Latest Post

 

Ketua Yayasan Raudhatul Ar Royyan, Elly Thrisyanti, SE. Akt, membuka Ar Royyan English Camp yang akan berlangsung selama tiga hari dimulai Minggu (21/12) diikuti 40 siswa SD Ar Royan.

INFONEWS-Sekolah Alam Ar Royyan bekerja sama dengan Andalas Edukasi Indonesia resmi meluncurkan program Ar Royyan English Camp pada Minggu (21/12). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Desember 2025 ini, menghadirkan terobosan baru dalam metode pembelajaran bahasa Inggris di Kota Padang dengan melibatkan langsung para tutor internasional dari berbagai negara.

Ketua Yayasan Raudhatul Ar Royyan, Elly Thrisyanti, SE. Akt, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan pilot project dari sistem pendidikan bilingual yang telah diimplementasikan sekolah selama dua bulan terakhir. Program ini mengadopsi materi dari Cambridge University yang dikelola melalui lembaga pendidikan di Indonesia untuk memastikan peningkatan kapasitas bahasa Inggris tidak hanya bagi siswa, tetapi juga seluruh elemen sekolah termasuk guru dan pengurus yayasan.

Selama masa liburan sekolah, para peserta mengikuti konsep camping di mana mereka menginap di sekolah untuk menciptakan ekosistem berbahasa Inggris yang intensif. Selama tiga hari penuh, siswa akan didrill untuk berkomunikasi aktif dalam bahasa Inggris melalui berbagai aktivitas menarik. Metode ini diharapkan dapat mempercepat penguasaan bahasa secara alami melalui interaksi harian yang berkelanjutan.

Program ini menjadi sangat istimewa karena kehadiran tutor mancanegara yang berasal dari Vietnam, Myanmar, Nigeria, hingga Sudan, serta didukung oleh tutor lokal dari UIN Imam Bonjol Padang. Kehadiran penutur asing ini bertujuan agar siswa dapat mengenal keberagaman budaya internasional secara langsung sekaligus membangun kepercayaan diri untuk berkomunikasi dengan warga dunia tanpa rasa ragu.

Dia menekankan bahwa visi jangka panjang dari program ini adalah menjadikan Sekolah Alam Ar Royyan sebagai sekolah percontohan dalam pendidikan bilingual. Pihak yayasan tengah mengkaji rencana kerja sama sisterhood dengan sekolah-sekolah di luar negeri dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini dilakukan agar lulusan Ar Royyan memiliki daya saing yang kuat di tengah arus globalisasi yang menuntut kemampuan komunikasi lintas negara.

Target awal peserta program perdana ini adalah 100 orang, namun untuk menjaga kualitas dan mempertimbangkan kondisi terkini di Kota Padang, pihak sekolah memprioritaskan internal siswa Ar Royyan terlebih dahulu. Meski baru pertama kali digelar, antusiasme terlihat sangat tinggi dengan tercapainya kuota sekitar 40 peserta pada hari pembukaan. Program ini direncanakan akan menjadi agenda rutin tahunan untuk memperkuat karakter strong leadership siswa.

Dalam sambutannya, dia juga memberikan motivasi kepada para orang tua dan siswa agar tidak takut dalam mempraktikkan bahasa Inggris. Beliau menegaskan bahwa meskipun kita bukan penutur asli (native speakers), keberanian untuk mencoba adalah kunci utama. Yayasan berkomitmen penuh untuk memfasilitasi program ini meski memiliki konsekuensi besar, demi mencetak pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa.

Senada dengan hal tersebut, Pengelola Sekolah Alam Ar Royyan, Ustazah Mila Silsia,SP., M.Pd, menyampaikan pesan hangat kepada para peserta agar mengedepankan semangat try and try (mencoba dan mencoba). Baginya, fokus utama kegiatan ini bukan sekadar pada benar atau salahnya tata bahasa, melainkan pada pembangunan rasa percaya diri siswa untuk berani berbicara dan mengekspresikan ide mereka.

Mila juga memaparkan filosofi tokoh bangsa seperti Agus Salim yang menguasai 14 bahasa sebagai inspirasi bagi anak-anak. Melalui English Camp ini, diharapkan siswa mulai terbiasa mengumpulkan kosa kata baru dan memperluas wawasan global mereka. Ke depan, diharapkan ada kolaborasi di mana siswa dapat mengikuti program belajar di luar negeri selama beberapa bulan untuk merasakan langsung sistem pendidikan internasional.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini ditutup dengan semangat kebersamaan antara pengurus, guru, dan wali murid. Dengan moto bahwa bahasa adalah jendela dunia, Ar Royyan English Camp diharapkan menjadi langkah awal bagi para siswa untuk menjelajahi dunia dan menjadi pahlawan masa kini yang cerdas secara intelektual maupun emosional dalam pergaulan internasional. (Benk)

 

INFONEWS-Sebagai wujud komitmen dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika di lingkungan perusahaan serta memastikan kesiapan pelayanan pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan random check Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (19/12) di Kantor KAI Divre II Sumatera Barat, dan diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja, termasuk petugas yang berada di garda terdepan operasional kereta api seperti Masinis, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), Petugas Keamanan, Petugas Boarding, serta unit operasional lainnya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan kolaborasi aktif antara BUMN dan lembaga negara dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan profesional, khususnya menjelang periode peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Nataru.

Reza menegaskan bahwa pelaksanaan random check ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi keselamatan, integritas, dan tanggung jawab profesi, terutama pada sektor transportasi publik yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“P4GN bukan hanya kewajiban normatif, tetapi merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh insan KAI berada dalam kondisi prima dan siap menjalankan tugas secara profesional. Sinergi dengan BNN menjadi bentuk keseriusan kami dalam menjaga keselamatan operasional serta kepercayaan masyarakat,” ujar Reza.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, dilakukan tes urine secara acak kepada peserta yang hadir. Pemeriksaan ini bertujuan untuk deteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba serta memastikan integritas dan kesiapan sumber daya manusia di lingkungan KAI Divre II Sumatera Barat. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BNN Provinsi Sumatera Barat, seluruh peserta dinyatakan negatif atau bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Reza menyampaikan bahwa KAI Divre II Sumbar siap mendukung kebijakan dan program pemerintah dalam upaya pencegahan narkoba, khususnya di sektor transportasi publik yang menuntut tingkat kewaspadaan dan keselamatan yang tinggi.

“KAI tidak hanya berfokus pada pelayanan transportasi, tetapi juga pada pembangunan budaya kerja yang sehat dan produktif. Langkah preventif ini menjadi fondasi penting dalam memastikan kesiapan sumber daya manusia selama masa Angkutan Nataru, di mana intensitas operasional dan mobilitas masyarakat meningkat. Dengan SDM yang bersih dari narkoba, KAI Divre II Sumbar berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS- Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan serta meningkatkan sinergi dengan insan pers, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melalui Unit Humas menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers menjelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kamis (18/12). Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas peran penting jurnalis dalam mendukung penyebaran informasi terkait layanan, program, serta perkembangan KAI kepada masyarakat luas.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, berdialog langsung dengan para jurnalis mengenai berbagai isu aktual perkeretaapian, khususnya terkait persiapan dan peningkatan pelayanan pada masa Angkutan Nataru 2025–2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap masukan dan harapan media terhadap peningkatan kualitas layanan informasi KAI.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam menjaga kemitraan yang sehat dan produktif bersama media. “Jurnalis memiliki peran yang sangat penting sebagai jembatan informasi antara KAI dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami mengapresiasi sekaligus membuka ruang dialog yang lebih dekat dan terbuka dengan insan pers . Kami percaya, komunikasi yang baik akan menghadirkan pemberitaan yang lebih edukatif, akurat, dan bermanfaat bagi publik,” ujar Reza.

Reza menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum bagi KAI untuk menerima berbagai masukan konstruktif dari awak media. “Kami ingin terus berbenah, termasuk dalam hal transparansi informasi dan pelayanan publikasi. Masukan dari rekan-rekan jurnalis sangat berarti bagi kami dalam meningkatkan kualitas layanan, baik di lapangan maupun dalam kegiatan kehumasan,” jelasnya.

Melalui dialog santai yang dikemas dalam suasana kekeluargaan, KAI Divre II Sumbar berharap hubungan baik antara perusahaan dan media dapat terus terjalin. Selain membahas agenda perusahaan, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi publikasi ke depan serta evaluasi penyampaian informasi agar semakin cepat, tepat, dan relevan bagi masyarakat.

“KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk menjaga transparansi, profesionalitas, serta kemitraan yang harmonis dengan seluruh media. Kegiatan visitasi media ini direncanakan menjadi agenda rutin sebagai bentuk penghargaan atas peran vital jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tutup Reza.(*)

 

Infonews - Dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan warga, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar melaksanakan komsos dengan pemilik peternakan ayam di Dusun Pokai, Desa Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Kamis (18/12/2025).


Pada kesempatan itu, Babinsa mengingatkan peternak agar dalam beternak ayam memperhatikan faktor perawatan, mulai dari pemberian makan yang rutin hingga kebersihan kandang ayam, 


"Hal ini harus selalu terjaga serta obat-obatan untuk kesehatan pada ayam, agar terhindar dari berbagai jenis penyakit" ucap Babinsa saat komsos dengan warga peternak ayam.

 

Tak hanya itu, Babinsa juga mengimbau agar peternak dapat menjaga kebersihan kandang ayamnya, sehingga tidak menimbulkan bau di sekitar kandang dan mengganggu lingkungan masyarakat setempat.

 

Pemilik ternak ayam Andi mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang sudah berkenan singgah di kandang ayamnya dan memberikan arahan positif.


"Kehadiran Babinsa ditengah masyarakat memberikan dampak setidaknya memotivasi warga dalam meningkatkan perekonomian warga dari berbagai sektor" tukasnya.



Editor : Tim Redaksi







 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat mengawali penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Apel Gelar Pasukan Posko Nataru yang digelar di Halaman Parkir Stasiun Padang, Kamis (18/12). Apel ini menandai kesiapan KAI Divre II Sumbar dalam mengawal mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun dengan tingkat pergerakan yang tinggi.

KAI Group menetapkan masa Angkutan Nataru selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Khusus Divre II Sumbar, kesiapan tersebut didukung oleh kinerja positif KAI Divre II Sumbar sepanjang Januari–November 2025. Dalam periode tersebut, KAI Divre II Sumbar melayani 1.673.399 pelanggan, tumbuh 9.3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 1.531.195 pelanggan. “Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi publik yang andal dan terintegrasi.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan dalam sambutannya membacakan amanat Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa masa Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru merupakan periode krusial yang membutuhkan kesiapan penuh seluruh Insan KAI.

“Periode Nataru menuntut kerja sama lintas fungsi, kedisiplinan operasional, serta ketepatan pengambilan keputusan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan,” ujar Bobby.

Ia menegaskan bahwa keselamatan, keandalan operasional, dan kualitas pelayanan menjadi fokus utama selama Angkutan Nataru 2025/2026 guna memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman dan terkendali.

Pada periode ini, khusus KAI Divre II Sumbar kapasitas tempat duduk mencapai 155.520 tempat duduk atau sebanyak 8.640 tempat duduk perhari, meningkat 20 persen dari realisasi Nataru sebelumnya. Frekuensi perjalanan sebanyak 504 perjalanan KA atau tumbuh 8 persen, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni 468 perjalanan atau 28 perjalanan KA Perhari.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan kesiapan operasional diperkuat melalui pelaksanaan ramp check bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di seluruh wilayah kerja, inspeksi Standar Pelayanan Minimum pada sarana dan stasiun, serta pemeriksaan prasarana jalan rel. KAI Divre II Sumbar juga melaksanakan pemeriksaan lintas  pada 17 Desember 2025 untuk memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh.

Selama masa Posko Nataru, KAI Divre II Sumbar menyiagakan 13 lokomotif, 26 kereta dan 2 kereta penolong di titik strategis. Kesiapan ini didukung dengan 433 tenaga PJL Prasarana Ekstra guna memastikan layanan berjalan lancar dari awal hingga akhir perjalanan pelanggan. Selain itu juga, dibeberapa titik rawan siapkan Alat Material untuk Siaga (AMUS) yaitu perlengkapan darurat yang disiapkan PT KAI untuk penanganan cepat jika terjadi gangguan operasional seperti banjir, longsor, atau kerusakan rel serta pelaksanaan posko Nataru para pekerja KAI di beberapa stasiun di wilayah operasional Divre II Sumbar.

“KAI juga menghadirkan layanan pendukung selama masa Nataru, termasuk aktivitas ramah anak, merchandise tematik, serta pengoperasian stasiun dan kereta bertema Natal dan Tahun Baru untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan pelanggan serta berbagai macam kesiapan lainnya,” kata Reza.

Melalui kesiapan operasional, penguatan prasarana, serta dukungan sumber daya yang terkoordinasi, KAI berkomitmen menjaga kelancaran Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Posko Nataru menjadi pusat kendali untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Sebagai bentuk komitmen dalam menjamin keselamatan operasional kereta api dan upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya kecelakaan khususnya selama masa priode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025-2026, KAI Divre II Sumbar melaksanakan kegiatan cek lintas menggunakan lori dresin petak jalan Stasiun Padang- Stasiun BIM - Stasiun Kayutanam, Rabu (17/12).

Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan dalam arahannya saat safety breafing sebelum dimulainya kegiatan, menekankan pentingnya kewaspadaan, kepatuhan terhadap SOP, serta penguatan budaya keselamatan kerja, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki potensi risiko akibat kondisi alam dan cuaca ekstrem dan ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran terkait untuk melakukan pengisian formulir Identifikasi dan Penanganan Risiko (IBPR) serta segera menindaklanjuti catatan yang ada selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset PT KAI, lokasi dan kondisi perlintasan, serta sistem drainase di sepanjang jalur, termasuk lokasi-lokasi yang sebelumnya terdampak banjir dan galodo.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan ini dilaksanakan, tidak hanya pada momen tertentu saja seperti menjelang Nataru saat ini. Namun, kegiatan ini merupakan salah satu program rutin yang dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi setiap potensi bahaya dan memitigasi resiko yang ada di lapangan serta meningkatkan keamanan operasional KA demi mewujudkan komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menciptakan perjalanan KA yang aman dan nyaman.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang kereta api resmi tidak terjaga dan masyarakat yang berada di sekitar rel.

Sosialisasi dilakukan secara langsung dengan memberikan himbauan kepada pengguna jalan raya yang melintasi perlintasan menggunakan pengeras suara, membagikan stiker, dan melakukan pembentangan spanduk keselamatan yang bertuliskan imbauan untuk selalu memperhatikan keselamatan bersama.

"Sebanyak 28 perjalanan KA penumpang dan 24 perjalanan KA Barang (Klinker/Semen) yang di operasikan Divre II Sumbar setiap harinya, kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan raya yang hendak melewati perlintasan kereta api khususnya di wilayah operasional Divre II Sumbar agar tetap selalu waspada, tengok kanan kiri sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," ujar Reza.

Reza menegaskan, bagi pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu lalu lintas seperti menerobos palang pintu kereta api, mengabaikan semboyan 35 (Klakson) serta rambu-rambu lainnya merupakan tindak pidana lalu lintas.

Pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api, rambu-rambu atau sinyal peringatan harus dipatuhi sebagai tanda bahwa kereta api akan segera melintas, apabila masih terjadi pelanggaran, KAI Divre II Sumbar bisa menuntut ganti rugi kepada pihak-pihak yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Reza menekankan pentingnya kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, termasuk penggunaan helm bagi pengendara roda dua dan prioritas bagi perjalanan kereta api. Pelanggaran di perlintasan sebidang KA tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga melanggar hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Semoga dengan adanya kesadaran dari semua pihak, kita bersama-sama dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang KA khususnya di wilayah operasional Divre II Sumbar”, ungkap Reza.

Diakhiri kegiatan dilaksanakan safety talk guna mengevaluasi hasil pemeriksaan lintas dan memastikan tindaklanjut terhadap catatan yang ada di lapangan.

Kegiatan cek lintas ini merupakan bagian dari rangkaian kesiapan operasional KAI Divre II Sumbar dalam menghadapi masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di mana terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. “Melalui pemeriksaan lintas secara langsung di lapangan, KAI memastikan seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi andal dan siap mendukung kelancaran perjalanan KA selama periode Nataru” kata Reza.

Selain aspek teknis prasarana, KAI Divre II Sumbar juga menempatkan faktor keselamatan sebagai prioritas utama dengan memperkuat budaya keselamatan (safety culture) bagi seluruh insan KAI, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang kereta api. Sinergi antara kesiapan infrastruktur, kepatuhan prosedur operasional, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan lancar selama masa angkutan Nataru 2025–2026.

“Dengan berbagai upaya preventif yang dilakukan secara berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk memberikan pelayanan transportasi kereta api yang mengutamakan keselamatan, keandalan, serta kenyamanan bagi seluruh pelanggan dan masyarakat pengguna jalan,”. tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-Dalam rangka meningkatkan kesadaran insan KAI terhadap pentingnya pengelolaan kelelahan kerja, kesiapsiagaan dalam penanganan kondisi darurat, serta perlindungan bagi penumpang kereta api khususnya menjelang angkutan Natal dan Tahun Baru 2025-2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Manajemen Kelelahan dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) serta Sosialisasi Asuransi Kecelakaan Penumpang Kereta Api, Selasa (16/12).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor KAI Divre II Sumbar ini dihadiri langsung oleh Kepala Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan beserta jajaran manajemen, Kepala Sub Bagian Pelayanan Santunan PT Jasa Raharja Dwi Apriyanto, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSIA Cicik Padang dr. Muthia Faurin, serta para pekerja Divre II Sumbar.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama perusahaan yang dimulai dari kesiapan fisik, mental, dan kewaspadaan seluruh pekerja. Pengelolaan kelelahan kerja serta pemahaman terhadap penanganan kondisi darurat menjadi aspek penting dalam menjaga keselamatan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang.

Kemudian, Kepala Sub Bagian Pelayanan Santunan PT Jasa Raharja, Dwi Apriyanto, menyampaikan sosialisasi mengenai mekanisme dan manfaat asuransi kecelakaan penumpang kereta api, termasuk hak-hak penumpang serta prosedur pengajuan santunan apabila terjadi kecelakaan.

Sementara itu, dr. Muthia Faurin, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSIA Cicik Padang, memberikan penyuluhan terkait manajemen kelelahan kerja serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Materi yang disampaikan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pekerja dalam mengenali tanda-tanda kelelahan, menjaga kebugaran, serta melakukan penanganan awal yang tepat pada situasi darurat.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pekerja yang dilaksanakan di Stasiun Padang.

Dalam kesempatan yang berbeda, Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memastikan kesiapan sumber daya manusia menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

“Memasuki periode Angkutan Nataru 2025/2026 yang memiliki tingkat mobilitas penumpang tinggi, KAI Divre II Sumbar terus memperkuat kesiapan internal, khususnya dari aspek kesehatan, keselamatan, dan kesiapsiagaan petugas. Melalui pembekalan manajemen kelelahan, P3K, serta pemahaman asuransi penumpang, kami ingin memastikan seluruh pekerja berada dalam kondisi prima sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan aman, lancar, dan optimal,” ujar Reza Shahab.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi dan kepedulian terhadap keselamatan kerja menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

“Dengan SDM yang sehat, sigap, dan memahami prosedur keselamatan, KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama Angkutan Nataru 2025/2026, sekaligus mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, nyaman, dan berkesinambungan,” tutup Reza Shahab.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.