Latest Post

INFONEWS-Ada nuansa berbeda dalam pelaksanaan reses masa sidang III tahun 2026 yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH. Kegiatan yang biasanya berlangsung formal, kali ini terasa lebih hangat dan penuh makna karena digelar di almamaternya sendiri, di SMAN 5 Padang, pada Minggu (3/5/2026).

Kehadiran Mastilizal Aye bukan sekadar menjalankan tugas konstitusional menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum pengabdian kepada sekolah yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Suasana kekeluargaan begitu terasa saat ia berinteraksi dengan para guru dan siswa, membaur dalam dialog yang sarat inspirasi.

Dalam kesempatan tersebut, Mastilizal Aye menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk generasi unggul. Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak sekolah untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan sarana prasarana hingga penguatan program pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman.

Kepala SMAN 5 Padang, Walmukminin, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh Mastilizal Aye. Menurutnya, kehadiran alumni yang telah sukses dan kembali berkontribusi menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh warga sekolah.

“Ini bukan sekadar kunjungan reses, tetapi bentuk nyata kepedulian seorang alumni terhadap kemajuan almamaternya. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah ini,” ujarnya.

Kegiatan reses tersebut juga turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yakni Kepala Bidang SMK, Suryanto, M.Pd, yang mewakili Gubernur Sumatera Barat. Kehadiran unsur pemerintah provinsi menambah bobot strategis pertemuan tersebut, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah.

Dialog yang berlangsung hangat itu menghasilkan sejumlah catatan penting, di antaranya kebutuhan penguatan fasilitas belajar, dukungan terhadap kegiatan ekstrakurikuler, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah.

Melalui reses ini, Mastilizal Aye menunjukkan bahwa pengabdian tidak mengenal batas ruang dan waktu. Kembali ke almamater bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang menanam harapan dan kontribusi nyata untuk masa depan generasi penerus.(*)


INFONEWS
Anggota DPRD Kota Padang H. Rusdi, S.T., M.T, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026, Minggu (3/5/2026).Reses ini berlangsung di Mushalla Ar Rahman Green Farensa 4 RT 03 RW 04, Kelurahan Pangambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.


Kegiatan reses H. Rusdi yang merupakan Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, ini bertujuan untuk menyerap, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di wilayah Dapil Padang IV yang meliputi Kecamatan Lubuk Begalung dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Acara dihadiri oleh Camat Lubuk Begalung yang diwakili Lurah Pangambiran Ampalu Nan XX, Milhama, SE., MM, Ketua Umum Mushalla Ar Rahman, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

H. Rusdi menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan agenda rutin anggota DPRD Kota Padang. Untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

“Reses ini adalah agenda rutin DPRD Kota Padang dalam menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat. Demi kemajuan kecamatan ini dan Kota Padang secara umum,” ujarnya.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak. Hal ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.
Warga Green Farensa meminta adanya pemekaran RT. Karena keterbatasan akses informasi yang diterima masyarakat. Selain itu, warga juga meminta pemasangan lampu penerangan di beberapa titik serta perbaikan jalan lingkungan.

Sementara warga Green Farensa 3 mengusulkan pembangunan atau peningkatan infrastruktur pengendalian sungai, seperti bendungan atau tanggul, guna mengurangi risiko banjir. Pasalnya, jarak rumah warga dengan aliran sungai hanya sekitar 6 hingga 10 meter.

Selain itu, warga juga meminta perhatian terhadap penerangan jalan karena bola lampu sering mati.
Sedangkan Warga Green Farensa 1 mengusulkan penyelesaian persoalan ketersediaan air bersih, termasuk permohonan pengaliran jaringan air bersih melalui PDAM. Mereka juga meminta perbaikan jalan masuk ke kawasan permukiman.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, H. Rusdi menyatakan akan menampung seluruh aspirasi warga dan memperjuangkannya. Sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Padang. (*)

 

INFONEWS-Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub laksanakan kegiatan reses III 2026 di Kelurahan Pasa Gadang,Kecamatan Padang Selatan, pada Minggu (3/5/2026).Kegiatan reses tersebut sekaligus meninjau kegiatan gotong royong dalam rangka pembangunan renovasi Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.

Dimasa reses ini, anggota DPRD menjemput aspirasi-aspirasi ditengah masyarakat.Pada kesempatan ini kita menerima aspirasi baru dari pengurus Masjid Raya Pasa Gadang yang meminta bantuan untuk pembangunan atap konopi mulai dari tangga yang sudah dibangun dilantai bawah menuju ke teras lantai II masjid.

"Jika dibiarkan tidak diberi atap, maka lambat laun anak tangga dan teras lantai II masjid akan hancur atau rusak tergerus curah hujan.Dan untuk tindak lanjutnya kami meminta agar pengurus masjid secepatnya membuatkan proposalnya agar nanti dapat diperjuangkan melalui anggaran pokir di APBD perubahan 2026 atau di 2027, "kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub.


"Selain itu, pada hari ini aspirasi yang sudah kita terima sebelumnya, sudah bisa direalisasikan yakni bantuan untuk renovasi pembangunan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, "ujarnya.

Jadi memang sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Padang, ini adalah tugas kita. Sebelumnya aspirasi ini sudah kita jemput dan ini adalah hasil dari kesepakatan pengurus Pondok Tahfiz bersama-sama dengan pengurus Masjid Pasar Gadang.

" Artinya ini sebuah bukti nyata bahwa program kita sebagai anggota DPRD memperhatikan dan melihat serta mencarikan solusinya. Ini tindak lanjut dari aspirasi tersebut yang bisa dibantu melalui pokir selalu anggota dewan sebesar Rp.20juta yang telah kita sampaikan di Ramadhan kemarin, "kata Osman Ayub.

Pada hari ini Pondok Tahfiz ini sudah dilakukan pekerjaannya melalui gotong royong oleh masyarakat. Dan pada kegiatan ini juga hadir bersama-sama dengan kita, Bapak Camat Padang Selatan, Ketua LPM, tokoh masyarakat, dan Ketua Masjid Raya Pasa Gadang,serta warga setempat.

Artinya ini sebuah bukti nyata.Apa yang kita lakukan bersinergi dengan masyarakat.Ini adalah sebuah program dari masyarakat.Bahwa Pondok Tahfiz ini adalah program dari masyarakat yang lanjutannya dari kita untuk membantu program ini melalui pokir.

Sementara Camat Padang Selatan Wilman Muchtar yang turut hadir pada kesempatan itu menyampaikan, kita di Pemerintah Kecamatan Padang Selatan, saya selaku camat tentunya merasa bangga dan bersyukur,serta mengapresiasi apa yang digagas oleh masyarakat yang kemudian diaspirasikan ke Bapak Osman Ayub selaku Wakil Ketua DPRD Kota Padang.

Dimana kegiatan ini, pembangunan dan lanjutan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang ini tentu sejalan dengan program unggulan Bapak Wali Kota Padang.Dimana program tersebut untuk bagaimana kemudian Smart Surau ini mulai dari subuh mubarokah sampai mempersiapkan generasi islaminya.Salah satunya seperti mengembangkan rumah Tahfiz ini.

"Selaku Pemerintah Kecamatan Padang Selatan dan selaku camat, saya sangat berterimakasih atas apa yang telah diperjuangkan ini.Dengan semangat yang sama dan cita-cita keinginan kita untuk mempersiapkan generasi islami untuk menyonsong masa depan anak-anak kita di kemudian hari," pungkasnya. (bim)

 


INFONEWS-Anggota DPRD Kota Padang dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Kuranji, Erianto, menggelar kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 di Masjid Al Hijrah, Perumahan Delima, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Sabtu (2/5/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Masjid Al Hijrah, ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, Bundo Kanduang, serta kalangan pemuda setempat. Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan di lingkungan mereka.

Lurah Kuranji, Syafrizal, dalam kesempatan itu mengungkapkan sejumlah persoalan mendasar, seperti banjir, pengelolaan sampah, hingga keberadaan bangunan liar. Ia juga menyoroti keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di kantor kelurahan.

“Jumlah penduduk cukup banyak, namun saat ini petugas kelurahan hanya dua orang, yakni lurah dan sekretaris lurah, sementara kebutuhan pelayanan sangat tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, struktur kelurahan juga masih membutuhkan penguatan, khususnya pada posisi Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) serta Kepala Seksi Dinas Sosial/Kesejahteraan Sosial (Kasi Dinsos/Kesos).

Sementara itu, Erianto menyampaikan bahwa seluruh anggota DPRD Kota Padang yang berjumlah 45 orang tengah melaksanakan reses secara serentak untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Semua usulan dari masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Dalam forum tersebut, pengurus Masjid Al Hijrah mengusulkan bantuan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD sebesar Rp100 juta untuk pengembangan fasilitas masjid.
Menanggapi hal itu, Erianto menjelaskan bahwa besaran bantuan telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Padang.

“Bantuan pokir untuk masjid maksimal Rp100 juta, sementara mushala maksimal Rp50 juta,” jelasnya.
Selain itu, persoalan banjir menjadi keluhan utama warga. Wakil Ketua Masjid Al Hijrah, Asrul Ajib, menyebut banjir kerap terjadi di kawasan Jalan Jalur 2 Belimbing akibat saluran air yang tidak mampu menampung debit air.“Saluran air terlalu kecil, sehingga sering terjadi luapan saat hujan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua RW 08, Kadril Rajo Darek. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan fakta di lapangan, khususnya di depan bangunan BBI, di mana saluran drainase dinilai terlalu sempit.“Air sering menumpuk di Jalan Jalur 2 Belimbing. Solusinya memperlebar dan memperbaiki drainase,” katanya.

Melalui kegiatan reses ini, masyarakat berharap berbagai persoalan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui DPRD Kota Padang, sehingga kualitas lingkungan dan pelayanan publik di Kelurahan Kuranji semakin meningkat.(*)

 

INFONEWSKetua DPRD Kota Padang, Muharlion, menggelar kegiatan reses masa sidang III Tahun 2026 di kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka, terutama terkait persoalan banjir dan drainase.

Reses yang berlangsung di wilayah RW 5 itu dihadiri oleh lurah setempat, unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, pemuda, Bundo Kanduang, serta puluhan warga yang antusias menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan legislatif Kota Padang tersebut.

Dalam dialog bersama warga, persoalan banjir saat curah hujan tinggi menjadi keluhan utama masyarakat.Warga menilai kondisi drainase yang ada saat ini sudah tidak lagi mampu menampung debit air ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Masyarakat meminta adanya kelanjutan pembangunan drainase di sejumlah titik yang belum tersentuh, sekaligus perbaikan saluran drainase lama yang dinilai mengalami penyempitan dan kerusakan sehingga memperparah genangan air saat musim hujan.

“Ketika hujan deras turun, air cepat meluap dan menggenangi permukiman warga. Kami berharap pembangunan drainase bisa dilanjutkan dan saluran yang sudah ada diperbaiki agar banjir tidak terus berulang,” ujar salah seorang warga dalam forum reses tersebut.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, Muharlion menyatakan seluruh usulan warga akan ditampung dan dibawa ke parlemen untuk dibahas bersama pemerintah daerah.

Ia menegaskan, kegiatan reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah warga.

“Semua aspirasi masyarakat hari ini kami catat dan akan menjadi bahan pembahasan di DPRD bersama pemerintah kota. Permasalahan banjir dan drainase ini tentu menjadi perhatian serius karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” kata Muharlion.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti drainase harus menjadi prioritas guna mengantisipasi dampak banjir yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi di sejumlah wilayah Kota Padang.

Kegiatan reses berlangsung penuh keakraban dan dialog interaktif. Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan permukiman di kawasan Padang Sarai.(*)

 


INFONEWS-Ketua Komisi III  DPRD Kota Padang dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) Helmi Moesim, melaksanakan kegiatan reses masa sidang III Tahun 2026  di Kelurahan Parak Gadang Timur Kecamatan Padang Timur, Minggu (3/5/2026).

Helmi Moesim menyerap berbagai aspirasi masyarakat, yang akan diperjuangkan demi meningkatkan kesejahteraan warga.Masyarakat tampak antusias menyambut kehadiran wakil rakyat mereka.

Reses yang dilakukan sambil senam bersama masyarakat tersebut, menjadi ajang silaturahmi dan dialog langsung antara Helmi Moesim dan konstituennya.

Selain menyerap aspirasi, momen ini juga dimanfaatkan untuk mendengar saran, kritik, serta harapan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.
Beberapa aspirasi yang dihimpun dari kegiatan reses antara lain: perbaikan infrastruktur jalan rusak, pemasangan penerangan jalan umum, pembangunan sekolah dan rumah tahfiz, penyelesaian permasalahan BPJS, bantuan untuk rumah ibadah, penanganan sampah yang berserakan, serta penciptaan lapangan kerja bagi remaja yang menganggur.

Menanggapi aspirasi tersebut, Helmi Moesim menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh masukan masyarakat.“Insya Allah, usulan-usulan yang telah disampaikan akan saya tuangkan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) saya pada Perubahan APBD 2026 dan APBD Murni Tahun 2027,” tegas Helmi Moesim.

Selain persoalan infrastruktur dan sosial ekonomi, masyarakat juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap maraknya judi online dan peredaran narkoba di kalangan remaja. Mereka berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif tersebut.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat, Helmi Moesim menegaskan,  ia akan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan kebutuhan mereka secara maksimal.(*)


 


INFONEWS- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Kantor Camat Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh antusiasme masyarakat yang memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

Reses yang dipimpin langsung Muharlion itu turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi IV Rahmat Saleh, Anggota DPRD Kota Padang Mulyadi Muslim, Sekretaris Camat Koto Tangah, para lurah se-Kecamatan Koto Tangah, serta Ketua KSB beserta anggota KSB se-Kecamatan Koto Tangah.

Dalam sambutannya, Muharlion menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal legislatif, tetapi menjadi ruang penting untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan masyarakat.

Ia menyebut, setiap aspirasi yang disampaikan warga akan dicatat dan diperjuangkan, baik di tingkat DPRD Kota Padang maupun hingga ke pemerintah pusat.

“Reses ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga, lalu memperjuangkannya dalam kebijakan dan program pembangunan,” ujar Muharlion.

Sebagai Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan DPR RI agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara maksimal.

Kehadiran Anggota DPR RI Komisi IV, Rahmat Saleh, dinilai menjadi peluang strategis untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Koto Tangah hingga ke tingkat nasional.

Berbagai aspirasi yang mencuat dalam reses tersebut di antaranya terkait pembangunan infrastruktur lingkungan, penanganan drainase, pemberdayaan masyarakat, hingga dukungan terhadap program sosial dan ketahanan pangan di wilayah Koto Tangah.

Muharlion memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan prioritas dalam pembahasan program pembangunan ke depan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan kolaborasi demi kemajuan Kota Padang, khususnya Kecamatan Koto Tangah.

“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, aspirasi warga akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan bersama,” tegas Muharlion.

Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan dialog langsung antara warga dan para legislator.

Masyarakat yang hadir berharap berbagai usulan yang disampaikan dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan di wilayah mereka.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.