Latest Post

 

Infonews - Sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun komunikasi dengan mitra karib, Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Iswendra sambangi wirausaha.


Kegiatan komsos yang di lakukan Babinsa bersama wirausaha Novri warga desa muara Siberut, kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Selasa (27/1/2026).


"Komsos yang kita lakukan ini guna menjalin silahturahmi dengan wirausaha dalam peningkatan ekonomi di wilayah binaan" ucapnya.


Disisi lain kegiatan komsos merupakan media untuk membangun komunikasi dengan warga sekaligus monitor wilayah.


"Semoga kegiatan komsos terus berjalan ditengah masyarakat, setidak dapat membantu kesulitan warga dan saling sharing" tukasnya.



Editor : Tim Redaksi

Zulkifli Ketua RW IV Kampung Baru Berok, Kelurahan Kurao Pagang menggelar rapat koordinasi bersama para Ketua RT, pengurus pemuda, kongsi kematian, dan kader Posyandu. (Foto: Ist)

INFONEWS-Ketua RW IV Kampung Baru Berok, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Zulkifli, mengadakan rapat koordinasi bersama para Ketua RT se-RW IV, perangkat pengurus pemuda, kongsi kematian, serta kader Posyandu.

Rapat ini merupakan rapat koordinasi perdana setelah terpilihnya enam Ketua RT di lingkungan RW IV. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Ketua RW IV sebagai bentuk awal konsolidasi dan penguatan kerja sama antar pengurus kampung.

Dalam arahannya, Zulkifli menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk membangun Kampung Baru Berok. Ia mengajak seluruh pengurus agar menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial, serta mengesampingkan ego pribadi demi kepentingan bersama.

“Saya selaku Ketua RW siap membangun Kampung Baru Berok. Namun pembangunan kampung ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak ada yang hebat di kampung ini tanpa kebersamaan,” tegas Zulkifli.

Ia berharap melalui rapat koordinasi ini, seluruh unsur pengurus dapat bersinergi dan bekerja sama secara solid dalam mewujudkan lingkungan Kampung Baru Berok yang lebih baik, harmonis, dan berdaya.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat turut menyukseskan kegiatan Walking Train Kota Tua Sawahlunto 2026: Napak Tilas Jalur Kereta Api Warisan Dunia, sebagai bentuk komitmen KAI dalam mendukung pelestarian sejarah perkeretaapian sekaligus pengembangan pariwisata berbasis warisan budaya di Sumatera Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026 ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat daya tarik wisata sejarah Kota Sawahlunto.

Walking Train Sawahlunto 2026 inisiasi dari Komunitas Pecinta Kereta Api Sumatrain ini dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, Drs Irzam K. MM dan didukung oleh  PT KAI Divre II Sumatera Barat, Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, PT Bukit Asam UPO, Ikatan Uda Uni Sawahlunto dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sebagai operator perkeretaapian nasional, KAI Divre II Sumatera Barat mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sejarah jalur kereta api Sawahlunto yang memiliki peran penting dalam perkembangan pertambangan batubara di masa lalu dan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO.

Rangkaian kegiatan Walking Train diawali dengan kunjungan ke Museum Gudang Ransum Sawahlunto, dilanjutkan dengan penelusuran berbagai situs bersejarah perkeretaapian di Kota Sawahlunto, seperti Lokomotif Uap Mak Itam yang terparkir di kawasan Museum Kereta Api Sawahlunto, hingga Terowongan Lubang Kalam. Jalur tersebut merupakan saksi sejarah peran kereta api dalam mendukung aktivitas tambang dan pembangunan kota Sawahlunto.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap wisata sejarah dan edukasi perkeretaapian.

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa partisipasi KAI dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas dukungan terhadap pelestarian sejarah, namun juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perkeretaapian yang aman, andal, dan berorientasi pada pelayanan prima. Melalui kegiatan Walking Train ini, kami juga ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan perkeretaapian, khususnya di sekitar jalur dan aset perkeretaapian” ujar Reza.

Melalui keterlibatannya dalam Walking Train Sawahlunto 2026, KAI Divre II Sumatera Barat berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga aset sejarah perkeretaapian, sekaligus memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian lokal Kota Sawahlunto.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pengembangan pariwisata berbasis sejarah, sekaligus memastikan operasional perkeretaapian berjalan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,”tutup Reza.(*)


INFONEWS
-Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serdang Bedagai melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, dalam rangka sharing dan koordinasi terkait sinergitas DPRD dengan Dinas Kesehatan pada Program Makan Bergizi dalam percepatan penurunan stunting pada anak sekolah.


Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, dan diterima oleh Kepala Sub Bagian Humas DPRD Kota Padang, Suzi Helda, mewakili Sekretariat DPRD Kota Padang.

Rombongan Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai disambut dengan baik dan dilanjutkan dengan pertemuan serta diskusi terkait pelaksanaan program dan kebijakan di bidang kesehatan.

Rombongan Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai dipimpin oleh Ketua Komisi D, Zuhri Ahyar, didampingi Sekretaris Komisi D, Sadarita Purba, SP, serta anggota Komisi D lainnya, yaitu Yusnani, Syamsuddin, Aulis Sofian, Hj. Yanti Handayani Siregar, SH, M.Pd, Suryadi, dan Siti Aisah.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai strategi dan peran DPRD dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya sinergi dengan Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting pada anak usia sekolah.

Diskusi ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan perbandingan bagi DPRD Kabupaten Serdang Bedagai dalam penyusunan kebijakan dan pengawasan program kesehatan di daerah.

Kunjungan kerja Komisi D DPRD Kabupaten Serdang Bedagai ke Kota Padang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, mulai 25 hingga 28 Januari 2025, dengan agenda utama kunjungan ke DPRD Kota Padang dan Dinas Kesehatan Kota Padang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama dan koordinasi yang lebih baik antar DPRD lintas daerah, khususnya dalam mendukung program-program strategis pemerintah di bidang kesehatan dan peningkatan kualitas gizi anak.(*)


INFONEWS
-Anggota DPRD Kota Padang dari daerah pemilihan Pauh–Lubuk Kilangan, Yusri Latif, menyatakan komitmennya untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam upaya sosialisasi dan penanganan pasca bencana di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar masyarakat lebih siap dan proses pemulihan berjalan optimal.


Yusri Latif menegaskan bahwa daerah Pauh dan Lubuk Kilangan merupakan kawasan yang cukup rentan terhadap bencana alam, terutama banjir dan longsor. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang terencana, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga setelahnya. “Penanganan pasca bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, harus melibatkan semua pihak,” ujarnya di sela - sela kesibukan di DPRD Padang. Senin (26/1)

Dalam kesempatan tersebut, Yusri juga mendorong Pemko Padang agar lebih intens menjalin komunikasi dengan Balai terkait serta Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia (Kemen PU RI). Ia menilai percepatan pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. “Kita meminta kepada Pemko Padang untuk terus berkoordinasi dengan Balai dan Kemen PU RI agar pembangunan yang rusak akibat bencana bisa segera dipercepat,” tegasnya.

Ia menambahkan, lambatnya perbaikan infrastruktur dapat berdampak pada aktivitas ekonomi dan keselamatan warga. Jalan rusak, jembatan terdampak, serta saluran air yang belum tertangani dengan baik berpotensi menimbulkan bencana susulan. “Ini tidak hanya soal pembangunan fisik, tapi juga soal rasa aman masyarakat,” kata Yusri.

Selain fokus pada pemerintah, Yusri Latif juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para relawan serta donatur yang telah membantu penanganan pasca banjir beberapa waktu lalu. Menurutnya, peran relawan sangat nyata dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada relawan dan para donatur yang telah hadir membantu warga,” ungkapnya.

Ia menilai kehadiran relawan di tengah masyarakat menjadi bukti kuatnya solidaritas sosial di Kota Padang. Bantuan logistik, tenaga, hingga dukungan moral yang diberikan sangat meringankan beban warga. “Mereka sangat membantu Pemko Padang dalam penanganan pasca banjir, terutama di saat-saat darurat,” lanjutnya.

Yusri berharap, ke depan sinergi antara DPRD, Pemko, pemerintah pusat, relawan, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, ia optimistis penanganan bencana di Kota Padang akan semakin cepat, tepat, dan berkelanjutan. “Bencana memang tidak bisa kita hindari, tetapi dampaknya bisa kita minimalkan jika semua pihak bergerak bersama. Inilah semangat kolaborasi yang ingin terus kita bangun untuk Padang yang lebih tangguh,” tutup Yusri Latif.(*)


INFONEWS
-Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyatakan dukungan penuh dan menyambut baik kunjungan audiensi Universitas Tamansiswa Padang di Ruang Ketua DPRD Kota Padang, Senin (26/1/2026).


Audiensi ini bertujuan mempererat silaturahmi serta membahas peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi Pegawai dan Anggota DPRD Kota Padang melalui Program S1, S2, dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Selain itu, pertemuan juga direncanakan membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, riset, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Universitas Tamansiswa Padang tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara lembaga legislatif dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya aparatur dan wakil rakyat.

“Kami di DPRD Kota Padang menyambut baik dan mendukung penuh rencana kerjasama dari Universitas Tamansiswa Padang. Peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat penting untuk mendorong pembangunan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Muharlion.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Padang terbuka untuk kerja sama yang berorientasi pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama yang berdampak langsung pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Muharlion menilai kolaborasi antara DPRD dan perguruan tinggi sangat strategis dalam mendukung penguatan sumber daya manusia dan pembangunan daerah.

Universitas Tamansiswa Padang berharap DPRD Padang bisa memberikan support dan menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul di Kota Padang dan Sumatera Barat. (*)

INFONEWS - DPRD Kota Padang menggelar hearing dengan Dinas Pertanahan Kota Padang serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Senin (26/1). Rapat tersebut membahas status aset Pemerintah Kota Padang berupa lahan bekas rumah potong hewan yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal.

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Usmardi Thareb, mempertanyakan perubahan status lahan dari Hak Pakai (HP) Nomor 37 menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 758. Ia menilai, lahan seluas 6.245 meter persegi tersebut telah lebih dari 40 tahun tidak digunakan oleh penerima HGB dan tidak terdapat bangunan di atasnya.

Menurut Usmardi, kondisi tersebut sangat disayangkan mengingat kebutuhan Pemerintah Kota Padang terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Pemko Padang harus mengelola dan memanfaatkan seluruh aset daerah yang ada agar dapat memberikan kontribusi terhadap PAD,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, apabila lahan tersebut saat ini merupakan aset Pemko Padang, pihaknya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Padang untuk pemanfaatan lahan tersebut. Namun jika masih dikuasai pihak lain, DPRD akan mempertanyakan alasan tidak dimanfaatkannya lahan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan Kota Padang, Desmon Danus, menjelaskan bahwa HP 37 diterbitkan pada tahun 1973 dan telah mengalami beberapa kali peralihan penguasaan kepada perorangan maupun badan usaha. “Untuk saat ini kami belum dapat mengambil keputusan. Kami akan melakukan pendalaman dengan menemui pihak-pihak yang berkepentingan,” katanya.

Desmon menyebutkan, lahan tersebut sebelumnya dikuasai oleh PT Pembangunan Sumbar, kemudian beralih ke PT Graha Sarana Duta, Bank Danamon, dan terakhir oleh PT Cometan Roven.

Ia menambahkan, masa berlaku HGB atas lahan tersebut akan berakhir pada 1 November 2025 dan saat ini pihak pemegang hak tengah mengajukan pembaruan. “Kami akan meminta arahan dan petunjuk dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta pimpinan terkait sebelum mengambil keputusan,” tutupnya.(bim)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.