Latest Post

 

INFONEWS-DPRD Kota Padang melalui Panitia Khusus (Pansus) III merampungkan hasil rapat pembahasan fasilitasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penguatan lembaga adat dan pelestarian nilai budaya Minangkabau, Selasa (14/4/2026).

Dalam rapat tersebut, seluruh masukan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat disepakati untuk ditindaklanjuti sebagai bahan penyempurnaan sebelum Ranperda dibawa ke tahap berikutnya.

Ketua Pansus III DPRD Kota Padang, Mulyadi, menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan tahap akhir sinkronisasi hasil kajian fasilitasi provinsi terhadap Ranperda yang tengah dibahas.

“Rapat hari ini merupakan rapat terakhir  Pansus III untuk mensinkronisasi hasil fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dari 10 item rekomendasi yang diberikan, seluruhnya sudah kita tindaklanjuti dan Ranperda ini kini masuk tahap akhir untuk diagendakan di Badan Musyawarah,” ujar Mulyadi.

Ia menjelaskan, hasil rapat menyepakati sejumlah penyesuaian substansi Ranperda, terutama pada pasal-pasal yang perlu diselaraskan dengan regulasi provinsi.

Harmonisasi tersebut dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dengan lembaga adat yang telah berjalan sebelumnya.“Beberapa pasal kita sesuaikan berdasarkan rekomendasi provinsi. Ada juga yang kita hapus karena menyangkut kewenangan organisasi adat yang sudah ada, sehingga pemerintah tidak boleh mengintervensi,” jelasnya.

Selain itu, rapat juga menyepakati penguatan peran lembaga adat di Kota Padang yang selama ini dinilai belum memiliki dasar hukum yang kuat, khususnya di wilayah perkotaan yang tidak seluruhnya berbasis nagari.

Dengan adanya Ranperda ini, pemerintah daerah diharapkan memiliki landasan hukum untuk memberikan dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Minangkabau.

“Hasil pembahasan juga menegaskan bahwa Ranperda ini penting sebagai payung hukum untuk pelestarian adat dan budaya. Nantinya pemerintah daerah bisa memberikan pelayanan serta dukungan anggaran karena sudah ada dasar regulasinya,” tambah Mulyadi.

Pansus III juga menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai budaya Minangkabau di tengah dinamika masyarakat perkotaan. Ranperda ini diharapkan menjadi instrumen untuk menjaga keberlanjutan tradisi, struktur kekerabatan, serta fungsi sosial lembaga adat di Kota Padang.

Menurut Mulyadi, pembahasan Ranperda ini memerlukan waktu lebih panjang dibanding pansus lainnya karena substansinya menyangkut aspek sosial budaya yang kompleks. Namun demikian,  Pansus III optimistis proses penyempurnaan dapat segera dituntaskan.

“Ranperda ini memang lebih kompleks karena berkaitan dengan adat dan budaya. Namun setelah seluruh rekomendasi ditindaklanjuti, kita optimistis Ranperda ini segera masuk tahap paripurna sesuai target,” katanya.

Dengan rampungnya hasil rapat tersebut, DPRD Kota Padang melalui  Pansus III menargetkan Ranperda penguatan lembaga adat dan pelestarian nilai budaya Minangkabau dapat segera disahkan, sehingga upaya pelestarian budaya memiliki landasan hukum yang jelas dan berkelanjutan.

Hadir dalam rapat tersebut, Anggota DPRD Padang Buya Iskandar, Bagian Setdako Padang, Bagian Hukum, Dinas Pendidikan beserta seluruh Camat di Kota Padang.(*)

 

Perayaan hari ulang tahun ke 68 Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran. 

INFONEWS- Suasana penuh kebahagiaan ,kebersamaan dan keluargaan hiasi perayaan hari ulang tahun Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub yang ke 68 tahun yang diadakan di Rumah Makan Pagi Sore lantai II, Pondok Kota Padang, pada Selasa (14/4/2026) siang.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub menyampaikan ini suatu sukses yang luar biasa bagi saya, karena memang di luar dugaan dan juga hadir Bapak Wali Kota  Padang Fadly Amran. 

Memang ini luar biasa.Terima kasih kepada semua, kepada semua rekan-rekan juga mengikuti acara ini. Acara yang perayaan ini yang pertama kali bagi saya.

"Sekali lagi Osman Ayub menyatakan ini yang pertama kali ulang tahun saya dirayakan. Ini surprise luar biasa dan atas inisiatif rekan -rekan, yakni Rianto Pusaka (Anto Naga) ,tokoh muda Gevin, dan yang lainnya. Juga dihadiri oleh Wali Kota Padang yang kita cintai," ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub.

Selain itu juga disampaikan mengenai pembangunan Kota Padang kedepan,sebetulnya pembangunan itu adalah tugas-tugasnya pemerintah kota. Kita memberikan masukan kepada pemerintah kota dan kita itu tugasnya di legislatif kan penganggaran.

"Untuk mensinkronkan pemikiran-pemikiran pemerintah kota dalam pembangunan Kota Padang
Pemikiran-pemikiran ini disampaikan di dalam rapat paripurna, artinya dari beberapa program.Dan kami, seolahku pimpinan DPRD, dari Fraksi Nasdem, tentu apa yang beliau sampaikan selaku wali kota, kita wajib mendukung program-program tersebut, " pungkasnya Osman Ayub.

Sementara Wali Kota Padang Fadly Amran yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat, dilancarkan rezkinya diberikan kemudahan, di ringankan langkah  Kak Oman Ayub selaku Wakil Ketua DPRD Kota Padang dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Padang.

"Selamat ulang tahun untuk Kak Osman Ayub, diberikan umur yang panjang, saling suport demi pembangunan, semua jadi berkah dan pahala bagi kita semua, Aamiin, " ungkap Wako Fadly Amran.

Di akhir acara , Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub terlihat berbagi sedikit rezki kepada beberapa orang anak Tahfiz Quran yang turut diundang saat itu.(bim)

 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye. Dijelaskan Aye, dulu pernah diterapkan larangan pakai HP di sekolah, namun aturan itu juga jebol.  

INFONEWS-Kementerian Komunikasi dan Digital menilai apa yang dilakukan sejumlah pemerintah daerah membatasi penggunaan gawai atau ponsel di lingkungan sekolah selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Perlindungan Anak di Ranah dalam Jaringan.

Namun Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye punya pendapat sendiri terhadap itu. "Ini kan kontra, ketika anak dibatasi memakai HP, kemudian ada tes kemampuan akhir, anak-anak disuruh memakai HP. Kontradiktif. Aturan itu harusnya yang bagaimana? Harus yang pas dengan kondisi saat ini," katanya, Senin (13/4/2026).

Dijelaskan Aye, dulu pernah diterapkan larangan pakai HP di sekolah, namun aturan itu juga jebol.

"Ini terkait. Harus ada unsur sekolah, orang tua, guru. Kita berharap HP ini tidak sampai ke sekolah, tapi ini kebutuhan juga antara guru dengan murid, guru dengan orang tuanya, akhirnya terpakai juga HP ini," ujarnya.

Tentu boleh pakai HP, tapi dibatasi. "Dan ingat, betapa pun kita batasi di sekolah dengan baik, tapi HP ini sampai ke dalam kamar," ungkapnya.

Makanya, kata Aye, yang perlu diedukasi itu adalah pemahanan anak-anak tentang penggunaan HP ini. Gunakan HP ini untuk hal-hal yang positif.

Seperti untuk membaca, yaitu membaca kisah-kisah orang sukses. Belajar dan lainnya. Karena membaca itu jauh lebih baik dari apapun.

"Disinilah perlunya orang tua dan anak-anak di meja makan itu berdiskusi. Kalau tidak, anak-anak itu ibarat tumbuhan di hutan, dia besar juga, tapi besar dengan kebodohannya," ujarnya. (*)

 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye 

INFONEWS - Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye buka suara terkait kasus bullying di salah satu sekolah di Kota Padang.

"Ini yang terbuka ke permukaan. Bukan tidak mungkin hal-hal seperti ini banyak terjadi, tapi kita tidak tahu kan?" ujarnya, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, banyak terjadi bullying di sekolah yang berujung ke rumah sakit. $Kita berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi. Perlu pengawasan yang melakat dari guru," kata politisi Gerindra ini.

Pada dasarnya anak-anak itu dibekali dari rumah soal ilmu-ilmu dasarnya. "Ketika itu terjadi disekolah, orang tua pelaku bullying atau korban, didekatkan di rumahnya. Kan tidak selamanya anak-anak di sekolah.

Dikatakannya, kasus ini tidak hanya terjadi di sekolah saja, pasti juga terjadi di luar sekolah. Agar tidak meluas ke yang lain, makanya orang tua perlu mengedukasi anak-anak di rumah agar punya etika diantara sesama mereka, dengan guru dan lainnya.

"Ini bisa saja menjadi gunung es yang akan meledak di masa yang akan datang, makanya perlu anstisipasi pihak terkait. Antah Pemko Padang, provinsi, orang tua," katanya.

Sebelum persoalan ini meluas, mereka laporkan kepada orang tuanya, mereka komukasikan dengan gurunya, bahwa mereka terancam, bahwa mereka dibully temannya.

"Itu adalah bentuk komunikasi anak dengan orang tua, antara anak dengan guru. Kita jangan melakukan justice kepada orang-orang yang membully tersebut. Harus ada komukasi yang lebih baik siswa-siswa ke depannya," cakanya. (*)

 

Ketua DPRD Padang Muharlion Serahkan Pokir 8 Unit Laptop dan Layar Infokus Lengkap ke SD Khairu Ummah. 

INFONEWS-Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Yayasan Pendidikan SD Khairu Ummah, Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (11/4/2026).

Di momen halal bihalal yang sarat makna, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, hadir tak sekadar bersilaturahmi, tetapi juga membawa kabar baik bagi dunia pendidikan setempat.

Muharlion menyerahkan bantuan pokok pikiran (pokir) berupa delapan unit laptop lengkap dengan infokus dan layar infokus. Bantuan ini disambut haru oleh pihak yayasan, guru, hingga para siswa yang berharap fasilitas tersebut dapat menunjang proses belajar mengajar.

Muharlion menyampaikan pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus didukung bersama. Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus memotivasi siswa agar semakin semangat dalam menuntut ilmu.

“Momentum halal bihalal ini bukan hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga memperkuat kepedulian kita terhadap masa depan generasi muda,” ujarnya.

Pihak yayasan pun mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, terutama dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi yang kini semakin dibutuhkan.

Kegiatan ini menjadi bukti kebersamaan dan kepedulian dapat berjalan beriringan, menghadirkan harapan baru bagi dunia pendidikan di Kota Padang. (*)

INFONEWS-Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi olahraga dengan hadir langsung di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shorinji Kempo antar kabupaten/kota se-Indonesia yang digelar di Gedung Olahraga Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).

Kehadiran Muharlion yang juga menjabat sebagai Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Kota Padang menjadi suntikan moral bagi para atlet yang tengah berlaga membawa nama daerah.

Ajang bergengsi tingkat nasional ini diikuti oleh berbagai kontingen dari seluruh Indonesia, menjadikannya sebagai panggung penting bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus membuktikan kualitas di tingkat nasional.

Di tengah kompetisi yang ketat, Muharlion hadir langsung memberikan dukungan kepada atlet kontingen Kota Padang agar tampil maksimal dalam setiap pertandingan. “Kehadiran kami sebagai bentuk dukungan moral agar para atlet semakin bergairah dan percaya diri dalam bertanding,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia berharap, dukungan tersebut mampu meningkatkan motivasi serta semangat juang atlet dalam meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah.

Kehadiran Muharlion pun mendapat sambutan hangat dari panitia pelaksana. Pihak panitia mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para atlet, yang dinilai menjadi energi tambahan di tengah persaingan. “Selamat datang kepada Ketua DPRD Kota Padang selaku Ketua PERKEMI Kota Padang,” ujar salah seorang panitia.

Lebih dari sekadar kompetisi, Kejurnas Shorinji Kempo ini juga diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi antar atlet dari berbagai daerah, sekaligus mendorong peningkatan kualitas olahraga Shorinji Kempo di Indonesia.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemimpin daerah, diharapkan para atlet mampu tampil optimal dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi Kota Padang. (*)

INFONEWS - Dalam menjalin komunikasi di tengah masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus berupaya untuk memberikan pemberdayaan kepada warga binaan yang berada di wilayahnya.


Seperti yang di lakukan Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serka Sopiandi lakukan kegiatan menyambangi tukang Wan Teteu yang tengah mengerjakan sped boat di muara Siberut, Jumat (10/4/2026).


Pada kesempatan itu, Babinsa memberikan motivasi kepada tukang serta saling sharing terkait pekerjaan yang tengah di lakukan yakni mengerjakan sped boat dalam kondisi parkir di muara.


"Mengerjakan sesuatu yang menjadi sebuah pendapatan harus optimis, sehingga memberikan berkah kepada keluarga" tutur Babinsa saat komsos dengan tukang.


Selain itu kegiatan sambang yang di lakukan Babinsa dengan seorang tukang juga terjalin silahturahmi yang baik dalam membangun komunikasi


Editor : Tim Redaksi


Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.