Latest Post

 


INFONEWS-PT KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang KA melalui berbagai kegiatan sosialisasi. Hal ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya disiplin berlalu lintas khususnya saat melintasi perlintasan sebidang KA.

Kali ini, menjelang angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Kamis (20/11) KAI Divre II Sumbar bersama KAI Properti dan stakeholder kembali melaksanakan giat sosialisasi disiplin perlintasan sebidang KA di 4 titik perlintasan sebidang diantaranya sbb :
1.⁠ ⁠JPL 7 Km 6+850 petak jalan Bukit Putus - Padang, Jalan Haji Agus Salim Kota Padang, Sumatera Barat
2.⁠ ⁠JPL 2 Km 1+385 petak jalan Padang - Pulau Aie, Jalan Tarandam Kota Padang, Sumatera Barat
3.⁠ ⁠JPL 8 Km 8+794 petak jalan Padang - Alai, Jalan M. Syafei Kota Padang, Sumatera Barat.
4.⁠ ⁠JPL 9 Km 9+135 petak jalan Alai-Air Tawar, Jalan KH. A Dahlan Kota Padang, Sumatera Barat.

Sosialisasi ini melibatkan instansi terkait lainnya seperti Balai Teknik Perkertaapian Kelas II Padang, PT Jasa Raharja, TNI/POLRI dan para Komunitas Pecinta Kereta Api serta instansi terkait lainnya. Sosialisasi dilakukan dengan memberikan himbauan kepada pengguna jalan raya yang melintasi perlintasan menggunakan pengeras suara, membagikan stiker dan suvenir kepada pengguna jalan raya, dan melakukan pembentangan spanduk keselamatan yang bertuliskan imbauan untuk selalu memperhatikan keselamatan bersama serta memberikan bingkisan kepada petugas penjaga pintu perlintasan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa sepanjang 2024, pihaknya telah melaksanakan 38 kali sosialisasi keselamatan berlalu lintas di berbagai lokasi, baik di perlintasan sebidang KA hingga di sekolah-sekolah yang berada di sekitar wilayah operasional Divre II Sumbar. Sementara itu, pada 2025 sosialisasi perlintasan sebidang KA di wilayah Divre II Sumbar dilakukan secara rutin minimal 1 (satu) minggu 1 (satu) kali dan di setiap pelaksanaanya dilakukan di 4 (empat) titik perlintasan yang berbeda sehingga sampai dengan November 2025 ini, tercatat telah dilaksanakan sosialisasi sebanyak 124 titik.

Perlu diketahui perlintasan sebidang merupakan perpotongan antara jalur kereta api dan jalan yang dibuat sebidang. Perlintasan sebidang tersebut muncul dikarenakan meningkatnya mobilitas masyarakat menggunakan kendaraan yang harus melintas atau berpotongan langsung dengan jalan kereta api. Tingginya mobilitas masyarakat dan meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas memicu timbulnya permasalahan yaitu terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang.

Reza menekankan pentingnya kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, termasuk penggunaan helm bagi pengendara roda dua dan prioritas bagi perjalanan kereta api. Pelanggaran di perlintasan sebidang KA tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga melanggar hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

KAI Divre II Sumbar juga mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api demi keselamatan bersama. Hal ini sejalan dengan UU Nomor 23 Tahun 2007 Pasal 181 Ayat (1) yang melarang aktivitas di ruang manfaat jalur kereta api.

Reza mengatakan, pada pasal 181 ayat (1) Undang-undang Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

Lebih lanjut, Reza menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “setiap orang” dalam UU ini berdasarkan ketentuan Pasal 1 angka 18 yaitu perseorangan atau korporasi.

Setiap orang dilarang:
•⁠  ⁠Berada di ruang manfaat jalur kereta api;
Arti dari “berada di ruang manfaat jalur kereta api” yaitu terdiri dari jalan rel dan bidang tanah di kiri dan kanan jalan rel beserta ruang di kiri, kanan, atas, dan bawah yang digunakan untuk konstruksi jalan rel dan penempatan fasilitas operasi kereta api serta bangunan pelengkap lainnya. (Pasal 37)

•⁠  ⁠Ruang manfaat jalur kereta api diperuntukkan bagi pengoperasian kereta api dan merupakan daerah yang tertutup untuk umum. (Pasal 38). Sedangkan yang dimaksud jalan rel yaitu dapat berada:
a. Pada permukaan tanah;
b. Di bawah permukaan tanah; dan
c. Di atas permukaan tanah.

•⁠  ⁠Menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api;
Pengertian dari menyeret dalam ketentuan Pasal 181 ayat (1) huruf b adalah menarik atau mendorong barang tanpa roda dan melintasi jalur kereta api.

•⁠  ⁠Menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.
Yang dimaksud dengan “kepentingan lain” adalah penggunaan jalur kereta api yang tidak sesuai dengan fungsinya, antara lain bermain, berjualan, menggembala ternak, menjemur barang, membuang sampah atau kegiatan lainnya.

Ketentuan tersebut dikecualikan bagi petugas di bidang perkeretaapian yang mempunyai surat tugas dari Penyelenggara Prasarana Perkeretaapian.
Dalam ketentuan Pasal 181 ayat (2) ini yang termasuk surat tugas adalah kartu atau tanda pengenal.

Jika melihat konstruksi Pasal 181 ayat (2) tersebut maka, ketentuan Pasal 181 berlaku bagi setiap orang yang tidak mempunyai surat tugas dari Penyelenggara Prasana Perkeretaapian.

“Setiap orang yang berada di ruang manfaat jalan kereta api, menyeret barang di atas atau melintasi jalur kereta api tanpa hak, dan menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api yang dapat mengganggu perjalanan kereta api sebagaimana dimaksud dalam Pasal 181 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp15.000.000,00 (lima belas juta rupiah)”, Tegas Reza.

Reza menambahkan adapun upaya lain sepanjang tahun 2025 yang telah dilakukan KAI Divre II Sumbar untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas khususnya di perlintasan sebidang KA diantaranya :
1.⁠ ⁠Menutup sebanyak 14 titik perlintasan liar
2.⁠ ⁠Melaksanakan sosialisasi keselamatan dan keamanan di 14 sekolah
3.⁠ ⁠⁠Melakukan sosialisasi di 124 titik perlintasan resmi, baik yang dijaga maupun tidak dijaga
4.⁠ ⁠⁠Memasang 20 banner himbauan keselamatan di titik rawan kecelakaan
5.⁠ ⁠ Pemberian CSR berupa sarana olahraga di 32 lokasi titik perlintasan dan sekolah saat pelaksanaan sosialisasi.

KAI dan KAI Properti mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan disiplin dalam mematuhi aturan lalu lintas. Mari bersama-sama menjaga keselamatan dengan tidak menerobos palang pintu, tidak mengabaikan rambu, serta selalu memastikan kondisi aman sebelum melintas.

Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Ramdhani Subagja, menyampaikan bahwa keteraturan, kepatuhan, dan edukasi masyarakat merupakan elemen penting untuk menekan angka kecelakaan di kawasan perlintasan sebidang.

“KAI Properti berkomitmen mendukung peningkatan keselamatan melalui perbaikan fasilitas, penataan lingkungan di sekitar jalur KA, penempatan petugas penjaga pintu, serta kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya. Keselamatan bukan hanya urusan petugas, namun tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan,” ujar Ramdhani.

“Sosialisasi seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di perlintasan sektoral. Kami berharap dukungan masyarakat agar selalu berhenti ketika palang mulai menutup, memperhatikan sinyal, serta memastikan jalur aman sebelum melintas,” lanjut Ramdhani.

“Dengan kepedulian dan kedisiplinan bersama, kecelakaan di perlintasan sebidang dapat dicegah, dan keselamatan transportasi dapat semakin terjamin,” tutup Reza.

KAI Divre II Sumbar dan KAI Properti mengapresiasi masyarakat dan instansi yang mendukung upaya keselamatan perjalanan kereta api. Potensi bahaya atau aktivitas mencurigakan di jalur kereta api dapat dilaporkan melalui stasiun terdekat atau Contact Center KAI di telepon 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Dr. dr. Rahyussalim, Sp.OT(K)., Subsp.O.T.B. Datuak Bagindo Nan Kuniang bersama istri.

INFONEWS - Hajatan besar adat Minangkabau akan dilaksanakan yakni acara Malewakan Gala Sako Suku Koto Belanti Padang yang merupakan balahan Suku Koto Nagari Saniangbaka untuk Dr. dr. Rahyussalim, Sp.OT(K)., Subsp.O.T.B. dengan gelar Datuak Bagindo Nan Kuniang.

Sumatera Barat (Sumbar) akan menjadi tuan rumah dalam hajatan besar yang akan dihadiri oleh sejumlah menteri,  hingga perwira tinggi dari pusat. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (22/11), di Kantor Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM Sumbar), Komplek Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Kota Padang.

Ketua Panitia Penyelenggara, Arfa Kasni  Datuak Tumangguang, menyatakan harapan besar agar seluruh undangan dapat hadir. Pasalnya, acara penobatan gelar adat ini diprediksi akan menjadi magnet bagi sejumlah besar tokoh nasional, khususnya dari kalangan militer dan akademisi di Jakarta.

Menurut Arfa Kasni, acara ini menjadi istimewa karena sosok yang dilewakan gelar adatnya adalah seorang perwira, sehingga banyak perwira menengah hingga perwira tinggi di Jakarta yang diundang dan diharapkan kehadirannya. Kehadiran tokoh-tokoh dari pusat ini akan menjadi perhatian utama bagi masyarakat Rakyat Minang.

Daftar undangan dari Jakarta yang dirilis panitia memuat nama-nama besar dari berbagai latar belakang, termasuk Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan (Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI) dan Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad (Wakil Ketua MPR RI). Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, MM., IPU, juga terdaftar sebagai tamu kehormatan.

Ratusan tokoh dari kalangan TNI dan Polri, seperti Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Mohamad Hasan, dan Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksamana Madya TNI Edwin, juga tercantum dalam daftar. Hal ini semakin menguatkan dimensi nasional dari acara Malewakan Gala Sako ini.

Mengingat Dr. dr. Rahyussalim memiliki latar belakang sebagai dokter spesialis (Sp.OT(K)., Subsp.O.T.B), acara ini juga menarik perhatian komunitas medis dan akademik. Panitia mengundang Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, serta para Guru Besar FKUI dan pimpinan organisasi bedah Orthopaedi seperti Presiden PABOI, Prof. Dr. dr. Ismail Hadisoebroto Dilogo.

Acara yang akan berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 13.30 WIB ini akan diisi dengan prosesi adat, termasuk pemasangan keris oleh Ketua Umum LKAAM Sumbar, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, Dt. Sati, dan penyerahan tongkat oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi, Dt. Marajo.

Arfa Kasni menekankan pentingnya lokasi acara, yaitu kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. "Kita tunjukkan dan kita ingin memperlihatkan kawasan Masjid Raya, di mana Kantor LKAAM, di mana Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, yang bersanding menjadi suatu kawasan, ada pesan-pesan yang ada di Minangkabau," jelasnya.

Penunjukan gelar adat Datuak Penghulu Kaum Suku Koto, Balanti-Padang ini diharapkan menjadi simbol kuat persatuan antara adat dan agama ("Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah") serta menjadi momen bagi Rakyat Minang untuk menyambut hangat tamu-tamu kehormatan dari Jakarta.(bim)



Infonews - Dalam rangka pencarian bakat generasi muda, Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Dispapora) Mentawiai adakan event bertajuk Mentawai got talent yang di ikuti tingkat SMP,SMA dan Umum. Kegiatan di selenggarakan selama dua hari di kawasan wisata Mapadegat, Kepulauan Mentawai, kamis (20/11/2025).


Event Mentawai got talent resmi di buka Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk di hadiri Asisten III, Ruslianus Sabelau, Kadis Parpora Mentawai, Aban Barnabas Sikaraja, Kepala BPBD Mentawai, Lauren Saruruk dan peserta.


Dalam sambutannya, Jakop Saguruk menyampaikan apresiasi kepada Dinas Periwisata dan Pemuda Olahraga yang telah menggagas kegiatan event mentawai's got talent ini dan kegiatan bukan hanya sekedar hiburan semata, tapi sebagai wadah generasi muda untuk menunjukan potensi, bakat, kreatif dan kemampuan yang di miliki.


"Ajang pencarian bakat melalui event Mentawai"s got talent ini harus dilakukan, karena ada salah satu misi dan visi kepala daerah, bahwa yang berpretasi di bidang seni atau akademiik diberi bantuan dari pemerintah daerah" ucap Wabup.


Tak hanya itu saja pemerintah daerah juga menginginkan ada sekolah unggulan di SMP dan SMA, maka dalam hal ini di butuhkan potensi dan bakat para generasi muda, sehingga nantinya memiliki pemimpin yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan di Mentawai.


Selain itu Mentawai"s got talent ini juga menguji mental untuk membiasakan berdiri di panggung dalam menunjukan bakat yang di miliki, karena kemampuan itu akan kelihatan saat tampil di panggung yang di tonton banyak orang, ujarnya.


"Mentawai's got talent ini mencari orang yang betul-betul memiliki talenta di bidang seni, dimana nantinya menjadi andalan di pemerintah daerah sekaligus mengorbitkan bakat generasi muda baik di ajang daerah maupun di luar daerah yang di fasilitas dinas bersangkutan" ucapnya.


Dia menyebut, meski kegiatan ini perdana di gelar, namun yang paling terpenting itu mampu menunjukan talentanya dengan baik. Selain itu kegiatan tersebut bagian dari promosi pariwisata khusunya di kawasan wisata Mapadegat.


Ajang mencari bakat ini, kata dia bukan persoalan kalah menang, namun paling utama maksimalkan potensi yang ada, karena hal ini juga bagian salah satu mendorong pembangunan Mentawai di bidang pariwisata.


Dia menegaskan, kegiatan mentawai's got talent ini tidak hanya sampai disini saja, namun tahun depan lebih di tingkatkan lagi, bahkan penyelenggaraannya bisa di laksanakan di Pulau Siberut atau di Sikakap.


Laporan Ketua Panitia Event Mentawai Got Talent, Mateus Samalinggai menyampaikan, kegiatan ini merupakan pemberdayaan dan pengembangan pemuda dan kepemudaan terhadap pelopor kabupaten, wirausaha muda pemula dan pemuda kader di kabupaten.


"Kegiatan event Mentawai got ini bersumber dari dana DAU sg sebesar Rp.50 juta" sebut Mateus dalam laporannya.


Dia menyebut, Mentawai's got talent ini dalam rangka ajang pencarian bakat dan keahlian generasi muda Mentawai serta wadah bagi pemuda untuk menunjukkan dan mengembangkan potensi di bidang antraksi yang bersifat entertaiment.


Dalam event mentawai got talent ini diikuti sebanyak 38 peserta dari tingkat SMP, SMA dan Umum. Ivent ini terdiri dari Solo, Duet, Trio, Owarted dan Group dengan kategori pemenang, Juara I, II, III, Harapan I, II, III dan Favorit.


Juara I di berikan sebesar Rp. 5 juta, Juara II Rp. 4 juta, Juara III, Rp. 3,5 juta, Harapan I Rp . 3 juta, harapan II, Rp. 2 juta, harapan III, Rp.1,5 juta dan Favorit Rp. 1 juta.


Peserta yang berhasil dalam event Mentawai got talent ini di berikan trophy dan uang pembinaan, dimana nantinya voucher ditukarkan kepada panitia dengan nominal yang telah di tetapkan.



Editor : Tim Redaksi







 


INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat terus memperkuat komitmen dalam penyediaan layanan transportasi berbasis rel yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Salah satu wujud nyata upaya tersebut adalah adanya Stasiun Pauh Lima.

Stasiun yang berada pada ketinggian ±90 meter di atas permukaan laut ini awalnya dibangun pada 16 November 1979 sebagai bagian dari jalur Indarung–Bukit Putus. Selama masa operasionalnya, Pauh Lima menjadi titik strategis untuk penyusulan dan pengaturan rangkaian kereta barang yang mengangkut material dari Pabrik Semen Padang menuju Pelabuhan Teluk Bayur. Fungsinya sangat vital, meski berada dalam senyap tanpa melayani perjalanan manusia.

Namun, seiring perubahan kebutuhan mobilitas masyarakat dan kebijakan transportasi nasional yang kembali mendorong penguatan moda transportasi berbasis rel, kawasan Pauh yang dikelilingi permukiman, pusat pendidikan seperti Universitas Andalas, dan sentra aktivitas harian menunjukkan potensi besar untuk menjadi simpul baru perjalanan berbasis rel.

“Kehadiran Stasiun Pauh Lima sebagai stasiun penumpang merupakan komitmen KAI dalam menyediakan layanan yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat masa kini. Transformasi ini bukan hanya membuka akses transportasi baru, tetapi juga menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih aman, efektif, dan terjangkau, khususnya bagi mahasiswa dan pekerja di kawasan Pauh dan sekitarnya,” ujar Kepala Humas Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.

Pengoperasian Stasiun Pauh Lima dimulai pada 1 Maret 2023 menjadi momen bersejarah: untuk pertama kalinya sejak berdiri, kereta penumpang Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima - Naras berhenti di sini dan disambut antusias warga. Kini, 10 (sepuluh) frekuensi perjalanan perjalanan kereta singgah setiap hari dengan tarif terjangkau mulai Rp5.000, menjadikan Pauh Lima alternatif mobilitas yang efisien dari dan menuju pusat Kota Padang.

Sejak kembali aktif, stasiun ini tidak hanya menjadi titik keberangkatan dan kepulangan, tetapi juga simbol perubahan. Dari rel yang dahulu membawa muatan industri, kini setiap rangkaian yang datang membawa pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga wisatawan menghidupkan kembali denyut kawasan dan mendekatkan layanan perkeretaapian kepada masyarakat.

“Kami berharap kehadiran kembali Stasiun Pauh Lima dapat menjadi katalis bagi peningkatan kualitas hidup warga. Ini adalah bukti bahwa infrastruktur yang pernah tidur panjang pun dapat kembali memberi manfaat besar bagi publik bila dihadirkan dengan tepat,” tambah Reza.

Dengan wajah baru yang lebih fungsional dan pelayanan yang disesuaikan kebutuhan masyarakat, Stasiun Pauh Lima kini melanjutkan perjalanan sejarahnya. Tidak lagi sebagai fasilitas industri yang sunyi, tetapi sebagai simpul transportasi publik yang mendukung mobilitas modern, lebih hidup, lebih manusiawi, dan lebih dekat dengan warga.

“KAI akan terus memastikan Pauh Lima memberi layanan terbaik bagi masyarakat serta menjadi simpul perjalanan yang andal dan berkelanjutan,” tutup Reza.(*)

 

Infonews - Komunikasi Sosial merupakan bagian dari metode pembinaan Teritorial yang memiliki tujuan memelihara komunikasi dan silahturahmi TNI khususnya Aparat Kewilayahan dalam hal ini Babinsa dengan Aparat Pemerintah khususnya di Desa binaan.


Dalam kesempatan itu, Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai, Serda L Hutagalung bersama Kepala Desa serta aparatur Desa lakukan Komunikasi Sosial di Kantor Desa muara Siberut, Rabu (19/11/2025).


Dia menyebut, Komsos merupakan salah satu metode Pembinaan Teritorial (Binter) yang digunakan untuk menyampaikan berbagai hal berkaitan dengan tugas, peran, fungsi, visi dan misi serta kebijakan Komando kewilayahan.


Hal tersebut harus diselenggarakan secara terencana, bertingkat dan berlanjut yang dilaksanakan bersama perangkat Desa serta komponen masyarakat di wilayah binaan.


“Komsos juga merupakan sarana interaksi antara perangkat Desa ataupun warga dengan aparat kewilayahan, sehingga terwujud kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat,” ungkap Serda L Hutagalung.


Dalam sharing itu, Babinsa berinteraksi secara langsung dengan Kepala Desa dan Aparatur Desa mereka membahas berbagai isu terkini yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, serta mencari solusi bersama untuk mengatasi potensi konflik yang mungkin muncul.


“Kami ingin memastikan bahwa wilayah kami tetap aman, damai, dan kondusif, oleh karena itu, kami mengadakan Komsos ini sebagai wujud kolaborasi antara Babinsa, Pemdes dan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama,” ujar Babinsa.



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menegaskan komitmennya terhadap keselamatan perjalanan kereta api melalui sertifikasi bagi seluruh petugas operasional.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa sertifikasi ini menunjukkan bahwa para petugas KAI telah memenuhi persyaratan kompetensi yang ditetapkan oleh pemerintah untuk operasional perkeretaapian.

“Keselamatan adalah prioritas utama KAI. Sertifikasi bagi petugas operasional merupakan wujud nyata komitmen KAI untuk memastikan setiap perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan selamat,” ungkap Reza.

Petugas operasional yang dimaksud meliputi berbagai lini penting dalam pengoperasian kereta api, mulai dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) atau Masinis, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), Pengawas Peron (PAP), Petugas Rumah Sinyal (PRS), Petugas Langsir (PLR), hingga Petugas Jaga Lintasan (PJL).

Tercatat hingga November 2025, sebanyak 84 petugas Operasional KAI Divre II Sumbar telah dilakukan sertifikasi.

“Sertifikasi ini merupakan bukti pengakuan kecakapan yang dimiliki oleh para petugas KAI Divre II Sumbar dari pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan secara bertahap terus dilaksanakan pengujian sertifikasi pekerja yang akan habis masa berlaku agar tidak mengganggu operasional KA karena salah satu syarat untuk menjalani tugas pekerja operasional tidak terpenuhi,” jelas Reza.

Khusus untuk Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) seperti Masinis dan Asisten Masinis, sebelum memulai dinas wajib menjalani assessment yang dilakukan oleh Penyelia Masinis, yang salah satu aspek penting yang diperiksa adalah kepemilikan dan masa berlaku sertifikasi. Jika masa berlaku sertifikasi telah habis, Masinis dan Asisten Masinis yang bersangkutan tidak diperkenankan bertugas hingga proses perpanjangan sertifikasi selesai.

“Hal ini merupakan wujud komitmen KAI Divre II Sumbar untuk menyelenggarakan perjalanan kereta api yang aman dan selamat,” kata Reza.

Tidak hanya Masinis dan Asisten Masinis, seluruh petugas Operasional di wilayah KAI Divre II Sumbar dipastikan memiliki sertifikasi yang masih berlaku sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. Selain itu, KAI Divre II Sumbar secara berkala melakukan pengujian kecakapan untuk memastikan para petugas memahami dan menjalankan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Reza menambahkan bahwa langkah penguatan keselamatan ini juga menjadi bagian dari persiapan KAI Divre II Sumbar dalam menghadapi masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, periode yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat serta kebutuhan pelayanan yang lebih prima dan responsif.

“Menjelang Nataru, seluruh aspek pelayanan termasuk kesiapan SDM operasional harus berada pada level terbaik. Sertifikasi ini memastikan bahwa seluruh petugas kita siap melayani pelanggan dengan standar keselamatan tertinggi. Ini selaras dengan semangat KAI Semakin Melayani dan upaya berkelanjutan untuk mendorong KAI Naik Kelas dalam setiap aspek operasional,” tutur Reza.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM melalui sertifikasi, pelatihan, dan pembinaan rutin menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan yang handal, aman, dan nyaman, terutama pada masa puncak perjalanan akhir tahun.

“KAI Divre Sumbar akan terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang operasional melalui sertifikasi dan pelatihan berkelanjutan. Upaya ini adalah bagian dari komitmen KAI untuk senantiasa mengutamakan keselamatan demi keamanan dan kenyamanan seluruh pelanggan kereta api, terutama memasuki masa layanan Nataru yang memerlukan kesiapan ekstra,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang bersama dengan Pemko Padang kembali melakukan pembahasan terkait RAPBD Kota Padang tahun anggaran 2026. Pembahasan ini terus ditingkatkan terkait adanya devisit dalam RAPBD tersebut.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menjelaskan dalam pembahasan yang telah dilakukan RAPBD Kota Padang masih devisit Rp 26,4 Miliar untuk tahun 2026. Untuk menutupi hal tersebut tim Banggar beserta Pemko Padang terus berupaya dalam mencari solusi devisit anggaran tersebut.

“Kita terus mencari-cari caranya, kita telah melakukan beberapa pengurangan di DPRD seperti Perjalanan Dinas dikurangi sebesar Rp 4 Miliar” ucapnya Senin (17/11).

Tidak hanya mengurangi perjalanan dinas, DPRD Kota Padang dalam pembahasan banggar tersebut juga menyoroti pengurangan dana pokir.

“Ada beberapa pergeseran pokir seperti dikurangi dananya atau ditunda pelaksanaanya di perubahan namun tentu di perubahan kita juga harus lihat bagaimana kondisinya yang jelas tadi angka yang disampaikan oleh teman-teman pengurangan dana pokir tersebut sekitar Rp 18 miliar, demikian pokir merupakan janji dari anggota DPRD Kota Padang kepada masyarakatnya namun karena kondisi keuangan saat ini kita harus berpandai-pandai kepada masyarakat untuk menjelaskannya,”ujarnya.

Dengan demikian Muharlion mengatakan tersisa Rp 8, 4 Miliar lagi yang masih devisit dan ia mengatakan menyerahkan hal tersebut kepada Pemko Padang. “Mudah-mudahan dalam beberapa waktu kedepan ditemukan solusinya dari Pemko Padang,”ujarnya.

Ia mengatakan terkait RAPBD ini diharapkan dapat selesai dalam pekan ini. Jika ini segera selesai Muharlion mengatakan masing-masing OPD dapat segera mengentrikan kembali.

“Termasuk Rp 18 miliar dana pokir anggota DPRD Kota Padang yang akan dikurangi, mana saja nanti yang akan di tunda baik terkait pembangunan jalan, hibah dan sejenisnya. Semuanya harus final sebelum kita ketok palu ditanggal 24 November 2025 ini,”pungkasnya.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.