Latest Post

 

INFONEWS--Sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap transportasi publik sejak usia dini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Edukasi Transportasi Kereta Api bagi anak-anak Taman Kanak-kanak di Stasiun Padang, Kamis (29/1).

Kegiatan ini diikuti oleh 54 siswa/i dari TK Bina Karakter dan Bhayangkari Pariaman. Para peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenal dunia perkeretaapian di lingkungan stasiun, sekaligus memahami peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai profesi petugas KAI, fasilitas stasiun, tata cara pemesanan tiket, proses boarding penumpang, hingga praktik naik ke atas kereta api. Seluruh materi disampaikan secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami serta memberikan pengalaman edukatif yang berkesan.

Selain kegiatan edukasi di stasiun, KAI Divre II Sumatera Barat juga memfasilitasi perjalanan wisata edukatif menggunakan KA Pariaman Ekspres dengan relasi Stasiun Pariaman–Stasiun Padang (PP), sehingga anak-anak dapat merasakan langsung pengalaman bepergian menggunakan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan transportasi publik kepada anak-anak sejak dini melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif.

“Melalui edukasi ini, anak-anak tidak hanya mengenal profesi petugas KAI dan sistem perkeretaapian di Sumatera Barat, tetapi juga memahami proses perjalanan kereta api secara langsung. Sebagai bentuk apresiasi, peserta juga menerima souvenir dari KAI,” ujar Reza.

Sebagai informasi, KAI Divre II Sumatera Barat membuka kesempatan bagi masyarakat maupun lembaga pendidikan yang ingin mengajukan perjalanan rombongan KA Lokal sekaligus kegiatan edukasi transportasi.

Berikut ketentuan bagi masyarakat atau lembaga pendidikan yang ingin mengajukan perjalanan rombongan KA Lokal dan kegiatan edukasi bersama KAI Divre II Sumatera Barat sbb:
a. Rombongan minimal berjumlah 20 orang.
b. Surat permohonan diajukan mulai 14 hari hingga selambat-lambatnya 8 hari sebelum jadwal keberangkatan.
c. Surat permohonan berisi:
 - Nama rombongan
 - Nama perwakilan dan nomor HP yang dapat dihubungi
 - Jumlah anggota rombongan
 - Daftar nama dan nomor identitas/NIK
 - Jadwal keberangkatan (hari, tanggal, dan jam)
 - Relasi perjalanan
d. Tiket wajib bagi penumpang berusia 3 tahun ke atas dan disertai nomor identitas/NIK.
e. Anak di bawah usia 3 tahun yang ingin duduk sendiri wajib memiliki tiket.
f. Pembayaran dilakukan melalui nomor virtual account.
g. Setelah pembayaran lunas, akan dibuatkan berita acara kesepakatan.
h. Pembatalan, pengembalian biaya, perubahan jadwal, dan perubahan jumlah penumpang tidak diperkenankan setelah pembayaran dilakukan.
i. Rombongan wajib hadir minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.
j. Petugas loket akan menghubungi perwakilan rombongan jika tiket telah selesai dicetak.
k. Seluruh peserta wajib mematuhi aturan yang berlaku di PT KAI (Persero).

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi publik sejak dini serta memperkenalkan pentingnya peran transportasi kereta api dan udara dalam mendukung mobilitas masyarakat yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dan dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam menggunakan transportasi publik hingga mereka dewasa nanti,” tutup Reza.(*)

Infonews - Dalam upaya memastikan keamanan dan kelancaran di wilayah pelabuhan, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serma Andi Arisandi sambangi Anggota Dinas Perhubungan di Pelabuhan Havea, Desa Sikakap, Jumat (30/1/2026).


Kegiatan yang di lakukan Babinsa dalam rangka menjalin sinergitas dengan petugas pelabuhan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat di wilayah pelabuhan baik kedatangan maupun keberangkatan kapal.


Babinsa Serma Andi Arisandi menyebut, kegiatan sambang ini membahas terkait keamanan pelabuhan untuk memastikan situasi tetap aman selama aktivitas di pelabuhan.


"Kolaborasi dalam melaksanakan tugas di pelabuhan penting kita lakukan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat baik kedatangan maupun keberangkatan kapal" tuturnya.


Dikatakan, langkah ini di lakukan untuk menjaga keamanan di wilayah pelabuhan terutama bagi penumpang yang akan datang maupun yang berangkat.


Kehadiran Babinsa di pelabuhan bukan hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. 


"Dukungan ini penting untuk mendukung operasional transportasi laut yang menjadi urat nadi perekonomian di wilayah binaan" pungkasnya



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Babinsa koramil 01/ Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Serka K.Lubis sambangi wiraswasta di Dusun Pokai, Desa Muara Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Kamis (29/1/2026).


Kegiatan komsos bersama wiraswasta bahas berbagai usaha di wilayah binaan untuk memanfaatkan potensi yang ada sebagai pendapatan keluarga.


"Kita memotivasi wiraswasta mengatakan potensi yang ada untuk menjadi penghasilan keluarga" ujarnya.


Selain memotivasi warga binaan, Babinsa juga menjalin silahturahmi antara sesama guna memperkuat komunikasi di wilayah.


"Kita berharap motivasi dan dorongan kepada wiraswasta memberikan dampak positif dalam meningkatkan perekonomian di wilayah" harapnya.


Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS-Sebagai bentuk komitmen dalam menjamin keselamatan operasional kereta api dan upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya kecelakaan khususnya menjelang Idul Fitri tahun 2026, KAI Divre II Sumbar melaksanakan kegiatan cek lintas petak jalan Stasiun Kuraitaji-Cimparuh, Rabu (28/1).

Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan dalam arahannya saat safety breafing sebelum dimulainya kegiatan, menekankan pentingnya kewaspadaan, kepatuhan terhadap SOP, serta penguatan budaya keselamatan kerja, khususnya di wilayah operasional yang memiliki potensi risiko akibat kondisi alam dan cuaca ekstrem serta menginstruksikan kepada seluruh jajaran terkait untuk melakukan pengisian formulir Identifikasi dan Penanganan Risiko (IBPR) dan segera menindaklanjuti catatan yang ada selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset PT KAI, lokasi dan kondisi perlintasan, serta sistem drainase di sepanjang jalur khususnya yang berpotensi banjir.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan seperti ini dilaksanakan, tidak hanya pada moment tertentu saja seperti menjelang lebaran saat ini. Namun, kegiatan ini merupakan salah satu program rutin yang dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi setiap potensi bahaya dan memitigasi resiko yang ada di lapangan serta meningkatkan keamanan operasional KA demi mewujudkan komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menciptakan perjalanan KA yang aman dan nyaman.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang kereta api resmi tidak terjaga dan masyarakat yang berada di sekitar jalur KA.

"Sebanyak 28 perjalanan KA penumpang dan 24 perjalanan KA Barang (Klinker/Semen) yang di operasikan Divre II Sumbar setiap harinya, kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan raya yang hendak melewati perlintasan kereta api khususnya di wilayah operasional Divre II Sumbar agar tetap selalu waspada, tengok kanan kiri sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," ujar Reza.

Reza menegaskan, bagi pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu lalu lintas seperti menerobos palang pintu kereta api, mengabaikan semboyan 35 (Klakson) serta rambu-rambu lainnya merupakan tindak pidana lalu lintas.

Pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api, rambu-rambu atau sinyal peringatan harus dipatuhi sebagai tanda bahwa kereta api akan segera melintas, apabila masih terjadi pelanggaran, KAI Divre II Sumbar bisa menuntut ganti rugi kepada pihak-pihak yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Reza menekankan pentingnya kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, termasuk penggunaan helm bagi pengendara roda dua dan prioritas bagi perjalanan kereta api. Pelanggaran di perlintasan sebidang KA tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga melanggar hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Semoga dengan adanya kesadaran dari semua pihak, kita bersama-sama dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang KA khususnya di wilayah operasional Divre II Sumbar”, ungkap Reza.

Diakhiri kegiatan dilaksanakan safety talk guna mengevaluasi hasil pemeriksaan lintas dan memastikan tindaklanjut terhadap catatan yang ada di lapangan.

Kegiatan cek lintas ini merupakan bagian dari rangkaian kesiapan operasional KAI Divre II Sumbar dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026, di mana terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. “Melalui pemeriksaan lintas secara langsung di lapangan, KAI memastikan seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi andal dan siap mendukung kelancaran perjalanan KA,” kata Reza.

Selain aspek teknis prasarana, KAI Divre II Sumbar juga menempatkan faktor keselamatan sebagai prioritas utama dengan memperkuat budaya keselamatan (safety culture) bagi seluruh insan KAI, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang kereta api. Sinergi antara kesiapan infrastruktur, kepatuhan prosedur operasional, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan lancar.

“Dengan berbagai upaya preventif yang dilakukan secara berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk memberikan pelayanan transportasi kereta api yang mengutamakan keselamatan, keandalan, serta kenyamanan bagi seluruh pelanggan dan masyarakat pengguna jalan,”. tutup Reza.(*)

 

Infonews - Komunikasi sosial yang di bangun Bintara Pembina Desa (Babinsa) di tengah masyarakat merupakan komunikasi tanpa batas yang selalu dilakukan di wilayah binaan.


Hal itu di sampaikan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serda L Hutagalung saat melaksanakan komsos dengan Supir di Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Rabu (28/1/2026).


Dalam komsosnya itu, Babinsa sharing dengan supir dengan pembahasan terkait aktivitas yang di geluti supir untuk membawa sewa termasuk mobilisasi barang dagangan.


"Dalam mengais rejeki kita motivasi supir untuk tetap semangat meningkatkan perekonomian keluarga" ajaknya.


Dia menambahkan, dalam konsep meningkatkan perekonomian harus optimis, sehingga kebutuhan keluarga terpenuhi.


"Komsos yang kita lakukan ini bagaimana memberikan dampak serta membantu kesulitan masyarakat" tukasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

Infonews - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 kategori madya pada ajang Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).


Penghargaan ini merupakan bagian dari UHC Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Kegiatan nasional tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (HC) Drs. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, S.Si., CHFC., CLU., serta Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Selain itu, acara ini juga dihadiri para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari konsolidasi nasional percepatan UHC.


Mengacu pada siaran pers BPJS Kesehatan, pada UHC Awards 2026 penghargaan diberikan kepada 31 pemerintah provinsi serta 397 pemerintah kabupaten/kota. Hingga 31 Desember 2025, kepesertaan Program JKN secara nasional telah mencapai lebih dari 98 persen penduduk Indonesia, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 81,45 persen. 


Capaian tersebut menegaskan bahwa keberhasilan UHC sangat ditentukan oleh konsistensi kebijakan dan dukungan pemerintah daerah.


Bagi Kabupaten Mentawai, penghargaan mencerminkan kerja sistemik lintas perangkat daerah, mulai dari pemutakhiran data kependudukan, dukungan kebijakan dan pembiayaan daerah, hingga penguatan akses layanan kesehatan. 


Pendekatan ini memastikan bahwa jaminan kesehatan tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi benar-benar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat ketika membutuhkan layanan kesehatan.


Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk yang menerima penghargaan UHC Awards menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. 


“UHC bukan sekadar capaian angka kepesertaan. Fokus kami adalah memastikan masyarakat mentawia memperoleh akses layanan kesehatan yang berkelanjutan dan berkualitas" ucapnya.


Dikatakan, penghargaan ini menjadi penguat bagi kami untuk terus membenahi sistem, menjaga kesinambungan pembiayaan, dan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.


"Terimakasih saya ucapkan kepada BPJS Mentawai, para Dokter, Nakes, Dinkes, dan Dinsos atas kerjasamanya, sehingga Mentawai menerima penghargaan UHC Awards. Kedepan lebih kita tingkatkan kerjasama dan kolaborasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata" pungkasnya.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS-Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan setia kereta api, khususnya menjelang masa libur sekolah dan Lebaran Idul Fitri tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat kualitas layanan penumpang. Salah satunya melalui optimalisasi layanan _Lost and Found_ bagi pelanggan yang mengalami kehilangan barang di dalam kereta api maupun di area stasiun.

Layanan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan, tidak hanya selama perjalanan berlangsung, tetapi juga terhadap keamanan barang bawaan yang menjadi bagian penting dari kenyamanan perjalanan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 13 kasus penemuan barang tertinggal dengan estimasi nilai mencapai Rp36,65 juta. Sementara pada tahun 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi 17 kasus dengan total nilai barang sekitar Rp46,15 juta. Seluruh barang yang ditemukan tersebut berhasil dikembalikan kepada pemiliknya masing-masing.

“Barang yang tertinggal sangat bervariasi, mulai dari tas, perangkat elektronik, dompet, hingga perhiasan. KAI berkomitmen penuh untuk menjaga dan mengembalikan setiap barang temuan kepada pemilik yang berhak,” ujar Reza.

KAI mengajak seluruh pelanggan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan tidak ada barang pribadi yang tertinggal saat turun dari kereta. Apabila kehilangan tetap terjadi, pelanggan dapat segera melaporkannya kepada kondektur, petugas Polsuska, maupun melalui Contact Center KAI 121.

Lebih lanjut Reza menjelaskan, setiap barang temuan akan diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Jika hingga waktu tertentu belum diambil oleh pemiliknya, barang tersebut akan diamankan di pos pengamanan stasiun, diberi label identitas, serta dicatat dalam Database _Lost and Found_ KAI yang terintegrasi secara daring antarstasiun.

“Melalui sistem yang terintegrasi ini, pelanggan dapat melakukan pelaporan dan pengecekan barang hilang di seluruh wilayah stasiun KAI, sehingga proses pencarian menjadi lebih mudah dan efektif,” jelas Reza.

KAI juga kembali mengingatkan agar pelanggan membawa barang secukupnya serta melakukan pengecekan ulang pada area tempat duduk dan bagasi sebelum meninggalkan kereta api.

“Harapannya, setiap perjalanan menggunakan kereta api dapat berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan, sehingga seluruh pelanggan tiba di tujuan dengan selamat serta barang bawaan yang lengkap,” tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.