Latest Post

 

INFONEWS- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat selama masa Angkutan Lebaran 2026 periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api dengan total ketersediaan tiket sebanyak 171.424 tempat duduk. Setiap harinya, KAI Divre II Sumbar melayani rata-rata 28 perjalanan kereta api dengan ketersediaan 7.792 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa data terbaru hingga Ahad, 15 Maret 2026 pukul 12.00 WIB, sebanyak 27.997 tempat duduk telah terjual. Angka tersebut masih bersifat dinamis seiring dengan proses penjualan tiket yang masih berlangsung. “Masih tersedia 143.427 tempat duduk hingga berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026. Sementara itu, untuk periode tujuh hari ke depan sesuai dengan ketentuan pemesanan KA Lokal (H-7), masih terdapat sekitar 46.470 tempat duduk yang dapat dipesan oleh masyarakat,” ujar Reza.

Penjualan tiket kereta api lokal di wilayah Divre II Sumbar didominasi oleh masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api untuk berlibur maupun berwisata, khususnya menuju kawasan pantai di Kota Pariaman dengan menggunakan KA Pariaman Ekspres. Pada masa Angkutan Lebaran hingga hari ini, penjualan tiket KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras telah mencapai  21.126 tempat duduk, sementara sisanya berasal dari pengguna jasa KA Minangkabau Ekspres dan KA Lembah Anai.

KAI Divre II Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih tersedia selama masa Angkutan Lebaran. Kereta api menjadi pilihan transportasi yang praktis, aman, dan nyaman untuk menikmati libur akhir tahun, khususnya bagi pelanggan yang ingin berwisata bersama keluarga.

Dengan jadwal perjalanan yang teratur, waktu tempuh yang terukur, serta harga tiket yang terjangkau, layanan kereta api lokal di wilayah Sumatera Barat menjadi solusi transportasi andalan untuk menghindari kepadatan lalu lintas jalan raya. Pelanggan juga dapat menikmati kemudahan pemesanan tiket secara digital melalui aplikasi Access by KAI yang cepat, aman, dan transparan.

Reza mengimbau kepada seluruh pelanggan agar melakukan pemesanan atau pembelian tiket kereta api hanya melalui aplikasi Access by KAI. Imbauan ini bertujuan untuk menghindari potensi penipuan serta memastikan keabsahan tiket. Pemesanan tiket dapat dilakukan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.

“Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung atau go-show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru ini untuk bepergian menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan yang ramah lingkungan serta memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan kereta api serta pengembalian tiket, pelanggan dapat menghubungi:
Media Sosial: @KAI121
Email: cs@kai.id
WhatsApp KAI121: 0811-1211-1121.(*)

 


INFONEWS-Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat di daerah pemilihannya.

Kali ini, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menggelar kegiatan buka puasa bersama masyarakat dapil Padang Timur, pada Sabtu (14/3/2026).

Acara buka puasa bersama yang digelar dirumah pribadi Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri
di Padang Timur itu terlihat dipadati masyarakat setempat dengan penuh antusias baik laki - laki maupun perempuan. 

"Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan dan sudah menjadi kebiasaan saya. Setiap jelang lebaran saya akan menggelar acara buka puasa bersama masyarakat pemilih atau konstituen saya, " ungkapnya. 

Pada kesempatan itu, Jupri menerangkan tupoksi anggota dewan yang mencakup legislasi, budgeting dan pengawasan.

Tak lupa Jupri juga mengingatkan masyarakat agar merayakan lebaran dengan penuh kesederhanaan sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.

"Jalani puasa Ramadan dengan penuh kekhusukan, rayakan kemenangan dengan kembali ke fitrah kita dengan penuh kesederhanaan, dan saling berbagi dengan sesama," ujarnya 

Acara ditutup dengan pembagian sembako dan foto-foto besama dengan penuh keakraban. (*)

 

INFONEWS-Sebagai wujud komitmen dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika di lingkungan perusahaan serta memastikan kesiapan pelayanan pada masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan random check Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (13/3) di Stasiun Padang, dan diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja, termasuk petugas yang berada di garda terdepan operasional kereta api seperti Masinis, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), Petugas Keamanan, Petugas Boarding, serta unit operasional lainnya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan kolaborasi aktif antara BUMN dan lembaga negara dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan profesional, khususnya menjelang periode peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran.

Reza menegaskan bahwa pelaksanaan random check ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi keselamatan, integritas, dan tanggung jawab profesi, terutama pada sektor transportasi publik yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“P4GN bukan hanya kewajiban normatif, tetapi merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh insan KAI berada dalam kondisi prima dan siap menjalankan tugas secara profesional. Sinergi dengan BNN menjadi bentuk keseriusan kami dalam menjaga keselamatan operasional serta kepercayaan masyarakat,” ujar Reza.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, dilakukan tes urine secara acak kepada peserta yang hadir. Pemeriksaan ini bertujuan untuk deteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba serta memastikan integritas dan kesiapan sumber daya manusia di lingkungan KAI Divre II Sumatera Barat. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BNN Provinsi Sumatera Barat, seluruh peserta dinyatakan negatif atau bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Reza menyampaikan bahwa KAI Divre II Sumbar siap mendukung kebijakan dan program pemerintah dalam upaya pencegahan narkoba, khususnya di sektor transportasi publik yang menuntut tingkat kewaspadaan dan keselamatan yang tinggi.

“KAI tidak hanya berfokus pada pelayanan transportasi, tetapi juga pada pembangunan budaya kerja yang sehat dan produktif. Langkah preventif ini menjadi fondasi penting dalam memastikan kesiapan sumber daya manusia selama masa Angkutan Lebaran, di mana intensitas operasional dan mobilitas masyarakat meningkat. Dengan SDM yang bersih dari narkoba, KAI Divre II Sumbar berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan," tutup Reza. (*)

 

INFONEWS- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Regional II Sumatera Barat, Muh Tri Setyawan, di Stasiun Padang, Jumat (13/03). Kegiatan ini menandai resmi dimulainya Posko Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre II Sumbar sebagai bentuk kesiapan KAI dalam melayani masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Periode Angkutan Lebaran 2026 di Divre II Sumbar berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.

Kepala Divisi Regional II Sumatera Barat, Muh Tri Setyawan menyampaikan bahwa KAI Divre II Sumbar telah mempersiapkan berbagai aspek operasional guna mendukung kelancaran perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran.


“Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan kesiapan yang matang serta sinergi seluruh jajaran, kami bertekad menghadirkan pengalaman perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan,” ujar Tri.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keandalan operasional, KAI Divre II Sumbar telah melaksanakan berbagai langkah persiapan, di antaranya Ramp Check Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan inspeksi keselamatan, pembentukan posko terpadu Angkutan Lebaran, serta inspeksi manajemen menggunakan drasin guna memastikan kondisi jalur dan prasarana tetap andal dan aman dilalui.

Selain itu, penguatan pengamanan juga dilakukan melalui penempatan petugas tambahan di sejumlah titik yang dinilai rawan. Berbagai kegiatan aksi keselamatan, safety talk, inspeksi rutin, serta walkthrough juga dilaksanakan secara berkala untuk memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar keselamatan.

Selama periode Angkutan Lebaran, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 616 perjalanan kereta api lokal atau rata-rata 28 perjalanan kereta api per hari, dengan rincian:
- 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Paulima – Naras (PP)
- ⁠12 perjalanan KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie – Bandara Internasional Minangkabau (PP)
- ⁠6 perjalanan KA Lembah Anai relasi Padang – Kayu Tanam (PP)

Secara keseluruhan, KAI Divre II Sumbar menyediakan 171.424 tempat duduk selama masa Angkutan Lebaran atau rata-rata 7.792 tempat duduk per hari. Dimana jumlah ini meningkat sebanyak 9 persen dibandingkan dengan tahun lalu yakni 156.640 tempat duduk.

KAI Divre II Sumbar memproyeksikan akan terjadi peningkatan volume penumpang pada masa Angkutan Lebaran tahun ini. Hal tersebut dipengaruhi oleh adanya perubahan pola operasi pada layanan kereta api relasi Kayu Tanam yang sebelumnya melayani rute Kayu Tanam–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi Kayu Tanam–Padang. Dengan perubahan tersebut, kapasitas tempat duduk yang tersedia menjadi lebih banyak sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api selama periode Angkutan Lebaran. KAI memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang pada 18 Maret 2026.

Dari sisi sarana, KAI Divre II Sumbar juga telah memastikan kesiapan operasional dengan dukungan 13 lokomotif, 26 kereta, 2 kereta penolong, serta 3 Trainset KRD yang siap dioperasikan selama masa Angkutan Lebaran. Pemeriksaan kelaikan sarana dilakukan bersama Kementerian Perhubungan melalui kegiatan ramp check guna memastikan seluruh sarana dalam kondisi prima sebelum dioperasikan.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan seperti longsor, banjir, maupun gangguan keamanan, KAI juga menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), petugas tambahan seperti Petugas Penjaga Jalur (PPJ) dan personel pengamanan di sejumlah titik yang memerlukan perhatian khusus.

Selain fokus pada aspek keselamatan dan operasional, KAI Divre II Sumbar juga meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, termasuk menjaga kebersihan area stasiun, ruang tunggu, toilet, serta fasilitas di dalam kereta. Pada momen tertentu selama periode Angkutan Lebaran, KAI juga menghadirkan layanan tambahan berupa pembagian takjil kepada pelanggan.

Dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran ini, KAI Divre II Sumbar juga terus berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai pihak, di antaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Basarnas, BMKG, serta komunitas pecinta kereta api, guna memastikan kelancaran operasional serta keamanan perjalanan kereta api.

KAI Divre II Sumbar juga mengimbau masyarakat yang akan menggunakan transportasi kereta api selama masa mudik Lebaran untuk membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, datang lebih awal ke stasiun, tidak membawa barang secara berlebihan, serta selalu menjaga barang bawaan masing-masing.

“Seluruh pelanggan juga kami harapkan dapat mematuhi aturan dan arahan petugas demi menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan selama perjalanan menggunakan kereta api,” tambah Tri.

Untuk diketahui, pemesanan tiket KA Lokal dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, serta pembelian go show di stasiun mulai 3 jam sebelum keberangkatan selama tiket masih tersedia.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Semoga seluruh perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tutup Tri.(*)

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye 
INFONEWS-Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, menilai aktivitas penambangan pasir yang dilakukan warga secara tradisional tidak selalu berdampak buruk. Bahkan menurutnya, kegiatan itu dapat membantu mengurangi sedimen di sungai sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Saya rasa kegiatan tambang pasir yang dilakukan warga tidak akan memberikan dampak buruk. Malah membantu perekonomian masyarakat sekaligus mengurangi sedimen di sungai,” katanya merespon kondisi aliran sungai di kawasan Siteba, Kota Padang. 

Sungai yang merupakan bagian dari aliran Batang Kuranji ini berhulu dari perbukitan di Kecamatan Pauh, tepatnya di Kelurahan Kapalo Koto, lalu mengalir melewati kawasan Siteba sebelum bermuara di pesisir Padang Utara. Ia juga memastikan aktivitas penambangan tersebut tidak dilakukan di area yang berisiko merusak jembatan.

“Masyarakat menambang pasir di tikungan sungai yang memiliki sedimen tinggi dan tidak berdekatan dengan jembatan. Jadi tidak akan berdampak pada struktur dan pondasi jembatan,” ujarnya.

Fenomena ini memperlihatkan ironi penanganan pascabencana di Kota Padang. Ketika ancaman banjir akibat pendangkalan sungai semakin nyata, langkah normalisasi yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah justru belum terlihat.

Sementara itu, warga yang berupaya mengurangi sedimen dengan cara sederhana justru berhadapan dengan persoalan izin dan potensi penertiban.

Di tengah situasi tersebut, satu pertanyaan besar muncul dari masyarakat: sampai kapan normalisasi sungai hanya menjadi janji, sementara ancaman banjir terus mengintai. (*)

 

INFONEWS-Dalam rangka meningkatkan kesiapan sumber daya manusia serta mendukung keselamatan operasional selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Manajemen Kelelahan dan Refreshing serta Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Rabu (11/3).

Kegiatan ini diikuti oleh para pekerja di lingkungan Divre II Sumbar yang terlibat langsung dalam operasional perkeretaapian, dengan tujuan meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan kelelahan kerja serta kemampuan dasar dalam melakukan penanganan awal pada kondisi darurat.

Assistant Manager Kesehatan Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesiapan fisik dan mental pekerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api, terlebih pada periode Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

Materi mengenai manajemen kelelahan disampaikan oleh Dokter Fungsional 3 Divre II Sumbar yang menjelaskan pentingnya pengelolaan waktu istirahat, menjaga kebugaran tubuh, serta melakukan refreshing guna menjaga stamina, konsentrasi, dan fokus pekerja selama menjalankan tugas.

Sementara itu, pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) disampaikan oleh Dokter Umum Klinik Mediska Padang. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penanganan awal apabila terjadi kecelakaan atau kondisi darurat di lingkungan kerja.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung teknik dasar pertolongan pertama yang dipandu oleh narasumber. Melalui praktik tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik penanganan awal sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan serta kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi situasi darurat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memastikan seluruh aspek operasional kereta api berjalan dengan selamat, aman, dan andal selama masa Angkutan Lebaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pekerja memiliki kondisi fisik dan mental yang prima serta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan keadaan darurat. Hal ini penting untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Reza.

KAI Divre II Sumbar berharap melalui kegiatan ini para pekerja semakin siap dalam menghadapi peningkatan aktivitas operasional pada masa Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H, sehingga operasional kereta api dapat berjalan dengan selamat, aman, dan lancar.(*)

 

Infonews - Guna menjalin komunikasi dalam menjalankan tugas di lapangan sangat di butuhkan peran aparat teritorial untuk melakukan pendekatan dengan warga binaan yang berada di wilayah.


Disela kegiatan di hadapkan dengan rutinitas, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan,Kodim 0319/Mentawai, Sertu Muskhandar sambangi warga binaan yang bekerja sebagai wiraswasta opung di Dusun Pokai, Rabu (11/3/2026).


Dalam kegiatan komsos itu, Babinsa bahas terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) baik kedatangan BBM yang masuk ke SPBU maupun baja harga BBM.


Selain itu juga Babinsa bahas ketersediaan BBM selama ramadhan hingga jelang perayaan hari raya idul Fitri di wilayah Siberut Utara.


"BBM selama ramadhan hingga sampai hari lebaran perlu di pastikan, pasalnya ini kebutuhan masyarakat" ucapnya.


Dalam kegiatan komsos ini, Babinsa akan terus melakukan komunikasi serta menjalin silahturahmi dengan warga binaan sekaligus memonitor wilayah.



Editor : Tim Redaksi

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.