Latest Post

 

INFONEWS - Sebagai Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mendukung Pemerintah Kota Padang memberikan pelatihan dan bantuan perlatan pada momentum Jambore KSB (Kelompok Siaga Bencana).

Hal itu diungkapkannya kepada awak media di ruangan kerjanya usai memimpin rapat paripurna, Senin, 15 Juni 2026.

Selain jadi ajang silaturahmi, kata  Muharlion, kegiatanini juga jadi arena peningkatan kapasitas serta penguatan sinergi antarrelawan, dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kota Padang. 

Selama ini dalam melaksanakan kerelawanannya, terang Muharlion, pengetahuan personel KSB tentang dunia kebencanaan sangat minim.

Bahkan, prosedur terhadap keselamatan dirinya sendiri saat menangani bencana, juga tidak dipahami dengan utuh. 

“Saya melihat, materi tentang kebencanaan yang diberikan para instruktur dan pelatih selama pelaksanaan Jambore, sangat penting diketahui dan dipahami para relawan.”

“Jambore KSB ini layak dilanjutkan dengan hasil akhir berupa berbagai jenjang keahlian tentang kebencanaan,” ungkap Muharlion. 

Selain itu, Muharlion juga mendukung bantuan peralatan penanggulangan bencana dari Pemerintah Kota Padang bagi relawan Kelompok Siaga Bencana. 

“Bantuan peralatan itu, selain akan memudahkan koordinasi, juga memberikan perlindungan pada relawan terhadap tugas-tugas kebencanaan yang dilaksanakan,” terangnya.

Diketahui, bantuan yang diserahkan Pemko Padang itu berupa 36 unit handy talky, 50 unit body harness, 36 unit chain saw, 51 unit helm vertical rescue, 53 stel life jacket, 14 unit pulley double, 50 unit senter standar safety dan 14 roll tali karmantel. (*)



 

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion 

INFONEWS-Terminal bayangan di berbagai tempat selalu menjadi momok bagi kota yang menuju kemajuan, termasuk kota Padang.

Banyaknya terminal bayangan yang menjamur di kota Padang dikonfirmasi langsung oleh awak media ke Ketua DPRD kota Padang Muharlion usai rapat paripurna di ruang kerjanya, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut Ketua DPRD kota Padang Muharlion, sebanarnya terminal Anak Aia di Kota Tangah bisa dimanfaatkan secara maksimal.

"Sebanar Terminal Anak Aia itu bisa kita manfaatkan juga, tambah kita meng-up-nya jalur ke situ bagaimana?" katanya.

Meski dimikian, persoalan ini maksin runyam dan susah diatur karena masyarakat suka yang lebih praktis.

"Cuma masyarakat kita kan praktis. Praktis ini yang susah kita mengaturnya," ujarnya.

Dikatakannya, di seluruh pulau Sumatera tidak ada terminal yang sukses. Bahkan, kota Pekanbaru yang terbilang sukses abis tidak ada lagi.

"Karena kita lihat, di seluruh Sumatera tidak ada yang sukses terminal itu. Sumatera tidak ada yang berhasil. Dulu Pekanbaru berhasil, abis tidak ada lagi, hilang," tegasnya.

Pasalnya, karena orang sudah praktis pakai travel. Namun Muharlion menilai penertiban ini yang penting.

"Tanah-tanah Pemko kan ada, bisa kita berdayakan, seperti eks Dinas Kesehatan lama. Itu kan kosong, itu kan bisa juga kita dirikan nanti," urainya. (*)

 

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion 

INFONEWS-Pasar-pasar di Kota Padang selama ini terkesan hanya sebagai pusat perbelanjaan tempat orang menjual berbagai kebutuhan. 

Untuk itu, agar berbelanja diminati orang ke pasar, tidak terseok karena warga mimilih jalur online, maka pasar harus dijadikan tempat wisata

"Ini kan satu hal yang kita sepakati dalam Perda APBD 2028, bahwa 2026 ini kita melakukan revitalisasi pasar," kata Ketua DPRD kota Padang Muharlion menjawab pertanyaan awak media di ruang kerjanya usai rapat paripurna, Sanin, 15 Juni 2026.

Karena pasar ini, jelas Muharlion lagi, kalau belanja saja orang ke situ, orang sudah punya alternatif, misalnya online. 

"Jadi inovasi yang dilakukan pak wali, jadi ingin melakukan orang bukan hanya sekedar datang ke pasar, tapi juga bagian dari wisata," cakapnya. 

Maka membenahi kawasan Air Mancur itu, kata Muharlion, kawasan pasar itu lebih baik, sehingga wajahnya berubah, orang senang datang ke situ, ramai, nanti effeknya kepada belanja. 

"Wisata kuliner, sekalian wisata belanja. Penariknya itu, orang datang itu, karena ingin melihat keindahannya. Sekaligus datang belanja. Ini satu bagian ya," urainya. 

Satu lagi, terang Muharlion lagi, kalau nanti jalur di depan Muhammadiyah macet, tidak bisa, angkot ini kemana? 

"Ini nanti akan dipikirkan pak wali. Karena angkot kita ini ada terminal-terminalnya, kan. Yang datang dari utara, yang datang dari arah selatan. Tergantung arah," ujarnya.

"Jadi nanti, pengaturan ini yang mau, kita minta diprioritaskan itu. Jangan pecah dulu, karena jangan sampai jalur angkot jauh lagi dari posisi pasarnya. Nati tentu tidak memberikan effek ya," katanya. (*)

 

INFONEWS - P3K atau PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) berhasil menyedot anggaran APBD kota Padang sekitar Rp250 M. Apatah lagi pemerintah pusat seakan lepas tangan terhadap pembayaran gaji P3K.

"Sebanarnya untuk P3K, seluruh Indonesia mengeluhkan masalah. Karena di awalnya dulu, P3K ini dibayarkan pusat, tapi setelah mereka diangkat, untuk tahun selanjutnya kan dibayarkan daerah untuk pembayaran gaji, tunjangan dan segala macamnya," ujar Wakil Ketua DPRD kota Padang Mastilizal Aye ketika dikonfirmasi awak media, Senin, 15 Juni 2026.

Akibatnya, dengan menyedot anggaran APBD tersebut, jelas memberatkan tidak hanya bagi APBD Kota Padang, tetapi kabupaten/kota seluruh Indonesia.

"Itu jelas meberatkan APBD kota/kabupaten se Indonesia. Kemaren ada wacana, beberapa kepala daerah, bagaimana pusat bisa membayarkan gaji P3K itu, dan itu kita dukung bersama-sama," cakapnya.

Yang jelas, kata Aye, APBD kota Padang pasti tersedot untuk anggaran itu.

"Dimana kemaren kita mengangkat P3K sekitar 4.800 orang. Dikalikan 14 bulan, dikali gajinya, itu sudah lebih 250 Miliar. Itu angka untuk mengaji P3K. Itu akibatnya sekarang, dan itu sangat mengerus anggaran APBD kota Padang," ujarnya.

Aye berharap ada solusi cerdas dari Pemerintah Pusat, tak hanya membebankan anggaran ke daerah."Kita minta ada solusinya dari pusat," tukuk politisi Gerindra ini. (*)

 

INFONEWS-Pada rapat paripurna DPRD kota Padang, Senin, 15 Juni 2026 lalu, Fraksi Partai Amanat Nasinal (PAN) bersuara lantang.

Salah satu yang disorot adalah temuan BPK RI di Bagian Hukum kota Padang. Temuan itu sebesar Rp10.423.762,06.

Juru bicara Fraksi PAN yang juga merangkap sekretaris fraksi, Usmardi Thareb menyampaikan suara lantang F-PAN itu.

"Masih terkait dengan Bagian Hukum, adanya temuan BPK
sebesar Rp10.423.762,06, yang mencakup personal di Bagian
Hukum yang menerima upah pungut atau mendapat insentif
dari Bapenda," tegasnya.

Temuan tersebut di Bagian Hukum itu dalam kapasitas sebagai panitia OPD
penerima PAD.

"Ini memperlihatkan personal di Bagian Hukum, tidak memahami secara utuh regulasi yang mengatur soal ini," cakapnya.

Oleh karena itu, Fraksi PAN meminta kepada Walikota sebagai pejabat pembina kepegawaian untuk melakukan pembinaan yang lebih terpokus kepada semua ASN, agar ke depan tidak terjadi hal serupa. (*)

 

INFONEWS-Ketua DPRD Padang, Muharlion meminta wali kota Padang berkoordinasi dengan BPJS, terkait jenis perlindungan yang cocok untuk relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB).

Asuransi ini juga termasuk untuk petugas BPBD yang jadi ujung penanganan bencana di lapangan. 

Asuransi ini penting, tegas dia, karena ruang lingkup pekerjaan personel kebencanaan ini beresiko tinggi, sesuai jenis bencana yang terjadi. 

“Sebagai bentuk kehadiran negara pada setiap pekerjaan kebencanaan, memberikan perlindungan adalah sebuah keniscayaan. DPRD Padang siap mendukung penganggaran asuransi bagi semua insan kebencanaan ini nantinya,” tegas Muharlion. Senin (15/6/2026).

Hal itu disampaikan politisi PKS ini, merespon kegiatan Jambore KSB Kota Padang Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan ABG Lubuk Minturun tanggal 12-14 Juni 2026. Jambore ini diikuti sekitar 700 relawan KSB dari 11 kecamatan di Kota Padang. 

BPJS untuk Pekerja Rentan

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang menargetkan sebanyak 37.648 pekerja rentan di Kota Padang dapat terdaftar dalam Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dalam kurun waktu lima tahun.

Target ini disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menerima kunjungan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Afrialdi, di Kediamannya, Senin (27/4/2026).

Fadly Amran menegaskan, program BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Melayani, yang berfokus pada kemudahan akses layanan publik, khususnya jaminan sosial bagi masyarakat Kota Padang.

“Kita terus mendorong agar pekerja rentan dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap dukungan BPJS agar target ini bisa tercapai, karena program ini sudah berjalan lebi satu tahun,” ujarnya.

Fadly Amran berharap, perluasan kepesertaan dapat memberikan perlindungan sosial bagi pekerja di Kota Padang, sekaligus berkontribusi dalam menekan angka pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan. (*) 

 

INFONEWS - Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang membuktikan dukungannya terhadap program Padang Juara dan membangun budaya olahraga di tengah masyarakat.

Ini terungkap pada penutupan Bulutangkis Anak Nagari Cup I Tingkat Kota Padang Tahun 2026 yang berlangsung di ADT Badminton Hall Balai Baru, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Senin (15/6/2026).

Anggota DPRD Kota Padang, Iskandar, menyebut turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung Program Padang Juara sekaligus membangun budaya olahraga di tengah masyarakat.

Ia menilai olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk generasi yang sehat dan terhindar dari berbagai pengaruh negatif.

“Kegiatan ini sengaja digelar untuk mencari bibit-bibit dan potensi atlet bulutangkis Kota Padang. Ternyata kita memiliki banyak atlet muda yang potensial,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I 2026, Heru Supriadi, menjelaskan bahwa turnamen tersebut merupakan yang pertama digelar dengan diikuti puluhan atlet usia dini dan anak-anak dari berbagai klub bulutangkis di Kota Padang.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan bahkan berkembang menjadi kejuaraan di tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang, KONI Kota Padang, para sponsor, panitia, pelatih, wali murid, dan seluruh peserta yang telah mendukung suksesnya turnamen ini. Apresiasi khusus kami sampaikan kepada Anggota DPRD Kota Padang, bapak Iskandar yang mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ini melalui dana pokok-pokok pikiran (pokir)-nya,” ujar Heru.

Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan trofi, piagam penghargaan, dan hadiah kepada para juara dari berbagai kategori yang dipertandingkan.

Penutupan Bulutangkis Anak Nagari Cup I Tingkat Kota Padang Tahun 2026 dilakukan Wali Kota Padang Fadly Amran dan dihadiri Ketua KONI Kota Padang, Erianto. (*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.