Latest Post

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Sebagai implementasi komitmen tersebut, KAI Divre II Sumbar menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat, Selasa (28/7), di Ruang Rapat Buya Hamka, Kantor KAI Divre II Sumbar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Toton Rasyid, S.H., M.H., jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar, jajaran BNN Provinsi Sumatera Barat, serta para pekerja di lingkungan KAI Divre II Sumbar. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus membangun lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi seluruh insan perusahaan.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa aspek keselamatan dan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan transportasi perkeretaapian. Oleh sebab itu, perusahaan memandang upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta budaya keselamatan kerja.

“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen KAI Divre II Sumbar dalam mendukung program nasional P4GN. Kami ingin memastikan setiap insan KAI memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkotika serta mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Dengan SDM yang sehat dan berintegritas, kami dapat terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan andal,” ujar Lutfi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Toton Rasyid, S.H., M.H., memberikan pemaparan mengenai berbagai ancaman penyalahgunaan narkotika beserta dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan produktivitas kerja. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi pencegahan narkotika di lingkungan kerja. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Sebagai bentuk penguatan sinergi, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Kesepakatan ini menjadi landasan pelaksanaan berbagai program kolaboratif, mulai dari edukasi, sosialisasi, deteksi dini, hingga langkah-langkah preventif lainnya dalam mendukung implementasi Program P4GN secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa kolaborasi dengan BNN merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan dan integritas di lingkungan kerja.

“Keselamatan operasional tidak hanya ditentukan oleh keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan operasional tersebut. Karena itu, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BNN, guna memastikan seluruh pekerja terbebas dari penyalahgunaan narkotika sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas Reza.

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Program P4GN sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, dan bebas narkoba. Sinergi yang terjalin dengan BNN Provinsi Sumatera Barat diharapkan mampu memperkuat budaya pencegahan serta meningkatkan kesadaran seluruh pekerja dalam menjaga diri, lingkungan kerja, dan keselamatan operasional perkeretaapian.(*)

 

INFONEWS-Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah penerima manfaat di Provinsi Sumatera Barat pada Senin (27/7). Program ini merupakan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada keberlangsungan bisnis, tetapi juga mendukung pembangunan sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional KAI.

Pada penyaluran kali ini, KAI Divre II Sumbar memberikan bantuan kepada lima penerima manfaat dengan total nilai lebih dari 77 juta, yang terdiri atas:
1. Bantuan pembangunan Panti Asuhan Sahabat Yatim Dhuafa sebesar Rp20.390.496.
2. ⁠Bantuan pembangunan Masjid Al Hidayah sebesar Rp20.460.000.
3. ⁠Bantuan pembangunan Musholla Ukhwatun Hasanah sebesar Rp10.500.000.
4. ⁠Bantuan Program KAI Edufriend berupa rehabilitasi lapangan olahraga SDN 19 Kampung Baru sebesar Rp14.560.000.
5. ⁠Bantuan mesin potong rumput untuk Kelurahan Tanjung Aua Nan XX sebesar Rp11.200.000.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar sekaligus Anggota Komite TJSL, Reza Shahab, mengatakan bahwa Program TJSL merupakan salah satu wujud nyata komitmen KAI dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat berkelanjutan. Selain mendukung operasional perusahaan, KAI juga berupaya mengambil peran dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan di wilayah operasional.

“Setiap bantuan yang kami salurkan diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Baik melalui peningkatan fasilitas pendidikan, pembangunan sarana ibadah, maupun dukungan terhadap kebutuhan lingkungan, seluruhnya merupakan bagian dari komitmen KAI untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” ujar Reza.

Reza menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 KAI Divre II Sumbar telah menyalurkan dana Program TJSL sebesar Rp1.077.864.151. Sementara itu, hingga akhir Juli 2026, total bantuan TJSL yang telah disalurkan mencapai Rp354.210.000, yang dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.

Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya KAI untuk memastikan keberadaan perusahaan tidak hanya memberikan manfaat melalui layanan transportasi, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. KAI akan terus mendorong pelaksanaan Program TJSL yang tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Melalui Program TJSL, kami berharap setiap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. KAI akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambah Reza.

Sementara itu, Lurah Tanjung Aua Nan XX, Elia Roza menyampaikan apresiasi atas kepedulian KAI Divre II Sumbar terhadap masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, bantuan mesin potong rumput yang diberikan akan sangat membantu dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan sehingga menciptakan kawasan yang lebih nyaman dan sehat bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat dan akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan pemeliharaan lingkungan di Kelurahan Tanjung Aua Nan XX. Semoga sinergi yang baik ini dapat terus terjalin di masa mendatang,” ungkap Elia.

Selain menjalankan berbagai program sosial, KAI Divre II Sumbar juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga keamanan aset perkeretaapian serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung operasional kereta api yang aman dan andal.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada KAI. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus terjaga sehingga KAI mampu memberikan pelayanan transportasi yang semakin aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu, sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi yang dilaksanakan pada Senin (27/7) di Kantor Kejaksaan Negeri Bukittinggi.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Djamaluddin, S.H., M.H., beserta jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar dan jajaran Kejaksaan Negeri Bukittinggi.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan konstruktif dengan agenda utama memperkuat koordinasi dan sinergi kelembagaan, khususnya dalam mendukung perlindungan aset perusahaan dan penguatan kepatuhan hukum yang selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, kedua belah pihak juga membahas penguatan tata kelola perusahaan, mitigasi risiko hukum, serta berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing institusi.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa sinergi dengan Kejaksaan Negeri merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat aspek kepatuhan hukum dan penerapan prinsip Good Corporate Governance di seluruh lini bisnis perusahaan.

“KAI Divre II Sumbar senantiasa berkomitmen menjalankan setiap kegiatan usaha secara profesional, akuntabel, transparan, dan berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui sinergi dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi, kami berharap dapat memperkuat langkah-langkah preventif, memperoleh pendampingan hukum yang komprehensif, serta menciptakan kepastian hukum dalam setiap proses bisnis perusahaan. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya kami dalam menjaga dan mengoptimalkan pengelolaan aset perusahaan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Lutfi.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Djamaluddin, S.H., M.H., menyambut baik audiensi tersebut sebagai langkah strategis dalam mempererat hubungan kelembagaan antara Kejaksaan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

“Kejaksaan Negeri Bukittinggi pada prinsipnya siap mendukung program-program PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui pelaksanaan tugas dan kewenangan yang dimiliki, khususnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Penguatan sinergi, pemberian pendapat hukum, maupun langkah-langkah preventif merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, memberikan kepastian hukum, serta meminimalkan potensi permasalahan hukum dalam setiap penyelenggaraan kegiatan perusahaan. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat luas,” ungkap Djamaluddin.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai berbagai isu strategis yang berkaitan dengan aspek hukum perusahaan, pengelolaan aset, mitigasi risiko hukum, serta peluang kerja sama dalam pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum, maupun tindakan hukum lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menambahkan bahwa kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam membangun hubungan kelembagaan yang harmonis sekaligus memperkuat budaya kepatuhan di lingkungan perusahaan.

“Sinergi antara KAI Divre II Sumbar dan Kejaksaan Negeri Bukittinggi diharapkan mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin efektif dalam penyelesaian berbagai aspek hukum perusahaan. Kolaborasi ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance, melindungi kepentingan perusahaan, serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai koridor hukum. Dengan demikian, KAI dapat terus menghadirkan layanan transportasi perkeretaapian yang aman, andal, profesional, dan terpercaya bagi masyarakat,” jelas Reza.

Melalui audiensi ini, KAI Divre II Sumbar dan Kejaksaan Negeri Bukittinggi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang baik, kepastian hukum, serta kelancaran penyelenggaraan operasional perkeretaapian di wilayah Sumatera Barat. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua institusi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan transportasi kereta api yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(*)

 

INFONEWS-Keceriaan mewarnai Peron Bandara Stasiun Padang pada peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Kamis (23/7). PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyelenggarakan lomba mewarnai gratis yang diikuti oleh 48 anak usia 5–7 tahun beserta orang tua pendamping. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang ramah anak sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan bagi pelanggan.

Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi KAI Divre II Sumbar untuk menghadirkan stasiun tidak hanya sebagai simpul transportasi, tetapi juga sebagai ruang publik yang nyaman, aman, dan ramah bagi anak serta keluarga. Melalui kegiatan ini, KAI mendorong anak-anak untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan rasa percaya diri, sekaligus mengenal dunia perkeretaapian dalam suasana yang menyenangkan. Sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi pelanggan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara KAI dan masyarakat melalui aktivitas yang edukatif dan inspiratif.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa penyelenggaraan lomba mewarnai merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap tumbuh kembang anak sekaligus upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi pelanggan. “Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi KAI Divre II Sumbar untuk memberikan ruang bagi anak-anak dalam berekspresi dan berkreasi. Kami ingin menghadirkan stasiun sebagai tempat yang ramah anak, nyaman, dan menyenangkan, sehingga masyarakat dapat merasakan bahwa perjalanan menggunakan kereta api bukan hanya sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga menjadi pengalaman yang penuh makna bersama keluarga,” ujar Reza.

Ia menambahkan bahwa KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh pelanggan, termasuk anak-anak dan keluarga. Berbagai fasilitas seperti ruang laktasi, ruang tunggu yang nyaman, toilet yang bersih, layanan petugas yang siap membantu, hingga lingkungan stasiun yang aman dan tertata merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mewujudkan layanan transportasi yang inklusif dan berorientasi pada pelanggan.

Selama perlombaan berlangsung, suasana Peron Bandara Stasiun Padang dipenuhi semangat dan keceriaan para peserta. Anak-anak tampak antusias menuangkan imajinasi dan kreativitas mereka pada media gambar yang telah disediakan, sementara orang tua memberikan dukungan dan semangat selama proses perlombaan berlangsung.

Selain lomba mewarnai, panitia juga mengadakan kuis interaktif yang melibatkan peserta dan orang tua pendamping. Berbagai pertanyaan seputar dunia perkeretaapian, keselamatan perjalanan kereta api, serta pengetahuan umum dikemas secara menarik dan edukatif. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar memperoleh hadiah menarik, sehingga suasana kegiatan semakin meriah dan penuh antusiasme.

Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, panitia menetapkan para pemenang lomba mewarnai sebagai berikut:
• Juara I: Aqif Maulana Alwi
• Juara II: Shaqueena Adelia
• Juara III: Shelina Ayesha Liano
• Juara Favorit I: Hervania Almaz
• Juara Favorit II: Arumi Nasha Yuliasman

Seluruh pemenang menerima trofi, piagam penghargaan, dan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, imajinasi, serta semangat yang ditunjukkan selama perlombaan. Sementara itu, seluruh peserta juga memperoleh bingkisan sebagai kenang-kenangan atas partisipasi mereka dalam memeriahkan Hari Anak Nasional 2026 bersama KAI Divre II Sumbar.

Salah seorang orang tua peserta, Sulastri, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena mampu memberikan pengalaman yang berbeda bagi anak-anak. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar atas kegiatan yang sangat positif ini. Anak-anak tidak hanya mengikuti lomba mewarnai, tetapi juga belajar mengenal kereta api, keselamatan perjalanan, serta merasakan suasana stasiun dengan cara yang menyenangkan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat bagi keluarga,” ungkap Sulastri.

KAI Divre II Sumbar akan terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. “Melalui berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan pelayanan yang berorientasi kepada pelanggan, kami berharap kehadiran KAI dapat semakin dekat dengan masyarakat. Kami akan terus berkomitmen menghadirkan transportasi yang aman, selamat, nyaman, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi seluruh pelanggan, khususnya anak-anak dan keluarga,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat, H. Aristo Munandar, secara resmi melantik jajaran Pengurus PMI Kota Padang masa bakti 2026–2031. Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat pada Rabu (22/7/2026) tersebut, Zulhardi Z Latief, SH, MM kembali dipercaya memimpin organisasi kemanusiaan ini untuk periode lima tahun ke depan.

​Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, BBA Datuk Paduko Malano, selaku Ketua Dewan Pelindung PMI Kota Padang, serta Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, MM, yang menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan. Tampak hadir pula Ketua KONI Kota Padang Erianto Mahmuda, unsur Forkopimda, perwakilan Kejaksaan Negeri Padang, Polresta, Kodim, pimpinan OPD, BUMN/BUMD, Kwarcab Pramuka, organisasi kepemudaan, hingga jajaran relawan.

​Dalam sambutannya usai dilantik, sosok yang akrab disapa Buya Zulhardi Z Latief ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang atas dukungan berkelanjutan terhadap aksi-aksi kemanusiaan. Salah satu bentuk kepedulian nyata yang sangat diapresiasi adalah pemberian hadiah umrah dari Pemko Padang bagi 17 pendonor darah sukarela yang telah mendonasikan darahnya lebih dari 130 kali.

"Penghargaan umrah ini menjadi motivasi besar bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan semangat donor darah dan kepedulian terhadap sesama. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemko Padang atas perhatian yang luar biasa ini," ungkap Zulhardi dengan penuh rasa syukur.

​Zulhardi menegaskan bahwa PMI Kota Padang akan terus memosisikan diri sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah setempat. Menurutnya, dedikasi para relawan PMI tidak pernah ragu untuk hadir menyokong masyarakat, mulai dari masa penanganan darurat awal hingga pascabencana.

​"PMI selalu berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Prinsip kami adalah datang paling awal saat bencana terjadi dan menjadi pihak yang pulang paling akhir setelah masyarakat benar-benar terbantu dan kondisi kembali kondusif," tegasnya menekankan komitmen para relawan.

​Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PMI Kota Padang, H. Maigus Nasir, menyampaikan rasa bangganya atas kinerja serta dedikasi PMI di bawah kepemimpinan Buya Zulhardi selama ini. Ia menilai keberadaan PMI senantiasa memberikan solusi konkret dan harapan baru, baik dalam situasi kebencanaan maupun aksi pelayanan sosial lainnya.

​Maigus juga turut memberikan penghormatan tinggi kepada para pendonor darah rutin atas pengabdian kemanusiaan yang sangat berharga. Menurut Maigus, apresiasi berupa ibadah umrah yang digagas Pemko Padang merupakan ganjaran yang setimpal atas ribuan nyawa yang berhasil diselamatkan melalui tetesan darah para donor tersebut.

​Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Padang Fadly Amran mengucapkan selamat atas dilantiknya jajaran kepengurusan PMI Kota Padang masa bakti 2026–2031. Fadly berharap jajaran pengurus baru dapat semakin memperkuat sinergi dengan Pemko Padang dalam menyukseskan berbagai program strategis di bidang kesehatan, sosial, dan kebencanaan.

​Menutup rangkaian agenda pelantikan, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, H. Aristo Munandar, berpesan agar kepengurusan yang baru dilantik senantiasa menjaga kepercayaan publik. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas organisasi yang profesional, responsif, netral, serta menjunjung tinggi kolaborasi demi memberikan pelayanan kemanusiaan terbaik di masa depan.(bm)

INFONEWS-Pembinaan usia dini sepakbola Kota Padang kembali mendapat perhatian serius. Sebanyak 24 Tim Sekolah Sepakbola / SSB se-Kota Padang ambil bagian dalam Festival Sepakbola U-11 KONI Kota Padang 2026 yang digelar di Lapangan Sepakbola Kuranji, 27 s.d 28 Juni 2026.


Kegiatan yang digagas KONI Kota Padang ini dibuka secara resmi dan menjadi ajang penjaringan bibit-bibit pesepakbola usia 11 tahun terbaik di Kota Padang.

Kolaborasi Pemko dan KONI Wujudkan "Padang Juara"

Festival ini dihadiri langsung oleh unsur pemerintah dan olahraga. Dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang hadir Sekretaris Dispora, Bapak Jimmy. Sementara dari KONI Kota Padang hadir langsung Bendahara KONI Kota Padang, Bapak Zulhardi Z. Latif.

Sekretaris Dispora Jimmy menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinkronisasi antara Pemerintah Kota Padang dengan KONI.

“Ini adalah bagian dari komitmen Pemko Padang mewujudkan program Padang Juara di bidang olahraga, khususnya sepakbola. Kami ingin pembinaan dimulai dari usia dini agar prestasi sepakbola Padang ke depan lebih gemilang,” ujar Jimmy.

Program Rutin Pembinaan Usia Dini

Bendahara KONI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, menegaskan bahwa festival ini merupakan agenda rutin KONI Kota Padang tahun 2026.

“Kegiatan ini adalah program rutin KONI Kota Padang dalam rangka pembinaan Sekolah Sepakbola usia dini 11 tahun. Kami ingin SSB-SSB di Padang punya wadah kompetisi yang sehat, fair play, dan berjenjang,” kata Zulhardi.

Lebih lanjut, Zulhardi menjelaskan hadiah yang diperebutkan bukan hadiah biasa. Turnamen ini memperebutkan Piala Wakil Ketua DPRD Kota Padang Bapak Jupri Maadang dan Piala Ketua KONI Kota Padang.

“Ini juga merupakan realisasi dari Pokok Pikiran / Pokir Bapak Wakil Ketua DPRD Padang, Jupri Maadang dari Fraksi PAN, yang bersinergi bersama KONI Kota Padang untuk anak-anak kita,” tambahnya.

Total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp7.000.000,- dalam bentuk Tabanas pembinaan untuk SSB berprestasi.

24 SSB Tampil, Sahrul Fadli: Ajang Cari Bibit Unggul

Ketua Pelaksana kegiatan, Sahrul Fadli, menyebutkan seluruh peserta adalah 24 Tim SSB terbaik se-Kota Padang.

“Selama dua hari, 27-28 Juni 2026 di Lapangan Kuranji, anak-anak U-11 ini bermain dengan semangat tinggi. Tujuan kami jelas, mencari dan membina bibit unggul sepakbola Padang dari usia sedini mungkin, dengan tetap menjunjung sportivitas,” ungkap Sahrul.

Festival U-11 ini diharapkan menjadi cikal bakal lahirnya pemain-pemain hebat Kota Padang yang akan mengharumkan nama daerah di level provinsi maupun nasional ke depan.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan melalui edukasi kepada masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui sosialisasi disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang kereta api yang dilaksanakan bersama Universitas Dharma Andalas (Unidha) dan SMKN 6 Padang pada Selasa (21/7) di perlintasan sebidang KM 0+805 petak jalan Padang–Pulau Air yang beralamat di jalan Stasiun No 1, Simpang Haru Padang.

Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Unidha, Indria Flowerina, guru pendamping SMKN 6 Padang, mahasiswa/i, serta para siswa/i. Sebelum turun ke lapangan, peserta memperoleh pembekalan mengenai dunia perkeretaapian di Sumatera Barat, peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang dan keselamatan perjalanan kereta api serta peran masyarakat dalam mendukung transportasi perkeretaapian yang aman.

Di lokasi kegiatan, peserta memberikan edukasi kepada pengguna jalan melalui pengeras suara, membagikan stiker dan suvenir bertema keselamatan, serta membentangkan spanduk berisi ajakan untuk selalu mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang.

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa sosialisasi keselamatan merupakan agenda berkelanjutan yang terus diperluas dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dunia pendidikan.

“Sebagai langkah preventif KAI Divre II Sumbar telah melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang maupun di sekolah-sekolah yang berada di sekitar jalur operasional kereta api. Edukasi ini akan terus kami lakukan karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Reza.

Reza menjelaskan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat dan jumlah kendaraan menjadikan perlintasan sebidang sebagai salah satu titik yang memerlukan perhatian serius. Oleh karena itu, KAI mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan saat mendekati perlintasan, berhenti sejenak untuk memastikan kondisi aman, tidak menerobos palang pintu, serta selalu mendahulukan perjalanan kereta api.

Selain disiplin di perlintasan, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas di ruang manfaat jalur kereta api sebagaimana diatur dalam Pasal 181 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Larangan tersebut mencakup berada di jalur kereta api tanpa hak, meletakkan atau memindahkan barang di atas rel, maupun menggunakan jalur kereta api untuk kegiatan lain seperti bermain, berjualan, menjemur barang, menggembalakan ternak, atau membuang sampah.

“Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat, tetapi juga dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp15 juta sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian,” tegas Reza.

Selain edukasi, KAI Divre II Sumbar secara konsisten melakukan berbagai langkah mitigasi, antara lain penutupan perlintasan yang tidak memenuhi ketentuan, sosialisasi keselamatan di sekolah, pemasangan banner keselamatan di titik rawan, peningkatan koordinasi bersama pemerintah daerah dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), serta pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Sementara itu, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dharma Andalas, Indria Flowerina, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui kolaborasi dengan PT KAI Divre II Sumbar, kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya melalui edukasi kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut untuk membangun budaya disiplin dan keselamatan di perlintasan kereta api,” ujar Indria.

Reza turut mengapresiasi partisipasi Universitas Dharma Andalas dan SMKN 6 Padang dalam kegiatan tersebut. “Kolaborasi antara KAI dan dunia pendidikan merupakan langkah strategis untuk menanamkan budaya sadar keselamatan sejak dini. Kami berharap pesan-pesan keselamatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga angka kecelakaan di perlintasan sebidang dapat terus ditekan,” ungkap Reza.

KAI Divre II Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk selalu disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, mematuhi rambu lalu lintas, mengutamakan perjalanan kereta api, serta tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, Balai Teknik Perkeretaapian, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan keselamatan melalui edukasi, peningkatan fasilitas, dan penguatan koordinasi lintas sektor. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Reza.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.