Latest Post

 


INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api Pariaman Ekspres selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 priode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Sebagai bentuk komitmen dalam menyediakan layanan angkutan yang andal dan aman, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan sebanyak 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Paulima-Naras.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa animo masyarakat Sumbar untuk bepergian menggunakan kereta api dalam momen Nataru ini sangat tinggi terutama yang menggunakan moda transportasi KA Pariaman Ekspres untuk berwisata ke kota Pariaman.

Kereta Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras melayani rute Padang-Pariaman yang memakan waktu tempuh sekitar 1.5 jam menuju pusat wisata pantai Gandoriah. Sepanjang perjalanan, penumpang disuguhkan pemandangan pesisir pantai yang indah serta suasana pedesaan khas Sumatera Barat. Dengan harga tiket yang terjangkau, kereta ini menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan hemat namun tetap nyaman.

“Volume penumpang KA Pariaman Ekspres dari tanggal 18 hingga 25 Desember 2025 mencapai 39.874 penumpang atau 118% dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama delapan hari tersebut yakni sebanyak 33.920 tempat duduk” jelas Reza.

Kemarin, Kamis 25 Desember 2025, di mana KAI Divre II Sumbar melayani 5.627 pelanggan dalam satu hari atau 171 % dari kapasitas tempat duduk yang disediakan yakni sebanyak 4.240 tempat duduk.

“Peningkatan volume ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api, tetapi juga menunjukkan efektivitas sistem operasional dan perencanaan angkutan masa libur yang telah dilakukan KAI. Seluruh perjalanan KA didukung oleh petugas, optimalisasi rangkaian, dan layanan di stasiun yang semakin ramah pelanggan,” tambah Reza.

Tingginya angka perjalanan ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat, terutama pada masa liburan panjang. Selain lebih terjangkau, aman dan nyaman, kereta api juga memberikan fleksibilitas waktu serta kemudahan akses ke berbagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Sumatera Barat.

Dengan keandalan jadwal keberangkatan dan kedatangan, KAI memastikan bahwa setiap pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, dan menyenangkan.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Sumatera Barat yang tetap menjadikan kereta api sebagai sarana transportasi pilihan dalam bepergian menuju lokasi wisata. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Kami juga akan terus menyesuaikan kapasitas dan pola operasi untuk menjawab dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada momen-momen dengan permintaan tinggi seperti long weekend ini,” tutup Reza.(*)

 

Infonews - Hasil tangkapan yang di dapat warga nelayan harus di syukuri dan penting juga menjaga kualitas hasil tangkapan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.


Hal itu disampaikan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Iswendra saat komsos dengan nelayan Zulfan warga Desa Muara, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai.


Dalam komsosnya itu, Babinsa mengingatkan warga nelayan bahwa pentingnya pengolahan hasil tangkapan yang baik dan higienis. Hal ini untuk mempertahankan kualitas dan nilai jual hasil tangkapan.


Dia menuturkan, komsos yang di lakukan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran nelayan akan pentingnya menjaga lingkungan laut dan sumber daya alam. Babinsa berharap nelayan dapat memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.


Nelayan memiliki peran penting dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Oleh karena itu, Babinsa mengajak warga untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil tangkapan.


Babinsa sertu Iswendra akan terus mendukung peningkatan kualitas hasil tangkapan nelayan, agar pendapatan warga semakin meningkat.


Kegiatan Komsos ini akan dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya untuk meningkatkan kualitas hasil tangkapan dan kesejahteraan nelayan, tukasnya.



Editor : Tim Redaksi


 

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion tinjau hunian sementara (Huntara) di RT 03 RW 04 Kelurahan Kapalo Koto.

INFONEWS-Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif yang diambil oleh Kaum Suku Tanjung Talang Pauh V dalam mengatasi ketersediaan lahan bagi warga terdampak bencana.

Melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal, kaum ini berhasil menyediakan solusi konkret bagi anak kemenakan mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang di Pangka Jambatan Batu Busuk, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh.

Saat meninjau langsung lokasi hunian sementara (Huntara) di RT 03 RW 04 Kelurahan Kapalo Koto, Muharlion menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan contoh nyata bagaimana nilai-nilai adat dapat menjadi kunci penyelesaian masalah sosial yang kompleks.

Menurutnya, langkah yang diambil oleh para tokoh adat Suku Tanjung adalah teladan yang patut dicontoh oleh daerah lain di Kota Padang dalam menghadapi situasi darurat pascabencana.

"Ini adalah contoh yang sangat baik dari penerapan kebudayaan dalam mengatasi kesulitan lahan yang selama ini menjadi kendala utama pemerintah dalam relokasi korban bencana. Kami di DPRD sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif mandiri ini," ujar Muharlion di sela-sela kunjungannya melihat kondisi 11 Kepala Keluarga (KK) yang kini menempati hunian tersebut, Kamis (25/12/2025).

Muharlion menjelaskan bahwa keberadaan "Huntara Mandiri" ini terwujud berkat kolaborasi antara inisiatif warga yang dipelopori oleh Dasrul, bantuan donatur, serta dukungan dari struktur adat. Hal yang paling krusial, menurut Ketua DPRD, adalah kesediaan Mamak (pemimpin adat) Suku Tanjung yang telah menyiapkan lahan khusus untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi anak kemenakannya.

Lebih lanjut, Muharlion mengungkapkan bahwa lahan yang telah disiapkan oleh kaum tersebut siap dihibahkan kepada Pemerintah Kota Padang. Melalui mekanisme hibah ini, pemerintah daerah nantinya akan memiliki payung hukum yang kuat untuk membangunkan bangunan permanen sehingga 11 KK warga Suku Tanjung dapat memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan legal secara administrasi negara.


Ketua DPRD Padang ini juga menekankan bahwa pola pendekatan melalui ninik mamak dan pemuka adat merupakan solusi inspiratif di tengah sulitnya mencari lahan relokasi. Mengingat terdapat lebih dari 300 warga di Kecamatan Pauh yang terdampak musibah banjir bandang, langkah Suku Tanjung ini dianggap sebagai terobosan yang mampu memangkas birokrasi pengadaan lahan yang biasanya memakan waktu lama.

"Ini adalah inspirasi yang bisa dicontoh, terutama bagaimana pendekatan para Mamak bisa memberikan kepastian lahan untuk pembangunan hunian tetap. Kita butuh solusi cepat karena masih ada ratusan warga lainnya yang menunggu kejelasan tempat tinggal pascabencana ini," tambah Muharlion dengan nada optimis


Senada dengan hal tersebut, Usar Rajo Kacik selaku Mamak Kapalo Warih Kaum Suku Tanjung menyatakan bahwa keputusan menyediakan tanah kaum adalah bentuk tanggung jawab moral. Pihaknya tidak ingin anak kemenakan terus menderita karena ketidakpastian lahan, sehingga pendekatan kebudayaan diambil demi menjamin keberlangsungan hidup generasi suku mereka di tanah yang aman.

Pembangunan hunian di atas tanah kaum ini dilakukan secara gotong royong, melibatkan anak kemenakan serta para relawan. Proses ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan tatanan adat di Pauh V masih sangat kuat dan efektif dalam merespons musibah, sekaligus meringankan beban pemerintah daerah dalam hal penyediaan infrastruktur dasar bagi pengungsi.

Muharlion berharap dalam waktu satu bulan ke depan, model pendekatan kebudayaan seperti yang dilakukan Suku Tanjung ini dapat segera diterapkan untuk warga terdampak lainnya. Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan kerelaan tokoh adat, target penyelesaian masalah hunian bagi 300 lebih korban banjir di Kecamatan Pauh diharapkan dapat segera terealisasi. (ADV)




 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub 

INFONEWS-Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, mengimbau masyarakat untuk menjaga sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai budaya Minangkabau yang hidup dan tumbuh di Kota Padang.

Imbauan tersebut disampaikan Osman Ayub saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu malam(24/12/2025).

Ia menekankan bahwa budaya Minang sangat menjunjung tinggi rasa empati dan kebersamaan, terutama di tengah kondisi Kota Padang yang masih berduka akibat bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

“Yang perlu kita sampaikan kepada masyarakat adalah bagaimana budaya Minang mengajarkan saling menghargai. Apalagi kondisi kota kita saat ini sedang berduka. Orang menangis, kita ikut bersedih. Itu nilai yang hidup di Ranah Minang,” ujar Osman Ayub.


Ia mengingatkan bahwa sejumlah kawasan di Kota Padang, khususnya wilayah pinggiran kota atau daerah mudik seperti Kecamatan Pauh, Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo, merupakan daerah yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang pada November 2025 lalu.

Bencana tersebut menyebabkan rumah warga hanyut, infrastruktur rusak, jembatan dan jalan terputus, hingga memaksa sebagian masyarakat mengungsi.

“Kejadian ini adalah musibah besar. Banyak warga kehilangan rumah, harta benda, bahkan anggota keluarga. Dalam kondisi seperti ini, sudah sepatutnya kita kembali pada nilai budaya kita, yakni menghormati saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah "katanya.

Osman Ayub yang juga merupakan putra daerah Nanggalo berharap para tokoh masyarakat di seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Padang turut berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat agar perayaan Natal dan Tahun Baru dilakukan dengan penuh empati dan kebijaksanaan.
Ia juga menyoroti perlunya pengaturan pelayanan publik selama masa Natal dan Tahun Baru, termasuk sektor transportasi dan pengamanan kawasan wisata.

Menurutnya, pemerintah kota perlu menetapkan jam operasional layanan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi masyarakat saat ini.


“Pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan, tapi dengan pengaturan yang jelas. Semua perlu diawali dengan imbauan agar masyarakat memahami situasi yang sedang kita hadapi bersama,” ujarnya.

Selain itu, Osman Ayub meminta petugas di kawasan wisata, khususnya Pantai Padang, untuk tetap bersiaga demi menjaga ketertiban dan keamanan selama libur akhir tahun.

Namun ia kembali menekankan bahwa esensi terpenting adalah menjaga nilai budaya dan rasa kemanusiaan.
“Budaya menghormati dalam perayaan itu memang baik, tapi jauh lebih berharga jika kita menghormati saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Banyak warga kita hingga hari ini masih bergantung pada bantuan,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Partai NasDem itu menyampaikan harapan agar Tahun Baru 2026 membawa pemulihan bagi Kota Padang dan kekuatan bagi seluruh warga terdampak bencana.

“Semoga di tahun baru nanti Kota Padang kembali membaik. Kepada seluruh keluarga korban, baik yang kehilangan harta maupun orang tercinta, semoga diberi ketabahan dan kekuatan. Kita doakan bersama agar semuanya kembali pulih,” pungkasnya. (ADV)




 

INFONEWS-PT KAI Divre II Sumbar memberikan informasi terkini mengenai jumlah perjalanan kereta api lokal serta kapasitas dan okupansi yang tersedia di wilayah operasional Divre II Sumbar masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode keberangkatan pada 18 Desember hingga 4 Desember 2025.

Kepala Humas Divre II Sumbar, M Reza Fahlepi menjelaskan bahwa, selama periode keberangkatan ini, tempat duduk masih tersedia. Total perjalanan Kereta Api yang dilayani oleh Divre II Sumbar Nataru tahun ini sebanyak 504 perjalanan, meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya dan kapasitas tempat duduk sebanyak 155.520 tempat duduk. Setiap harinya, rata-rata ada 28 perjalanan KA dengan 7.024 seat yang tersedia.

Update hari ini, Kamis, 25 Desember 2025 sebanyak  57.031 seat telah terjual. Angka ini masih bisa berubah karena proses penjualan masih berlangsung. “Sebanyak 57.031 seat telah terjual selama masa angkutan Nataru 2025”, kata Reza.

Tiket KA Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Untuk pemesanan hari ini pelanggan sudah dapat memesan tiket hingga keberangkatan tanggal 31 Desember atau H-7 keberangkatan.

Reza menghimbau agar pelanggan KAI melakukan pemesanan/pembelian tiket kereta api hanya dari channel-channel resmi dan mitra resmi KAI, untuk menghindari penipuan dan memastikan keabsahan tiket.

“Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go-show) mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

“KAI berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan pada masa Angkutan Nataru ini. Dengan layanan yang semakin baik serta berbagai inovasi, kami berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat pada momen Lebaran nanti,” tutup Reza.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal perjalanan KA serta pengembalian tiket, pelanggan dapat menghubungi:
Media Sosial: @KAI121
Email: cs@kai.id
WhatsApp KAI121: 0811-1211-1121

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan wajah baru fasilitas toilet di Stasiun Padang dengan konsep yang lebih estetik, bersih, dan nyaman. Pembaruan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta kenyamanan pelanggan di area stasiun.

Fasilitas toilet Stasiun Padang kini tampil dengan desain modern, mural tematik bernuansa transportasi, pencahayaan yang lebih baik, serta penataan ruang yang rapi dan informatif. Pembaruan ini tidak hanya memperindah area stasiun, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih nyaman dan ramah bagi penumpang, baik sebelum keberangkatan maupun setelah tiba di stasiun.

Selain peningkatan dari sisi visual, KAI Divre II Sumbar juga memastikan kebersihan toilet tetap terjaga melalui perawatan rutin, ketersediaan air bersih, serta fasilitas pendukung yang memadai. Upaya tersebut merupakan bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) sekaligus komitmen KAI dalam memberikan layanan terbaik di tengah meningkatnya volume penumpang selama periode Nataru.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menyampaikan bahwa pembenahan fasilitas toilet merupakan perhatian serius KAI terhadap kebutuhan dasar pelanggan selama berada di stasiun.

“Pada masa Nataru, kenyamanan pelanggan menjadi prioritas kami. Kehadiran toilet yang bersih, nyaman, dan estetik di Stasiun Padang diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan menyenangkan bagi seluruh penumpang,” ujar Reza.

Ia menambahkan bahwa peningkatan fasilitas pelayanan di stasiun akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menghadirkan transportasi publik yang modern, humanis, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Melalui pembaruan ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap Stasiun Padang tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga sebagai ruang publik yang nyaman dan representatif dalam mendukung kelancaran Nataru.

KAI Divre II Sumatera Barat mengimbau seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta fasilitas stasiun agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh seluruh pengguna jasa kereta api.(*)

Infonews - Kasus tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Penyertaan Modal pada Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Kemakmuran Mentawai Tahun 2018–2019 di gelar.


Dalam perkara ini agenda pembacaan putusan sela oleh majelis hakim dengan terdakwa Kamser Maroloan Sitanggang bertempat di Pengadilan Negeri Kelas 1A Padang, Rabu (24/12/2025).


Pembacaan putusan sela, Majelis Hakim menolak seluruh eksepsi yang diajukan Penasihat Hukum terdakwa dan menyatakan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum telah memenuhi syarat formil dan materiil sebagaimana ketentuan hukum acara pidana. 


Dengan demikian, perkara dinyatakan dilanjutkan ke tahap pemeriksaan pokok perkara yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana penyertaan modal daerah yang diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.7.872.493.095 miliar.


Temuan kerugian negara tersebut berdasarkan hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) oleh Tim Auditor pada Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.


Dalam perkara ini tim jaksa penuntut umum terdiri dari Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai, R.A Yani, SH dan Kepala seksi tindak pidana khusus kejaksaan negeri kepulauan Mentawai, Rahmat Syarief, S.H., M.H


Sementara Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Penyertaan Modal pada Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Kemakmuran Mentawai adalah Nasri, SH, MH, Hendri Joni, SH MH dan Emria Fitriani, SH, MH.


Usai pembacaan putusan sela atau pembuktian, Majelis hakim agendakan sidang selanjutnya pada Rabu, 7 Januari 2026 dengan agenda pemeriksaan saksi.


Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai dalam perkara tersebut berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mengawal proses persidangan hingga memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap, (*)



Editor : Tim Redaksi

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.