Latest Post

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat hingga Minggu (5/7) pukul 12.00 WIB, hampir 150 ribu pelanggan telah melakukan pemesanan tiket dan diberangkatkan menggunakan layanan kereta api selama masa liburan sekolah 2026 di wilayah Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa berdasarkan data per Minggu (5/7) pukul 12.00 WIB, KAI Divre II Sumbar telah memberangkatkan sebanyak 141.651 pelanggan selama masa liburan sekolah periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Jumlah tersebut setara dengan 113,62 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yaitu 124.672 tempat duduk.

Sementara itu, pada periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 20 Juni hingga 5 Juli 2025, jumlah pelanggan yang menggunakan layanan kereta api tercatat sebanyak 114.153 pelanggan. Dengan demikian, terjadi peningkatan volume pelanggan sebesar 24,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian okupansi di atas 100 persen tersebut merupakan okupansi kumulatif. Kondisi ini dapat terjadi karena pola perjalanan kereta api bersifat fleksibel. Pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan sehingga satu tempat duduk dapat melayani pelanggan yang berbeda pada segmen perjalanan yang berbeda.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, khususnya selama masa libur sekolah. Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta terjangkau.

Tingginya volume pelanggan juga menunjukkan bahwa layanan transportasi kereta api memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Perjalanan kereta api membantu keluarga merencanakan liburan, pelajar dan mahasiswa melakukan perjalanan, serta memudahkan masyarakat mengakses kabupaten atau kota tujuan, kawasan wisata, pusat aglomerasi, maupun sentra aktivitas ekonomi secara lebih fleksibel dengan biaya yang ekonomis.

Reza menjelaskan, puncak volume pelanggan terjadi pada 28 Juni 2026 dengan jumlah 9.933 pelanggan, atau setara dengan 127,47 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 7.792 tempat duduk. Selanjutnya disusul pada 7 Juli sebanyak 9.909 pelanggan, 5 Juli sebanyak 9.428 pelanggan, 2 Juli sebanyak 9.534 pelanggan, dan 1 Juli sebanyak 9.423 pelanggan.

Dari sisi stasiun, mobilitas pelanggan tertinggi baik untuk kedatangan maupun keberangkatan tercatat di Stasiun Padang. Adapun rinciannya sebagai berikut.

Kedatangan penumpang:
• Stasiun Padang: 38.054 penumpang
• Stasiun Pariaman: 29.517 penumpang
• Stasiun Air Tawar: 12.199 penumpang
• Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM): 10.267 penumpang
• Stasiun Naras: 7.264 penumpang

Keberangkatan penumpang:
• Stasiun Padang: 38.386 penumpang
• Stasiun Pariaman: 27.908 penumpang
• Stasiun Air Tawar: 13.585 penumpang
• Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM): 9.288 penumpang
• Stasiun Lubuk Alung: 7.214 penumpang

Dari sisi layanan, KA Pariaman Ekspres tetap menjadi primadona masyarakat dengan jumlah pelanggan tertinggi selama periode tersebut, yaitu 100.075 pelanggan. Selanjutnya disusul KA Minangkabau Ekspres sebanyak 20.917 pelanggan dan KA Lembah Anai sebanyak 20.659 pelanggan.

KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan guna memastikan setiap pelanggan memperoleh pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan berkesan.

“Untuk mempermudah masyarakat menggunakan layanan kereta api, tiket KA Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Saat ini pelanggan sudah dapat melakukan pemesanan tiket untuk keberangkatan tanggal 6 Juli hingga 13 Juli 2026,” ujar Reza.

Ia menambahkan, penjualan tiket kereta api lokal dilakukan secara bertahap sesuai jadwal, yaitu mulai H-7 sebelum keberangkatan, sehingga pelanggan diimbau melakukan pemesanan lebih awal sesuai tanggal perjalanan yang diinginkan.

KAI Divre II Sumbar mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa liburan sekolah. Perusahaan akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan demi memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan.

“KAI berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan selama masa liburan sekolah 2026. Dengan layanan yang terus kami tingkatkan, kami berharap kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye bersama Wali Kota Padang Fadly Amran, resmikan revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berada di Jalan Tanjung Indah No. 25, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (4/7/2026).

Peresmian pembangunan ulang masjid yang kini tampil dengan wajah baru dan lebih megah itu ditandai dengan pengguntingan pita, penekanan sirine dan penandatanganan prasasti masjid.

Turut hadir di kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat, Ganefri, tokoh masyarakat Sumatera Barat, Duski Samad, serta para donatur pembangunan masjid, dan elemen masyarakat Kampung Lapai.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye
mengatakan, revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang menjadi bukti kuat semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam membangun sarana ibadah.

Ia turut mengapresiasi, dedikasi pengurus, jamaah, dan para donatur yang telah mewujudkan pembangunan kembali Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berarsitektur megah tersebut.

Ia meyakini, keberadaan masjid ini akan semakin memperkuat syiar Islam serta menjadi pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan, sekaligus mendukung implementasi program Smart Surau.(*)

 

INFONEWS-Sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bekerja sama dengan Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) Cabang Padang menyelenggarakan kegiatan Muharam Fest yang diikuti oleh 170 anak yatim beserta bunda yatim di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, pada Sabtu (4/7).

Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan dhuafa, menghadirkan pengalaman yang berkesan, memberikan ruang penuh kasih sayang, serta mempererat ukhuwah Islamiyah melalui berbagai aktivitas edukatif, rekreatif, dan spiritual.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui program yang tidak hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga edukasi.

“Melalui Muharam Fest, KAI ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi anak-anak yatim. Kami berharap perjalanan dengan kereta api, edukasi keselamatan, hingga berbagai aktivitas yang disiapkan hari ini dapat menjadi kenangan indah, menumbuhkan semangat, serta memotivasi mereka untuk terus meraih cita-cita,” ujar Reza.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengalaman naik Kereta Api Pariaman Ekspres relasi Pauhlima- Naras dari Stasiun Padang menuju Stasiun Pariaman pulang pergi (PP). Selama perjalanan, peserta diperkenalkan dengan berbagai layanan perkeretaapian, mulai dari profesi yang ada di KAI, tata cara pemesanan tiket, hingga pentingnya keselamatan perjalanan kereta api.

Setibanya di Pantai Gandoriah, anak-anak mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas secara menarik, seperti dongeng Islami, berkuda, makan bersama, dan pemberian santunan serta doa bersama dalam kegiatan “Mengetuk Pintu Langit”. Sementara itu, bunda yatim mengikuti sesi Ruang Pulih Ibu Tangguh, sebagai wadah untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan memperoleh motivasi.

Kepala Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Padang, Romi Satriawan Cahyadi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan KAI Divre II Sumbar dalam menyukseskan Muharam Fest.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar yang telah membuka ruang kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan bunda yatim. Tidak hanya memberikan kesempatan menikmati perjalanan dengan kereta api, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar, bermain, dan menguatkan nilai-nilai keislaman. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kebahagiaan juga dirasakan oleh para peserta. Salah seorang anak yatim, Alikha Naila Maharani (10), mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Ini pertama kalinya saya naik kereta api. Perjalanannya seru, bisa bermain bersama teman-teman, mendengarkan dongeng, dan naik kuda. Terima kasih kepada KAI dan semua kakak-kakak yang sudah membuat kami bahagia hari ini,” tuturnya dengan penuh antusias.

Melalui kolaborasi ini, KAI Divre II Sumbar berharap Muharam Fest tidak hanya menjadi momentum berbagi kebahagiaan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang mulai membahas Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Jumat (3/7/2026) sore. Dalam pembahasan tersebut, DPRD menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan APBD perubahan sangat bergantung pada tercapainya target pendapatan daerah.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Padang Muharlion didampingi Wakil Ketua DPRD Mastilizal Aye dan Osman Ayub itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Sekretaris DPRD Hendrizal, jajaran TAPD serta anggota Banggar DPRD Kota Padang.

Dalam rapat tersebut, Banggar membahas penyesuaian postur anggaran antara Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan dengan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan dokumen yang dipaparkan, total pendapatan daerah tetap diproyeksikan sebesar Rp3,06 triliun. Komposisinya terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,04 triliun dan pendapatan transfer sekitar Rp2,02 triliun.

Sementara itu, belanja daerah juga tidak mengalami perubahan secara total, yakni tetap berada di angka Rp3,207 triliun. Namun, terdapat sejumlah penyesuaian antarpos anggaran sebagai bagian dari penyelarasan kebutuhan pembangunan dan prioritas pemerintah daerah.

Pada kelompok belanja operasi, anggaran turun sekitar Rp2,06 miliar, dari semula Rp2,669 triliun menjadi Rp2,667 triliun. Penyesuaian terbesar terjadi pada belanja pegawai yang berkurang sekitar Rp2,68 miliar. Sebaliknya, belanja barang dan jasa naik sekitar Rp852 juta, sementara belanja hibah bertambah Rp2,15 miliar. Di sisi lain, anggaran bantuan sosial mengalami penurunan sekitar Rp2,39 miliar.

Adapun pada kelompok belanja modal, anggaran justru meningkat sekitar Rp2,06 miliar, dari Rp527,36 miliar menjadi Rp529,42 miliar. Penambahan tersebut dialokasikan untuk belanja modal peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, serta aset tetap lainnya. Sedangkan belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi mengalami penyesuaian turun sekitar Rp2,02 miliar.

Dari sisi pembiayaan, struktur APBD tidak mengalami perubahan. Penerimaan pembiayaan tetap sebesar Rp157,48 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Sementara pengeluaran pembiayaan tetap sebesar Rp10,77 miliar, sehingga pembiayaan netto sebesar Rp146,71 miliar masih mampu menutup defisit APBD dengan nilai yang sama.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengatakan, pembahasan perubahan APBD bukan sekadar melihat besaran belanja, melainkan memastikan seluruh rencana pengeluaran didukung oleh pendapatan daerah yang realistis.

"Pada dasarnya APBD ini adalah rencana belanja pemerintah. Kunci utamanya ada pada pendapatan. Sejauh target pendapatan yang telah disusun ini dapat kita yakini bersama, maka seluruh program dan belanja yang direncanakan juga akan bisa direalisasikan," kata Muharlion.

Ia menilai Pemerintah Kota Padang memiliki peluang untuk mencapai target pendapatan tersebut. Menurutnya, dengan total APBD sekitar Rp3,2 triliun, DPRD optimistis target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan.

"Kami mendukung target yang disampaikan pemerintah daerah. Apalagi ada faktor pengembalian Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang nilainya cukup besar, sekitar Rp400 miliar. Ditambah dengan optimalisasi PAD, tentu ini menjadi modal penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah," pungkasnya. (*)

 

INFONEWS -Program bantuan seragam sekolah gratis yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Padang mendapat apresiasi dari DPRD Kota Padang .Namun, pelaksanaannya di lapangan diminta dilakukan secara cermat agar bantuan benar-benar diterima oleh peserta didik yang berhak.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion,Jumat (3/7/2026) mengatakan program yang menyasar siswa dari keluarga kurang mampu tersebut merupakan langkah positif dalam meringankan beban masyarakat di sektor pendidikan.

Meski demikian, ia mengingatkan pihak sekolah agar melakukan pendataan secara akurat dan transparan sehingga bantuan tidak salah sasaran."Kami minta pihak sekolah benar-benar mendata murid yang membutuhkan. Harus tepat sasaran dan jangan ada permainan," tegasnya saat pembahasan anggaran APBD perubahan tahun 2026.

Menurutnya, proses verifikasi dapat mengacu pada jalur penerimaan peserta didik.Siswa yang diterima melalui jalur afirmasi , dinilai telah memenuhi salah satu indikator sebagai penerima bantuan.

Selain itu, siswa yang lolos melalui jalur prestasi, baik akademik maupun nonakademik, juga dapat memperoleh bantuan dengan tetap melalui proses verifikasi administrasi.

Ia menegaskan, sekolah harus memastikan seluruh data calon penerima sesuai dengan kondisi sebenarnya agar bantuan tidak dinikmati oleh keluarga yang mampu."Pihak sekolah tetap harus mengecek data siswanya beserta persyaratan administrasinya. Jangan sampai anak dari keluarga mampu justru menerima bantuan. Ini harus diawasi," ujarnya.

Ia berharap, program yang diinisiasi Wali Kota Padang Fadly Amran ini, dapat berjalan sesuai tujuan tanpa adanya penyimpangan serta mengajak masyarakat, untuk melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan dalam penyaluran bantuan."Kalau ada temuan di lapangan, silakan laporkan kepada DPRD maupun Dinas Pendidikan," pungkasnya. (*)

Atlet Pencak Silat Putra Pusaka pegang medali emas (kanan) didampingi sang kakak Alvin Pusaka (kiri).

INFONEWSPerguruan Pencak Silat Surya Sakti sukses menorehkan prestasi gemilang dalam Kejuaraan Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026. Kompetisi bergengsi yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Padang (UNP), Kampus Air Tawar, pada 25–28 Juni 2026 ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy. Dalam ajang tersebut, kontingen Surya Sakti tampil mendominasi dengan memboyong total 21 medali emas dari berbagai kategori tanding yang diperebutkan.

​Salah satu pencapaian yang paling mencuri perhatian datang dari kategori Laga Usia Dini 2. Medali emas di kelas ini berhasil disabet oleh Alvano Putra Pusaka, pesilat muda berbakat yang saat ini menempuh pendidikan di SMPN 31 Padang. Performa apik Alvano di gelanggang tidak hanya mengharumkan nama sekolahnya, tetapi juga membuktikan kualitas pembinaan atlet usia dini yang berjalan efektif di Sumatera Barat.

​Keberhasilan luar biasa Alvano Putra Pusaka beserta puluhan atlet lainnya tidak lepas dari tangan dingin Irsyad Hardani, S.A.P. Selaku Ketua Perguruan Pencak Silat Surya Sakti, ia secara konsisten memberikan bimbingan, didikan, dan motivasi tinggi kepada para pesilat. Dedikasi manajemen perguruan dalam merancang program latihan yang terukur menjadi kunci utama di balik dominasi mereka pada turnamen tingkat nasional ini.

​"Menanggapi hasil positif tersebut, Irsyad Hardani mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas perjuangan seluruh anak didiknya di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026. Prestasi ini dinilai sebagai bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan komitmen jangka panjang yang telah ditanamkan sejak dini di lingkungan perguruan,"kata Irsyad dihubungi melalui WhatsApp pada Kamis (2/7/2026).

​Lebih lanjut, Irsyad juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah terkait masa depan pendidikan para atlet berprestasi ini. Ia berharap Pemerintah Kota Padang memberikan kemudahan dan prioritas bagi para peraih medali emas untuk masuk ke sekolah-sekolah favorit melalui jalur prestasi (Japres). "Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk penghargaan sekaligus stimulus agar para atlet muda tetap semangat memberikan yang terbaik,"jelasnya. 

​Setelah kesuksesan di UNP, Perguruan Pencak Silat Surya Sakti langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, yakni Porprov XVI 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat. Menghadapi pekan olahraga multi-event tersebut, persiapan maksimal mulai dari penguatan fisik, pemantapan teknik, hingga kesiapan mental dan kedisiplinan latihan yang konsisten terus digenjot agar performa atlet tetap berada di level tertinggi.

"Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkembang, tetap rendah hati, dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” pungkas Irsyad Hardani, yang selain memimpin perguruan juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pelatih IPSI Kota Padang, Anggota Pelatih IPSI Sumbar, serta Lurah Koto Lalang, Lubuk Kilangan.


Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub sebagai pembina foto bersama dengan ketua perguruan serta para atlet pencak silat Surya Sakti.
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub yang juga merupakan Pembina Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengatakan, kami atas nama pembina di Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengucapkan terima kasih kepada anak - anak kami atlet pencak silat Surya Sakti atas prestasi yang diraih di Kejuaraan Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026.

Dikatakan, memang dari beberapa jadwal pertandingan di ikuti anak-anak Surya Sakti, sudah sering berkonstribusi terhadap Kota Padang dan terhadap Sumatera Barat.

"Kami mengharapkan kepada pemerintah  bagaimana kita tetap memperjuangkan aset-aset ini.Anak-anak kita ini adalah aset.Karena memang tidak berapa lama lagi ke depan juga menghadapi Porprov XVI,"pungkasnya.(bm)

 


INFONEWS-Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus berkomitmen menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hingga akhir Semester I Tahun 2026, KAI Divre II Sumbar telah menyalurkan dana TJSL sebesar Rp285.080.000.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar sekaligus Anggota Komite TJSL, Reza Shahab mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial, keagamaan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional KAI.

“Program TJSL merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran KAI tidak hanya dirasakan melalui layanan transportasi yang aman dan andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Reza.

Sepanjang tahun 2025, KAI Divre II Sumbar telah menyalurkan dana Program TJSL sebesar Rp. 1.077.864.151,-. Sementara itu, hingga akhir Juni 2026, total bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp285.080.000, yang dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, keagamaan, pendidikan, serta pelestarian lingkungan.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, pada Selasa (30/6), Tim TJSL KAI Divre II Sumbar kembali menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Kota Padang melalui Program Bina Lingkungan KAI Sar’i, yaitu:

1. Bantuan renovasi Masjid Al Rasul di Kampung Jua, Lubuk Begalung, Kota Padang, senilai Rp. 19.600.000,-.
2. Bantuan pembangunan Masjid Al Furqan di Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, senilai Rp. 15.480.000,-.

“Melalui Program TJSL, kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung pembangunan fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambah Reza.

Salah seorang perwakilan penerima bantuan, Raymon Tito selaku Ketua Pengurus Masjid Ar Rosul Kampung Jua menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT KAI Divre II Sumbar terhadap masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT KAI Divre II Sumbar atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan rumah ibadah demi kenyamanan masyarakat dalam beribadah,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan para penerima bantuan lainnya. Mereka berharap PT KAI terus berkembang, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta senantiasa menjadi perusahaan yang peduli terhadap lingkungan dan sosial kemasyarakatan.

Reza menegaskan bahwa KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya agar pelaksanaan Program TJSL semakin tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Oleh karena itu, KAI akan terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata serta memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, KAI Divre II Sumbar juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan aset perkeretaapian serta mendukung keselamatan perjalanan kereta api sebagai tanggung jawab bersama.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada KAI. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus terjaga sehingga KAI mampu memberikan pelayanan transportasi yang semakin aman, nyaman, selamat, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.