Latest Post

 

INFONEWS-Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, khususnya di perlintasan sebidang. Langkah ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kesadaran pengguna jalan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi kembali dilaksanakan pada Selasa (7/4) di sejumlah titik strategis perlintasan sebidang, yaitu:
1. Perlintasan resmi dijaga Km 1+300/400 petak jalan Stasiun Padang – Stasiun Pulau Air
2. ⁠Perlintasan resmi dijaga Km 1+900/000 petak jalan Stasiun Padang – Stasiun Pulau Air
3. ⁠Perlintasan tidak dijaga Km 8+600 petak jalan Stasiun Padang – Stasiun Tabing
4. ⁠Perlintasan resmi dijaga Km 9+1/2 petak jalan Stasiun Padang – Stasiun Tabing

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan secara langsung kepada pengguna jalan melalui pengeras suara, memasang media sosialisasi berupa spanduk, serta membagikan stiker bertema keselamatan dengan pesan “Berhenti Sejenak, Tengok Kanan Kiri, Pastikan Aman, Lanjutkan Perjalanan.”

Hingga April 2026, KAI Divre II Sumbar telah menjangkau 13 titik perlintasan sebidang melalui kegiatan serupa sebagai bagian dari edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Edukasi juga menyasar sekolah-sekolah serta masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api.

Menurut Reza, keberadaan palang pintu dan rambu lalu lintas tidak akan optimal tanpa kesadaran dari pengguna jalan. “Keselamatan di perlintasan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan dan mendahulukan perjalanan kereta api,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap pelanggaran di perlintasan sebidang memiliki risiko besar, tidak hanya bagi pengguna jalan, tetapi juga bagi perjalanan kereta api dan petugas operasional.

Perlintasan sebidang sendiri merupakan titik rawan karena menjadi pertemuan langsung antara jalur kereta api dan jalan raya. Oleh sebab itu, pengguna jalan diingatkan untuk selalu berhenti sejenak, memastikan kondisi aman dari kedua arah, serta mematuhi seluruh rambu yang ada sebelum melintas.

Selain berdampak pada keselamatan, pelanggaran di perlintasan sebidang juga memiliki konsekuensi hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan perjalanan yang aman dengan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang,” tutup Reza.

Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperluas jangkauan sosialisasi serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan melaporkan potensi bahaya di sekitar jalur kereta api melalui stasiun terdekat atau layanan Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, serta media sosial KAI121.(*)

INFONEWS - Dalam rangka peninjauan program karya bakti skala besar, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Letjen TNI Mochamad Syafei Kasro kunjungi Kepulauan Mentawai.


Kedatangan Danpusterad di mentawiai didampingi Dirbinter Pusterad Brigjen TNI Farauk Pakar, Kabagpuanter Pusterad Kolonel Inf Dani Adam dan Pamen Pusterad Mayor Inf Heri.


Dalam kunjungannya itu, Danpusterad di sambut Dandim 0319/Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto bersama Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Rinto Wardana di Bandara Udara Mentawai-Rokot, Selasa (7/4/2026).


Usai penyambutan, rombongan melakukan peninjauan lokasi pelaksanaan sasaran kegiatan karya bakti skala besar yang berada di wilayah Sipora, Kepulauan Mentawai


Adapun sasaran kegiatan karya bakti yang di tinjau Danpusterad meliputi Sumur Bor 10 Titik, RTLH 10 Titik, Rehab Sekolah 2 Titik, Rehab Tempat Ibadah 2 Titik, Jembatan 2 Titik (1 Bailey, 1 Gantung) dan Pengecoran Jalan 1 Titik sepanjang 300 meter.


Dandim 0319/Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto menuturkan, kunjungan Danpusterad ke Mentawai dalam rangka meninjau pelaksanaan kegiatan karya bakti skala besar yang berada di wilayah kepulauan Mentawai.


"Kegiatan karya bakti skala besar ini kita harapkan dapat berjalan dengan lancar, agar hasil dari kegiatan tersebut memiliki dampak untuk masyarakat" ujarnya.



Editor : Tim Redaksi


 

INFONEWS - Untuk memastikan kesiapan dalam pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026, Kodim 0319/Mentawai adakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bertempat di Aula kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mentawai, Senin (6/4/2026).


Rakornis kegiatan kesiapan TMMD ke-128 tahun 2026 ini di pimpin Dandim 0319/Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto di hadiri Sekda Mentawai, Martinus Dahlan, Kabag SDM Polres Mentawai, Akp Edi Surya Darman S.sos dan Kepala OPD.


"Program TMMD merupakan bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim.


Dalam paparannya, Dandim menjelaskan, bahwa sasaran fisik TMMD ke-128 tahun 2026 ini meliputi, Perbaikan/pemadatan jalan sepanjang 25 km dan lebar 12 M dan Rehab sekolah 1 unit.


Sementara program unggulan TNI AD pada kegiatan TMMD ke-128 tahun 2026 meliputi 

Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit, pembangunan MCK sebanyak 5 unit dan Ketahanan Pangan seluas 2 Hektar.


Dia menuturkan, kegiatan sasaran fisik TMMD ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari desa silabu menuju desa taikako, Kecamatan Sikakap hingga sampai ketingkat kabupaten.


Selain itu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sebagai dampak percepatan pembangunan dari sasaran TMMD ke 128 tahun 2026 yang akan di laksanakan dalam bulan ini.


Untuk sasaran non fisik TMMD ke-128 tahun 2026 ini sebagai berikut, Penyuluhan belanegara, Penyuluhan wasbang

Penyuluhan pertanian dan peternak, Penyuluhan hukum, Penyuluhan tentang bahaya narkoba, Penyuluhan KB kesehatan, Penyuluhan gulben penyuluhan kesling (posyandu,posbindu dan PTM), Penyuluhan kesehatan bumil anak gizi dan stunting dan

Penyuluhan konservasi hutan lindung.


"Kegiatan TMMD ke-128 tahun 2026 baik sasaran fisik maupun non fisik diharapkan memberikan dampak positif serta dapat meningkatkan akses dan mendukung aktivitas masyarakat di wilayah tersebut" tutupnya mengakhiri.



Editor : Tim Redaksi

 


INFONEWS-Dalam momentum libur panjang Paskah, minat masyarakat terhadap transportasi kereta api di wilayah Sumatera Barat menunjukkan tren positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya okupansi penumpang pada perjalanan KA Lembah Anai yang bahkan menembus lebih dari 100 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. KA Lembah Anai rute Stasiun Kayutanam–Stasiun Padang pulang-pergi (PP) yang mulai beroperasi dengan relasi baru  pada 1 Januari 2026. Kehadiran relasi ini disambut antusias oleh masyarakat, tercermin dari tingkat keterisian tempat duduk yang penuh pada libur paskah.

Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata maupun bersilaturahmi bersama keluarga. KA Lembah Anai menjadi salah satu pilihan favorit karena menawarkan perjalanan yang nyaman sekaligus menyuguhkan panorama alam khas Sumatera Barat yang indah.

Tingginya okupansi tersebut juga menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang semakin andal, baik dari sisi keselamatan, ketepatan waktu, maupun kenyamanan perjalanan. KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya pada periode peak season seperti libur Paskah.

Untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat, KAI Divre II Sumbar mengoptimalkan seluruh rangkaian perjalanan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana agar operasional tetap berjalan dengan aman dan lancar.

KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket lebih awal guna menghindari kehabisan tiket, terutama pada masa libur panjang.

KAI Divre II Sumatera Barat akan terus meningkatkan kualitas layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan.

KA Lembah Anai yang melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam-Padang menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam yang hijau dan menyejukkan, sehingga memberikan kenyamanan tersendiri bagi para penumpang.

Relasi Kayutanam–Padang
- KA PLB B51A berangkat pukul 05.30 WIB, tiba pukul 07.04 WIB
- ⁠KA PLB B53A berangkat pukul 11.40 WIB, tiba pukul 13.16 WIB
- ⁠KA PLB B55A berangkat pukul 16.20 WIB, tiba pukul 17.57 WIB

Relasi Padang–Kayutanam
- KA PLB B52A berangkat pukul 08.35 WIB, tiba pukul 10.10 WIB
- ⁠KA PLB B54A berangkat pukul 14.10 WIB, tiba pukul 15.45 WIB
- ⁠KA PLB B56A berangkat pukul 18.55 WIB, tiba pukul 20.30 WIB

“Berdasarkan data volume penjualan tiket KA Lembah Anai mas Paskah priode 3-5 April 2026, jumlah penumpang KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang (PP) pada libur Paskah mencapai 4113 pelanggan atau sekitar 120 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan pada periode 3-5 April yakni 3.456 tempat duduk.

Informasi lengkap mengenai jadwal perjalanan dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI.

Dengan jadwal keberangkatan yang teratur serta tarif yang terjangkau, KA Lembah Anai diharapkan menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas harian, pendidikan, pekerjaan, hingga perjalanan wisata.

Selain itu, KAI Divre II Sumatera Barat juga menetapkan tarif yang sangat terjangkau. Untuk relasi Padang–Duku maupun sebaliknya, tarif tiket sebesar Rp3.000, sedangkan untuk relasi Padang–Kayutanam maupun sebaliknya ditetapkan sebesar Rp5.000.

“KAI mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk memanfaatkan KA Lembah Anai sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan, bebas macet, serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan, serta menyesuaikan kapasitas dan pola operasi sesuai dinamika kebutuhan masyarakat,” tutup Reza.(*)

Bicarakan pembangunan jembatan Kalawi Limau Manis, Anggota DPRD Kota Padang Rafdi/Ketua F PKS DPRD Padang laksanakan pertemuan Zigo Rolanda anggota DPR RI yang sudah memperjuangkan jembatan ini. Terima kasih juga supportnya Pak Iqra Chissa Wakil Ketua DPRD /Ketua DPD Golkar Padang dan Uda Helmi Musim anggota DPRD Kota Padang dari Partai Golkar.

INFONEWS - Kondisi Jembatan Kalawi di Jalan Koto Panjang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang yang kondisinya memprihatinkan. Hampir seluruh lantai jembatan yang terbuat dari plat besi sudah banyak yang terlepas, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.


Jembatan yang berada di RW 7 Kelurahan Limau Manis ini merupakan akses vital bagi masyarakat. Selain sebagai jalur alternatif menuju Kampus Universitas Andalas (Unand) dan pusat kota, jembatan juga digunakan untuk distribusi hasil pertanian, akses ke rumah sakit, serta jalur penghubung antara Kenagarian Pauh dengan Limau Manis.

Anggota DPRD Kota Padang Rafdi,ST.,menyampaikan beberapa waktu lalu, kami bersama PUPR Kota Padang, berkoordinasi terkait kendala lapangan untuk design rencana peningkatan pembangunan kembali jembatan Kalawi Limau Manis

Kami secara pribadi sangat berterima kasih kepada Pak Zigo Rolanda anggota DPR RI yang sudah memperjuangkan jembatan ini. Terima kasih juga supportnya Pak Iqra Chissa Wakil Ketua DPRD Sumbar dan Uda Helmi Musim anggota DPRD Kota Padang dari Partai Golkar. Kami sudah melakukan pertemuan bersama pada tanggal 3 Maret 2026 kemarin.

"Sekali lagi, kita berterima kasih kepada Bapak Zigo Rolando yang sudah menginisiasi pembangunan jembatan Kalawi Kurahan Limau Manis Kecamatan Pauh. Saat ini sedang dalam tahap design.InsyaAllah kita akan segera berkoordinasi dengan BPJN, "ungkap Rafdi Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang, anggota dewan dari dari pemilihan (Dapil) III Pauh Lubuk Kilangan ini, Sabtu (4/4/2026) saat  dihubungi media ini melalui via WhatsApp.

"Pada tahap ini, tentu design harus tepat agar secara konstruksi bisa tepat dan masyarakat bisa menerima terkait pemanfaatan lahan.Kami membantu mengkoordinasikan dengan seluruh stakeholder.Termasuk dengan BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional).Sesuai kordinasi dengan Pak Zigo, Pak Iqra dan Pak Helmi Musim," ujarnya.

Sebelumnya tanggal 9 Oktober 2025, Pak Zigo dan pak wali sudah melaunching rencana pembangunan jembatan Kalawi ini.Jembatan ini menghubungkan masyarakat Limau Manis dengan kampus Unand Limau Manis."Kita berharap bisa terealisasi karena akan meluaskan akses masyarakat dengan pusat- pusat ekonomi,"pungkasnya.

Sebelumnya, baru - baru ini Wakil Ketua DPRD Sumbar, Iqra Chissa, meninjau langsung kondisi jembatan tersebut. Ia menegaskan, pembangunan ulang jembatan sangat mendesak mengingat fungsinya yang strategis bagi warga sekitar.

“Untuk merevitalisasi jembatan ini dibutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Melihat keterbatasan APBD provinsi dan kota, jumlah itu memang cukup besar. Karena itu, kami akan mengupayakan agar pembangunan jembatan ini bisa dibiayai melalui APBN. Kita berharap pembangunan ini bisa direalisasikan pada 2026 atau 2027, " pungkasnya. (bim).


Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd., 

INFONEWS-Pemerintah pusat sebelumnya menetapkan skema kerja hybrid, termasuk work from home (WFH) aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat, dengan tetap menekankan agar pelayanan publik tidak terganggu.


Kebijakan ini diharapkan mampu menekan konsumsi energi dari sektor transportasi dan operasional perkantoran.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan bahwa penerapan WFH harus disertai aturan yang jelas serta pengawasan yang ketat agar tidak disalahgunakan.

"Muharlion mengingatkan potensi penyalahgunaan kebijakan work from home (WFH) aparatur sipil negara (ASN) yang jatuh pada hari Jumat sebagai ajang libur panjang," ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan agar aparatur sipil negara tetap bekerja secara profesional meski tidak berkantor demi menjaga kelancaran pelayanan masyarakat.

Ya, tentu harus jelas. WFH itu kan bekerja dari rumah, jadi harus dipastikan ada SOP-nya. Mulai dari jam kerja, target harian, sampai indikator kinerjanya harus terukur.

Ia menekankan bahwa tidak semua instansi bisa menerapkan WFH, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik seperti sektor kesehatan.

“Yang pelayanan publik itu tentu tidak bisa sembarangan. Jangan sampai kebijakan ini justru mengganggu pelayanan ke masyarakat.Karena itu, penerapan kebijakan ini harus selektif sesuai dengan karakteristik tugas masing-masing instansi,"tegasnya.

Muharlion juga mengingatkan agar kebijakan WFH tidak dimanfaatkan sebagai celah untuk kepentingan di luar pekerjaan, terutama dengan skema WFH setiap hari Jumat yang berpotensi dianggap sebagai long weekend.

“Jangan sampai WFH ini dijadikan momen lain. Sebenarnya ini hanya memindahkan tempat kerja saja, dari kantor ke rumah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan dapat dilakukan melalui sistem presensi yang jelas, mulai dari absensi pagi hingga laporan kinerja harian ASN.

Mulai dari absen pagi jam 08.00 atau sebelumnya, kemudian aktivitas kerjanya harus jelas. Karena setiap pegawai kan sudah punya beban kerja dan indikator kinerja masing-masing.

Terkait kemungkinan adanya sanksi bagi ASN yang melanggar aturan WFH, Muharlion mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

“Sekarang kita belum lihat regulasinya secara detail. Nanti kita minta dari BKPSDM atau bagian hukum seperti apa juknisnya. Yang jelas, DPRD akan melakukan pengawasan terhadap kebijakan ini. Pengawasan DPRD akan difokuskan pada implementasi kebijakan di daerah agar tidak menimbulkan persoalan baru," ujarnya.

Muharlion menilai kebijakan WFH tetap bisa diterapkan di Kota Padang, meski dampaknya terhadap penghematan energi perlu dikaji lebih lanjut.

“Kalau memang itu kebijakan pemerintah pusat dan tujuannya untuk penghematan, tentu harus dijalankan. Tapi yang paling penting, pelayanan jangan sampai terganggu dan kinerja tetap terjaga,”pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Padang melalui Plh Kepala BKPSDM Tarmizi menyebutkan pihaknya masih akan membahas teknis pelaksanaan WFH di tingkat daerah.

“Karena berlaku Jumat dan bertepatan dengan tanggal merah, jadi teknisnya akan dibahas terlebih dahulu,” ungkapnya. (*)

 

INFONEWS-Pada masa libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Jumat Agung dan Hari Raya Paskah pada Jumat (3/4), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 23.376 tempat duduk untuk layanan perjalanan kereta api selama periode 3 hingga 5 April 2026. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa meskipun masa Angkutan Lebaran Tahun 2026 telah usai, Divre II Sumbar terus berupaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Sumatera Barat dengan mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie-BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima-Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayutanam-Padang.

KA Pariaman Ekspres yang melayani 10 perjalanan setiap harinya beroperasi pada lintas Pauh Lima-Padang-Pariaman-Naras dengan tarif tiket Rp5.000. Layanan ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat dan wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi unggulan seperti Pantai Gandoriah Pariaman.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres menjalani 12 perjalanan per hari pada rute Bandara Internasional Minangkabau (BIM)-Stasiun Pulau Aie dengan harga tiket Rp10.000. Selain menunjang konektivitas bandara, kereta ini juga menghadirkan nilai tambah melalui program tiket rombongan edukatif yang ramah bagi pelajar.

Adapun KA Lembah Anai yang melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam-Padang menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam yang hijau dan menyejukkan, sehingga memberikan kenyamanan tersendiri bagi para penumpang.

“Pengoperasian ketiga kereta api lokal tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterhubungan antardaerah di Sumatera Barat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat” kata Reza.

Ia menambahkan, dengan tarif yang terjangkau serta fasilitas yang memadai, kereta api menjadi sarana transportasi yang ideal bagi masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati kekayaan alam dan budaya Minangkabau secara aman dan nyaman.

“Tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan” ujar Reza.

Reza juga mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi Access by KAI, guna menghindari potensi penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dengan jadwal perjalanan yang andal dan terencana, KAI memastikan setiap pelanggan dapat menikmati layanan transportasi yang aman, tertib, dan menyenangkan selama masa libur panjang ini.

“KAI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari aspek ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Penyesuaian kapasitas dan pola operasi juga kami lakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada momen long weekend,” tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.