Latest Post

 

INFONEWS-Dalam rangka penguatan tata kelola komunikasi publik dan peningkatan pelayanan informasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar Workshop Kehumasan dan Arahan Direksi kepada Sekretaris Perusahaan & Kepala Humas KAI Group pada Senin, 1 Desember 2025, di Ballroom Jakarta Railway Center KAI di Jakarta.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, diberikan penghargaan kepada para Humas KAI Group terbaik mulai dari Humas Daop 1 Jakarta, Daop 2 Bandung, Daop 3 Cirebon, Daop 4 Semarang, Daop 5 Purwokerto, Daop 6 Yogyakarta, Daop 7 Madiun, Daop 8 Surabaya, Daop 9 Jember, Divre I Sumut, Divre II Sumbar, Divre III Palembang dan Divre IV Tanjungkarang serta PT Reska Multi Usaha (RMU), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), PT Raillink (KA Bandara), PT KA Pariwisata (Kawista), PT KA Logistik (Kalog), PT KA Properti Manajemen serta Divisi LRT Jobodebek dan PT Kereta Api Cepat Cina (KCIC).

Kepala Humas Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa Humas Divre II Sumatera Barat berhasil meraih Juara 1 kategori PPID Pelaksana Daerah Terbaik Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Divre II Sumbar dalam menjalankan amanat UU Keterbukaan Informasi Publik serta menghadirkan layanan informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Divre II Sumbar terus memperkuat budaya keterbukaan, meningkatkan kualitas penyediaan data publik, serta memastikan setiap permohonan informasi ditangani secara profesional sesuai regulasi yang berlaku” ujar Reza.

Reza menambahkan bahwa apresiasi atas penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus memberikan layanan terbaik. “Pencapaian ini menjadi dorongan bagi kami untuk semakin memperkuat kualitas pelayanan informasi publik sesuai semangat Semakin Melayani. Kami berkomitmen menjaga transparansi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan komunikasi publik yang lebih inklusif dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujarnya.

Penguatan peran PPID menjadi salah satu fokus Divre II Sumbar dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan dan responsif. Melalui berbagai inovasi pelayanan informasi, Divre II Sumbar mendorong kemudahan akses bagi masyarakat, mulai dari penyediaan data yang lebih terstruktur, pemanfaatan kanal digital yang lebih efisien, hingga peningkatan kualitas respon terhadap permintaan informasi.

Dengan diraihnya penghargaan ini, KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen memperkuat pelayanan publik melalui peningkatan kualitas penyediaan informasi, pelayanan yang lebih cepat, dan pemenuhan hak masyarakat terhadap informasi yang akurat dan terpercaya.

“Divre II Sumbar akan terus melanjutkan upaya perbaikan berkelanjutan, baik dari sisi kompetensi SDM, optimalisasi teknologi informasi, maupun penyederhanaan proses layanan. Semua ini dilakukan untuk memastikan pelayanan informasi publik berjalan semakin profesional dan mampu mendukung kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis rel,” kata Reza.

Semangat Semakin Melayani menjadi landasan bagi Divre II Sumbar untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang transparan, inklusif, dan bermanfaat luas bagi masyarakat Sumatera Barat dan Indonesia.

“KAI Divre II Sumbar akan terus meningkatkan kapasitas sumber daya, memperkuat koordinasi internal, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi agar setiap layanan PPID berjalan efektif, tepat waktu, dan memberikan nilai manfaat yang luas bagi publik,” tutup Reza.(*)

 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang bereaksi cepat menyikapi persoalan baru pasca banjir bandang. 

INFONEWS-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang bereaksi cepat menyikapi persoalan baru pasca banjir bandang, Selasa, 2 Desember 2025.

Persoalan itu adalah krisis air bersih akibat terganggunya operasional Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Pada saat, Ketua DPRD Padang, Muharlion, didampingi Ketua Komisi II, Rahmad Wijaya dan anggota dewan lainnya. 

Mereka mengadakan rapat mendesak bersama direksi PDAM untuk memetakan kerusakan dan merumuskan solusi konkret agar pasokan air kembali normal.

Muharlion menjelaskan bahwa pertemuan ini dilakukan karena banjir telah menimbulkan persoalan krusial terkait suplai air bersih.

Menanggapi kendala logistik, DPRD mengusulkan solusi radikal: PDAM harus berupaya meminjam atau menyewa pompa cadangan dari daerah terdekat.

Sebagai mitigasi pasokan yang minim, Komisi II juga meminta PDAM untuk segera memetakan wilayah yang belum terlayani (area merah) dan menyusun jadwal suplai bergilir. 

Dengan penjadwalan ini, diharapkan masyarakat di wilayah utara dapat mengatur tandon penampungan, sehingga minimal setiap dua hari sekali, kebutuhan air mereka bisa terpenuhi.

Komitmen ini menunjukkan keseriusan dewan dalam mengatasi kesulitan air bersih yang dialami warga Padang pasca banjir bandang. (*)

 

Tinjau Intake Perumda AM Padang 

INFONEWS-Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang pascabanjir bandang mendapat perhatian serius dari Ketua dan Komisi II DPRD Kota Padang.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kebutuhan dasar masyarakat, Ketua bersama Komisi II DPRD Padang meninjau langsung Intake Perumda Air Minum (AM) Padang untuk melihat dan membahas kondisi kerusakan instalasi serta merumuskan langkah percepatan pemulihan layanan.

Sebelumnya, DPRD Padang telah memanggil pihak manajemen Perumda AM untuk menggelar rapat kerja membahas permasalahan air bersih di ruang rapat komisi II.


Dalam kunjungannya ke Intake Palukahan Perumda AM, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, bersama Ketua Komisi II DPRD Padang, Rachmad Wijaya, menegaskan bahwa gangguan pasokan air bersih harus ditangani secara cepat dan terukur, mengingat dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.


Muharlion menjelaskan bahwa banjir besar yang terjadi beberapa hari lalu menyebabkan 15 instalasi intake Perumda AM terganggu, terutama di wilayah utara Kota Padang yang kini mengalami kondisi paling kritis.

“Dari tujuh intake di wilayah utara yang sebelumnya mampu memproduksi sekitar 800 liter per detik, saat ini hanya sekitar 210 liter per detik yang bisa beroperasi. Artinya, terjadi defisit hampir 600 liter per detik dan ini sudah masuk kondisi darurat bagi warga,” ujar Muharlion, Selasa (2/12/2025).


Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Padang, Rachmad Wijaya, menyampaikan bahwa DPRD mendorong Perumda AM untuk melakukan pemulihan secara bertahap, baik jangka pendek maupun jangka menengah, agar dampak krisis dapat segera ditekan.

“Kami meminta Perumda AM memaksimalkan intake yang masih memungkinkan direkayasa. Salah satunya intake Palukahan yang diharapkan bisa menambah suplai darurat sekitar 250 liter per detik. Ini sangat krusial untuk membantu masyarakat dalam waktu dekat,” jelas Rachmad.

Ia juga menyoroti kondisi intake Latung yang mengalami kerusakan cukup parah pada tiga unit pompa. Padahal, fasilitas tersebut sebelumnya menjadi salah satu penopang utama suplai air untuk wilayah utara Kota Padang.

“Pompa pengganti memang sudah dipesan, tetapi estimasi waktu kedatangan dua bulan jelas terlalu lama bagi warga yang saat ini kesulitan air bersih,” katanya.


Menyikapi hal tersebut, DPRD Kota Padang mendorong langkah alternatif dengan mengusulkan peminjaman atau penyewaan pompa dari daerah lain yang memiliki cadangan peralatan.


“Kami minta Perumda AM segera berkoordinasi dengan daerah lain seperti Bekasi, Tangerang, Medan, atau Bogor. Jika ada pompa yang bisa dipinjam sementara, itu harus segera diupayakan demi kepentingan masyarakat,” tegas Muharlion.

Selain upaya penambahan pasokan darurat, DPRD Padang juga meminta Perumda AM menyusun peta wilayah yang belum terlayani secara optimal serta menerapkan sistem distribusi air secara bergilir.

Dengan pola ini, warga diharapkan dapat menyiapkan penampungan air dan setidaknya memperoleh pasokan air bersih secara rutin, minimal dua hari sekali.

Di akhir pertemuan, DPRD Padang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan. Selain itu, DPRD juga akan menurunkan tim ke lapangan guna memantau langsung perkembangan perbaikan instalasi serta memastikan setiap langkah berjalan sesuai rencana.
Krisis air bersih pascabanjir bandang ini menjadi salah satu persoalan paling mendesak bagi warga Kota Padang.

Oleh karena itu, DPRD Padang memastikan akan terus hadir, mengawasi, dan mendorong percepatan pemulihan hingga layanan air bersih kembali normal dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. (ADV)






 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub

INFONEWS-Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub meminta Dinas Kesehatan Kota Padang kembali mencek kehigienasan (standar layak air minum) pada pengisian ulang air galon didepot depot yang ada di Kota Padang.

"Kita pertanyakan, dari mana sumber air yang didapat oleh depot depot ini, 

sementara kita sama tahu, saat ini daerah secara umumnya di Sumbar sedang dilanda bencana banjir dan galodo," kata Osman Ayub, Sabtu (29/11/2025) di Siteba Nanggalo.

Untuk itu, ia meminta Dinas Kesehatan Kota Padang mencek kembali depot depot uang ada.

"Kita mewanti wanti, jangan sampai hal ini merugikan masyarakat. 

Dimana nanti masyarakat yang mengkonsumsi air ulang galon ini mengalami sakit diare," ujar Osman Ayub. 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari fraksi Nasdem ini menegaskan agar Dinkes Kota Padang untuk segera dan secepatnya malakukan penindakan terhadap depot depot tersebut.

"Kalau bisa dalam waktu dekat ini Dinas Kesehatan Kota sudah melaksanakan cek ulang kepada depot isi ulang galon ini," pungkas Osman Ayub (*)

 


INFONEWS - Ketua DPRD Kota Padang tak bosan - bosannya memikirkan nasib rakyat, terutama di daerah pemilihannya, Koto Tangah.

Kali ini Muharlion meluncurkan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, yaitu air bersih untuk semua. Program ini diinisiasi Muharlion dengan melibatkan anggota DPR RI dari Fraksi PKS Rahmad Saleh dari dapil Sumatera Barat  I.

"Alhamdulillah, setetes air bersih sangat berarti untuk masyarakat," ungkap Muharlion melalui keterangannya kepada media ini, Senin (1/12/2025).

Dikatakan Muharlion, beberapa lokasi yang sudah terjangkau program ini di Koto Tangah meliputi Batang Kabung Ganing, Batipuh Panjang, Bungo Pasang, dan Dadok.

"Kita usahakan semaksimal mungkin. Selain Tangki swasta kita juga pakai Tedmon 3 mobil untuk hari ini," katanya.

Masyarakat yang telah menerima program ini mengapresiasi Muharlion.

Menurut mereka, sebagai anggota DPRD, apalagi dengan diamanahkan oleh partainya sebagai Ketua DPRD, banyak masyarakat yang terbantu.

"Kami berterimah kasih kepada Bapak Muharlion atas program-programnnya yang menyentuh masyarakat," katanya.

Sebagai informasi, Kota Padang dilanda bencana banjir yang merenggut korban jiwa dan harta, termasuk di Koto Tangah.

Kehadiran Muharlion, tentu sangat membantu mengurangi beban masyarat.(bm)

Infonews - Setelah melakukan peninjauan lokasi terdampak banjir di Siberut Selatan, Bupati Mentawai, Rinto Wardana bersama rombongan lakukan monitoring desa yang terdampak banjir di wilayah kecamatan Siberut Utara, Minggu (30/11/2025).


Selain melakukan monitoring desa terdampak banjir, Bupati Mentawai Rinto Wardana bersama Kadis Sosial, Rosmaida dan pejabat lainnya menyalurkan bantuan pangan di kecamatan Siberut Utara yang diterima camat setempat.


Dalam kegiatan monitoring dan penyaluran bantuan pangan yang di lakukan Bupati Mentawai bersama rombongan di dampingi Babinsa 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar dan unsur Forkopimcam setempat.


Adapun agenda kunjungan Bupati Mentawai di wilayah kecamatan Siberut Utara memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir, mengunjungi pembangunan asrama di Desa Sotboyak dan memberikan semangat kepada warga terdampak banjir.


Bantuan yang di salurkan itu berupa, Beras, Telor, Indomie, Minyak goreng, gula pasir dan  Teh kotak,. Penyalurannya itu di lakukan di 5 desa yang terdampak banjir yaitu, Desa Muara Sikabaluan, Monganpoula, Malancan, Sotboyak dan Bojakan.


Selama penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat terdampak banjir dapat berjalan dengan baik dan bantuan yang di berikan semoga bermanfaat.



Editor : Tim Redaksi

 

Satria Budiman yang tergabung dalam Tim SUPERMAN, menjadi perwakilan KAI Divre II Sumbar

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX yang berlangsung di Harmoni One Hotel & Convention Centre, Batam, Kepulauan Riau, tanggal 24–29 November 2025, Divre II Sumbar berhasil meraih penghargaan melalui salah satu perwakilannya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa TKMPN merupakan wadah untuk mendemonstrasikan dan mempromosikan hasil peningkatan mutu serta produktivitas. Ajang ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman yang diikuti oleh BUMN, BUMD, BUMS, serta perusahaan skala nasional. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT Wahana Kendali Mutu (WKM) bekerja sama dengan Asosiasi Manajemen Mutu & Produktivitas Indonesia (AMMPI).

Dalam kegiatan tersebut, Satria Budiman yang tergabung dalam Tim SUPERMAN, menjadi perwakilan KAI Divre II Sumbar melalui inovasi efisiensi proses pemasangan locking plate pada as roda kereta api. Inovasi berjudul “Meningkatkan Efisiensi Metode Kerja pada Proses Crack Detector A’s Roda dengan Cara Membuat Q-Lock di UPT Depo Gerbong Kelas B Bukitputus Divre II Sumatera Barat” berhasil mengantarkan Satria meraih penghargaan Platinum.

Reza menambahkan, inovasi ini berfokus pada peningkatan kualitas perawatan serta ketepatan proses pemasangan locking plate pada as roda kereta api. Selain itu, inovasi ini turut meningkatkan aspek keselamatan kerja dan produktivitas di lingkungan depo. Penerapan Q-Lock terbukti memberikan solusi praktis terhadap berbagai tantangan teknis yang selama ini muncul dalam proses pemeriksaan komponen locking plate pada as roda gerbong.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa semangat inovasi terus tumbuh di lingkungan Divre II Sumbar. Inovasi yang digaungkan Satria Budiman bersama timnya tidak hanya bermanfaat bagi proses operasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu dan produktivitas kerja KAI,” ujar Reza.

Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan perkeretaapian di Divre II Sumbar untuk terus mengembangkan ide-ide kreatif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan, keselamatan, dan efisiensi operasional.

Reza juga menekankan bahwa penghargaan pada ajang yang diikuti lebih dari 200 perusahaan tersebut membuktikan bahwa insan KAI Divre II Sumbar mampu bersaing dan berprestasi di level nasional. “Kami meyakini bahwa inovasi adalah fondasi penting dalam menghadapi tantangan operasional di masa depan. Prestasi ini membuktikan bahwa kreativitas, ketelitian, dan kemauan untuk berkembang mampu menghasilkan solusi nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan keselamatan dan mutu layanan,” jelasnya.

Perusahaan akan terus mendorong pengembangan kompetensi pegawai melalui berbagai program peningkatan kualitas, termasuk memberikan ruang bagi pegawai untuk melakukan improvement dan inovasi di unit kerja masing-masing. “KAI Divre II Sumbar akan selalu memberikan dukungan penuh agar setiap insan perkeretaapian dapat tumbuh dan berkontribusi lebih jauh,” tambah Reza.

Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Divre II Sumbar, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperkuat budaya mutu dan produktivitas di seluruh lini kerja. “Kami berharap capaian ini menjadi langkah awal dari lebih banyak inovasi yang lahir di Divre II Sumbar. KAI akan terus hadir sebagai institusi yang adaptif, inovatif, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi rekan-rekan lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.