Latest Post

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion. 

INFONEWS-Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, memberikan teguran keras kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang terkait buruknya tata kelola di kawasan objek wisata Pantai Padang.

Muharlion mengaku sangat menyayangkan munculnya seruan blacklist dari warganet di media sosial akibat maraknya praktik pungutan liar (pungli) parkir dan harga kuliner yang tidak wajar.

Ia mendesak agar Satpol PP dimaksimalkan untuk mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke ikon wisata Kota Padang tersebut.

Penyataanitu dia sampaikan menyikapi suara sumbang netizen di media sosial yang mengeluhkan pengalaman buruk saat berwisata di Pantai Padang sampai ke telinga pimpinan legislatif.
Muharlion menegaskan bahwa kebocoran pengawasan tidak boleh terjadi lagi, mengingat personel Satpol PP saat ini sudah ditambah, termasuk dari tenaga outsourcing.

“Ini tidak boleh terjadi. Jika netizen memasukkan Pantai Padang ke dalam daftar blacklist wisata, tentu akan sangat merugikan industri pariwisata kita. Kami minta Satpol PP dimaksimalkan agar tidak muncul citra negatif,” ujar Muharlion dengan tegas, Rabu (21/1/2026).

Politisi PKS ini menyoroti praktik parkir liar yang kerap memaksa pengunjung membayar di depan dengan tarif yang tidak masuk akal. Menurut Muharlion, Pemko Padang sebenarnya sudah memiliki payung hukum yang sangat jelas untuk menindak tegas para juru parkir (jukir) liar yang meresahkan tersebut.

“Aturannya sudah ada, pungutan liar dapat dijerat dengan pasal dan perda. Yang dituntut sekarang adalah kemauan Pemko dalam mengimplementasikannya. Kita tidak ingin citra pariwisata Kota Padang menjadi buruk di mata nasional maupun internasional,” tegasnya.

Selain masalah parkir, Muharlion juga memberikan catatan merah terhadap perilaku oknum Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sering melakukan praktik “getok harga”. Ia meminta adanya pembinaan serius agar pedagang tidak menaikkan harga semena-mena yang dapat merusak citra keramahan warga Padang.

Ia menekankan bahwa kenyamanan pengunjung adalah kunci utama keberlanjutan ekonomi pariwisata. Jika wisatawan merasa nyaman, mereka tidak hanya akan kembali, tetapi juga membawa rombongan lebih banyak, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Muharlion mengingatkan Pemko Padang bahwa tuntutan wisatawan sebenarnya sangat sederhana, yakni tempat yang bersih, tarif parkir wajar, fasilitas layak, serta jaminan keamanan. Ia tidak ingin keindahan matahari terbenam di Pantai Padang kalah oleh semrawutnya tata kelola di lapangan.

Di akhir pernyataannya, ia mendesak pengelolaan pariwisata yang lebih profesional dan berkelanjutan. Tanpa pembenahan serius, Pantai Padang berisiko kehilangan pesonanya bukan karena alamnya, melainkan karena kegagalan pemerintah dalam menjawab harapan masyarakat.(bim)

 

Infonews - Guna mendukung perekonomian masyarakat, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serda Marwi sambangi  tukang bengkel di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap,Kepulauan Mentawai, Rabu (21/1/2026).


Kegiatan sambang yang di lakukan Babinsa ini dalam rangka menjalin silahturahmi serta memotivasi tukang bengkel pak Ap untuk terus meningkatkan penghasilan.


"Motivasi yang kita berikan kepada tukang bengkel ini agar lebih semangat dalam meningkatkan penghasilan keluarga" tuturnya.


Kemudian Babinsa juga sarankan untuk meningkatkan kualitas hasil perbengkelan, agar konsumen nyaman dan pelanggan terus bertambah.


"Ini upaya kita dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, supaya motivasi yang kita sampaikan memberikan dampak bagi ekonomi keluarga" tukasnya.



Editor : Tim Redaksi


 

INFONEWSDalam upaya meningkatkan pemahaman anggota DPRD Kota Pematangsiantar mengenai fungsi, tugas, dan wewenang legislatif, Komisi II DPRD Pematangsiantar melakukan Konsultasi Luar Daerah ke DPRD Kota Padang, Selasa, (20/1/2026), pukul 11.00 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan mendalami tugas pokok serta fungsi DPRD, sekaligus menjadi sarana pertukaran pengalaman dan informasi terkait pengelolaan pembangunan daerah.

Konsultasi tersebut mengangkat tema “Transformasi Penyuluh Pertanian untuk Mendukung Swasembada Pangan di Daerah.”

Melalui kunjungan ini, Komisi II DPRD Pematangsiantar berharap dapat mempelajari berbagai strategi dan praktik terbaik dalam pengelolaan penyuluhan pertanian, yang dapat diterapkan di wilayahnya.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kapasitas legislasi, meningkatkan efektivitas pengawasan, dan mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Kota Pematangsiantar.

Kunjungan diterima oleh Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Padang, Suzi Helda, yang menyambut rombongan dengan ramah.

Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak juga membahas potensi kerja sama dan pertukaran informasi antara DPRD kedua kota, sehingga sinergi antar-DPRD daerah dapat terus terjaga.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen DPRD Pematangsiantar untuk memperkuat kapasitas anggota legislatif, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan pembangunan daerah berjalan secara optimal, khususnya di sektor pertanian. (*)

INFONEWS-Padang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat kembali dipertanyakan. Bukan soal gedung pemerintahan atau aktivitas birokrasi, melainkan kondisi jalan di wilayah pinggiran kota yang dinilai semakin memprihatinkan dan terkesan luput dari perhatian serius.

Di sejumlah kawasan yang dikenal masyarakat sebagai wilayah Papiko—seperti Kecamatan Kuranji, Pauh, Koto Tangah, Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung hingga Bungus Teluk Kabung—kerusakan jalan bukan lagi cerita baru. Aspal mengelupas, badan jalan berlubang, hingga permukaan yang bergelombang menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga.

Keluhan pun terus mengalir dari masyarakat, terutama warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Jalan rusak membuat distribusi hasil panen tersendat, ongkos angkut meningkat, dan risiko kecelakaan kian tinggi. Ironisnya, kondisi ini terjadi di wilayah penyangga kota yang selama ini ikut menopang kebutuhan pangan Padang.

Situasi makin runyam setelah bencana banjir bandang melanda beberapa waktu lalu. Di Kuranji, Pauh, dan Koto Tangah, banjir tak hanya merusak badan jalan, tetapi juga merobohkan jembatan dan memutus akses antarwilayah. Hingga kini, sebagian titik terdampak disebut belum tertangani maksimal.

Sorotan keras pun datang dari Ketua DPRD Padang, Muharlion. Ia menilai persoalan jalan rusak tak bisa lagi disikapi dengan alasan klasik atau sekadar wacana perencanaan.

“Terkait jalan-jalan yang rusak, kami minta Dinas PUPR Kota Padang segera turun tangan. Jangan ditunda-tunda. Kalau bisa ditangani lewat kegiatan rutin, lakukan sekarang. Kalau memang butuh perbaikan permanen, proses lelangnya juga harus segera berjalan,” tegas Ketua DPRD Kota Padang Muharlion.

Menurutnya, membiarkan kondisi jalan rusak berlarut-larut sama saja dengan membiarkan aktivitas ekonomi warga terganggu. Apalagi Padang membawa status sebagai wajah Sumatera Barat di tingkat nasional.(*)

Muharlion juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berpusat di tengah kota. Wilayah pinggiran, kata dia, memiliki hak yang sama untuk menikmati infrastruktur layak, aman, dan mendukung produktivitas masyarakat.

Desakan ini sekaligus menjadi alarm bagi Dinas PUPR Kota Padang agar tidak lagi bersikap normatif. Publik kini menunggu langkah konkret, bukan sekadar daftar rencana di atas kertas. Jika tidak, sorotan terhadap kinerja pemerintah kota dipastikan akan semakin tajam.(*)

 

Infonews - Sebagai ujung tombak satuan teritorial mempunyai banyak peran ditengah masyarakat, dimana seorang Babinsa harus memiliki kemampuan penguasaan wilayah mulai dari Geo, Demo dan Komsos di wilayah yang menjadi binaanya, 


Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 04/Sikakap, Kodim 0319/Mentawai, Serma Andi Arisandi dan Serda Marwi bangun kedekatan dengan mitra karib Rijon seorang Buruh di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap,Kepulauan Mentawai. Selasa (20/1/2026).


Dalam komsosnya itu, Babinsa ingatkan warga pekerja buruh untuk tetap menjaga  keselamatan bekerja dan saling menjaga silaturahmi sesama.


Kegiatan komsos dengan pekerja buruh yang tengah santai di salah satu warung, Babinsa juga berikan motivasi agar hasil dari pekerjaan dapat di manfaatkan untuk kebutuhan keluarga.


Komsos yang di lakukan ini, sebut Babinsa bukan hanya sekedar silahturahmi dengan pekerja buruh akan tetapi untuk mengetahui keluhan dari masyarakat.


"Kedekatan kita sebagai aparat teritorial ditengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman dan bisa membantu apa yang menjadi kesulitan warga" harapnya.



Editor : Tim Redaksi

 

Anggota DPRD Kota Padang Rafdi,ST.

INFONEWS-Banjir bandang akhir tahun lalu masih terasa dampaknya oleh warga Kecamatan Pauh Kota Padang, Sumatera Barat hingga saat ini.

Akses jalan dan jembatan ada yang putus sehingga hasil pertanian warga sulit diangkut, saluran irigasi rusak parah, bahkan sawah-sawah banyak terkena banjir.

Kekeringan melanda. Warga mengeluhkan air bersih. Saat itu lah datang bantuan dari anggota DPRD Kota Padang Rafdi, ST.

Melalui relasi yang dia miliki, Rafdi yang merupakan anggota dewan daerah pemilihan Pauh-Luki, besitungkin mengatasi keluhan warga, terutama air bersih di Pauh.

"Terima kasih Ustadz Ketua DPRD Prov. Sumatera Barat, ustadz Muhidi, yang sampai saat ini masih membantu warga untuk supply air bersih. Pagi ini di Binuang Kamp. Dalam, Pauh, yang beberapa hari ini telah kekeringan mendapatkan supply air bersih," katanya kepada media ini, Selasa, 20 Januari 2026.

Beberapa waktu belakangan, kata Rafdi, air sumur warga di Pauh, kering.

"Mungkin ada hubungan dengan banjir, yang sudah memutus jalur banda dan irigasi di Pauh, " tukuk Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang. (*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api pada masa libur Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Selama periode 16-18 Januari 2026, total volume penumpang mencapai sekitar 21.000 pelanggan, atau setara dengan 102.46 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 20.496 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal di wilayah Sumatera Barat, khususnya pada momen libur panjang.

Dari sisi stasiun, mobilitas penumpang tertinggi baik untuk kedatangan maupun keberangkatan tercatat di Stasiun Padang. Rincian jumlah penumpang pada masa libur tersebut adalah sebagai berikut:

Untuk kedatangan penumpang:
- Stasiun Padang: 6.247 penumpang
- Stasiun Pariaman: 4.283 penumpang
- Stasiun Air Tawar: 1.480 penumpang
- Stasiun Naras: 1.301 penumpang
- Stasiun BIM: 969 penumpang

Untuk keberangkatan penumpang:
- Stasiun Padang: 6.073 penumpang
- Stasiun Pariaman: 4.061 penumpang
- Stasiun Air Tawar: 1.652 penumpang
- ⁠Stasiun Naras: 1.226 penumpang
- ⁠Stasiun Lubuk Alung: 1.103 penumpang

Data tersebut menunjukkan bahwa Stasiun Padang masih menjadi stasiun utama dengan tingkat aktivitas tertinggi, sekaligus menjadi pusat pergerakan masyarakat pengguna jasa kereta api di Sumatera Barat.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima–Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang.

Tingginya tingkat keterisian tiket pada masa libur ini menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

“Capaian okupansi hingga 100 persen lebih menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kereta api di Sumatera Barat terus tumbuh. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh pelanggan,” ujar Reza.

Menurutnya, pengoperasian ketiga kereta api lokal tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterhubungan antardaerah, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat Sumatera Barat.

Dengan tarif yang terjangkau serta fasilitas yang memadai, kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat maupun wisatawan untuk melakukan perjalanan secara aman, nyaman, dan tepat waktu, terutama pada momen libur panjang.

Reza juga mengimbau masyarakat agar selalu melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi KAI, khususnya aplikasi Access by KAI, guna menghindari potensi penipuan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan terus melakukan berbagai inovasi, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun layanan pelanggan, guna mendukung mobilitas masyarakat dan pariwisata daerah. KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang semakin modern, andal, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” tambahnya.

KAI Divre II Sumbar akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan. “Kami akan senantiasa meningkatkan pelayanan angkutan penumpang, baik dari aspek ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Penyesuaian kapasitas dan pola operasi juga akan terus kami lakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada momen long weekend seperti saat ini,” tutup Reza.

KAI Divre II Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang telah diberikan, serta berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.