Latest Post

 

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Padang Erianto. 
INFONEWS- Pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kota Padang jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia senilai Rp 171 juta. Pengembalian dana tersebut dibebankan pada seluruh kader Posyandu melalui mekanisme iuran sebesar Rp 50 ribu per orang.


Para kader menilai kebijakan tersebut tidak adil, karena kesalahan terjadi pada mekanisme penyaluran anggaran, bukan pada pelaksana program di tingkat lapangan.

Persoalan ini mencuat setelah sejumlah kader Posyandu dari beberapa kecamatan, pada Senin (2/2/2026) lalu mengadukan kondisi tersebut kepada Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang.

Tak hanya soal PMT, Komisi IV DPRD Kota Padang juga menyoroti temuan BPK lainnya, yakni terkait pemberian insentif kepada Ketua RT dan RW yang menjabat melebihi batas masa jabatan sebagaimana diatur dalam regulasi.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Padang, Erianto, menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan yang berlaku pada anggaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) harusnya disalurkan dalam bentuk barang atau produk makanan tambahan, bukan dalam bentuk uang tunai.

“Secara aturan, dana PMT harus direalisasikan dalam bentuk barang. Namun dalam pelaksanaannya, anggaran tersebut diserahkan kepada kader Posyandu dalam bentuk uang. Inilah yang kemudian menjadi temuan BPK,” sebut Erianto  via telepon seluler pada, Kamis (5/2/2026).

Ia menegaskan bahwa setiap temuan BPK memang wajib ditindaklanjuti dan dikembalikan ke kas negara. Meski demikian, DPRD Kota Padang tidak menginginkan kader Posyandu yang selama ini berperan aktif dalam pelayanan kesehatan justru menanggung beban ekonomi akibat kesalahan administratif.

“DPRD memahami kewajiban menindaklanjuti temuan BPK, tetapi kami juga menilai perlu ada kebijakan yang adil. Jangan sampai kader Posyandu yang tidak memahami mekanisme anggaran justru menjadi pihak yang dirugikan,” tegasnya.

Masa Jabatan Ketua RT dan RW Maksimal Dua Periode.

Selain itu Erianto juga menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Padang, masa jabatan Ketua RT dan RW dibatasi maksimal dua periode.

Namun dalam temuan BPK, masih terdapat RT dan RW yang menjabat hingga tiga periode bahkan tanpa batas waktu, tetapi tetap menerima insentif dari pemerintah daerah.Ini jelas melanggar aturan.

Pemberian insentif kepada RT dan RW yang masa jabatannya melebihi ketentuan itu menjadi temuan BPK dan harus menjadi perhatian serius,” tegas Erianto.

“Ke depan, kami mendorong agar pemerintah daerah lebih tertib dalam tata kelola administrasi dan pengawasan. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal tanpa menimbulkan persoalan hukum dan administrasi secara berulang di kemudian hari," ungkapnya.

Temuan BPK ini temuan harus menjadi pelajaran bagi seluruh Ketua RT dan RW agar memahami regulasi secara utuh dan mematuhi ketentuan yang berlaku.(*)

 

Infonews - Menjalin komunikasi di tengah masyarakat merupakan keharusan yang di lakukan aparat teritorial, guna membangun kebersamaan serta berbagi informasi di wilayah binaan.


Seperti yang di lakukan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serda L Hutagalung sambangi warga binaan Guntur salah seorang surf gaet di Desa Muara, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Kamis (5/2/2026).


Dalam kegiatan itu, Babinsa bahas perkembangan kunjungan mancanegara yang datang di kepulauan Mentawai khususnya di Pulau Siberut untuk melakukan aktivitas surfing.


"Kita mendukung aktivitas warga dalam meningkatkan perekonomian sesuai dengan profesi yang di lakukan masyarakat salah satunya surf gaet" tuturnya.


Kegiatan ini juga sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam meningkatkan komunikasi di tengah masyarakat.


Selain itu juga komsos yang di lakukan guna memperkuat silahturahmi sekaligus berikan motivasi dengan warga binaan.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS -Mengawali tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat meraih sejumlah penghargaan nasional KAI Group sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan komitmen seluruh insan KAI. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin kepada Kepala Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan dalam rangkaian Rapat Kerja PT KAI Tahun 2026 yang berlangsung di Bandung pada 2–4 Februari 2026.

Pada ajang Culture Award 2026, KAI Divre II Sumbar dinobatkan sebagai Divisi Regional Terbaik Kategori Daop/Divre. Penghargaan ini diberikan kepada Daop/Divre yang dinilai unggul dalam penerapan budaya perusahaan berdasarkan sejumlah indikator, antara lain implementasi program budaya tahun 2025, tingkat kepatuhan, Safety Performance Index, hasil Culture Fest 2025, survei CITAR, serta survei Culture Journey.

Selain penghargaan budaya perusahaan, KAI Divre II Sumbar juga meraih Juara III Penghargaan Keselamatan Operasional Tahun 2025 Kategori Daop/Divre dan Juara III Penghargaan Keamanan Operasional Tahun 2025 Kategori Daop/Divre. Capaian ini mencerminkan konsistensi KAI Divre II Sumbar dalam menjaga aspek keselamatan dan keamanan operasional perjalanan kereta api.

Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pencapaian tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan KAI Divre II Sumatera Barat yang senantiasa menjunjung tinggi budaya perusahaan, keselamatan, dan keamanan operasional. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dan integritas yang terus ditunjukkan oleh seluruh jajaran,” ujar Tri.

Ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus berbenah. Kami akan terus mengimplementasikan Karakter Insan KAI (CITAR), memperkuat budaya keselamatan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam membangun kepercayaan publik melalui kinerja yang berkelanjutan.

“Penghargaan ini mencerminkan upaya KAI Divre II Sumatera Barat dalam menghadirkan layanan perkeretaapian yang aman, selamat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Budaya perusahaan yang kuat menjadi fondasi dalam menjaga kualitas layanan,” jelas Reza.

Ia menambahkan bahwa pencapaian ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi publik dan keterbukaan informasi.

“Kami akan terus meningkatkan peran kehumasan dalam menyampaikan informasi yang akurat, transparan, dan edukatif, sekaligus mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api,” tutupnya.(*)












 

Infonews - Guna memperkuat komunikasi dengan berbagai kalangan, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Serka L Lubis, Sertu Muskhandar dan Sertu Sudirman sambangi Buruh di Dusun Pokai, Desa Muara Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai.


Kegiatan sambang ini merupakan media komunikasi bersama masyarakat guna berbagi informasi sekaligus memonitor wilayah.


Dalam diskusi itu, Babinsa bahas terkait pelangsiran BBM dari dermaga ke SPBU, Jumlah BBM untuk di wilayah Siberut Utara dan pendistribusian.


Pembahasan soal BBM untuk kebutuhan masyarakat, bagaimana sistim pendistribusian sesuai dengan mekanisme agar tidak terjadi pro kontra di tengah masyarakat.


"BBM merupakan kebutuhan masyarakat yang sudah menjadi kebutuhan pokok dalam melaksanakan aktivitas" ucap salah satu Babinsa saat diskusi dengan Opung Buruh BBM, Kamis (4/2/2026).


Dia menyebut, menyambangi warga binaan tidak hanya sebatas bertatap muka, tetapi komsos yang di lakukan memberikan solusi dan sharing terkait kondisi sosial masyarakat.


Selain itu membantu dan mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus menjalin silahturahmi dengan warga binaan.



Editor : Tim Redaksi

 


INFONEWSPemerintah Kecamatan Padang Selatan secara resmi mengoperasikan Galeri UMKM yang berlokasi di halaman Kantor Camat Padang Selatan, Senin (2/2/2026).

Galeri UMKM ini dibangun melalui dukungan anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) Rahmad Wijaya senilai Rp190 juta dan menjadi yang pertama hadir di Kota Padang. Inisiatif ini dirancang sebagai ruang promosi sekaligus pembinaan bagi pelaku usaha mikro agar mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.

Asisten I Setdako Padang, Tarmizi Ismail, saat meresmikan galeri tersebut memberikan apresiasi atas langkah DPRD, khususnya Rahmad Wijaya, yang dinilai visioner dan berpihak pada penguatan ekonomi masyarakat.

“Padang Selatan adalah gerbang wisata Kota Padang. Dengan adanya galeri UMKM di lokasi strategis ini, produk lokal kita memiliki peluang besar dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara. Ini embrio kuat bagi penguatan ekonomi daerah dan patut dicontoh kecamatan lain,” ujar Tarmizi.

Anggota DPRD Kota Padang, Rahmad Wijaya, menegaskan bahwa galeri UMKM ini tidak hanya berfungsi sebagai etalase produk, tetapi harus menjadi pusat inkubasi usaha yang berkelanjutan.

“Kita tidak ingin galeri ini hanya jadi pajangan. Harus ada pendampingan serius. Saya akan dorong tambahan anggaran Rp200 juta pada APBD Perubahan untuk pengisian dan penguatan galeri,” tegas Rahmad.

Ia juga meminta Dinas Koperasi dan UMKM membuka klinik konsultasi rutin di Galeri UMKM Padang Selatan agar pelaku usaha mendapatkan pendampingan terkait legalitas, kemasan, pemasaran digital, hingga masuk ke e-Katalog dan ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Kalau UMKM sudah masuk e-Katalog, produk mereka bisa diserap langsung oleh OPD. Ini bentuk keberpihakan nyata terhadap ekonomi rakyat,” tambahnya.

Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar, menyampaikan bahwa saat ini 40 pelaku UMKM telah bergabung dan memamerkan produk unggulan mereka di galeri tersebut.

“Galeri ini adalah jawaban atas kebutuhan pelaku UMKM untuk naik kelas, baik dari sisi kualitas produk maupun volume penjualan. Kami berterima kasih atas dukungan penuh DPRD, khususnya Bapak Rahmad Wijaya,” kata Wilman.

Bersamaan dengan peresmian galeri, Kecamatan Padang Selatan juga meluncurkan dua inovasi pelayanan publik, yakni “My Darling” (Masyarakat Sadar Lingkungan) dan “Kobar Semangat” (Kopi Bareng Padang Selatan Menyala dan Hangat) sebagai ruang dialog dan penyerapan aspirasi warga.

Kegiatan peresmian semakin semarak dengan pelaksanaan Pasar Murah dan Bazar UMKM bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, serta aksi sosial Donor Darah bersama PMI Kota Padang. (*)

 


INFONEWS- Komisi IV DPRD Kota Padang menggelar rapat kerja pada Senin (2/2) di ruang rapat Komisi IV bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang. Rapat tersebut membahas anggaran Dispora Kota Padang sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar pada Oktober 2026 mendatang.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Iskandar, menegaskan pentingnya kesiapan KONI dan Dispora agar kontingen Kota Padang tidak mengalami kendala saat Porprov 2026 berlangsung.

“Kita tidak ingin utusan Kota Padang memiliki masalah dalam menghadapi Porprov 2026. Kami ingin mengetahui persoalan apa saja yang ada di tubuh KONI dan Dispora Kota Padang, sehingga tidak muncul permasalahan di kemudian hari,” ujar Iskandar.

Ia menambahkan, rapat kerja tersebut menjadi wadah untuk membahas berbagai kendala yang berpotensi muncul serta mencari solusi sejak dini. Menurutnya, dengan komunikasi yang baik, persoalan-persoalan yang ada dapat diselesaikan secara bersama-sama.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kota Padang, Corry Saidan, menjelaskan bahwa Porprov 2026 dijadwalkan mulai pada 2 Oktober 2026. Saat ini, KONI Kota Padang tengah menyusun seluruh kebutuhan yang diperlukan selama pelaksanaan Porprov.

“Pada saat ini, KONI Kota Padang sedang menggodok seluruh kebutuhan, termasuk penyusunan anggaran yang diperlukan untuk Porprov 2026,” jelas Corry.

Ia juga menyampaikan bahwa KONI Kota Padang telah berkoordinasi dengan KONI Provinsi guna mempermudah penyusunan kebutuhan anggaran. Nantinya, Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun KONI akan dibahas bersama Dispora dan ditindaklanjuti oleh DPRD Kota Padang.

Sementara Ketua KONI Kota Padang, Erianto, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan proposal kegiatan Porprov 2026 yang akan diajukan kepada Dispora Kota Padang. Proposal ini kami siapkan untuk mencapai target juara umum, sesuai dengan program unggulan Wali Kota Padang, yakni Padang Juara.

"Kami juga sedang membahas bonus yang akan diberikan kepada atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka yang berhasil meraih prestasi dan medali pada Porprov 2026 mendatang," ungkapnya.(*)

Ketua KONI Padang, Erianto dalam rapat ini mengeluhkan anggaran hibah sejumlah cabang olah raga (Cabor) yang belum dicairkan Pemko Padang. 

INFONEWS- Ketua KONI Padang, Erianto dalam rapat ini mengeluhkan anggaran hibah sejumlah cabang olah raga (Cabor) yang belum dicairkan Pemko Padang. 

Tak cairnya anggaran hibah, menurut dia, mengganggu kesiapan Cabor dalam mempersiapkan atlet yang akan mewakili Kota Padang di ajang Porprov XVI yang akan dituanrumah bersama sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat.

“Saat ini, memang masih ada pengurus Cabor yang belum melaporkan penggunaan hibah yang telah diterima. Tapi, semuanya dalam proses pembuatan laporan,” sebut Erianto saat rapat pembahasan dengan Komisi IV DPRD Padang, Senin (2/2/2026).

Erianto juga mengungkapkan, pihaknya terus mematangkan proposal kegiatan Porprov 2026 yang akan diajukan kepada Dispora Padang.Proposal ini kami siapkan untuk mencapai target juara umum, sesuai dengan program unggulan Wali Kota Padang, yakni Padang Juara.

Selain itu, ungkap Erianto, KONI Padang juga tengah menggodok skema bonus bagi atlet Kota Padang yang berhasil meraih prestasi dan medali pada Porprov XVI. “Kami sedang membahas bonus yang akan diberikan kepada atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka,” ungkap Erianto yang juga anggota DPRD Kota Padang ini.

Terkait dana hibah yang diterima Cabor ini,Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kota Padang, Corry Saidan,mengutip ketentuan yang tertuang dalam Perwako No 34 Tahun 2021. Dalam beleid ini ditegaskan, penerima hibah yang belum melaporkan penggunaan dana yang telah diberikan, mendapatkan sanksi, salah satunya berupa penundaan pencairan anggaran di tahun berikutnya. 

“Menurut hemat kami, kalau ada Cabor yang telah menyelesaikan pelaporan dana hibah tahun lalu, sudah bisa direkomendasikan untuk dicairkan anggaran hibahnya di tahun 2026 ini. Sedangkan Cabor yang masih proses penyiapan laporan, maka dana hibahnya akan dicairkan jika telah menyelesaikan laporannya,” ungkap Corri. 

Ia juga menyampaikan, KONI Padang telah berkoordinasi dengan KONI Provinsi, guna mempermudah penyusunan kebutuhan anggaran.Nantinya, Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun KONI akan dibahas bersama Dispora dan ditindaklanjuti DPRD Padang. (*)

Komisi IV DPRD Kota Padang hearing bersama Dinas Pemuda dan Olahraga serta Koni Kota Padang.
INFONEWS-Isu keberadaan sosok misterius berjuluk “Tuan Takur” mencuat dalam rapat dengar pendapat (hearing) Komisi IV DPRD Kota Padang bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Kota Padang.Senin (2/2/2026).
Sosok ini disebut-sebut “menguasai” perparkiran dan retribusi masuk di Kolam Renang Teratai, Padang, bahkan dinilai lebih berpengaruh dibanding Kepala Dinas setempat.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Iskandar, saat hearing terkait kesiapan Pemerintah Kota Padang menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar XVI yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang.

“Saya melihat adanya Tuan Takur yang menguasai perparkiran dan retribusi masuk di Kolam Renang Teratai Padang. Hebatnya, keberadaannya lebih kuat dari Kadispora sendiri,” tegas Iskandar di hadapan peserta rapat.

Iskandar menekankan, DPRD Kota Padang tidak menginginkan praktik premanisme yang berlindung di balik jabatan atau memanfaatkan lemahnya regulasi yang ada. Ia menyoroti sistem portal di Kolam Renang Teratai yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Portal di Kolam Renang Teratai tidak berjalan dengan baik. Jangan sampai pemerintah terpengaruh oleh hal-hal seperti ini. Di mana ada celah, selalu ada potensi munculnya ‘Tuan Takur’. Saya yakin Kadispora mampu menyelesaikan persoalan ini dengan baik,” ujarnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kadispora Kota Padang, Corry Saidan, mengaku tidak mengetahui keberadaan sosok yang dimaksud.“Saya tidak tahu tentang itu. Silakan tanyakan langsung kepada yang menyampaikan tadi,” katanya singkat.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Padang, Erianto, juga mengaku baru mendengar isu tersebut dalam forum hearing. Ia berjanji akan menindaklanjuti dan melakukan koordinasi lebih lanjut.

“Saya akan koordinasikan dengan Plt Kadispora tentang siapa sebenarnya Tuan Takur ini. Kabarnya, perintahnya lebih didengar daripada kepala dinas. Ini tentu akan kita selidiki,” tegas Erianto.

Munculnya isu Tuan Takur ini menambah daftar pekerjaan rumah bagi Pemko Padang, terutama dalam pembenahan tata kelola fasilitas olahraga menjelang Porprov Sumbar XVI, agar terbebas dari praktik-praktik yang mencederai tata kelola pemerintahan yang bersih.(*).

 

INFONEWS-Adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp171 juta pada pelaksanaan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kota Padang mengharuskan para kader Posyando mengganti dana pengembalian sebesar Rp50 ribu per orang.

Kondisi demikian, sejumlah kader Posyandu mengadukan kewajiban pengembalian dana Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) tersebut ke Komisi IV DPRD Kota Padang, Senin (2/2/2026).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Iskandar, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya tidak menginginkan persoalan ini berujung pada beban finansial bagi kader Posyandu. Namun, sebagai tindak lanjut temuan BPK, pengembalian dana harus dilakukan.

“Anggaran PMT ini sejatinya berada di kecamatan. Mekanismenya adalah pemberian barang atau produk, bukan uang tunai. Namun yang terjadi, kecamatan justru menyerahkan uang. Solusi yang ada saat ini, dana sebesar Rp171 juta tersebut harus dikembalikan ke negara, dan itu dibebankan kepada kader Posyandu,” ujar Iskandar.

Ia menambahkan, skema pengembalian dilakukan dengan cara iuran, di mana setiap kader diminta mengganti sebesar Rp50 ribu per orang. Kebijakan ini, menurutnya, diambil sebagai jalan keluar paling memungkinkan meski menimbulkan keberatan di lapangan.

Sementara itu, Camat Kuranji, Rido Satria, S.STP, MM, mengungkapkan bahwa temuan BPK ini terjadi hampir di semua kecamatan dan harus melakukan pengembalian dana ini.

"Khusus di Kecamatan Kuranji, nilai temuan BPK mencapai Rp19 juta. Dana tersebut juga wajib dikembalikan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

“Di Kecamatan Kuranji, total temuan sebesar Rp19 juta. Karena itu, seluruh kader Posyandu di wilayah kami harus bersama-sama mengembalikan dana tersebut kepada negara,” pungkasnya.

Kasus temuan PMT di Kota Padang ini pun menjadi perhatian, karena di satu sisi program tersebut menyasar upaya pencegahan stunting, namun di sisi lain justru menimbulkan persoalan administratif yang berdampak langsung kepada kader Posyandu di lapangan.

Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sendiri merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, terutama kelompok yang berisiko mengalami kekurangan gizi dan stunting.

PMT ditujukan untuk balita usia 6–59 bulan yang mengalami gizi kurang atau berat badan tidak naik, serta ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK).(*)




Infonews - Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serka Jafril laksanakan kegiatan komunikasi sosial bersama Kasi Pembangunan Kecamatan Sikakap, Kepulauan Mentawai dalam rangka menjalin koordinasi di wilayah binaan.


Kegiatan komsos itu Babinsa tampak berbincang dengan Kasi Pembangunan Fran Karel dan juga staf camat lainnya di kantor Camat Sikakap, Senin (2/2/2026).


Dia menuturkan, komsos yang di lakukan ini membahas seputar perkembangan perekonomian di wilayah kecamatan termasuk monitor kegiatan yang akan di laksanakan.


"Semoga koordinasi yang kita lakukan ini memberikan solusi dalam kemajuan wilayah" ucap Babinsa


Terkait perkembangan wilayah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat menjadi salah satu upaya bersama untuk memberikan solusi terbaik kepada warga binaan.


Selain itu kegiatan komsos juga salah satu komunikasi untuk menjalin silahturahmi sesama aparatur di wilayah.



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Kegiatan Komunikasi Sosial yang di laksanakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah binaan salah satu bentuk kepedulian dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat serta membantu kesulitan warga.


Komsos juga merupakan kegiatan untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat di lapangan sekaligus berbagai ilmu pengetahuan di berbagai sektor kegiatan.


Seperti yang di lakukan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serda L Hutagalung sambangi mitra karib di Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Sabtu (31/2026).


"Kegiatan komsos yang kita lakukan ini bahas seputar aktivitas tukang terutama soal pembuatan body boat" ucapnya.


Dia menambahkan, sharing soal pembuatan body boat ini merupakan salah satu aktivitas yang di lakukan masyarakat setempat, karena rata-rata mobilisasi kebanyakan di perairan.


"Semoga aktivitas Perabot di wilayah binaan semakin berkembang dan banyak diminati orang, sehingga perputaran ekonomi semakin lancar" tutupnya.



Editor : Tim Redaksi

Infonews - Stunting adalah keadaan tumbuh lambat dan atau gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis. Indikator utamanya adalah bobot badan dan tinggi badan yang lebih rendah dari pada standar usianya.


Kekurangan gizi pada umumnya terjadi sejak dalam kandungan hingga masa awal setelah anak lahir, sedangkan untuk kasusnya baru terlihat nyata setelah anak berumur 2 tahun.


Untuk mencegah stunting tersebut, Puskesmas Mapadegat lakukan kegiatan pemberian Susu dan telur kepada masyarakat di Desa Goiso'oinan, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai.


Pembagian susu dan telur kepada masyarakat merupakan upaya mencegah stunting dengan pola asuh yang baik serta memberikan pemahaman kepada warga agar anak-anak tumbuh dan sehat.


Kegiatan ini di laksanakan langsung Kepala Puskesmas Mapadegat, Stefani Ribka Euodia Saogo bersama nakes yang di hadiri Camat Sipora Utara, Jetro, Kades Goiso'oinan, Sion Marsutim Taileleu dan Masyarakat setempat, Kamis (29/1/2026).


Pemberian Susu dan Telur ini merupakan Program Makanan Tambahan (PTM) untuk  meningkatkan nutrisi esensial bagi anak-anak, sehingga konsep tersebut terus terpantau perkembangan pertumbuhan anak-anak.


Kegiatan Program Makanan Tambahan (PMT) yang di laksanakan Puskesmas Mapadegat di apresiasi Kades Goiso'oinan, Sion Marsutim Taileleu, ia menyampaikan program ini sangat membantu masyarakat dalam rangka mencegah stunting.


"Kita berterima kasih kepada puskesmas Mapadegat yang telah melaksanakan kegiatan Program Makanan Tambahan (PMT) yang di berikan kepada warga kami, semoga anak-anak tumbuh sehat" tuturnya.


Menurutnya, kegiatan ini paling penting ditanamkan adalah soal pemahaman gizi protein hewani berupa telur dan susu kepada anak usia dini agar memiliki perilaku makan yang baik.


"Tentu hal ini juga untuk mencegah stunting”ucap Kades mengakhiri.


Editor : Tim Redaksi



 

Owner Basta Coffee Maiyudi Candra S.Kom

INFONEWS- Ingin menikmati kopi yang enak dan berada dikawasan wisata tepatnya di kawasan Kota Tua Batang Arau Kota Padang.

Owner Basta Coffee Maiyudi Candra S.Kom mengatakan saya merintis Street Basta Coffee ini sejak bulan Juli 2017 hingga saat ini.

Memang dalam merintis usaha Basta Cofeee ini  tentunya melalui perjuangan yang panjang. Saat pertama mulai merintis di kawasan Kota Tua Batang Arau ini sangat sepi sekali.


"Belum ada satupun warung kopi dan pedagang di kawasan Kota Tua Muara Padang ini," kata Owner Basta Coffee Maiyudi Candra saat di temui media ini, Jum'at (30/1/2026).

Salah satu tujuan kami awalnya adalah merubah mindsed negatif menjadi pemikiran yang positif terhadap kawasan wisata Kota Tua ini agar lebih dikenal orang banyak baik dari dalam kota Padang sendiri maupun luar kota bahkan manca negara.

Alhamdulillah, tujuan itu tercapai dan buktinya saat dan saat ini bisa sama - sama disaksikan sudah banyak buka para pedagang -pedagang kuliner yang bermunculan di kawasan Kota Tua Batang Arau Kota Padang ini.


"Hal ini tentunya menciptakan lapangan pekerjaan dan dapat meningkatkan perekonomian warga serta dapat memajukan kawasan wisata Kota Padang," ujarnya.

Kami di Basta Coffee menyediakan
- Coffee & Manual Brew
- Mocktail
- Non Coffee lain-nya


Selain itu juga kami di Basta Coffee menyediakan buku bacaan yang bisa di baca oleh konsumen sambil ngopi santai nikmati suasana kota tua.

"Selamat menikmati indahnya wisata bangunan - bangunan tua cagar budaya, pemandangan sungai dengan kapal kapal pesiar, kelap kelip lampu rumah dilereng perbukitan. ,"pungkasnya.(bim)





 

INFONEWS-Sebagai bentuk nyata komitmen berkelanjutan dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama PT KA Properti Manajemen (KAI Properti) kembali hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya KAI Group untuk terus memberikan manfaat, tidak hanya melalui layanan transportasi, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Kegiatan kepedulian sosial tersebut dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 5 Batang Anai yang berlokasi di Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (30/1). Sekolah ini merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak banjir dan membutuhkan dukungan untuk kembali menjalankan aktivitas belajar mengajar secara optimal. Dalam kesempatan ini, KAI Divre II Sumbar bersama KAI Properti menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti buku tulis, pena, pensil, serta berbagai kebutuhan belajar lainnya. Selain itu, bantuan fasilitas sekolah berupa kipas angin juga diberikan sebagai upaya mendukung kenyamanan dan kelancaran proses pembelajaran pascabencana.

Tidak hanya menyalurkan bantuan secara simbolis, tim KAI Divre II Sumbar dan KAI Properti juga melakukan kegiatan Trauma Healing dengan para siswa melalui berbagai kegiatan edukatif dan hiburan ringan. Anak-anak diajak bermain games edukatif, berinteraksi, dan bercengkerama bersama guna menghadirkan keceriaan serta membangkitkan kembali semangat belajar mereka setelah terdampak bencana. Suasana hangat dan penuh keakraban pun tercipta selama kegiatan berlangsung.

Di sela kegiatan tersebut, tim juga memberikan edukasi seputar dunia perkeretaapian kepada para siswa. Edukasi ini meliputi pengenalan profesi di lingkungan PT Kereta Api Indonesia serta sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Melalui pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak, edukasi ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi publik, khususnya kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian KAI terhadap dunia pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana alam.

“Kami tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan transportasi yang aman dan andal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban sekolah sekaligus memulihkan semangat belajar anak-anak pascabanjir,” ujar Reza.

Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa edukasi keselamatan perkeretaapian yang diberikan sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk budaya sadar keselamatan di tengah masyarakat.

“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Selain itu, pengenalan berbagai profesi di dunia perkeretaapian juga kami harapkan dapat menjadi inspirasi dan membuka wawasan generasi muda tentang cita-cita dan masa depan mereka,” tambahnya.

Melalui program kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat bersama KAPM menegaskan komitmennya untuk terus hadir, tumbuh, dan berkontribusi bersama masyarakat. KAI berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pemulihan pascabencana serta peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Sumatera Barat.(*)

 

INFONEWS--Sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap transportasi publik sejak usia dini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Edukasi Transportasi Kereta Api bagi anak-anak Taman Kanak-kanak di Stasiun Padang, Kamis (29/1).

Kegiatan ini diikuti oleh 54 siswa/i dari TK Bina Karakter dan Bhayangkari Pariaman. Para peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenal dunia perkeretaapian di lingkungan stasiun, sekaligus memahami peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai profesi petugas KAI, fasilitas stasiun, tata cara pemesanan tiket, proses boarding penumpang, hingga praktik naik ke atas kereta api. Seluruh materi disampaikan secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami serta memberikan pengalaman edukatif yang berkesan.

Selain kegiatan edukasi di stasiun, KAI Divre II Sumatera Barat juga memfasilitasi perjalanan wisata edukatif menggunakan KA Pariaman Ekspres dengan relasi Stasiun Pariaman–Stasiun Padang (PP), sehingga anak-anak dapat merasakan langsung pengalaman bepergian menggunakan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan transportasi publik kepada anak-anak sejak dini melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif.

“Melalui edukasi ini, anak-anak tidak hanya mengenal profesi petugas KAI dan sistem perkeretaapian di Sumatera Barat, tetapi juga memahami proses perjalanan kereta api secara langsung. Sebagai bentuk apresiasi, peserta juga menerima souvenir dari KAI,” ujar Reza.

Sebagai informasi, KAI Divre II Sumatera Barat membuka kesempatan bagi masyarakat maupun lembaga pendidikan yang ingin mengajukan perjalanan rombongan KA Lokal sekaligus kegiatan edukasi transportasi.

Berikut ketentuan bagi masyarakat atau lembaga pendidikan yang ingin mengajukan perjalanan rombongan KA Lokal dan kegiatan edukasi bersama KAI Divre II Sumatera Barat sbb:
a. Rombongan minimal berjumlah 20 orang.
b. Surat permohonan diajukan mulai 14 hari hingga selambat-lambatnya 8 hari sebelum jadwal keberangkatan.
c. Surat permohonan berisi:
 - Nama rombongan
 - Nama perwakilan dan nomor HP yang dapat dihubungi
 - Jumlah anggota rombongan
 - Daftar nama dan nomor identitas/NIK
 - Jadwal keberangkatan (hari, tanggal, dan jam)
 - Relasi perjalanan
d. Tiket wajib bagi penumpang berusia 3 tahun ke atas dan disertai nomor identitas/NIK.
e. Anak di bawah usia 3 tahun yang ingin duduk sendiri wajib memiliki tiket.
f. Pembayaran dilakukan melalui nomor virtual account.
g. Setelah pembayaran lunas, akan dibuatkan berita acara kesepakatan.
h. Pembatalan, pengembalian biaya, perubahan jadwal, dan perubahan jumlah penumpang tidak diperkenankan setelah pembayaran dilakukan.
i. Rombongan wajib hadir minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.
j. Petugas loket akan menghubungi perwakilan rombongan jika tiket telah selesai dicetak.
k. Seluruh peserta wajib mematuhi aturan yang berlaku di PT KAI (Persero).

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi publik sejak dini serta memperkenalkan pentingnya peran transportasi kereta api dan udara dalam mendukung mobilitas masyarakat yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dan dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam menggunakan transportasi publik hingga mereka dewasa nanti,” tutup Reza.(*)

Infonews - Dalam upaya memastikan keamanan dan kelancaran di wilayah pelabuhan, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serma Andi Arisandi sambangi Anggota Dinas Perhubungan di Pelabuhan Havea, Desa Sikakap, Jumat (30/1/2026).


Kegiatan yang di lakukan Babinsa dalam rangka menjalin sinergitas dengan petugas pelabuhan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat di wilayah pelabuhan baik kedatangan maupun keberangkatan kapal.


Babinsa Serma Andi Arisandi menyebut, kegiatan sambang ini membahas terkait keamanan pelabuhan untuk memastikan situasi tetap aman selama aktivitas di pelabuhan.


"Kolaborasi dalam melaksanakan tugas di pelabuhan penting kita lakukan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat baik kedatangan maupun keberangkatan kapal" tuturnya.


Dikatakan, langkah ini di lakukan untuk menjaga keamanan di wilayah pelabuhan terutama bagi penumpang yang akan datang maupun yang berangkat.


Kehadiran Babinsa di pelabuhan bukan hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. 


"Dukungan ini penting untuk mendukung operasional transportasi laut yang menjadi urat nadi perekonomian di wilayah binaan" pungkasnya



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Babinsa koramil 01/ Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Serka K.Lubis sambangi wiraswasta di Dusun Pokai, Desa Muara Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Kamis (29/1/2026).


Kegiatan komsos bersama wiraswasta bahas berbagai usaha di wilayah binaan untuk memanfaatkan potensi yang ada sebagai pendapatan keluarga.


"Kita memotivasi wiraswasta mengatakan potensi yang ada untuk menjadi penghasilan keluarga" ujarnya.


Selain memotivasi warga binaan, Babinsa juga menjalin silahturahmi antara sesama guna memperkuat komunikasi di wilayah.


"Kita berharap motivasi dan dorongan kepada wiraswasta memberikan dampak positif dalam meningkatkan perekonomian di wilayah" harapnya.


Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS-Sebagai bentuk komitmen dalam menjamin keselamatan operasional kereta api dan upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya kecelakaan khususnya menjelang Idul Fitri tahun 2026, KAI Divre II Sumbar melaksanakan kegiatan cek lintas petak jalan Stasiun Kuraitaji-Cimparuh, Rabu (28/1).

Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan dalam arahannya saat safety breafing sebelum dimulainya kegiatan, menekankan pentingnya kewaspadaan, kepatuhan terhadap SOP, serta penguatan budaya keselamatan kerja, khususnya di wilayah operasional yang memiliki potensi risiko akibat kondisi alam dan cuaca ekstrem serta menginstruksikan kepada seluruh jajaran terkait untuk melakukan pengisian formulir Identifikasi dan Penanganan Risiko (IBPR) dan segera menindaklanjuti catatan yang ada selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset PT KAI, lokasi dan kondisi perlintasan, serta sistem drainase di sepanjang jalur khususnya yang berpotensi banjir.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan seperti ini dilaksanakan, tidak hanya pada moment tertentu saja seperti menjelang lebaran saat ini. Namun, kegiatan ini merupakan salah satu program rutin yang dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi setiap potensi bahaya dan memitigasi resiko yang ada di lapangan serta meningkatkan keamanan operasional KA demi mewujudkan komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menciptakan perjalanan KA yang aman dan nyaman.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang kereta api resmi tidak terjaga dan masyarakat yang berada di sekitar jalur KA.

"Sebanyak 28 perjalanan KA penumpang dan 24 perjalanan KA Barang (Klinker/Semen) yang di operasikan Divre II Sumbar setiap harinya, kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan raya yang hendak melewati perlintasan kereta api khususnya di wilayah operasional Divre II Sumbar agar tetap selalu waspada, tengok kanan kiri sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," ujar Reza.

Reza menegaskan, bagi pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu lalu lintas seperti menerobos palang pintu kereta api, mengabaikan semboyan 35 (Klakson) serta rambu-rambu lainnya merupakan tindak pidana lalu lintas.

Pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api, rambu-rambu atau sinyal peringatan harus dipatuhi sebagai tanda bahwa kereta api akan segera melintas, apabila masih terjadi pelanggaran, KAI Divre II Sumbar bisa menuntut ganti rugi kepada pihak-pihak yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Reza menekankan pentingnya kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, termasuk penggunaan helm bagi pengendara roda dua dan prioritas bagi perjalanan kereta api. Pelanggaran di perlintasan sebidang KA tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga melanggar hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Semoga dengan adanya kesadaran dari semua pihak, kita bersama-sama dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang KA khususnya di wilayah operasional Divre II Sumbar”, ungkap Reza.

Diakhiri kegiatan dilaksanakan safety talk guna mengevaluasi hasil pemeriksaan lintas dan memastikan tindaklanjut terhadap catatan yang ada di lapangan.

Kegiatan cek lintas ini merupakan bagian dari rangkaian kesiapan operasional KAI Divre II Sumbar dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026, di mana terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. “Melalui pemeriksaan lintas secara langsung di lapangan, KAI memastikan seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi andal dan siap mendukung kelancaran perjalanan KA,” kata Reza.

Selain aspek teknis prasarana, KAI Divre II Sumbar juga menempatkan faktor keselamatan sebagai prioritas utama dengan memperkuat budaya keselamatan (safety culture) bagi seluruh insan KAI, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang kereta api. Sinergi antara kesiapan infrastruktur, kepatuhan prosedur operasional, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan lancar.

“Dengan berbagai upaya preventif yang dilakukan secara berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk memberikan pelayanan transportasi kereta api yang mengutamakan keselamatan, keandalan, serta kenyamanan bagi seluruh pelanggan dan masyarakat pengguna jalan,”. tutup Reza.(*)

 

Infonews - Komunikasi sosial yang di bangun Bintara Pembina Desa (Babinsa) di tengah masyarakat merupakan komunikasi tanpa batas yang selalu dilakukan di wilayah binaan.


Hal itu di sampaikan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serda L Hutagalung saat melaksanakan komsos dengan Supir di Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Rabu (28/1/2026).


Dalam komsosnya itu, Babinsa sharing dengan supir dengan pembahasan terkait aktivitas yang di geluti supir untuk membawa sewa termasuk mobilisasi barang dagangan.


"Dalam mengais rejeki kita motivasi supir untuk tetap semangat meningkatkan perekonomian keluarga" ajaknya.


Dia menambahkan, dalam konsep meningkatkan perekonomian harus optimis, sehingga kebutuhan keluarga terpenuhi.


"Komsos yang kita lakukan ini bagaimana memberikan dampak serta membantu kesulitan masyarakat" tukasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 kategori madya pada ajang Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).


Penghargaan ini merupakan bagian dari UHC Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Kegiatan nasional tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (HC) Drs. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, S.Si., CHFC., CLU., serta Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Selain itu, acara ini juga dihadiri para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari konsolidasi nasional percepatan UHC.


Mengacu pada siaran pers BPJS Kesehatan, pada UHC Awards 2026 penghargaan diberikan kepada 31 pemerintah provinsi serta 397 pemerintah kabupaten/kota. Hingga 31 Desember 2025, kepesertaan Program JKN secara nasional telah mencapai lebih dari 98 persen penduduk Indonesia, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 81,45 persen. 


Capaian tersebut menegaskan bahwa keberhasilan UHC sangat ditentukan oleh konsistensi kebijakan dan dukungan pemerintah daerah.


Bagi Kabupaten Mentawai, penghargaan mencerminkan kerja sistemik lintas perangkat daerah, mulai dari pemutakhiran data kependudukan, dukungan kebijakan dan pembiayaan daerah, hingga penguatan akses layanan kesehatan. 


Pendekatan ini memastikan bahwa jaminan kesehatan tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi benar-benar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat ketika membutuhkan layanan kesehatan.


Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk yang menerima penghargaan UHC Awards menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. 


“UHC bukan sekadar capaian angka kepesertaan. Fokus kami adalah memastikan masyarakat mentawia memperoleh akses layanan kesehatan yang berkelanjutan dan berkualitas" ucapnya.


Dikatakan, penghargaan ini menjadi penguat bagi kami untuk terus membenahi sistem, menjaga kesinambungan pembiayaan, dan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.


"Terimakasih saya ucapkan kepada BPJS Mentawai, para Dokter, Nakes, Dinkes, dan Dinsos atas kerjasamanya, sehingga Mentawai menerima penghargaan UHC Awards. Kedepan lebih kita tingkatkan kerjasama dan kolaborasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.