Latest Post

 

INFONEWS - P3K atau PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) berhasil menyedot anggaran APBD kota Padang sekitar Rp250 M. Apatah lagi pemerintah pusat seakan lepas tangan terhadap pembayaran gaji P3K.

"Sebanarnya untuk P3K, seluruh Indonesia mengeluhkan masalah. Karena di awalnya dulu, P3K ini dibayarkan pusat, tapi setelah mereka diangkat, untuk tahun selanjutnya kan dibayarkan daerah untuk pembayaran gaji, tunjangan dan segala macamnya," ujar Wakil Ketua DPRD kota Padang Mastilizal Aye ketika dikonfirmasi awak media, Senin, 15 Juni 2026.

Akibatnya, dengan menyedot anggaran APBD tersebut, jelas memberatkan tidak hanya bagi APBD Kota Padang, tetapi kabupaten/kota seluruh Indonesia.

"Itu jelas meberatkan APBD kota/kabupaten se Indonesia. Kemaren ada wacana, beberapa kepala daerah, bagaimana pusat bisa membayarkan gaji P3K itu, dan itu kita dukung bersama-sama," cakapnya.

Yang jelas, kata Aye, APBD kota Padang pasti tersedot untuk anggaran itu.

"Dimana kemaren kita mengangkat P3K sekitar 4.800 orang. Dikalikan 14 bulan, dikali gajinya, itu sudah lebih 250 Miliar. Itu angka untuk mengaji P3K. Itu akibatnya sekarang, dan itu sangat mengerus anggaran APBD kota Padang," ujarnya.

Aye berharap ada solusi cerdas dari Pemerintah Pusat, tak hanya membebankan anggaran ke daerah."Kita minta ada solusinya dari pusat," tukuk politisi Gerindra ini. (*)

 

INFONEWS-Pada rapat paripurna DPRD kota Padang, Senin, 15 Juni 2026 lalu, Fraksi Partai Amanat Nasinal (PAN) bersuara lantang.

Salah satu yang disorot adalah temuan BPK RI di Bagian Hukum kota Padang. Temuan itu sebesar Rp10.423.762,06.

Juru bicara Fraksi PAN yang juga merangkap sekretaris fraksi, Usmardi Thareb menyampaikan suara lantang F-PAN itu.

"Masih terkait dengan Bagian Hukum, adanya temuan BPK
sebesar Rp10.423.762,06, yang mencakup personal di Bagian
Hukum yang menerima upah pungut atau mendapat insentif
dari Bapenda," tegasnya.

Temuan tersebut di Bagian Hukum itu dalam kapasitas sebagai panitia OPD
penerima PAD.

"Ini memperlihatkan personal di Bagian Hukum, tidak memahami secara utuh regulasi yang mengatur soal ini," cakapnya.

Oleh karena itu, Fraksi PAN meminta kepada Walikota sebagai pejabat pembina kepegawaian untuk melakukan pembinaan yang lebih terpokus kepada semua ASN, agar ke depan tidak terjadi hal serupa. (*)

 

INFONEWS-Ketua DPRD Padang, Muharlion meminta wali kota Padang berkoordinasi dengan BPJS, terkait jenis perlindungan yang cocok untuk relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB).

Asuransi ini juga termasuk untuk petugas BPBD yang jadi ujung penanganan bencana di lapangan. 

Asuransi ini penting, tegas dia, karena ruang lingkup pekerjaan personel kebencanaan ini beresiko tinggi, sesuai jenis bencana yang terjadi. 

“Sebagai bentuk kehadiran negara pada setiap pekerjaan kebencanaan, memberikan perlindungan adalah sebuah keniscayaan. DPRD Padang siap mendukung penganggaran asuransi bagi semua insan kebencanaan ini nantinya,” tegas Muharlion. Senin (15/6/2026).

Hal itu disampaikan politisi PKS ini, merespon kegiatan Jambore KSB Kota Padang Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan ABG Lubuk Minturun tanggal 12-14 Juni 2026. Jambore ini diikuti sekitar 700 relawan KSB dari 11 kecamatan di Kota Padang. 

BPJS untuk Pekerja Rentan

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang menargetkan sebanyak 37.648 pekerja rentan di Kota Padang dapat terdaftar dalam Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dalam kurun waktu lima tahun.

Target ini disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menerima kunjungan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Afrialdi, di Kediamannya, Senin (27/4/2026).

Fadly Amran menegaskan, program BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Melayani, yang berfokus pada kemudahan akses layanan publik, khususnya jaminan sosial bagi masyarakat Kota Padang.

“Kita terus mendorong agar pekerja rentan dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap dukungan BPJS agar target ini bisa tercapai, karena program ini sudah berjalan lebi satu tahun,” ujarnya.

Fadly Amran berharap, perluasan kepesertaan dapat memberikan perlindungan sosial bagi pekerja di Kota Padang, sekaligus berkontribusi dalam menekan angka pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan. (*) 

 

INFONEWS - Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang membuktikan dukungannya terhadap program Padang Juara dan membangun budaya olahraga di tengah masyarakat.

Ini terungkap pada penutupan Bulutangkis Anak Nagari Cup I Tingkat Kota Padang Tahun 2026 yang berlangsung di ADT Badminton Hall Balai Baru, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Senin (15/6/2026).

Anggota DPRD Kota Padang, Iskandar, menyebut turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung Program Padang Juara sekaligus membangun budaya olahraga di tengah masyarakat.

Ia menilai olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk generasi yang sehat dan terhindar dari berbagai pengaruh negatif.

“Kegiatan ini sengaja digelar untuk mencari bibit-bibit dan potensi atlet bulutangkis Kota Padang. Ternyata kita memiliki banyak atlet muda yang potensial,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I 2026, Heru Supriadi, menjelaskan bahwa turnamen tersebut merupakan yang pertama digelar dengan diikuti puluhan atlet usia dini dan anak-anak dari berbagai klub bulutangkis di Kota Padang.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan bahkan berkembang menjadi kejuaraan di tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang, KONI Kota Padang, para sponsor, panitia, pelatih, wali murid, dan seluruh peserta yang telah mendukung suksesnya turnamen ini. Apresiasi khusus kami sampaikan kepada Anggota DPRD Kota Padang, bapak Iskandar yang mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ini melalui dana pokok-pokok pikiran (pokir)-nya,” ujar Heru.

Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan trofi, piagam penghargaan, dan hadiah kepada para juara dari berbagai kategori yang dipertandingkan.

Penutupan Bulutangkis Anak Nagari Cup I Tingkat Kota Padang Tahun 2026 dilakukan Wali Kota Padang Fadly Amran dan dihadiri Ketua KONI Kota Padang, Erianto. (*)

 

INFONEWS-Anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Faisal Nasir, mendorong Pemerintah Kota Padang untuk segera mempercepat digitalisasi sistem pajak dan retribusi daerah guna meminimalisir kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor perparkiran.

Menurut Faisal, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara pajak dan retribusi. Ia menjelaskan bahwa pajak merupakan kewajiban yang dibayarkan masyarakat kepada pemerintah sebagai sumber pendapatan daerah, sedangkan retribusi merupakan pungutan atas jasa atau pelayanan yang disediakan oleh pemerintah.

"Retribusi itu berkaitan dengan pelayanan yang diberikan pemerintah. Contohnya retribusi parkir di badan jalan atau fasilitas umum yang dikelola pemerintah. Sedangkan pajak parkir dikenakan pada lokasi parkir yang berada di area milik swasta seperti pusat perbelanjaan, hotel, restoran, dan kafe," jelasnya.Senin (15/6/2026).

Faisal menilai digitalisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak maupun retribusi daerah. Menurutnya, sistem manual yang masih digunakan saat ini berpotensi menimbulkan penyimpangan dan kebocoran penerimaan daerah.

"Kami telah meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar segera memperluas penerapan sistem digital dalam pengelolaan pajak dan retribusi. Selama masih menggunakan sistem manual, peluang kebocoran akan tetap ada," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa sebagian sektor pajak daerah saat ini telah mulai menerapkan sistem digital, termasuk pada beberapa titik parkir. Namun, penerapannya dinilai belum maksimal karena masih terdapat transaksi yang dilakukan secara manual.

Sementara itu, untuk retribusi parkir di tepi jalan umum, hingga saat ini belum ada yang sepenuhnya menggunakan sistem digital. Karena itu, DPRD Kota Padang meminta Dinas Perhubungan segera menerapkan sistem pembayaran non-tunai yang terintegrasi dengan sistem pemerintah daerah.

"Kami berharap seluruh transaksi retribusi parkir ke depan dapat dilakukan secara digital atau non-tunai sehingga seluruh penerimaan dapat dipantau secara transparan dan akuntabel," katanya.

Faisal juga menyoroti masih lemahnya tata kelola sejumlah titik parkir di Kota Padang. Bahkan, menurutnya, terdapat lokasi parkir yang dikelola oleh beberapa pihak berbeda sehingga berpotensi menimbulkan kebocoran pendapatan daerah.

Untuk itu, ia meminta pemerintah melakukan pendataan ulang seluruh titik parkir sekaligus membangun sistem pengawasan berbasis digital. Dengan sistem tersebut, setiap transaksi parkir dapat tercatat secara otomatis dan langsung terhubung dengan sistem pengelolaan pendapatan daerah.

"Jika masih mengandalkan cara manual, maka peluang terjadinya pungutan liar dan kebocoran penerimaan daerah akan tetap terbuka. Karena itu, digitalisasi merupakan solusi yang harus segera diwujudkan," tegasnya.

Lebih lanjut, Faisal menyebutkan bahwa sebagian besar PAD Kota Padang saat ini masih ditopang oleh sektor pajak daerah, seperti pajak restoran, rumah makan, reklame, dan pajak air tanah. Sementara kontribusi pajak parkir dinilai belum terlalu signifikan, namun memiliki potensi besar untuk ditingkatkan melalui pengelolaan yang lebih modern, profesional, dan transparan.

"Dengan sistem yang tertata dan berbasis digital, kita optimistis penerimaan daerah dapat meningkat sekaligus menutup celah kebocoran yang selama ini menjadi keluhan masyarakat," pungkasnya. (By/Yuamran)

 

INFONEWS-Sebagai anggota DPRD Kota Padang, Rafli Boy menghadiri kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur yang dipusatkan di Lapangan Pondok Indah Pratama, Kelurahan Jati, Minggu (14/6/2026).

Pada kesempatan itu, Rafli Boy mengapresiasi digelarnya kegiatan rutin tersebut ditingkat Kecamatan Padang Timur, terutama panitia pelaksana yang sudah bersusah payah agar kegiatan tersebut terselenggara. 

"Tentu kami mengapresiasi ya, terutama panitia pelaksana. Mereka telah susah payah menggelar kegiatan ini, tujuannya tentu membumikan Alquran," katanya.

Sementara itu, Camat Padang Timur, Aidil Zulhani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat, lurah, serta para donatur yang telah mendukung pelaksanaan MTQN ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur.

Ia menyebutkan, MTQN tahun ini diikuti 232 kafilah dari kontingen 10 kelurahan se-Kecamatan Padang Timur. Cabang yang diperlombakan meliputi tilawah Alquran tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa, Musabaqah Syarhil Quran, Fahmil Quran, tahfiz, tartil, serta khutbah Jumat dan azan.

“MTQ ini menjadi sarana meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Alquran sekaligus menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Kecamatan Padang Timur pada MTQN tingkat Kota Padang," terangnya.

Kegiatan ini dibuka Wakil Walikota Padang Maigus Nasir dan dihadiri Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril, dan undangan lainnya. (*/By).

 

INFONEWS-Stasiun Indarung bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan saksi perjalanan panjang perkembangan industri dan perkeretaapian di Indonesia. Dibangun pada tahun 1911 untuk mendukung distribusi hasil produksi PT Semen Padang sebagai pabrik semen pertama di Asia Tenggara, stasiun ini sejak awal berperan sebagai simpul utama pengangkutan semen dari kawasan industri Indarung menuju Pelabuhan Teluk Bayur melalui jalur rel sepanjang 19 kilometer.

Selama lebih dari satu abad, Stasiun Indarung terus mempertahankan perannya sebagai infrastruktur strategis yang menghubungkan kawasan produksi dengan pelabuhan. Sejak masa kolonial, pendudukan Jepang, hingga era kemerdekaan, stasiun ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik nasional. Di tengah berbagai dinamika perkembangan zaman, bangunan berarsitektur kolonial tersebut tetap berdiri kokoh dengan mempertahankan nilai historisnya, sekaligus beradaptasi melalui modernisasi sarana dan sistem operasional perkeretaapian.

Kini, Stasiun Indarung tidak hanya menjadi simbol sejarah perkeretaapian di Sumatera Barat, tetapi juga berperan sebagai salah satu simpul penting dalam ekosistem logistik nasional. Melalui layanan angkutan barang berbasis rel, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan solusi logistik end-to-end yang efisien, aman, andal, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mendukung kelancaran distribusi komoditas strategis nasional serta meningkatkan daya saing industri Indonesia.

Salah satu layanan unggulan yang beroperasi dari Stasiun Indarung adalah KA Karang Putiah yang melayani angkutan semen dan klinker dari kawasan industri PT Semen Padang menuju fasilitas distribusi yang terhubung dengan Pelabuhan Teluk Bayur. Setiap perjalanan KA Karang Putiah memiliki kapasitas angkut hingga 600 ton, sehingga mampu mengangkut komoditas dalam volume besar secara lebih efisien, tepat waktu, aman, serta ramah lingkungan dibandingkan moda transportasi jalan raya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat Reza Shahab, mengatakan bahwa Stasiun Indarung tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas operasional, tetapi juga merupakan bagian dari sejarah panjang pembangunan industri nasional.

“Stasiun Indarung memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi karena sejak awal keberadaannya menjadi penghubung utama distribusi hasil produksi Semen Padang. Hingga saat ini kami terus menjaga keseimbangan antara pelestarian nilai historis dengan peningkatan kualitas pelayanan operasional agar stasiun ini tetap memberikan manfaat bagi industri, pelanggan, maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Reza, berbagai upaya revitalisasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan, tetapi juga memastikan nilai sejarah bangunan tetap terpelihara sebagai bagian dari identitas perkeretaapian nasional.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa bangunan bersejarah tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga dapat terus memberikan manfaat nyata bagi kehidupan saat ini. Melalui pengembangan layanan logistik berbasis rel, Stasiun Indarung terus berkontribusi dalam mendukung kelancaran distribusi komoditas nasional sekaligus menjadi warisan yang tetap hidup dan relevan mengikuti perkembangan zaman,” tambahnya.

Selain menjalankan fungsi operasional, Stasiun Indarung juga memiliki nilai sosial, budaya, dan edukatif bagi masyarakat. Keberadaannya telah menjadi bagian dari perjalanan kehidupan masyarakat sekitar serta berpotensi mendukung pengembangan wisata sejarah dan wisata industri yang memperkenalkan perjalanan panjang perkeretaapian dan industri semen di Sumatera Barat kepada generasi muda.

Sebagai perusahaan transportasi nasional, KAI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung Sistem Logistik Nasional melalui pengembangan layanan angkutan barang berbasis rel yang terintegrasi dengan kawasan industri, pelabuhan, dan moda transportasi lainnya. Pemanfaatan teknologi digital dalam operasional logistik juga terus dikembangkan guna meningkatkan keandalan layanan, transparansi proses distribusi, serta efisiensi operasional.

Melalui optimalisasi layanan logistik berbasis rel, KAI berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran distribusi komoditas unggulan nasional, menekan biaya logistik, mengurangi emisi karbon melalui penggunaan transportasi massal yang lebih ramah lingkungan, serta memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar domestik maupun internasional.

Lebih dari satu abad sejak mulai beroperasi, Stasiun Indarung membuktikan bahwa warisan sejarah dapat terus memberikan nilai tambah bagi pembangunan. Dari sebuah stasiun yang lahir untuk mendukung industri semen nasional, kini Stasiun Indarung bertransformasi menjadi simpul logistik modern yang menghubungkan sejarah, industri, dan masa depan, sekaligus mempertegas komitmen KAI dalam menghadirkan layanan logistik end-to-end yang efisien, aman, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi Indonesia.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.