Latest Post

 

INFONEWS-Kondisi pencemaran udara akibat kabut asap  yang masih terjadi di Kota Padang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang bergerak berinisiatif gerak cepat melakukan aksi kemanusiaan dengan membagikan masker kepada masyarakat.

Pembagian sebanyak 2500 masker itu dipusatkan di kawasan Pasar Raya Padang, Kecamatan Padang Barat, yang menjadi salah satu kawasan dengan aktivitas masyarakat cukup tinggi. Masker dibagikan kepada para pedagang, pengunjung pasar, sopir dan penumpang angkutan umum,mobil pribadi,semua masyarakat yang beraktivitas di kawasan itu.

Kegiatan pembagian masker tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, SH., MM, didampingi sekretaris PMI Kota Padang, Taufik Hidayat dan beserta pengurus PMI Kota Padang, Jumat (11/9/2026). Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB.

Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons PMI terhadap kondisi lingkungan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Dalam kondisi pencemaran udara seperti saat ini, kita mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, terutama dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, PMI akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan perhatian dan tindakan kemanusiaan.

Zulhardi berharap pembagian masker ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan pernapasan serta mengurangi risiko dampak buruk akibat paparan udara yang tercemar akibat kondisi cuaca yang berkabut.(*)

 

INFONEWS-Sebagai bagian dari komitmen dalam memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta api serta mengantisipasi potensi gangguan perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaksanakan kegiatan cek lintas menggunakan lori dresin di sejumlah petak jalan, meliputi Stasiun Padang–Teluk Bayur–Bukit Putus–Pauh Lima–Indarung, Kamis (10/9).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya dan diikuti oleh para Quality Control (QC) serta jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi prasarana perkeretaapian, antara lain rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset perusahaan, kondisi perlintasan sebidang, serta sistem drainase, khususnya pada titik-titik yang memiliki potensi terdampak genangan atau banjir.

Selain melaksanakan pemeriksaan lintas, jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar juga melakukan pemantauan terhadap kesiapan operasional di sejumlah stasiun yang berada pada lintas Padang–Teluk Bayur–Bukit Putus–Pauh Lima–Indarung. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi siap dan andal dalam mendukung perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan lancar.

Dalam arahannya saat safety briefing di Stasiun Padang sebelum kegiatan dimulai, Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menegaskan bahwa penerapan budaya keselamatan (safety culture) harus menjadi prioritas utama seluruh insan KAI dalam menjalankan kegiatan operasional. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan, disiplin dalam menerapkan prosedur, serta proaktif dalam mengidentifikasi setiap potensi risiko. Setiap temuan di lapangan juga harus segera ditindaklanjuti melalui pengisian formulir Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR), terutama pada wilayah yang memiliki potensi gangguan akibat kondisi alam maupun cuaca ekstrem.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa cek lintas merupakan bagian dari program pemeriksaan rutin yang dilaksanakan secara berkala dan tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi andal, mendeteksi potensi bahaya sejak dini, serta menentukan langkah mitigasi yang diperlukan guna menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api.

“Melalui pemeriksaan secara langsung di lapangan, kami memastikan setiap aspek prasarana dalam kondisi siap operasi sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung secara aman, selamat, dan andal,” ujar Reza.

Pada kesempatan yang sama, KAI Divre II Sumbar juga melaksanakan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya disiplin serta kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan saat beraktivitas di sekitar jalur kereta api maupun ketika melintasi perlintasan sebidang.

Reza menyampaikan bahwa KAI Divre II Sumbar setiap harinya mengoperasikan sebanyak 28 perjalanan kereta api penumpang dan 24 perjalanan kereta api barang yang mengangkut komoditas klinker dan semen. Dengan tingginya frekuensi perjalanan kereta api tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan prinsip keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang, yaitu berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak terdapat kereta api yang akan melintas sebelum melanjutkan perjalanan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dengan memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Reza.

Ia menambahkan, tindakan menerobos palang pintu perlintasan, mengabaikan Semboyan 35 berupa isyarat suara atau klakson lokomotif, maupun tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang merupakan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, pelanggaran tersebut juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, termasuk tuntutan ganti rugi apabila mengakibatkan kecelakaan maupun gangguan terhadap operasional perjalanan kereta api.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan safety talk sebagai forum evaluasi atas hasil pemeriksaan lintas. Forum tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memastikan setiap temuan yang diperoleh di lapangan dapat segera ditindaklanjuti oleh unit terkait sesuai dengan standar dan ketentuan keselamatan yang berlaku.

“KAI Divre II Sumbar akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui pemeriksaan prasarana secara berkala, penguatan budaya keselamatan, serta edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Sinergi dan kepedulian seluruh pihak merupakan kunci untuk mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan maupun pengguna jalan,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS 'Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Manufer Putra Firdaus, kembali turun ke tengah masyarakat dalam rangka Reses Masa Persidangan III.

Lokasi ke-5 kegiatan reses kali ini dipusatkan di Komplek Lubuk Gading 3, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, beberapa waktu lalu.

Suasana keakraban dan kekeluargaan tampak menyelimuti jalannya silaturahmi tersebut. Kehadiran wakil rakyat dari partai besutan Prabowo Subianto ini disambut hangat oleh puluhan warga, tokoh masyarakat, serta pengurus lembaga keagamaan setempat.

Selain menyerap aspirasi, momen reses ini juga dimanfaatkan untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada pengurus Majelis Taklim Komplek Lubuk Gading 3. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan umat di lingkungan sekitar.

Dalam dialog interaktif bersama warga, sejumlah usulan penting berhasil dihimpun. Aspirasi mendesak yang disampaikan masyarakat meliputi bantuan kelanjutan pembangunan masjid, peningkatan sarana dan prasarana TPQ, serta dukungan peralatan dan operasional bagi kelompok senam ibu-ibu.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Manufer menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi warga hingga terealisasi. Ia memastikan usulan yang masuk akan dimasukkan ke dalam program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Padang untuk tahun anggaran 2027.

Ia menambahkan bahwa Komplek Lubuk Gading 3 akan menjadi salah satu wilayah prioritas penerima manfaat program Pokir pada 2027 mendatang. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan di bidang keagamaan, pendidikan karakter anak melalui TPQ, dan kegiatan kebugaran warga merupakan hal mendasar yang harus didukung penuh oleh pemerintah.

Manufer menyampaikan rasa syukurnya karena beberapa program dari aspirasi periode sebelumnya di kawasan Lubuk Buaya sudah terealisasi dengan baik. Ke depan, ia berjanji akan terus hadir dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat Koto Tangah secara bertahap dan berkesinambungan demi kemajuan bersama. (*)

 

INFONEWS-Semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 diwujudkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melalui penyelenggaraan Tournament E-Sport Mobile Legends di Peron Bandara Stasiun Padang, Rabu (9/9). Kegiatan ini mempertemukan insan transportasi dari berbagai instansi di Sumatera Barat dalam kompetisi yang mengedepankan sportivitas, kerja sama, dan kolaborasi. Tournament tersebut digelar selama dua hari, 9–10 September 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Dedy Diantolani, S.Sos., M.M., serta diikuti 24 tim peserta yang berasal dari ASN, PPPK, pegawai tetap, maupun pegawai kontrak resmi dari instansi pemerintah, BUMN, dan mitra sektor perhubungan di wilayah Sumatera Barat.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa Tournament E-Sport tidak hanya menjadi sarana hiburan dan kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta membangun semangat kolaborasi antarinsan transportasi.

“Kompetisi E-Sport mengajarkan kita banyak hal yang juga sangat relevan dalam pekerjaan, mulai dari sportivitas, integritas, kerja sama tim, kedisiplinan, hingga kemampuan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Nilai-nilai tersebut penting untuk terus kita terapkan dalam memberikan pelayanan transportasi yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Lutfi.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan Harhubnas diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi, khususnya dalam menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantolani mengapresiasi pelaksanaan Tournament E-Sport sebagai salah satu rangkaian kegiatan peringatan Harhubnas 2026.

“Kegiatan seperti ini menjadi wadah yang positif untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan meningkatkan semangat kolaborasi antarpelaku serta insan transportasi di Sumatera Barat. Mudah-mudahan semangat yang terbangun melalui kegiatan ini juga dapat kita bawa dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Dedy.

Tournament E-Sport Mobile Legends tersebut diikuti oleh 24 tim yang bertanding dengan mekanisme kompetisi yang dimulai melalui babak penyisihan grup pada hari pertama, Rabu (9/9). Selanjutnya, pada Kamis (10/9), kompetisi akan dilanjutkan dengan babak quarterfinal, semifinal, hingga Grand Final untuk menentukan tim terbaik dalam Tournament E-Sport Harhubnas 2026.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantolani, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harhubnas 2026 di Sumatera Barat.

Melalui pelaksanaan Tournament E-Sport ini, KAI Divre II Sumbar berharap semangat kompetisi yang sehat dapat menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarpersonel dan antarinstansi di sektor transportasi.

Lebih dari sekadar pertandingan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, sportivitas, kebersamaan, dan kolaborasi seluruh insan transportasi dalam mewujudkan transportasi yang semakin terintegrasi serta memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.

KAI Divre II Sumbar bersama insan transportasi Sumatera Barat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Fenomena kabut asap kiriman kembali mengepung Kota Padang dan memicu penurunan kualitas udara hingga masuk kategori tidak sehat. Indeks Kualitas Udara (AQI) tercatat menembus angka 153 dengan dominasi polutan PM2.5 yang membatasi jarak pandang warga, Selasa (8/9/2026).

Kondisi buruk ini disinyalir merupakan imbas dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah tetangga, seperti Riau dan Jambi. Pergerakan angin membawa material asap masuk ke Sumatera Barat, sehingga membahayakan kesehatan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Menanggapi situasi ini, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk bergerak cepat dengan menyasar lingkungan sekolah. Pihaknya mendesak Pemko tidak hanya membagikan masker kepada pengendara di jalan raya, tetapi juga menyalurkannya langsung kepada para murid dan guru.

"DPRD Padang menyarankan Pemko Padang untuk membagi-bagikan masker ke sekolah-sekolah. Jadi, selama kabut asap ini, seluruh siswa diwajibkan memakai masker," tegas Muharlion.

Lebih jauh, Muharlion menilai opsi pembelajaran tatap muka perlu dievaluasi jika ketebalan asap kian memburuk. Menurutnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang harus berani mengambil langkah tegas guna melindungi peserta didik dari bahaya ISPA.

"Jika kabut asap ini berisiko merusak kesehatan, kami DPRD Padang menyarankan agar pendidikan dilaksanakan secara daring selama kabut asap teratasi," tambahnya.

Merespons desakan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa instruksi kewajiban bermasker sudah diberlakukan sejak Senin (7/9/2026). Kendati demikian, sekolah belum memiliki anggaran untuk membagikan masker secara cuma-cuma setiap hari.

"Kami telah mewajibkan siswa yang datang ke sekolah untuk memakai masker yang disediakan oleh orang tua siswa. Jadi sekolah belum mampu menyediakan masker gratis kepada siswa setiap hari. Untuk sekolah daring, kami sedang memantau perkembangan keadaan. Jika kabut asap sangat berisiko, terpaksa sekolah secara daring," terang Yopi.

Dukungan terhadap fleksibilitas sistem belajar juga datang dari kalangan akademisi. Pakar Pendidikan Universitas Negeri Padang (UNP), Fitri Arsih, mengingatkan agar Pemko Padang serta pihak sekolah tidak memaksakan pembelajaran tatap muka saat kondisi udara membahayakan.

"Yang paling utama adalah keselamatan dan kesehatan peserta didik. Jangan sampai kita memaksakan pembelajaran tatap muka dalam kondisi yang justru membahayakan kesehatan anak. Kalau kualitas udara sudah sangat tidak sehat, pembelajaran dapat dialihkan sementara ke sistem daring," imbau Fitri.

Sebagai langkah mitigasi awal sebelum beralih ke sistem daring, Fitri juga menyarankan agar sekolah membatasi kegiatan luar ruangan seperti olahraga dan upacara, serta mengkaji opsi penyesuaian jam masuk sekolah. Di sisi lain, fenomena bencana ekologis ini juga diharapkan bisa dimanfaatkan guru sebagai materi pembelajaran kontekstual mengenai pentingnya menjaga lingkungan. (Edg) 

 

INFONEWS-Memasuki lokasi reses ketiga, Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Manufer Putra Firdaus, kembali turun langsung menemui masyarakat. Kali ini, reses digelar di Komplek Cimpago RW 14, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (6/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan sekaligus usulan pembangunan yang dibutuhkan di lingkungan mereka. Manufer mendengarkan satu per satu aspirasi masyarakat dan mencatat sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas warga.

Di antara aspirasi yang mengemuka adalah pengembangan lapangan, peningkatan fasilitas balai pemuda, dukungan terhadap kegiatan majelis taklim, hingga sarana penunjang kegiatan senam masyarakat. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk mendukung aktivitas sosial, kepemudaan, keagamaan, serta menjaga kebugaran warga.

Manufer Putra Firdaus mengatakan, aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan reses. Menurutnya, turun langsung ke tengah masyarakat membuat wakil rakyat dapat mengetahui kebutuhan warga secara lebih nyata dan menentukan skala prioritas yang perlu diperjuangkan.

"Alhamdulillah, pada reses kali ini kami menerima berbagai aspirasi dari warga. Ada terkait pengembangan lapangan, balai pemuda, majelis taklim, maupun penunjang kegiatan senam. Semua ini menjadi catatan dan akan kami perjuangkan," ujar Manufer.

Ia menegaskan, dirinya akan berupaya mengawal aspirasi tersebut agar dapat direalisasikan melalui anggaran tahun 2027. Namun, Manufer juga mengingatkan bahwa pembangunan membutuhkan komitmen dan sinergi bersama antara masyarakat, pemerintah dan legislatif.

"Insya Allah akan kita realisasikan melalui anggaran 2027 nantinya. Tentu ini membutuhkan komitmen kita bersama untuk kemajuan Parupuk Tabing," tegasnya.

Tidak hanya menyerap aspirasi, reses tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sebesar Rp15 juta kepada Kelompok Senam Cimpago. Bantuan itu diharapkan dapat menjadi penunjang kegiatan kelompok senam sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin aktif berolahraga.

"Semoga bantuan ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya dan benar-benar memberikan manfaat untuk kegiatan senam warga. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang ikut berolahraga," harap Manufer.

Bagi Manufer, keberadaan kelompok-kelompok masyarakat seperti komunitas senam memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang sehat dan aktif. Karena itu, dukungan terhadap kegiatan masyarakat akan terus menjadi perhatian dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Ia berharap seluruh aspirasi yang telah dihimpun selama pelaksanaan reses dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan Kota Padang ke depan.

"Kita ingin apa yang menjadi kebutuhan masyarakat benar-benar diperjuangkan dan memberikan dampak langsung bagi warga," pungkasnya. (IA)

 

INFONEWS-Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Delma Putra, memanfaatkan kegiatan reses masa sidang I Tahun 2026 untuk menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan dan mulai direalisasikan pemerintah daerah.

Dalam kegiatan kemaren tersebut, anggota DPRD Kota Padang daerah pemilihan Kota Tangah tersebut, menyampaikan kepada masyarakat berbagai usulan yang sebelumnya diserap melalui kegiatan reses maupun komunikasi langsung dengan warga. Sejumlah aspirasi tersebut kini telah terealisasi, sementara sebagian lainnya dijadwalkan akan direalisasikan pada tahun 2026.

Delma Putra mengatakan, salah satu aspirasi masyarakat yang menjadi perhatian adalah pembangunan drainase di wilayah RT 6/RW 11. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mendukung kelancaran aliran air sekaligus mengantisipasi persoalan genangan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Selain pembangunan drainase, aspirasi warga juga diwujudkan melalui pembangunan atau peningkatan fasilitas Mushalla Al-Islah yang berada di RT 6/RW 11. Keberadaan sarana ibadah tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Aspirasi lainnya yang turut diperjuangkan adalah pembangunan drainase di RT 5/RW 11. Menurut Delma, pembangunan infrastruktur dasar seperti drainase menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat yang harus mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

Tidak hanya infrastruktur lingkungan dan fasilitas keagamaan, Delma Putra juga menyampaikan perkembangan usulan pembangunan Gedung Koperasi Konsumen Melati yang berada di wilayah RW 11. Kehadiran gedung tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas koperasi serta meningkatkan pemberdayaan dan perekonomian masyarakat setempat.

Delma menegaskan bahwa berbagai program tersebut bukan semata-mata berasal dari usulan pribadi sebagai anggota dewan. Seluruhnya merupakan aspirasi yang disampaikan langsung oleh masyarakat dan kemudian diperjuangkan agar dapat masuk dalam program pembangunan sesuai dengan kemampuan dan ketentuan anggaran daerah.

“Apa yang kami usulkan ini semuanya merupakan aspirasi dari warga. Kami berupaya mengawal dan memperjuangkannya agar kebutuhan masyarakat dapat direalisasikan secara bertahap,” ujar Delma Putra dalam kegiatan reses tersebut.

Ia berharap masyarakat terus menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing. Menurutnya, reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar masukan, sekaligus memastikan aspirasi tersebut menjadi bagian dari agenda pembangunan Kota Padang.

Delma Putra juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, kegiatan sosial-keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi warga.

Melalui kegiatan reses tersebut, Delma berharap sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus diperkuat sehingga berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan dan direalisasikan secara bertahap. Delma Putra menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui perjuangan aspirasi di DPRD Kota Padang. (*)



Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.