Latest Post

 

INFONEWS- Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri,SAP pada kegiatan reses masa sidang 1 tahun 2026 langsung turun ketengah masyarakat menjaring aspirasi warga di Komplek Jala Utama 2 RT 04 RW 11 Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Lubuk Begalung, pada Sabtu (5/9/2026).

Terlihat antusias warga mengikuti reses tersebut serta turut hadir Camat Lubeg diwakili Kasi Pem, Lurah Parak Laweh Pulai Aia Nan XX, Ketua LPM, RT dan RW,Bundo Kanduang,Kader PKK, tokoh masyarakat serta pemuda setempat.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri menyampaikan pada reses I tahun 2026 ini sengaja hadir ditengah warga khusnya di komplek Jala Utama 2 RT 04 RW 11 Kel. Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Lubuk Begalung ini guna menjemput aspirasi warga yang nantinya kita realisasikan pada 2027.

Jupri juga mengatakan bahwa untuk pokir tahun 2026 ini pada bulan ini akan ada pembangunan yang dilaksanakan disini.















Dalam sesi tanya jawab bersama warga ada beberapa aspirasi yang kita tampung yakni betonisasi jalan,perbaikan drainase ,perlengkapan posyandu dan PKK, bantuan untuk TPQ Masjid Muhajirin,bantuan sarana olahraga berupa tenis meja, pembuatan lapangan senam serta taman tematik.

Kemudian permintaan baju seragam grup senam serta sound system, PJU karena banyak tidak ada penerangan lampu dibeberapa titik jalan serta bantuan kongsi kematian dan posyandu.
Jupri mengatakan, semua aspirasi yang ditampung dalam reses ini, akan diperjuangkan agar terealisasi. Apa - apa yang urgent nanti akan kita perjuangan untuk terealisasi di tahun 2027.

Terakhir Jupri menyampaikan bahwa selama dirinya masih dipercaya menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Padang, Insya Allah dirinya akan memperjuangkan pembangunan yang maksimal di daerah pemilihannya Kecamatan Lubuk Begalung, Bungus Teluk Kabung. Dan tentunya khusus untuk Kelurahan Gurun Laweh dan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX ini, " pungksanya .(bim)

 

INFONEWS- Reses I tahun 2026,Ketua DPRD Kota Padang H.Muharlion,S.Pd,MM.,tampung aspirasi warga dan langsung turun melihat kondosi lapangan di Komplek Graha Bungo Mas RT 05 RW 01 Kelurahan Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (5/9/2026).

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menyampaikan, pada hari Sabtu spre ini kita bisa bersilaturahim di Komplek Gerahan Bunga Mas RT05 RW01 Graha Bunga Mas di RT05 RW1, memang kemarin kita aspirasi dari masyarakat ini kan mereka sudah ada lebih dari 300 KK di sini.Ada berarti lebih kurang 300 lebih rumah yang dihuni lah yang ada hari ini, rumahnya mungkin lebih dari itu.

Dikatakan, usulan mereka kan pembangunan jalan, kemarin di 2026 memang sudah kita realisasikab sebagian.Dan memang hari ini kita lihat langsung di lapangan kondisinya memang sangat memperhatikan.Mungkin jalan utama ini di 2027 kita bisa selesaikan secara bertahap untuk proses pembangunan yang telah dilaksanakan.

Selain tadi yang pertama jalan utama,jalan lingkungan yang kita tampung aspirasi warga,
kemudian juga tadi di sini posyandunya belum ada, sementara mereka rata-rata ini usia pasangan produktif nih, balitanya banyak.
Iya. Sementara ada 300 KK disini, posyandu masih keluar.

"Jadi harapan mereka punya posyandu disini
termasuk gedung untuk posyandu juga belum ada, tempat fasilitas untuk berkumpul
pos pemuda atau balai warga ini belum ada
itu aspirasi mereka," ujarnya.

Selain itu kata Muharlion, juga yang sangat dirasakan ini disini maslah banjir. Nah disiini sudah hujan lebat rata-rata daerah Bunga Pasang
ini,Sungai tarung ini lah umumnya ini banjir.

Maka memang pengendalian banjir secara keseluruhan harus ada alirannya sampai ke Linggar Jati.Persoalan ini kita coba nanti diskusikan dengan Balai Sungai, ini kan bukannya tanggung jawab kota. Nanti kita coba carikan solusi untuk persoalan kita yang ada di sini.

"Ya, cuma mungkin mudah-mudahan nanti dukungan dari semua pihak, lahan juga tersedia dan bisa dikonsolidasi sehingga progresnya berjalan dengan baik," pungkasnya.

Sementara Ketua RT setempat menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua DPRD Kota Kota Padang, Bapak H.Muharlion. Harapan kami ibaratnya beliau sudah mengasih permulaan kami, jalan utama itu sekitar seratusan meter, dan harapannya mungkin dapat diselesaikan di tahun depan setidaknya. Jalan utama kami ini dapat kami lalui tanpa ada kendala,.karena banyak kerusakan motor dan mobil di sini, jadi mungkin harapan kami itu yang utamanya,"pungkasnya. (bim)

 

INFONEWS-Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai NasDem, Alfi Beben One, memanfaatkan masa Reses Sidang I Tahun 2026/2027 untuk bertemu langsung dengan masyarakat di Hall One Ulu Gadut, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan yang dihadiri hampir 200 warga dari Kecamatan Lubuk Kilangan dan Pauh itu menjadi wadah menyerap aspirasi sekaligus membahas kebutuhan pembangunan di daerah pemilihannya.

Suasana reses berlangsung antusias dengan kehadiran warga, tokoh masyarakat, hingga kelompok senam yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan wakil rakyat mereka.

Berbagai persoalan yang berkaitan dengan infrastruktur, fasilitas umum, hingga pengembangan olahraga menjadi topik pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Alfi Beben One mengatakan, masa reses bukan berarti anggota dewan berhenti bekerja. Menurutnya, justru pada masa inilah anggota legislatif turun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan kebutuhan warga agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan di DPRD.

“Reses ini merupakan masa rehat sidang. Namun, bukan berarti anggota dewan berhenti bekerja. Justru pada masa inilah kami turun langsung ke masyarakat untuk menjemput aspirasi dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan warga,” ujar Beben.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang menjadi perhatian di wilayah Daerah Pemilihan III Kota Padang. 

Salah satunya pembangunan lapangan panahan di Lubuk Kilangan yang diharapkan menjadi ruang aktivitas olahraga sekaligus wadah pembinaan bakat generasi muda. 

“Insyaallah kami akan bangun lapangan panahan di Luki ini,” katanya.

Selain sektor olahraga, pembangunan infrastruktur dasar juga menjadi prioritas. Beben menyebutkan, pada 2027 direncanakan pembangunan kantor lurah dan jembatan, sementara pembangunan jalan serta drainase terus didorong. 

Ia menambahkan, pembangunan jalan dan drainase sepanjang sekitar 1,5 kilometer dari Simpang Ulu Gadut hingga kawasan atas telah berjalan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat.

Beben menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi warga, baik melalui forum reses maupun dalam pembahasan program pembangunan di DPRD Kota Padang. 

Menurutnya, reses bukan sekadar agenda bertemu masyarakat, tetapi menjadi ruang untuk memastikan setiap aspirasi yang disampaikan dapat diwujudkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi warga. (*)

 



INFONEWS- Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Yusri Latif, S.HI., berbaur dan makan bajamba bersama warga Kabun Jalan Tunggang, RT 04/RW 02, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Sabtu (5/9/2026) malam.

Kehadiran Yusri Latif berlangsung dalam malam hiburan warga yang digelar di depan Posko Pemuda Ikatan Pemuda Kabun (IPEKAB) Jalan Tunggang. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat atas terlaksananya seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kegiatan itu, warga menikmati makan bajamba dengan hidangan yang disajikan di atas daun pisang. Suasana semakin meriah dengan hiburan organ tunggal. Yusri pun tampak menyatu bersama masyarakat tanpa sekat, menikmati hidangan dan suasana kebersamaan.

Ketua Pemuda IPEKAB Jalan Tunggang, Pajok Zondra Volta, mengapresiasi kehadiran Yusri Latif. Menurutnya, kehadiran tersebut memiliki arti tersendiri bagi warga karena Yusri menyempatkan diri hadir meski kawasan Kabun Jalan Tunggang bukan merupakan daerah pemilihannya.

Dalam sambutannya, Yusri mengapresiasi kekompakan IPEKAB bersama masyarakat yang telah melaksanakan berbagai kegiatan sejak Juli 2026. Menurutnya, rangkaian kegiatan diawali dengan Turnamen Koa Badunsanak, kemudian dilanjutkan dengan jalan santai dan senam sehat bersama Ibu PKK RT 04 serta berbagai perlombaan untuk anak-anak dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Ini luar biasa. Dalam setahun ini bisa digelar tiga acara besar. Mudah-mudahan keaktifan dan kekompakan IPEKAB bersama warga bisa terjaga dengan baik dan dipertahankan,” ujar Yusri.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipelihara dan diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Hari ini digelar lagi malam hiburan warga dengan organ tunggal sambil makan bajamba daun pisang. Mudah-mudahan selalu tetap berbuat dan mendatangkan manfaat,” katanya.

Sementara itu, Pajok Zondra Volta menyampaikan terima kasih kepada Yusri Latif yang telah hadir dan berbaur bersama warga. Ia menilai kehadiran anggota DPRD Kota Padang tersebut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat, meskipun kawasan tersebut bukan bagian dari daerah pemilihannya.

“Mewakili warga dan seluruh pemuda yang tergabung dalam IPEKAB, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Bapak Yusri Latif. Walaupun bukan daerah pemilihannya, beliau tetap hadir dan berbaur bersama masyarakat,” ujar Pajok.

Menurut Pajok, Yusri memiliki pandangan bahwa setelah terpilih sebagai anggota DPRD Kota Padang, dirinya merupakan wakil bagi seluruh masyarakat Kota Padang.

“Menurut beliau, ketika sudah menjadi anggota dewan dan terpilih, beliau kepunyaan Kota Padang. Kita jadi salut dengan beliau,” katanya.

Pajok menjelaskan, malam hiburan tersebut digelar sebagai ungkapan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan IPEKAB bersama warga berjalan lancar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemuda, Ibu PKK RT 04, dan seluruh warga Kabun Jalan Tunggang yang telah berkontribusi menyukseskan berbagai kegiatan.

“Ini semua tentu tidak terlepas dari bantuan para pemuda, Ibu PKK RT 04 dan seluruh warga Kabun Jalan Tunggang. Mudah-mudahan tahun depan kita tetap bisa berbuat dengan berbagai hal yang positif,” tutur Pajok.

Malam hiburan warga berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Makan bajamba dan hiburan organ tunggal menjadi penutup rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mempererat hubungan antara pemuda, masyarakat, dan tokoh daerah di Kabun Jalan Tunggang. (*)

 

INFONEWS-Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, SAP., melaksanakan kegiatan reses masa sidang I Tahun 2026 di Kelurahan Gurun Laweh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Jumat (4/9/2026) siang.

Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi Jupri untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi, masukan dan kebutuhan warga yang nantinya akan diperjuangkan melalui lembaga legislatif.

Reses yang berlangsung di Mushalla Nurul Zikilah itu dihadiri Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Lubuk Begalung, Liswin, yang mewakili Camat Lubeg. Turut hadir Lurah Gurun Laweh, Vebrinanda, Ketua Majelis Taklim Gurun Laweh, Hj. Farida, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur masyarakat dari berbagai elemen, mulai dari tokoh pemuda, Bundo Kanduang, Karang Taruna, niniak mamak, hingga Ketua dan pengurus Mushalla Nurul Zikilah sebagai tuan rumah pelaksanaan reses.

Dalam kesempatan itu, Jupri menyampaikan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat.

Menurutnya, pertemuan seperti ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada wakil rakyat.

Ia menegaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan Kota Padang.

Aspirasi tersebut, kata Jupri, akan disesuaikan dengan kewenangan pemerintah daerah serta kemampuan anggaran yang tersedia.

“Reses ini adalah kesempatan kita untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran daerah,” ujar Jupri.

Jupri juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan kebersamaan dalam mengawal pembangunan di Kelurahan Gurun Laweh Nan XX.

Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan warga.

Sementara itu, kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan reses tersebut menunjukkan tingginya partisipasi warga dalam menyampaikan aspirasi.

Mulai dari unsur pemerintahan kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan reses.

Melalui kegiatan tersebut, Jupri berharap komunikasi antara masyarakat dan DPRD Kota Padang semakin kuat.

Ia juga berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Gurun Laweh Nan XX agar dapat menjadi bagian dari perhatian dalam agenda pembangunan Kota Padang ke depan. (IA)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan Tilik Petugas Jaga Lintasan (PJL), yakni pemeriksaan lapangan yang dilakukan secara langsung untuk memastikan pelaksanaan tugas penjagaan perlintasan berjalan sesuai standar keselamatan yang telah ditetapkan.

Tilik PJL menjadi bagian dari tambahan program peningkatan keselamatan KAI Divre II Sumatera Barat yang berorientasi pada pengawasan langsung terhadap kondisi di lapangan. Melalui kegiatan ini, manajemen dapat melihat kesesuaian antara pelaksanaan tugas dengan prosedur yang berlaku sekaligus mengidentifikasi potensi risiko yang perlu segera mendapatkan perhatian.

Program tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu dengan melibatkan para pimpinan unit dan manajemen KAI Divre II Sumatera Barat. Keterlibatan tersebut mencakup berbagai unsur unit kerja, tidak hanya dari bidang operasional dan teknis, tetapi juga unit administrasi. Pola ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab seluruh insan KAI.

Dalam pelaksanaannya, Tilik PJL dibagi menjadi lima kelompok yang mengusung nilai budaya kerja CITAR, yaitu Commitment, Integrity, Teamwork, Accountability, dan Responsibility. Setiap kelompok terdiri atas sedikitnya lima orang dari unsur manajemen KAI Divre II Sumatera Barat dan melakukan pemeriksaan pada minimal tiga lokasi.

Sebagai contoh, pada pelaksanaan Tilik PJL Kelompok Integritas, kali ini melakukan pemeriksaan di tiga lokasi, yaitu Stasiun Pauh Lima, JPL 08 Koto Luar, dan PJL 07 Pauh Lima. Pemeriksaan dilakukan dengan mengamati secara langsung kesiapan petugas serta kondisi lingkungan dan fasilitas yang mendukung pelaksanaan pengamanan perlintasan.

Aspek yang diperiksa meliputi kehadiran dan kesiapan PJL, kelengkapan peralatan keselamatan, kondisi pos jaga, pemahaman petugas terhadap prosedur kerja, serta pelaksanaan pengamanan ketika kereta api akan melintas. Pemeriksaan juga menjadi kesempatan bagi tim untuk memberikan penguatan dan pembinaan apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.

Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya mengatakan bahwa pengawasan langsung diperlukan untuk memastikan standar keselamatan tidak berhenti pada ketentuan tertulis, tetapi diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional KAI. Karena itu, kami perlu memastikan secara langsung bahwa prosedur yang telah ditetapkan benar-benar dilaksanakan di lapangan. Tilik PJL memberikan kesempatan kepada manajemen untuk melihat kondisi aktual, menemukan potensi risiko, dan mengambil langkah perbaikan secara lebih cepat dan tepat,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, pendekatan tersebut juga penting untuk membangun pola kerja yang lebih preventif. Setiap catatan yang diperoleh dari lapangan harus dipandang sebagai informasi untuk melakukan perbaikan sebelum berkembang menjadi potensi gangguan terhadap keselamatan.

“Kami ingin membangun budaya keselamatan yang kuat melalui kepedulian dan kepekaan seluruh jajaran. Setiap orang harus mampu mengenali potensi risiko di lingkungan kerjanya, menyampaikan temuan, dan memastikan tindak lanjutnya. Dengan begitu, keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas yang berada di garis depan, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab seluruh insan KAI,” tambah Lutfi.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa Tilik PJL juga menjadi sarana untuk memastikan kesiapan petugas dalam menjalankan fungsi pengamanan perlintasan secara disiplin dan sesuai ketentuan.

“PJL memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Karena itu, kesiapan personel, penguasaan prosedur, serta kondisi fasilitas pendukung perlu dipastikan secara berkala. Melalui Tilik PJL, pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi sehingga manajemen dapat memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai pelaksanaan tugas,” ujar Reza.

Reza menambahkan bahwa hasil pemeriksaan tidak berhenti pada pencatatan. Setiap hasil Tilik PJL didokumentasikan dan disampaikan kepada unit terkait sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut, baik berupa perbaikan fasilitas, penyempurnaan pelaksanaan tugas, maupun pembinaan terhadap petugas apabila diperlukan.

“Setiap catatan dilapangan harus menghasilkan tindak lanjut. Karena itu, hasil Tilik PJL menjadi bagian dari proses evaluasi manajemen untuk memastikan perbaikan benar-benar dilaksanakan. Dengan mekanisme tersebut, pengawasan dapat berjalan dalam satu siklus yang jelas, mulai dari pemeriksaan, pencatatan, tindak lanjut, hingga evaluasi,” jelas Reza.

KAI Divre II Sumatera Barat secara berkelanjutan juga melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, di antaranya melalui pemeriksaan rutin, pembinaan petugas, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.

KAI mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk selalu berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan wajib berhenti, melihat, dan memastikan aman sebelum melintas, mematuhi rambu serta ketentuan lalu lintas, dan tidak menerobos ketika kereta api akan melintas.

Melalui pengawasan yang konsisten, evaluasi berbasis kondisi lapangan, serta keterlibatan seluruh unsur manajemen, KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen untuk terus memperkuat budaya keselamatan dan menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, nyaman, dan andal bagi masyarakat.(*)

  

INFONEWS-Sepak bola Kota Padang harus bangkit. Bukan hanya mengejar kemenangan di atas lapangan, tetapi membangun pembinaan yang kuat agar lahir generasi pesepak bola yang mampu mengharumkan nama Kota Padang.

Semangat itu mengemuka dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2026/2027 Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, yang secara khusus menjemput aspirasi insan sepak bola, mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB), atlet, pelatih hingga official se-Kota Padang.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Palanta Wali Kota Padang, Jalan A Yani, Sabtu (5/9/2026), tersebut menjadi ruang bertemunya para pelaku sepak bola dengan wakil rakyat untuk membicarakan berbagai persoalan sekaligus mencari jalan keluar bagi kemajuan sepak bola di Kota Padang.

Mastilizal Aye menegaskan, reses tidak hanya menjadi agenda formal bertemu masyarakat, tetapi momentum untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi para pelaku olahraga, khususnya pecinta sepak bola.
Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter sekaligus menjadi salah satu sarana efektif untuk mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang positif.

“Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah. Di dalamnya ada pembinaan karakter, disiplin, kerja sama dan semangat pantang menyerah. Ini juga menjadi salah satu cara kita mengatasi kenakalan remaja,” tegas Aye.

Ia menilai, potensi pesepak bola muda di Kota Padang sangat besar. Karena itu, potensi tersebut harus dirawat melalui pembinaan yang berkelanjutan, dukungan terhadap SSB, peningkatan kualitas pelatih serta perhatian terhadap atlet-atlet muda.

“Kita ingin sepak bola Padang kembali berjaya. Untuk itu, semua harus duduk bersama. SSB, atlet, pelatih, official dan pemerintah harus memiliki tekad yang sama. Kalau kita bersatu, insyaallah prestasi akan mengikuti,” ujarnya.

Aye juga menekankan pentingnya menjadikan pembinaan usia dini sebagai fondasi utama. Menurutnya, prestasi tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus dimulai dari lapangan-lapangan tempat anak-anak berlatih sejak usia dini.

Reses tersebut dihadiri para pengelola SSB, atlet, pelatih dan official sepak bola se-Kota Padang. Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa geliat sepak bola di Kota Padang masih sangat kuat dan membutuhkan ruang pembinaan yang lebih serius serta berkesinambungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, turut memberikan pandangan terkait pengembangan olahraga, khususnya sepak bola di Kota Padang.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mendorong kemajuan olahraga melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk klub, SSB, pelatih dan insan olahraga.
Pertemuan tersebut pun diharapkan tidak berhenti sebagai forum menyerap aspirasi. Lebih jauh, menjadi titik awal untuk menyatukan langkah dan membangun ekosistem sepak bola Kota Padang yang lebih kuat.

Sebab, dari lapangan kecil tempat anak-anak menendang bola hari ini, bisa lahir pemain besar yang mengibarkan nama Kota Padang di pentas yang lebih tinggi.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.