terpenuhi sebelum perjalanan kembali dibuka,” jelas Reza.

Ia juga menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, termasuk pemantauan kondisi cuaca dan potensi gangguan di lintas operasional. Hal ini dilakukan untuk memastikan layanan KA tetap andal dan responsif terhadap kondisi lapangan.

“Petugas KAI Divre II Sumbar juga masih disiagakan di titik-titik strategis untuk memantau perkembangan situasi di lokasi dan untuk memastikan operasional pelayanan perjalanan KA tetap berlangsung dengan aman dan lancar” ujar Reza.

KAI tetap mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta

“Terima kasih atas pengertian dan kerja sama para pengguna, serta kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pengguna. Kami akan terus memantau situasi dan memberikan layanan terbaik demi keselamatan bersama,” kata Reza.

Dengan kembali normalnya operasional perjalanan KA di lintas Duku–BIM, KAI Divre II Sumbar berharap masyarakat dapat kembali memanfaatkan layanan transportasi berbasis rel dengan aman dan nyaman. KAI akan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta mengoptimalkan pengawasan demi menjaga keselamatan perjalanan KA.

KAI Divre II Sumbar berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi pengguna, sekaligus memastikan seluruh operasional berjalan sesuai standar keselamatan.
“Kami akan selalu hadir memberikan layanan yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan setia kereta api,” tutup Reza.(*)

 


INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat selaku Ketua Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN menyalurkan bantuan Program Bina Lingkungan tahap pertama bagi masyarakat terdampak banjir di provinsi Sumatera Barat, Kamis (27/11). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial PT KAI terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. “Penyaluran bantuan ini merupakan tahap pertama. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami dapat kembali memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Reza.

Pada kesempatan tersebut, bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, air mineral, serta selimut, terpal dan lainnya diserahkan secara simbolis oleh Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kombes Pol Sigit Nurochmat Hidayat, bersama tim. Bantuan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat, Dr. Ir. Erasukma Munaf, ST. MM. MT. di Kantor BPBD Provinsi Sumatera Barat.

Kombes Pol Sigit Nurochmat Hidayat menegaskan bahwa PT KAI akan terus berkomitmen memberikan kontribusi positif melalui berbagai program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen PT KAI untuk berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu proses pemulihan para penerima bantuan, khususnya masyarakat terdampak banjir. Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus hadir memberikan manfaat melalui program-program sosial yang berdampak nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Provinsi Sumatera Barat, Dr. Ir. Erasukma Munaf, ST. MM. MT, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan PT KAI. Ia berharap PT KAI terus berkembang, semakin sukses, dan tetap menjadi perusahaan yang peduli terhadap lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, Reza juga menegaskan bahwa setiap aksi sosial yang dilakukan KAI Divre II Sumbar selalu berlandaskan pada komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Kami tidak hanya berupaya memberikan bantuan saat terjadi bencana, namun juga memastikan bahwa setiap program sosial yang dijalankan benar-benar memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Reza.

Ia menambahkan, sinergi dengan pemangku kepentingan, termasuk BPBD, menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program bantuan agar tepat sasaran dan dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Melalui penyaluran bantuan ini, PT KAI Divre II Sumbar berharap proses pemulihan bagi masyarakat terdampak dapat berjalan lebih cepat dan efektif. KAI juga berkomitmen untuk terus memperkuat peran sosialnya melalui berbagai program TJSL yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan.

“KAI Divre II Sumbar akan terus hadir, tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi berbasis rel, tetapi juga sebagai mitra yang peduli, responsif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial di Sumatera Barat,” tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.